leyria yg rela harus menerima sebuah perjodohan yg diatur oleh kedua orang tuanya. leyria selalu sabar menerima perlakuan suaminya yg tak lain Arkan, pria yg tidak pernah mencintainya. pernikahan yg diatur untuk mempererat hubungan persahabatan diantara dua keluarga dan mengabulkan permintaan ibu Arkan yg ingin segera memiliki cucu. Arkan yg dingin sedingin es balok, Akankah mencair oleh kelembutan hati istri cantiknya itu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon salikha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
23
💞Jangan lupa kasih like dan vote yang banyak biar author rajin update 😚
yoga hanya menggeleng - gelengkan kepalanya melihat tingkah kedua temannya itu.
*~~
Seharian bekerja membuat leyria lelah, mungkin karena leyria baru pertama kali bekerja setelah beberapa Minggu ini dia ambil cuti. Untung saja hani senantiasa membantu pekerjaannya. Hari ini memang banyak pelanggan datang apalagi mengingat besok adalah akhir pekan.
Saat bergegas akan pulang dia bermaksud memesan taxi online, namun Vina menghampirinya
"ayo pulang bersamaku.. akan aku mengantar mu Sampai depan pintu rumah.. " ucap vina
"hey.. jangan keras-keras, kecilkan suaramu Zidan masih didalam. nanti malah dia berburuk sangka padaku... " kata leyria berbisik-bisik
"berburuk sangka ? ya tinggal kita katakan saja kalau kau memang sahabat ku" ucap vina
"Tidak.. tidak.. lihat saja sana, tuh pangeran mu sudah datang menjemput" ucap leyria menunjuk seorang pria berjas menunggunya didepan. dia adalah Haris lelaki yang baru dipacari vina sebulan yang lalu.
"kenapa dia tidak memberi tahu ku kalo akan menjemput. tau gini aku tidak usah repot-repot bawa mobil, ah mobilku harus kutinggal dulu disini.." kata Vina melangkah kearah pacarnya itu.
"Aku duluan ya " ucapnya hanya disambut lambaian tangan leyria
Andai saja Arkan juga bisa selembut pacar Vina itu.. pasti leyria sangatlah bahagia, ia iri melihat perhatian kekasih dari sahabatnya itu. menyempatkan datang menjemput kemudian kemudian mengantarkan pulang Vina.
Beda halnya dengan dirinya walaupun sering disebut wanita cantik yang sederhana. tapi sebenarnya haus akan kasih sayang seseorang pria yang di cintainya, menurutnya hanya ibunya lah yang mengasihinya dengan tulus. Namun semenjak ibunya tiada selalu harus meyakinkan diri semua masalah yang ada harus membuatnya tegar menjalani hidup.
"Kau akan pulang apa menginap disini! " ucap Zidan dengan nada yang mengagetkan. Leyria yang tadi sesaat sempat melamun kembali tersadar akan ucapan Zidan.
"Iya.. ini aku sedang memesan taxi online.. " ucap leyria membuka aplikasi ojek onlinenya.
"ya udh minggir dulu aku mau mengunci pintu ini! awas!! " ucap Zidan seperti tak sabar.
Leyria melihat sikap Zidan seperti itu membuatnya heran, kenapa tiba-tiba dia marah? apa ada sesuatu yang membuatnya jengkel? padahal tadi dia masih baik-baik saja.
Zidan menyalakan mesin motornya dengan mengegas - egaskan didepan Vina dan haris. kemudian dia menjalankan motornya dengan kencang. Vina serta pacarnya yang baru memasuki mobil juga merasa heran akan sikap Zidan.
"kenapa dia? " tanya Haris kemudian hanya dibalas mengangkat bahu tanda tidak mengerti sikap pegawainya itu.
kemudian haris dan Vina melambaikan tangan pada leyria.. dan pergi meninggalkan leyria seorang diri yang sedang menunggu taxi pesanannya.
*~~
Disisi lain Arkan yang sudah membereskan pekerjaannya kemudian pergi menemui Leni di rumah sakit. Tak lupa dia menyempatkan membeli bunga dan coklat untuk Leni. Karena menurutnya Leni suka dengan hal-hal yang romantis.
Tepat pukul 18:30 Arkan sampai disana, ia memasuki ruang inap leni.
"Kamu sudah makan, sayang?" tanya Arkan lembut sambil memberikan coklat serta bunga yang tadi ia bawa.
"Kamu masih belum berubah ya.. masih saja romantis.. " ucap Leni lalu menerima coklat serta bunga itu dan menghirupnya.
"Aku suka wanginya... sudah lama sekali tidak menghirup bunga pemberian mu" ucap Leni
Arkan kemudian duduk di bangku samping ranjang leni, ia membuka sajian makanan yang sudah disiapkan suster. Namun makan itu seperti belum tersentuh sedikitpun.
"kenapa kamu tidak memakannya" tanya Arkan.
"Aku tidak nafsu makan.. mungkin kalo kamu yang suapin, aku bisa mempertimbangkan nya " ucap Leni manja
"ya udah sini aku suapin harus bisa menghabiskan semua nya ya.. agar kamu cepat pulih dan bisa keluar dari rumah sakit" ucap Arkan mengambil makanan itu lalu menyuapi Leni dengan lembutnya.
