Alicya Sasmita adalah perempuan yang memiliki sifat keras kepala dan tidak mudah ditindas,alicya adalah putri haram dari sari Handayani dengan seorang pengusaha terkenal yang bernama Sasmita Raharja yang ternyata sudah berkeluarga.Sebenarnya ibunya bukanlah orang ketiga dalam hubungan ayahnya dan istri sahnya,hanya saja pada saat itu ayah sahnya lah yang telah menipu ibunya dengan mengatakan masih lajang.
Saat ini ibu dari Alicya sedang dirawat di rumah sakit dan beliau sedang membutuhkan donor ginjal.
Dicko Ardiansyah adalah seorang CEO muda dan keren,pada suatu hari ia dijebak oleh mantan kekasihnya,ia diberikan obat perangsang dan pada saat ia melarikan diri ia bertemu dengan Alicya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon QianaArShaKa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 24
Bella terkesiap mendengar penjelasan dari Dicko.Sementara Alicya,ia sangat senang karena Dicko membelanya.Tak mau menyia-nyiakan kesempatan,Alicya mempergunakan kesempatannya untuk terus memanas-manasi Bella.
Alicya mulai kembali berakting lagi,kali ini ia mulai berkata-kata mesra dengan dicko sesekali ia juga tak sungkan untuk bermanja-manja pula dengan dicko.
"Sayang...kau tak perlu membuang-buang energimu untuk berteriak-teriak seperti itu..kau diam pun seluruh dunia juga tahu kalau aku ini milikmu...aku adalah gadis kesayanganmu.. benar begitu bukan??",Alicya menarik dagu Dicko untuk menatapnya,entah mengapa Dicko pun seolah menuruti permainan Alicya,ia menatap ke arah Alicya dengan wajah datar yang sangat sulit sekali diartikan.
Bella nampak bingung,ia tidak percaya dengan apa yang dilihatnya dihadapan nya saat ini.Matanya melihat ke arah Dicko dan Alicya secara bergantian.
"Oh yaa...sayang..apa besok kamu mau aku bawakan makan siang lagi ke kantor mu,hmm..",Alicya mulai menyenderkan kepalanya di dada bidang Dicko dan tangannya memainkan dasi yang dikenakan Dicko.
"Terserah kau saja...",ucap Dicko singkat sembari menatap wajah Alicya.
Sungguh Alicya memainkan perannya sangat apik,dan Dicko,ia sama sekali tak keberatan dengan perlakuan Alicya kepadanya.Ia memilih diam dan mengikuti alur permainan yang dimainkan Alicya dan sesekali menjawab pertanyaan Alicya dengan singkat,memang begitulah sikap Dicko,ia memang termasuk laki-laki yang sangat irit bicara.
"Emmm..baiklah..oh iyaa...kau belum mengenalkan aku dengan wanita itu,tadi kau baru menyebutkan namaku saja tapi kau tidak mengenalkan nya kepadaku.. sebenarnya siapa wanita itu sayang?",Alicya bergelayut manja pada Dicko.
"Ohh yaa..maaf aku lupa... dia..Bella..namanya Bella Rahardian",ucap Dicko sembari melihat ke arah Bella.
"Bella Rahardian..",gumam Alicya,ia terlihat seperti mengingat-ingat sesuatu.
"Bella Rahardian...,kenapa namanya seperti tidak asing ditelinga ku.. sepertinya aku pernah mendengar nama Bella Rahardian tapi dimana yaa..",Alicya bermonolog sendiri di dalam batinnya.
Alicya tampak masih berfikir keras,berusaha mengingat apa yang ia ketahui tentang Bella Rahardian.Beberapa detik kemudian senyumnya mengembang ia teringat akan sesuatu,kemudian ia melirik ke arah Bella.
"Emmm.. Bella kau tahu hotel Alaska,hotel Alaska adalah salah satu hotel bintang lima di kota ini bukan??? apakah kamar di hotel Alaska sangat nyaman?",tanya Alicya sembari menatap ke arah Bella.
Pertanyaan Alicya sontak membuat Bella terkejut,ia kaget bukan main.Wajahnya memucat dan Bella terlihat sangat panik.
"A..apa..mak..maksudmu Alicya??a..aku tidak mengerti",kilah Bella.
"Benarkah???apa aku yang salah dengar ya...emm...aku rasa aku tidak salah dengar...aku pernah mendengar rumor tentangmu waktu itu....tapi..aku tak tahu semua itu benar atau tidak...",ucap Alicya.
Deg!!
Bella semakin panik mendengar ucapan Alicya.
"Sial.. sepertinya wanita itu tahu banyak tentang aku..tapi darimana dia tahu itu semua??Apa dia hanya asal menebak saja..atau dia hanya ingin menggertak aku saja biar terlihat buruk di mata dicko??awas saja kau wanita penggoda..",ucap Bella dalam batinnya.
