Dimana hari kelulusan sekolah adalah hal yang nanti nantikan oleh semua siswa-siswi, tapi tidak dengan Aisyah. la malah mendapat kabar bahwa sang Ayah tercinta kecelakaan saat akan datang ke acara kelulusannya. Bagaimana kisahnya!! yuk ikuti jejak kisah Aisyah nur Khadijah...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mbak mell, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 23
"Sayang! siapa mu Nico?" tanya Alex datar saat sudah berada di mobil.
"Mas Nico aku kenal sejak SD. Kata Ayah dulu, Mas Nico sangat baik dan mau menjemput Ayah pergi bekerja" jelas Aisyah yang ia tahu dulu Nico sering menjemput Ayahnya.
"Sejak sekolah dasar" wajah Alex benar-benar suram, ini tidak bisa di biarkan.
"Aisyah, mulai sekarang kamu jangan dekat-dekat dengan Nico lagi" Alex mengelus-elus kepala Aisyah.
"Aisyah gak dekat kok sama Mas Nico, cuma bertegur sapa saja"jawab Aisyah dengan polos sambil mengedip-ucapkan matanya yang bulat.
Sangat lucu...
"Bagus kalau begitu."Alex lalu mengecup kepala Aisyah membuat Aaron jadi kesal Karena dirinya jadi nyamuk di antara sepasang suami isteri itu. Adakah yang mau memberikan seorang gadis kepadanya? tolong lah.
*
*
*
"Hubby!" panggil Aisyah saat mereka telah berbaring di atas kasur.
"Hmm..." jawab Alex sambil menyelipkan rambut Aisyah ke telinganya dengan lembut.
"Hubby, Aisyah sadar bahwa Aisyah masih banyak kekurangan nya, tolong bimbing Aisyah menjadi istri yang baik untuk Hubby" Aisyah benar benar takut kalau ia tidak bisa menjadi istri yang baik bagi Alex dan berakhir Alex meninggalkan kannya apalagi dirinya sudah tidak memiliki siapa-siapa lagi di dunia kecuali hanya Alex.
"Kamu sudah sangat sempurna untuk ku yang seperti ini" memang benar, Aisyah yang Sholehah sedangkan dirinya tidak tahu apapun tentang agama, apalagi dirinya adalah seorang mafia yang penuh dosa. Tapi walaupun pun begitu tanpa Aisyah menyinggung tentang agama, Alex bertekad akan mempelajarinya dan mendalaminya.
Alex memang beragama Islam tapi hanya seperti topeng saja karena dirinya sering ke Indonesia jadi ia masuk ke agama Islam untuk mayoritas saja. Selain itu ia tidak tahu hal apapun dan juga memang sudah didasari oleh sang ibu..
"Aisyah, jika sesuatu terjadi ke depannya? tolong hanya percaya kepada ku " pinta Alex lalu Alex mengambil tangan Aisyah dan menaruhnya di pipinya.
la sangat takut bagaimana kalau Aisyah mengetahui kebenaran ini semua? kalau sebenarnya dirinya adalah seorang mafia dan Aisyah juga seorang keturunan mafia, bedanya hanya Ayahnya tidak ada kasus membunuh kalau tidak di perlukan karena negara Indonesia adalah negara hukum.
"Hubby insyaallah kedepannya jika ada masalah kita akan membicarakannya baik-baik" ucap Aisyah dengan tersenyum manis, ia pun mengelus-elus pipi Alex.
Alex benar-benar kagum dengan sifat Aisyah yang dewasa padahal dirinya masih seorang anak remaja.
"Aisyah aku memang minim agama, tapi aku berjanji akan menjadi suami yang untukmu dan belajar mendalami Agama lebih dalam lagi." ucap Alex dan ia mengecup tangan Aisyah.
Aisyah terharu mendengar penuturan yang keluar dari mulut Alex. lni yang selalu ia panjatkan dalam doanya kepada sang maha kuasa. Walaupun Alex tidak seperti suami yang dirinya idam-idamkan tapi Alex berusaha menjadi lelaki yang lebih baik tanpa ia arahkan.
"Hubby" Aisyah tidak bisa membendungi kebahagiaan dengan menatap wajah Alex yang sangat tampan.
"wanita baik jodohnya dengan laki laki baik sebaliknya pula wanita yang tidak baik maka jodoh nya pun laki laki yang tidak baik pula"
"Aku berjanji akan selalu membahagiakan mu selama aku masih bernafas" lanjut Alex.
Alex langsung mengecup bibir Aisyah dengan lembut dan perlahan. Bibir Aisyah terlalu manis, dirinya sangat beruntung mendapatkan Aisyah yang selalu terjaga atas dirinya. Entah kebaikan apa yang Alex di lakukan di masa lalu sehingga ia mendapat wanita seperti Aisyah yang Sholehah.