"Tadi katanya ga nafsu makan.. malah sekarang habis tak tersisa?" ledek Arkan
"kamu yang suapin jadi aku bisa lahap memakannya.. " ucap Leni
"Kamu akan menemaniku lagi kan malam ini?" Tanya Leni
Belum sempat menjawab, telpon Arkan berdering dari layar yang tertera nomer yang tidak diberi nama. Arkan dengan sengaja mengabaikan nya. dalam hati Arkan berucap 'paling juga leyria yang menelponnya.. menanyakan hari ini pulang tidak? aku sangat kawatir, aku sudah memasakkan makanan untukmu. baru saja tadi pagi dengan tegar dia menuliskan untuk menyetujui tidak usah saling mencampuri urusan masing-masing... tapi ini apa?'
Arkan sengaja tidak mengangkatnya.
"sayang, ponselmu berdering.. siapa yang menelpon?" tanya Leni penasaran
"sudah biarkan saja.." ucap Arkan
"Apa itu istrimu? sini biar aku saja yang ngomong" ucap Leni merebut ponsel Arkan kemudian mengangkat panggilan itu.
*~~
Leyria sudah sampai dirumahnya, namun dilihatnya lampu rumah itu masih belum menyala. Apakah Arkan belum pulang? padahal ini sudah lewat dari jam 8 malam.
Leyria membuka pintu kemudian melangkah kedalam, meyalakan semua lampu kemudian dia naik keatas untuk membersihkan tubuhnya dari lengketnya keringat yang menempel. Namun langkahnya terhenti saat didepan kamar Arkan. Dia baru ingat kalau mulai saat ini, ia akan tidur dikamar tamu yang tadi pagi sudah ia bersihkan. Semua barang-barang nya juga sudah dipindahkan disana.
Dia menuruni tangga kemudian masuk kedalam ruangan yang sekarang menjadi kamarnya. Setelah selesai membersihkan diri Leyria menggulung rambutnya yang basah menggunakan handuk.. semua rasa lelahnya semua sirna. Tiba-tiba ponselnya berdering. Ternyata mama mertuanya menelpon
"Hallo.. Assalamualaikum... " ucap Bu ayu
"Iyah.. walaikumsalam ma.. " ucap ayu
"Kamu dan Arkan dirumah kan? " tanya mama
"ah iya ma.. tapi mas Arkan belum pulang kerja.. sepertinya masih dikantor.. "
"Cepat hubungi dia untuk segera pulang.. mama akan mampir kerumah kalian, mama kan habis jalan-jalan ke Singapur.. mama bawa oleh-oleh banyak itu kamu sayang.. " ucap Bu ayu
"Oh iya ma... " kata leyria yang nampak bingung
"ya sudah mama tutup dulu ya telponnya.. " ucap Bu ayu
"Assalamualaikum.."
"walaikumsalam ma.. "
Setelah mematikan telponnya itu leyria bingung bagaimana cara untuk menghubungi suaminya itu. Padahal tadi pagi dia sendiri yang menyetujui tidak menggangu atau mencampuri urusan masing-masing.
Setelah pertimbangan yang lumayan lama. Akhirnya leyria memberanikan diri untuk menghubungi Arkan. Satu panggilannya masih saja diabaikan. Tapi tak membuatnya pantang menyerah. Daripada nantinya mama mertuanya tau tentang kehidupan pernikahan mereka. lebih baik leyria tetap berusaha.
Namun saat leyria akan mengucapkan sepatah kata ternya yang mengangkat telpon itu wanita. Membuat leyria tak sanggup lagi, ingin sekali ia menangis saat mendengar ada suara wanita lain yang mengangkat ponsel suaminya. apakah Arkan yang selama ini menghindarinya karena ada wanita lain? siapa wanita itu?
"Hallo... Hallo... " ucap wanita itu berulang kali
"Hey... Hallo... "
"sayang... sepertinya nomer ini iseng menghubungimu... " ucap wanita itu pada Arkan
Lalu panggilan pun terputus. leyria menangisi apa yang baru saja ia dengar itu 'sayang'
apa arkan berselingkuh dibelakangnya? atau mungkin memang mereka berhubungan sejak lama? dan pernikahannya dengan arkan hanya untuk menutupi hubungan mereka? semua pertanyaan itu terus terngiang di pikiranya. Leyria menangis sesenggukan sampai lupa untuk memberi tahu pada Arkan kalo mamanya akan datang..
.
.
.
.
Bersambung. . .
💕💞💕💞💕💞
Ikutin terus ya novel ku. maaf kalo masih banyak typo bertebaran dimana - mana 🙏. maklumin aja ya karena author tergolong anak baru 😆 tapi tenang aja pelan - pelan auhor akan menulis rapi😅 dengan kosa kata yang baik juga. jangan lupa like jempolnya 👍😃
mampir ya author
lahh ini cerita nya nge gantung
gimaana cerita tamat nya