Alicya menahan tawanya melihat Bella yang terlihat sangat gugup dan panik,wajahnya pun tampak pucat pasi.Sebenarnya Alicya tadi teringat,ia mendengar rumor itu dari Adam Rahardian yang ternyata merupakan adik tiri dari Bella Rahardian.Adam mengatakan itu pada saat ia mabuk dan mengatakan bahwa Bella,kakak tirinya tidur bersama beberapa laki-laki di hotel Alaska malam itu.
"Bella..kenapa kau terlihat sangat gugup??",tanya Alicya sembari tersenyum penuh ejekan.
"A..aku??aku gugup??kau salah Alicya..aku tidak gugup sama sekali tidak,heh..",ucap Bella dengan memaksakan senyum di bibirnya.
Bohong kalau saat itu Bella tidak gugup,bahkan dia sangat takut Dicko bisa terprofokasi dengan perkataan Alicya.
"Tapi..kau terlihat sangat gugup Bella..aku bisa lihat itu,bahkan oh ya ampun..wajahmu terlihat sangat pucat..kau tidak apa-apa kan??",ucap Alicya sekali lagi.
"kena kau Bella...",ucap Alicya dalam batinnya.
"Kau...hah..alicya..yang benar saja..mana mungkin..wajahku biasa saja..aku tidak apa-apa",Bella memegang wajahnya dan masih memaksakan senyum di bibirnya.
"Benarkah??",Alicya mencebikkan bibirnya.
"Hei..maksudmu apa Alicya..aku sama sekali tidak mengerti yang kau maksud dari tadi,kenapa kau seperti mengejekku?",Bella mulai tersulut emosi,ia tak mau Alicya sampai harus diatasnya.
"Aku tidak mengejekmu..aku hanya bertanya saja Bella,come on..kenapa kamu marah,hah..",ucap Alicya sembari terkekeh.
"Siapa yang marah??aku tidak marah..hanya saja perkataannya seperti kau sedang mencurigai ku..apa kau ingin menjelekkan aku Dimata dicko,hah..",ucap Bella tak mau kalah.
"Bella..Bella..kau ini lucu sekali..untuk apa aku berbuat seperti itu..aku tidak sepicik yang engkau fikirkan...aku hanya bertanya Bella,apa itu salah?",tanya Alicya dengan santainya.
"Hanya bertanya..Pertanyaan macam apa itu...kenapa kau tiba-tiba menanyakan tentang hotel Alaska kepadaku??dasar aneh..",Bella mendengus kesal.
"Aku hanya bertanya kan..siapa tahu kau pernah ke hotel Alaska dan bermalam disana?Apakah kamar dihotel Alaska nyaman dan tempat tidur nya enak untuk ditiduri..itu saja..",jawab Alicya masih dengan mode santainya.
Sementara Dicko,sama seperti yang sudah-sudah ia hanya menjadi penonton dan pendengar setia perdebatan diantara Bella dan Alicya.Dicko sama sekali tidak ingi berkomentar apapun tapi ia mendengarkan semua percakapan antara Bella dan Alicya.
"Dan aku tidak tahu Alicya..aku tidak pernah ke hotel Alaska,apalagi bermalam disana kalau kau bertanya itu kepadaku aku tidak tahu,puas!!",ucap Bella dengan nada tinggi.
"Emm.. sebenarnya aku belum puas sihh dengan jawabanmu tapi ya sudahlah..aku tak mau kau semakin emosi",Alicya tersenyum menunjukkan deretan gigi putihnya.
"Emosi??Siapa yang emosi..aku dari tadi biasa saja kau saja yang selalu memancingku dan membuat ku kesal dengan pertanyaan konyolmu itu",jawab Bella.
Bella dan Alicya kembali berdebat lagi dan itu tidak luput dari pandangan Dicko.Sedari tadi Dicko memperhatikan keduanya,bukannya tidak mengerti arah pembicaraan mereka tapi ia hanya merasa tak mau ikut campur dengan masalah antara Alicya dan Bella.
Bahkan Dicko pun tidak penasaran namun ia hanya mengikuti alur yang sedang dimainkan kirana.Sepertinya perdebatan antara Alicya dan Bella semakin memanas,tidak ada yang mau mengalah diantara keduanya.
"Stop!!!hentikan...apakah hanya kalian yang boleh tahu tentang masalah ini dan aku.. apakah aku tidak boleh mengetahui masalah yang sedang kalian perdebatkan??",ucap Dicko tiba-tiba.
bersambung...
haii
haii readerss sepertinya author sudah menemukan pemenang give away pulsa 25k yaa... yang punya akun atas nama casvanya Lee selamat yaaa..kamu terpilih sebagai pemenangnya.. silahkan follow akun saya yaa,nanti saya follback dan silahkan kirim pesan ke saya untuk nomer hp nya...
Terima kasih kepada para readers semua yang sudah mendoakan saya..saya yakin kalian semua orang baik dan doa yang baik akan kembali kepada orang yang mendoakan,aamiin.
happy reading dears 🤗😘