NovelToon NovelToon
KARMA

KARMA

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Balas Dendam / Balas dendam. / Konflik Rumah Tangga-Pembalasan dendam / Tamat
Popularitas:129.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Irma

KARMA

Sebelum membaca karya ini alangkah baiknya jika membaca karya pertamaku yang berjudul Aku Bukan Pelakor, agar bisa mengikuti jalan ceritanya.

Karya KARMA ini menceritakan tentang pembalasan pengkhianatan yang di lakukan julio kepada istri dan anak-anaknya.

Julio bukan hanya mengkhianati istrinya namun ia membohongi ana dengan mengaku lajang untuk mendapatkan hati dan tubuh ana, selain itu ia juga di duga menggelapkan dana perusahaan tempatnya bekerja serta perusahaan milik istrinya.


Lalu apa sajakah KARMA yang akan di terima oleh julio?

Semuanya akan di ceritakan di Novel ini.

Terima kasih, selamat membaca😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 23

Setibanya di Bandar Udara Internasional Soekarno–Hatta, Retno dan kuasa hukumnya bergegas menuju perusahaan tempat Julio pernah bekerja, namun sebelum dirinya pergi Retno tidak lupa menitipkan banyak menitipkan pesan kepada baby sitter Rama dan juga kepada putra sulungnya agar tidak merepotkan Cakra dan Lentera.

"Kamu tidak perlu khawatir, aku dan Lentera sama sekali tak merasa di repotkan. Kamu uruslah urusanmu dulu, percayakan Rangga dan Rama pada kami, kami akan menjaganya dengan baik." ucap Cakra.

"Sekali lagi terima kasih banyak ya mas cakra."

"Sama-sama kamu pergilah, nanti kamu terlambat."

Retno pun berpamitan dengan kedua anak-anaknya, serta dengan cakra dan lentera, setelah itu barulah ia pergi meninggalkan bandara.

Setelah mohil yang membawa Retno sudah tak terlihat barulah Cakra membawa adik dan kedua anak-anak retno berserta dengan baby sitternya menuju villa yang terletak di Bogor-Jawa Barat.

Beberapa hari sebelumnya Cakra sudah menyewa villa tersebut sebagai tempat mereka berlibur di Bogor selama kurang lebih empat hari kedepan.

Tiga jam perjalanan menuju Bogor sangat tidak terasa, karena sepanjang perjalanan di warnai dengan canda tawa riang Rangga. Meski terkadang sesekali Cakra dan Lentera di buat kualahan menjawab pertanyaan-pertanyaan Rangga.

"Aunty why the Bajaj so noisy?" tanya Rangga penasaran.

Lentera memandang ke arah kakaknya, ia sendiri juga tidak tahu mengapa suara bajaj terdengar keras di banding dengan kendaraan lainnya.

"Itu suara dari mesin bajaj itu sendiri." jawab Cakra.

"Why a vehicle has different engine?" tanya rangga kembali, dengan sabar cakra menjelaskan mengenai berbagai macam jenis mesin kendaraan, hingga Rangga merasa puas dengan jawaban-jawaban yang berikan oleh Cakra barulah ia tertidur di pangkuan Cakra.

"Akhirnya tidur juga ya mas" Lentera menghembuskan nafas lega, mendapat banyak pertanyaan dari Rangga, Lentera merasa seperti sedang ujian "Bagaimana jika sudah agak besar nanti, pertanyaan-pertanyaan anak ini pasti akan jauh lebih kritis lagi"

Cakra hanya tersenyum ke arah adiknya, pria itu mengelus kepala Rangga yang tertidur di pangkuannya.

Tiba di villa Cakra membopong tubuh Rangga masuk ke dalam kamar, ia membiarkan Rangga dan Rama berisitirahat melepas penatnya setelah menempuh perjalanan jauh, sebelum Cakra keluar dari kamar Rangga dan Rama ia menyempatkan untuk memotret keduanya kemudian ia mengirimkannya kepada Retno agar Retno tidak merasa khawatir dengan kedua buah hatinya.

Sementara itu di tempat berbeda retno tengah di pusingkan dengan proses negosiasi yang cukup alot di PT. Asri Group Tbk. Pimpinan di perusahaan tersebut tetap pada pendiriannya untuk membawa kasus Julio ke jarur hukum meski Retno bersedia untuk membayar semua kerugian serta denda atas kesalahan Julio.

Tak menemukan titik tengah, akhirnya meeting pun di tunda hingga keesoan harinya.

"Berikanlah kami jalan ya allah, aku tidak ingin ibu mertuaku sampai tahu jika putranya terlibat kasus penggelapan dana perusahaan" Retno tak bisa membayangkan jika ibu mertuanya sampai mengetaui persoalan ini tentu akan memperburuk kondisi kesehatan jantung ibu mertuanya sehingga baginya sudah cukup ibu mertuanya mengetahui masalah perselingkuhan Julio saja.

