Seorang gadis kecil,harus menerima nasib buruk ketika ibu nya tiada.Sebut saja namanya Melisa gadis malang yang di asing kan ke luar negeri oleh Danu ayah nya sendiri ketika usia nya baru beranjak lima tahun.
Setelah beberapa minggu ibu nya meninggal,ayah nya memutuskan untuk menikah lagi dengan selingkuhan nya yang sudah mempunyai anak.
Di luar negeri,Melisa sendiri diurus oleh bibi nya yang bernama Rosa sekaligus sahabat ibu nya.
Setiap hari ingatan Melisa selalu membayangkan kejadian saat ibu nya tewas di bunuh.
Jangan lupa baca karya ku ya🙂
Jangan lupa Like Vote Rate and Comment
terimakasih.
Karya ini diterbitkan atas izin mangaToon Wiyola, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili MangaToon sendiri.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ༂𝑾𝒊𝒚𝒐𝒍𝒂❦ˢQ͜͡ᵘⁱᵈ༂, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 23
Malam hari nya,Danu masih berada di rumah Mirna.Mirna yang baru keluar kamar habis menidurkan Tasya,sekarang melangkah mendekati Danu yang sedang duduk menyeruput secangkir kopi di ruang keluarga.Mirna kembali membahas masalah kapan Danu akan menceraikan Hana dan menikahi nya.Lagi-lagi jawaban Danu sama seperti kemarin-kemarin.
Melihat sikap Danu seperti orang yang sangat santai tanpa memikirkan janji nya,Mirna mulai murka dan meluapkan emosi nya.
"Sudah berapa tahun aku menunggu?dan kau masih menyuruh ku untuk menunggu lagi?"tanya Mirna tersenyum paksa.
Danu menghela nafas menunjukkan seseorang yang tidak bisa berkata apa-apa.
"Sekarang aku tidak akan tinggal diam,aku akan memberitahu Hana tentang semuanya.Karena percuma menunggu kau yang hanya diam saja."jelas Mirna.
"Mirna...Mirna tolong jangan dulu!"pinta Danu yang kaget.
"Aku tidak mau tau,bukankah juga selama ini aku selalu sabar menunggu?"tanya Mirna lalu melangkah pergi begitu saja.
Sedangkan Hana malam ini di kamar nya sedang menangis sejadi-jadi nya.Namun ketika Danu pulang ia bersikap seperti biasanya agar Danu tak mengetahui bahwa dirinya sudah tahu jika ia berselingkuh.
"Maaf Hana jika aku baru pulang jam segini.Tadi ada masalah yang harus ku selesaikan."jelas Danu sambil melepaskan dasi di leher nya.
"Tidak apa-apa!"ucap Hana yang sudah paham.
"Sayang,matamu lembam.Apakah kau habis menangis?"tanya Danu mendekati Hana.
"Tidak,mata ku hanya kelilipan tadi."jawab Hana.
"Benarkah?coba sini aku cek!"pinta Danu.
"Tidak usah,aku tidak apa-apa.Oh ya aku akan tidur di kamar Melisa malam ini."tutur Hana lalu keluar kamar begitu saja.
Sekarang kepala Danu tambah pusing melihat istri nya tidak bersikap seperti biasanya.Dikamar Melisa,Hana duduk terpaku di samping anak nya yang sudah tidur.
"Tega kau Danu, selama ini berkhianat kepada ku!"batin Hana.
Hana pun menghubungi Rosa sahabat nya untuk berjanjian bertemu besok hari.
Besok hari nya,ruang makan terlihat sepi.Hanya ada Melisa dan pengasuh nya saja.Sedangkan Hana yang biasanya menemani sarapan pagi kini tak ada.Danu sempat bertanya kepada pengasuh dan pengasuh itu mengatakan bahwa Hana masih terlelap tidur.
"Tumben sudah jam segini Hana masih tidur."heran Danu.
"Anak ayah cantik sekali pagi ini!"puji Danu menimang anak nya.
Selang beberapa saat setelah sarapan pagi,Danu berangkat menuju kantor.Disitulah Hana mulai keluar kamar ingin pergi menemui Rosa di rumah nya.
Sesampai nya di rumah Rosa,Hana di sambut dengan sangat baik oleh sahabatnya.
"Duduklah Han,sudah lama kau tidak kesini!"pinta Rosa.
"Iya Ros!"balas Han duduk.
"Tunggu sebentar ya,aku akan membuatkan mu minuman."ujar Rosa.
********
"Jadi apa yang ingin kau bicarakan?"tanya Rosa duduk di hadapan Hana.
Hana pun mulai menjelaskan panjang lebar tentang kelakuan suami nya selama ini.Bahwa suami nya berselingkuh lagi dengan orang yang sama sebelumnya sampai mempunyai anak.Rosa kembali mengigat lagi tentang beberapa tahun yang lalu saat ia datang ke rumah Hana.Sebenarnya Rosa sudah tahu lama jika Danu berselingkuh kembali.Namun ia hanya membungkam dan tidak ingin memberitahu kan semua nya.
"Benar rupanya,Danu berselingkuh kembali dengan Mirna sampai mempunyai anak."batin Rosa termenung.
"Rosa....apa yang harus ku lakukan sekarang?"tanya Hana beranjak berdiri lalu duduk di samping Rosa sambil memegangi tangan nya."Sakit hati ku lebih parah kali ini!"ujar Hana menangis.
Melihat sahabatnya yang menangis tersendu-sendu,Rosa mulai merasa bersalah kepada sahabat nya karena tidak memberitahu Hana sejak dulu.Sebenarnya Rosa juga menyukai Danu,namun mau tidak mau dia harus menghilangkan perasaan nya karena dia sendiri tahu jika Danu adalah suami sahabatnya.
"Sabar Hana,aku akan membantu mu untuk menyelesaikan masalah ini."tutur Rosa.
Lanjut
kasihan melisa,
bapak nya terlalu di butakan wanita sampah