NovelToon NovelToon
Suami Keduaku Pangeran Jin

Suami Keduaku Pangeran Jin

Status: tamat
Genre:Horor / Romantis / Supernatural / Cinta Beda Dunia / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:6.2M
Nilai: 4.7
Nama Author: Minaaida

Asmi seorang janda muda yang ditalak suaminya karena di anggap mandul. Tiga tahun berumah tangga namun tak juga di karunia anak membuat Mas Ilham suaminya berselingkuh dan memutuskan menceraikannya. Asmi yang lelah karena terus di teror oleh mertua dan wanita selingkuhan suaminya, memilih merelakan perkawinannya. Dia memilih pisah dan keluar dari kehidupan Mas Ilham. Dia memilih tinggal sebuah rumah kecil peninggalan orang tuanya.

Namun, nasib membawanya berjumpa dengan Pangeran Hasyeem, lelaki rupawan yang bukan berasal dari golongan manusia, melainkan bangsa jin. Pangeran jin yang tampan itu jatuh cinta pada Asmi.

Sejak saat itu berbagai peristiwa aneh terjadi dalam hidup Asmi dan menghadirkan benih benih cinta yang tumbuh bersemi dalam hati wanita itu.

Apakah cinta keduanya yang berbeda alam dapat bersatu. Penasaran.. baca kisah selengkapnya. Salam manis dari Mina 😘😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Minaaida, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 24 Tamu Tengah Malam

Hari sudah menjelang magrib ketika rombongan kecil Nazwa dan teman - temannya memasuki gerbang desa Kemang Balu.

" Alhamdulillah, akhirnya kita bisa pulang juga. Awas ! hati - hati loh, Is..! Gue takut entar ada yang 'nyangkut' ! " kata Doni sambil melirik pada Ryan dengan senyum menggoda.

Tatapan Ryan yang sedang fokus pada Isna menjadi sedikit teralihkan.

"Sialan ! Apaan sih, Don?" sungutnya kesal. Niat hati mau pedekate sama., Isna, jadi keganggu sama si cecunguk Doni.

" Aku langsung cabut ya, guys. " Nazwa pamit pada temannya. Dia ingin secepatnya sampai dan beristirahat di kosannya.

' Ayo, Nazwa. Gue antarin lo pulang. Sekalian gue juga mau pulang. Gerah banget. Bro lo antar Isna, ya! " seru Doni sambil menyalakan motor scoopy miliknya.

Segera Nazwa duduk di belakang Doni, sementara Ryan juga sudah duduk di atas tongkrongannya, Honda CBR1000RR-R miliknya.

" Ayolah aku antar kamu ke tempatmu.! " Ryan berkata pada Isna yang masih saja berdiri canggung dan malu malu.

Isna melangkah mendekati Ryan, lalu segera menghempaskan bokongnya di jok belakang motor Ryan. Setelahnya, motor Ryan meraung memecah kesunyian di sepanjang jalan menuju ke tempat kos kosan Isna.

Suasana di desa Kemang Balu, pagi itu sangat tentram. Kehidupan masyarakatnya yang sangat sederhana seolah menyatu dengan jiwa spritual mereka yang taat dan kuat dalam memegang teguh tradisi leluhur.

Pagi itu, Nazwa kembali ke rumah Datuk Melenggang Langit. Dia membutuhkan beberapa informasi dari tetua adat Desa Kemang Balu itu.

" Datuk, apakah selain bertani dan mengolah hasil hutan, apakah masyarakat desa Kemang Balu mempunyai usaha lainya? " tanya Nazwa.

" seperti yang kamu lihat dan ketahui, masyarakat di desa ini kebanyakan hidup dari bertani atau mengolah hasil hutan. Namun ada juga dari mereka yang memiliki profesi lain seperti bekerja sebagai PNS ataupun pedagang. Selain itu, karena minimnya pengetahuan, banyak dari warga desa yang hidup di bawah garis kemiskinan. " jawab Datuk melenggang langit.

Setelah cukup memperoleh informasi yang di butuhkan, Nazwa singgah ke rumah Isna. Bersama Isna, mereka pergi ke kosan Doni.

Rencananya, mereka ingin melihat hasil cetak foto foto yang mereka dapatkan di Hutan Alas Tirta, beberapa hari yang lalu yang sudah selesai Doni cetak.

Nazwa dan Isna baru saja sampai di kosan Doni. Begitu Nazwa dan Isna memasuki ruang tamu , mereka di sambut dengan wajah pucat oleh tuan rumah.