Retno melangkah dengan gontai keluar dari ruang meeting, ia dan kuasa hukumnya pergi dari kantor tersebut, namun saat tiba di depan pintu lift yang terbuka, tanpa sengaja Retno berpapasan dengan sahabat alm.ayahnya.

"Retno?"

"Om Birawa?"

Keduanya menepi untuk mengobrol menanyakan kabar keluarga satu sama lain, Birawa pun sempat menanyakan keperluan Retno datang ke perusahaan tersebut.

"Sebenarnya aku sedang ada masalah om" ucap retno ragu-ragu.

Sesaat Birawa melihat jam yang ada di pergelangan tangannya, kemudian ia mengajak retno untuk ke kantin di perusahaan tersebut.

"Duduklah!" Birawa mempersilahkan retno dan tim kuasa hukumnya untuk duduk.

"Ada masalah apa? ceritakanlah pada om, siapa tahu om bisa membantumu." Ucap birawa.

Perlahan retno mulai menceritakan kasus hukum yang menjerat julio kepada birawa, mendengar cerita retno sebenarnya ia enggan membantu retno karena ia sendiri pun setuju jika julio pantas mendapatkan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya.

Namun karena ia tidak tega terhadap retno, akhirnya ia akan mencoba membantu retno semampu yang ia bisa.

"Sebentar lagi om ada rapat pemegang saham, om akan bahas masalah ini dengan pimpinan perusahan semoga, ada jalan yang terbaik untuk masalah ini." ucap Birawa.

Sebelum berpisah dengan retno, birawa meminta retno untuk tidak berhubungan lagi dengan julio dan fokus pada anak-anaknya agar ke depan ia dan anak-anaknya tidak terlibat masalah lagi.

Retno pun memastikan jika dirinya sudah mengajukan gugatan perceraian terhadap julio.

"Kalo begitu om tinggal dulu ya, sebentar lagi meetingnya akan di mulai."

"Terima kasih om."

Setelah birawa pergi meninggalkannya, retno membuka handphonenya ia melihat foto-toto anak-anaknya yang di kirim oleh cakra, retno pun langsung menghubungi cakra.

"Selesaikan saja dulu urusanmu sampai selesai, anak-anak aman bersamaku dan lentera." Cakra mengubah panggilan telephone menjadi video call, ia mengarahkan handphonenya pada rama yang sedang bermain bersama lentera, sedangakan rangga sedang bermain bola bersama dirinya di halaman belakang villa.

"Umi..." Sapa rangga, cakra memberikan handphonenya agar rangga bisa mengobrol dengan ibunya.

"Mas, maaf ya umi belum bisa menyusul kalian. Besok sore umi usahakan akan menyusul kalian."

"Baik umi, umi hati-hati ya di sana." Rangga memberikan kembali handphonenya kepada cakra.

"Terima kasih banyak ya mas."

"Sama-sama, kamu jaga kesehatan ya." Cakra melihat wajah retno nampak sedikit pucat.

"Ia mas, Assalamualaikum." Retno sudah tak dapat lagi menyembunyikan wajah lelahnya.

"Walaikumsalam." Cakra menutup sambungan telephonenya, kemudian kembali bermain bersama Rangga.

Keesokan harinya retno bersama tim kuasa hukumnya kembali ke PT. Asri Group Tbk. retno berharap besar jika kedatangannya kali ini membuahkan hasil seperti yang ia harapkan.

Retno dan kuasa hukumnya kembali duduk di ruang meeting bersama pimpinan perusahaan, setelah tiga puluh menit membahas permasalahan julio akhirnya pihak perusahaan mau menerima ganti rugi dan denda atas penggelapan dana yang di lakukan oleh julio, pihak perusahaan juga bersedia untuk mencabut gugatannya terhadap julio.

"Alhamdulillah." Retno bernafas lega dengan keputusan perusahaan, meski ia harus mengeluarkan uang sebesar 2.5 Miliar rupiah untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Setelah menyelesaikan semua urusannya di PT. Asri Group Tbk. Retno dan kuasa hukumnya mengunjungi julio di pusat rehabilitasi narkoba.

Sesaat julio dan retno saling menatap kemudian julio berlutut di hadapan retno, pria itu menangis sambil meminta maaf atas semua kesalahan yang telah ia perbuat.

"Bangunlah" Retno mengajak julio untuk duduk, karena ada hal yang ingin ia sampaikan.

Julio pun menghapus air matanya kemudian duduk di hadapan retno.

"Mas sudah terimakan suratnya?" tanya retno dengan wajah serius.

Julio menganggukan kepalanya lemah, pria iti sudah pasrah jika retno mau menceraikan dirinya.

"Mas tidak perlu mengkhawatirkan ibu dan anak-anak, aku akan merawat mereka dengan baik" Retno menundukan kepalanya, ia menahan tangisnya.

Ia bahkan masih tidak percaya jika rumah tangganya akan berakhir seperti ini, pria yang ia cintai dan ia hormati tega mengkhianatinya.

