NovelToon NovelToon
Kejar Daku Kau Ku Buat Bucin

Kejar Daku Kau Ku Buat Bucin

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / Dosen / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:5.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Kak UPe

"Kalau kau ingin aku tidak mengenali mu di kampus. Oke!! Itu tidak masalah bagi ku. Tapi kalau nikah dan pakai kontrak kontrakan seperti di novel-novel! I say NO! Aku tidak akan bersedia!! Dan kalau pun kau ingin menyembunyikan ini dari semua orang maka aku punya satu syarat yang harus kau penuhi.” Sebut Saka.

"Aku tidak sedang melakukan negosiasi saat ini tuan Gyan Assaka Hardata." Jawab Bia malas.


"Kalau begitu sayang sekali. Karena begitu sampai dikampus aku akan langsung mengumumkan pernikahan kita ke semua orang.." Ujar Saka dengan enteng nya.

Bia menghela nafas panjang dan melihat malas pada Saka. " Baik. Aku setuju. Tapi aku tidak mau ada siapapun yang tahu tentang pernikahan kita selain keluarga kita dan orang yang datang ke nikahan kita kemarin.."


“cepat katakan!” sambung Bia.


"Aku ingin kau melayani k-u... "


"Apa!!!" sela Bia, langsung memotong ucapan Saka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kak UPe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#23

"Bia??? Kau benar Bia kan???" seru seorang pria yang dari suara nya Bia dapat tebak dengan mudah itu siapa.

Bia pun membalikan tubuh nya, Dan- "Owen? Serius kamu di sini Owen??" Jerit Bia merasa terkejut sekaligus merasa senang karena Owen memang adalah satu-satu teman di kampus nya dulu di Indonesia.

" bagaimana bisa kamu ada disini Wen??" Tanya Bia lagi, memegang kedua tangan Owen saking senang nya.

"Seharusnya aku yang bertanya pada mu Cristal Bianca. Apa yang sedang kau lakukan di Belanda. Bukan kah terakhir bertemu kau masih di Indonesia dengan mantan tunangan mu yang bodoh itu." sindir Owen sambil membalas genggaman tangan Bia.

"Aku ada disini- Kalau aku jawab aku ke sini untuk mencari ilmu apa kau akan percaya?" balas Bia sambil tertawa lepas.

"Kau ini, bisa-bisa menyembunyikan suasana hati mu yang sedang nano-nano di balik banyolan receh mu Bia!" Owen mengucek- ngucek rambut Bia.

"Ih.. siapa bilang hati ku sedang nano-nano? Hati ku sedang dalam fase ternyaman nya saat ini. Lihatlah senyuman ku yang super lebar ini. Kau pasti tidak pernah melihat nya di Indonesia kan? ini adalah senyuman khusus ku, di rumah baru ku Netherlands." Bia pun mengembangkan kedua tangan nya .

"Oo. . ya, soal yang di parkiran waktu itu terima kasih ya! Terima kasih sudah bersedia menjadi pacar bohongan aku. Kalau kau tidak membantu ku mungkin aku tidak bisa memberi pelajaran pada nya untuk terakhir kali nya." ucap Bia. Setelah mengatakan itu, wajah ceria Bia mendadak berubah menjadi sendu.

Z

"Nah loh . .! Tu kan jadi sedih lagi!!! Ayo dong senyum lagi?!!!" Owen secara spontan menarik kedua ujung bibir Bia dengan jari nya agar Bia terlihat tersenyum.

" Nah gini kan cantik..." Goda nya pada Bia yang akhirnya jadi tersenyum beneran.

"Ini baru Bia yang aku kenal. Cantik dan energik. Tidak mudah putus asa dan selalu punya solusi untk setiap masalah yang di hadapi nya." Owen memeluk tubuh mungil Bia.

"Sudah jauh-jauh sampai sini masa masalah lama lagi!" Owen kembali memperat pelukan nya.

"Makasih ya Wen! Gak di Jakarta, gak disini, kamu selalu menjadi sandaran terbaik saat aku butuh bahu yang sandaranmable gitu...yang selalu dapat bikin nyamaneble."

"Pokok nya layak untuk di promosikan agar wanita - wanita yang sedang butuh sandaran sandaran untuk setiap rasa lelah yang melanda, juga dapat merasakan apa ya apa yang aku rasa kan saat aku diizinkan meluapkan segala duka hati ku." Ujar Bia yang langsung mengundang senyum lebar plus rasa bangga pada diri Owen.

"Jadi gimana cerita nya kau juga ada di Belanda Wen? Ayo dong cerita ke aku. aku penasaran." Ujar Bia yang kini sudah bisa berdiri sendiri.

"kau ingat waktu aku cerita kalau aku sedang membantu prof Dennis mengerjakan sebuah penelitiaan bersama di rumah sakit?" Ujar Owen yang sengaja diam sesaat.

Owen kangen melihat wajah Bia yang cemberut saat dia menggantung cerita nya

"Nah aku pergi karena penelitiaan yang kami kerja kan berhasil menjadinab salah satu obat untuk mencegah penularan virus korona hampir 20 tahun silam." Jelas Owen.

" Karena hal itu lah aku mendapatkan beasiswa di salah satu kampus di sini. Sekaligus membantu prof Dennis. Ada sedikit urusan yang harus kerja kan di Belada" Akhirnya Owen selesai dengan cerita nya.

1
Erni Fitriana
visualnya cakep bangwt kakkk..ada yak cantik begituhhhh
Erni Fitriana
awal cerita yg menarik...😘😘😘😘
nissa
mudah banget bilang menyesal
Hikam Sairi
untung gak ngembang tuh otak direndam minyak 🤣🤣🤣🤣🤣
Hikam Sairi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🥵🥵🥵🥵🔥🔥
Hikam Sairi
baru juga mau ngetik udah di end sama alhen🤣🤣🤣🤣
Hikam Sairi
bapak+anak sama2 kurang seons😩😩😩
Hikam Sairi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Hikam Sairi
udah baca ini novel sampai tamat... tapi kok ttp seruuuuuu😱😱😱🥳
Hikam Sairi
laaah😒😒😒😒
Sri Utami
Luar biasa
melody17
otak tokek cenahh/Facepalm//Facepalm/
Rahmah Hibah
Kak Upe kapan up lagi mrd di you tube aku dah kangen bngt sama si pucuk
Yuswati Ningsih
Luar biasa
Yuswati Ningsih
bagus, gemesin 😘
Yt turtorial
wkwkwk auto ngakak... ada minyak goreng nya pula /Facepalm/
Yt turtorial
AI banget thor profilnya hehehe/Proud/
EldistinKardula
Kecewa
EldistinKardula
Buruk
Mei Saroha
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!