" Wajah lo napa, Don.? kayak lihat sundel bolong habis nikah ama pocong? " kata Isna

" lo juga pasti bakal pingsan kalo liat foto yang habis gue cetak barusan. " jawab Doni dengan lemah.

" emangnya ada apaan, sih.. sampe segitunya reaksi, lo. ? "

" lo liat aja sendiri, WA! "? Doni menyodorkan hasil cetakan foto foto mereka saat di Air Terjun Hutan Alas Tirta.

Penasaran, Nazwa dan Isna meraih foto foto yang ada di tangan Doni.

" Astaghfirullahalazim.! " jerit mereka bersamaan seraya melempar hasil foto itu ke lantai.

Nazwa memeluk tubuh Isna yang sudah pucat, ketakutan di kursi.

" Apa itu, Don.? " tanya Nazwa pada Doni yang di jawab dengan gelengan kepala oleh Doni.

" Aku juga tak faham, Nazwa. Bayangan hitam di belakang foto foto kita itu awalnya aku kira karena kesalahan teknis saat pencetakan saja. Nyatanya aku salah.. Setelah aku cetak lagi, bayangan itu selalu ada di setiap foto foto yang tercetak. Dengan bermacam - macam posisi. " jawab Doni.

Nazwa dan Isna terhenyak. Sungguh mereka tak menyangka akan mendapati pemandangan horor di balik keindahan foto foto yang mereka buat di air terjun hutan Alas Tirta.

Mereka bertiga lantas memberitahu perihal foto foto tersebut pada Ryan. Wajah cowok gondrong itu mengeras seketika. Nampak sekali dia menyimpan amarah.

" sudah ku bilang, tempat itu tidak aman. Sekarang kita semua dalam bahaya.. Penunggu air terjun itu pasti sedang mengincar kita. Mulai sekarang kita harus hati- hati.! " pesan Ryan.

" Don, kalau bisa lo harus terus awasi si Nazwa.. Kayaknya ada yang ngincer tuh anak. gue baru liat barusan, Auranya gelap banget. " kata Ryan.

Ryan memang memiliki kemampuan untuk membaca aura seseorang. Tadi sewaktu Nazwa datang bersama Doni dan Isna, dia sempat melihat ada bayangan hitam yang berjalan di belakang gadis itu.

Dia juga melihat aura yang gelap yang terpancar dari tubuh gadis itu, pertanda akan adanya bahaya atau bisa juga menandakan akan hadirnya gangguan dari makhluk tak kasat mata.

Kali ini dia tampaknya sudah mulai khawatir terhadap nasib ketiga kawannya itu. Dia tak ingin kehilangan kawan lagi untuk yang kedua kalinya. Maka dari itu, dia meminta pada semua temannya untuk berhati-hati.

Malam harinya, Nazwa yang sudah kembali ke kosan ba' da magrib, segera membersihkan diri. Dia ingin langsung beristirahat, karena tubuhnya di rasa sangat lelah sekali.

Banyak sekali aktivitas yang harus dia kerjakan karena masa KKN yang sebentar lagi akan berakhir. Itupun belum termasuk urusan laporan yang sudah menumpuk minta di selesaikan.

Menjelang tengah malam, Nazwa terjaga dari tidur oleh bunyi suara keras yang berasal dari sudut kamarnya.

Brugh!! kembali suara itu terdengar di telinga Nazwa. Gadis itu bangun dari tidurnya. Matanya nanar memandang sekelilingnya.

" Suara apa itu? " Nazwa yang penasaran segera berjalan ke sudut ruangan tempat asal suara gaduh tersebut.

Nazwa berdiri mematung. Mulutnya terkunci rapat. Sungguh, saat ini otaknya memerintahkan bahwa dia harus segera berlari keluar dari kamarnya, Namun tubuh dan semua anggota geraknya seakan di paksa untuk tetap di sana.

Di kegelapan sudut ruangan, mata jeli Nazwa menangkap sesosok makhluk dengan tubuh hitam legam dan mata yang menyorot merah sedang menatap ke arah Nazwa.

Mata makhluk itu terlihat mencorong jauh masuk ke dalam tertelan di wajahnya yang hanya berupa tengkorak hitam. Sepasang tanduk yang panjang bertengger kokoh di kepalanya.

Makhluk itu hanya berjarak beberapa kaki dari tempatnya berdiri sekarang. Tubuh Nazwa gemetar hebat hingga jatuh terduduk di lantai kamarnya. Kengerian terpancar jelas di kedua matanya.