"Maaf aku hanya ini yang bisa aku lakukan untuk membantumu, jaga kesehatan mas. Assalamualaikum." Retno beranjak dari tempat duduknya dengan deraian air mata yang jatuh di pipinya, julio memegang tangan retno menahannya untuk pergi.

"Aku tahu ini sudah terlambat, tapi aku benar-benar ingin meminta maaf kepadamu. Maafkan atas kebodohanku yang telah menyia-nyiakan wanita sebaik dirimu, menyia-nyiakan anak-anak kita, menyia-nyiakan kepercayaan keluargamu." Julio memeluk retno dengan erat.

"Kini aku menyadari betapa jahatnya aku selama ini kepada kalian, maaf aku tidak bisa jadi imam yang baik untuk kalian dan juga aku tidak bisa menjadi contoh yang baik untuk anak-anak."

"Jangan bersedih lagi, berbahagialah bersama anak-anak." Julio merangkum wajah retno dan menghapus air matanya.

"Terima kasih atas semua kebaikan dan cinta yang telah kamu berikan kepadaku, sekali lagi aku minta maaf." Julio mencium kening dan tangan retno.

Sebelum meninggalkan julio, retno memberikan selembar foto kedua anak-anak mereka.

"Assalamualaikum." Retno pergi meninggalkan pusat rehabilitasi narkoba.

Sementara itu julio masih terdiam memandangi foto kedua anak-anaknya, rasa bersalah bercampur dengan kerinduan kepada keduanya, ia berharap tuhan masih memberikannya kesempatan untuk bertemu dengan anak-anaknya, meski ia terancam di kenakan hukuman lima belas tahun penjara karena telah mencelakai ana.

1
Indri Yani
Kykny Retno akan berjodoh dgn Cakra nie
Serli Ati
o...anton itu suruhan papanya ana ya jadi kasusnya bunuh diri ya, itu karma julio yg telah membunuh janin si ana.
Serli Ati
waduh ini kah akhir dari kehidupan julio thor?
Serli Ati
waduh kesalahan lama aja belum kamu selesaikan ini kesalahan baru pun kamu lakukan lagi, menambah hukuman lagi dech...kok julio tidak berfikir akibat dari tindakannya.
Serli Ati
aq kasihan dengan julio tapi aq penasaran apa dipenjara kehidupan orang begitu ya saling menyakiti dan siapa yg kuat itu yg berkuasa, setiap aq baca cerita baik novel atau cerpen orang baru pasti diperlukan tidak manusiawi, apa benar begitu?atau hanya sekedar cerita aja?
Serli Ati
waduh....kasihan banget, itu tertular dari julio yg selalu berganti pasangan apalagi dia berhubungan dengan angel
Serli Ati
kenapa nyesel ya julio, percuma udah jalani aja yg terjadi pada diri kamu semua yg terjadi adalah hasil dari perbuatan kamu.
Serli Ati
innalillahi wa innalillahi rojiun, yg tabah ya retno badai yg kamu alami pasti akan berlalu
Serli Ati
wah...gagal liburan nich..
Serli Ati
bagus retno harus tegas menghadapi orang seperti julio, klu bisa gak usah dibantu lagi biarkan aja.
Serli Ati
udah retno jangan di bantu si julio manusia yg tak tau balas budi, biarkan aja dia dipenjara biar kapok.
Serli Ati
sungguh mulia hatimu retno, tapi sayang kebaikan mu dibalas jahat oleh suami mu, air susu dibalas dengan racun tu...
Serli Ati
jangan percaya retno dia mau bunuh rio karna dekat dengan ana jadi kamu harus hati-hati sama julio bahkan dia sudah ambil uang perusahaan 500, utk berjudi dan bermain wanita.
Serli Ati
suka aq jalan ceritanya bagus drama banget bikin meleleh 😃😃😃
Serli Ati
syukurin penjarakan aja klu bisa siksa dulu biar kapok di cerai deh sama retno, 😃😃😃 seneng banget aq julio sengsara.
Serli Ati
rasain kamu julio manusia yg tak balas budi, kacang lupa sama kulitnya, uh sebel...
Serli Ati
emang dasar julio lelaki yg tidak bertanggung jawab, egois banget, kasihan siretno demi anak dia tepis rasa sakitnya, kurang baik bagaimana retno pada julio dari yg bukan siapa-siapa kamu julio sekarang jadi orang yg berhasil minimal kamu tau diri lah.
Serli Ati
sungguh licik ya julio dia mau buat perusahaan retno bangkrut ambil uang 500 juta utk bersenang-senang dengan angel alasan aja mau jual apartemen, orang apartemennya udah dibayar lunas sama rio, dan uangnya pun udah habis di singapura utk berjudi.
Leny Hui
a very great novel and there are many lessons that we can learn, highly recommended novels from the author
sungguh menguras air mata, tapi sangat puas n byk pelajaran yg bisa diambil dlm cerita ini
sungguh sangat terharu dgn novel ini
.
izin mammpir
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!