Season 1 : Tamat
Petualangan cinta seorang gadis bernama Katherine Quinn untuk mencari cinta sejati. Katherine harus melewati mesin waktu pergi ke masa lalu. Banyak yang harus dikorbankan untuk mendapatkan cinta seorang Duke of Greenland bernama Alexander Hamilton.
Dapatkah dia menaklukkan seorang Duke yang hatinya sudah membeku karena cintanya di masa lalu?
Season 2 : On going (Hiatus)
Menceritakan tentang kehidupan Kate setelah menikahi Alex. Ternyata kehidupan pernikahan tidak seindah yang dibayangkannya. Banyak lika liku yang harus dilalui Kate untuk meraih kebahagiaan yang diimpikannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pelangi ella, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Menikah?
"Sudahlah Kate, jika Alex sudah memutuskan untuk melaporkan kita ya sudah, apa boleh buat. Pilihan kita adalah kembali ke masa depan atau tetap disini dengan resiko yang tidak bisa Uncle bayangkan," kata Uncle Matt.
"Kamu keterlaluan Alex!" teriak Keane tidak bisa menahan emosinya.
Uncle Matt, Aunty Carol, Kate dan Keane tampak lesu. Pilihan mereka hanya kembali ke masa depan.
"Haha bagaimana aktingku?" tanya Alex tidak bisa menahan tawanya.
Semua memandang Alex bingung.
"Maksudnya ini apa Alex?" Aunty Carol tidak tahan untuk bertanya.
"Maafkan saya Tuan dan Nyonya Davis, Keane dan Kate. Aku hanya belum benar-benar percaya jika kalian berasal dari masa depan. Jadi saya memastikannya," jelas Alex.
"Bolehkah sekarang aku memukulmu?" Keane dengan wajah merah padam.
Kate hanya memandang sebal Alex yang sudah berhasil mempermainkan mereka.
"Tenang Keane. Sungguh aku minta maaf. Aku bertindak begini hanya untuk memastikan. Sekarang siapa yang akan percaya jika kalian ini berasal dari masa depan?" Alex membela diri.
"Tenanglah semua. Kita sudahi perdebatan ini. Terus bagaimana sekarang kesimpulannya Alex?" tanya Uncle Matt tidak sabar.
"Begini Tuan Davis, saya tidak mungkin melaporkan atau mempublikasikan mengenai keberadaan kalian disini. Ini hak kalian untuk memilih tinggal dan hidup sesuai dengan kehendak masing-masing. Saya berjanji akan menjaga rahasia ini seumur hidup saya," kata Alex meyakinkan.
Uncle Matt, Aunty Carol, Keane dan Kate terlihat sangat lega.
"Terima kasih Alex" ucap Uncle Matt.
Aunty Carol dan Keane juga berterima kasih.
Hanya Kate yang terdiam dan memandangi Alex.
"Baiklah. Saya kira masalah ini sudah selesai kan. Saya permisi dulu akan menyiapkan makan siang," pamit Aunty Carol sambil berlalu meninggalkan ruang makan.
"Baik Aunty," saut Kate.
"Siang ini makanlah bersama kami Alex," Uncle Matt mengundang Alex.
"Baik Tuan Davis, dengan senang hati saya menerimanya," jawab Alex sopan.
"Kate, bisa kita bicara sebentar?" tanya Alex memandangi wajah Kate.
Kate hanya mengangguk.
Alex minta ijin pada Uncle Matt dan Keane lalu mengajak Kate keluar ruang perpustakaan.
"Dimana kita bisa bicara yang nyaman Kate?" tanya Alex.
"Kita ke taman saja," saut Kate.
"Oke."
Alex mengajak duduk di bangku yang ada di taman itu.
"Kate sayang, maafkan aku ya," kata Alex tulus.
"Kamu ini tega sekali sih Alex. Kamu nggak memikirkan perasaan kami?" Kate terlihat sangat marah.
"Iya iya aku memang keterlaluan. Aku benar-benar minta maaf," Alex berusaha meraih tangan Kate.
Diciumnya tangan Kate lembut.
"Kate, aku sangat takut jika suatu saat kamu akan kembali ke masa depan."
"Memang benar," kata Kate mantap.
"Kate! Jangan becanda! Aku serius. Aku takut Kate," kata Alex tidak percaya.
"Loh bukannya tadi kamu yang mengajak becanda," Kate masih kesal dengan Alex.
"Kate, apakah benar jika suatu saat kamu akan kembali ke masa depan?" tanya Alex sekali lagi.
"Aku belum berpikir kesana Alex. Tapi aku sangat nyaman dan senang tinggal disini. Apalagi ada dirimu," Kate tersenyum manis.
Alex memeluk Kate mesra. Hatinya merasa senang.
"Kate, jangan kembali ke masa depan ya. Jangan tinggalkan aku," pinta Alex.
"Aku tidak bisa berjanji sekarang Alex. Maafkan aku. Masih banyak hal yang harus kupikirkan dulu sebelum membuat keputusan."
"Maksudnya?" tanya Alex tidak mengerti.
"Daddy dan Mommy ku belum tahu soal ini Alex. Jadi tolong bersabarlah," pinta Kate.
"Bagaimana jika kita menikah saja Kate," kata Alex mengagetkan.
"Apa?! Kamu bercanda lagi?" Kate bertanya balik.
"Kate! Aku ini serius! Aku ingin segera menikah denganmu agar kamu benar-benar menjadi milikku sehingga kamu tidak akan pernah kembali lagi ke masa depan," jelas Alex menyuarakan isi hatinya.
Kate bingung menatap Alex. Pernikahan tidak boleh diputuskan dengan tergesa-gesa. Apalagi Kate dan Alex belum ada satu bulan berpacaran.
"Bagaimana Kate? Maukah kamu menikah denganku?" tanya Alex sekali lagi.
dapet salam kak dari NEGRI JIRAN
terimakasih
Thor, lanjut season 3 dongg🐇
Salam hangat dari chat storyku "Ayo Pacaran"🍀
apa enggak ada season 3 nya? aaron di jodohin laura quinn gitu thor 😊😊
apa aku balikin jadi siang aja yak.panas mataku ngeliat pertengkaran dan pengakuan 2 sejoli ini
dewa mimpi: ckckck
jantung: roger.hatiiiii,gimana di bawah sana?
hati: susah dikendalikan tapi masih sedikit aman
aku dan temen temenku ketika mau kekolam renang:
temenku:yang bisa tenggelemin b**** nanti kukasih citato
aku: asik tenggelemin
temenku yg lain:asik citato gratiss
dewa mimpi: ya iya,aku ambil andil dalam hak ini loh
dewi jodoh:loh kok bisa?
dewa mimpi: ya karna tadi malem kamu mimpiin skenario percintaan mereka kekmana.jadi ku buat jadi kenyataan mimpimu
nanti siapa tau dewi jodoh iseng masangin benang merah punya mu sama punya kate
eee tapi katanya dewi jodoh: tidak semudah itu ferguso
banyak yg ngespam
lanjut thorrr