" Wraggha!! " Makhluk itu memggeram ketika Nazwa menutup matanya. Ada kekuatan tak kasat mata yang seakan-akan menarik tubuh Nazwa, hingga gadis itu seperti di tarik dengan paksa mendekat kearah makhluk dengan wujud mengerikan itu. Tangan - tangannya yang panjang berbulu dan berkuku runcing bergerak ingin menyentuh Nazwa.

" Ya Allah, hamba berlindung dari segala kejahatan makhluk ciptaanMu. " doa Nazwa dalam hati dalam kepasrahan.

Di tengah keadaan dirinya yang tak berdaya, sekelumit kesadaran hadir dalam jiwanya untuk mengingat dan memohon pertolongan pada Sang Sang Khalik, yang maha Perkasa lagi Maha Agung.

" Ya, Allah. Hamba mohon perlindungan dari godaan Syaitan yang terkutuk. " selanjutnya mulut Nazwa komat kamit membaca beberapa doa yang dia ingat untuk memohon perlindungan kepada Sang Pencipta.

Allah memang tidak pernah tidur dan tidak pernah meninggalkan hambanya yang berdoa memohon pertolongan padanya.

Tepat sebelum makhluk itu berhasil menyentuh Nazwa, sebuah sinar terang berwarna keputihan hadir di hadapan Nazwa. Melesat menerjang makhluk itu.

Makhluk itu bergerak mundur sambil menutupi matanya karena tidak tahan dengan silau pancaran dari cahaya terang. Selanjutnya kemudian lenyap tak berbekas.

" Nazwa, Nazwa.!! sadarlah." sebuah tepukan di bahu gadis itu menyadarkan Nazwa dari ketidak sadarannya akan keadaan di sekelilingnya.

" Kak Asmi!! "

1
Musa Johnathan
👍
Wirda Wati
ngeri ngeri sedap ceritamu thort
Mamah Enung
mungkin keluarga itu asal usul nya keturunan jin
Emi Zulaika
Luar biasa
Wulan Sari
critanya bagus banget walau beda dunia sangat menarik trimakasih Thor semangat 💪 salam sehat selalu ya Thor 👍❤️🙂🙏
tini 06
ko jinnya salam g dijwb deh asmi bukan islam ya jin aja tau ngucap salam
Nana Niez
meski baca sambil ngomel, ngomel penuh emosi krn tokoh utamanya yg g punya kesaktian apa apa,, dan kagum krn othor nya keren abis,, mikir apa ini semua adalah pengalaman pribadi othor yaaa,, g kerasa lha kok sdh tamat aja,, 😁😁😁😁😁
Nana Niez
kenapa nadia hrs di ajak? knp dia g dibawa plg aja,, tinggal Terima beres kan dia manusia biasa jdi bahaya sekali
Nana Niez
mending sm andros aja lah,, lbh kuat dan punya kemampuan melindungi sang tuan putri
Nana Niez
wow Thor,,, km seperti ensiklopedia,, berasa fantasi tapi berasa nyata juga,, jdi ngeri ngeri sedaaappp
Nana Niez
bukannya istana dijaga dg ketat knp bs palasik masuk??????
Nana Niez
dari awal hingga akhir kelebihan asmi sepertinya hanya bs membuat bayi bayi tangguh,, tpi g bs melindungi diri sendiri
Nana Niez
cerai dulu kyk asmi del
Nana Niez
knp yg jdi asmi ga ada kelebihan apa apa sih Thor,, selain cm cantik,, dan punya aura yg unik,, tpi selebihnya menyeeeeeee sekali
Nana Niez
knp aq selalu emosi aja kl liat si asmi ini,,, knp g ada waspadanya sm sekali,,
Nana Niez
allahu akbar,,, ganteng banget mak
Nana Niez
bukan hinaa,, cm merepotkan saja,, krn kebanyakan tingkah km nya asmi,,,
Nana Niez
asmi knp genit banget ya
Nana Niez
asmi asmi,,, kok mau Hasyim sm km,, udah sok cantik,, geleman,, dipegang may di peluk mau,, g bs apa apa,, hadeh,, sakti juga enggak,,, kok bs jdi tokoh utama,, Tho, asmi ganti ajalah,, yg lbh elegan gt kl jdi janda,, atau jdi cewek
Nana Niez
males banget sm asmi,, udh g punya kesaktian apa apa,, banyak gaya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!