NovelToon NovelToon
I’M Not A Virgin

I’M Not A Virgin

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Patahhati / Cintapertama / CEO / Romansa / Tamat
Popularitas:12.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: NuKha

Delavar sudah lama memendam rasa pada seorang wanita bernama Amartha. Tapi, Amartha selalu menolaknya karena alasan dia sudah hamil tanpa tahu siapa ayah bayi yang sedang dikandung.

Delavar yang mengetahui hal tersebut pun meminta Amartha untuk bercinta dengannya. Sebagai imbalan, Delavar akan mengakui bayi dalam kandungan Amartha sebagai anaknya.

Apakah Amartha bersedia menerima tawaran tersebut?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NuKha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 23

“Berapa orang yang sudah memakai tubuh wanitaku?” Delavar terus menginterogasi Papa Max. Rasanya tak puas jika belum mendapatkan semua informasi yang diinginkan.

“Satu.”

“Jadi, selama lima kali itu kau menjualnya pada orang yang sama?”

“Ya!”

“Siapa orang itu?”

“Rahasia, aku tak bisa memberikan identitasnya karena itu kesepakatan kami.”

“Sekarang kesepakatanmu dengan aku, bukan dengan orang itu lagi! Maka katakan siapa orangnya dan kenapa dia menginginkan Amartha?!” sentak Delavar yang mulai emosi menghadapi Papa Max. Wajah pak tua itu benar-benar tak memperlihatkan rasa bersalah sedikit pun.

“Kau cari tahu sendiri jika sangat penasaran akan hal itu, aku sudah memiliki kesepakatan hitam di atas putih dengannya agar tak mengungkap identitas dia.” Papa Max terus menolak dan membungkam mulutnya. Entah perjanjian macam apa yang dia buat dengan pengusaha muda pemakai tubuh Amartha.

Delavar meremas pegangan tas yang ada di genggamannya. Mata berwarna hazel green itu nyalang menghunus Papa Max. “Oke, aku akan mencari tahu sendiri siapa orang itu.”

“Berikan uang itu padaku!” pinta Papa Max.

“No, masih ada pertanyaan terakhirku.”

“Ck! Cepat katakan!” titah Papa Max tak sabaran. Dia sudah ingin memiliki uang sepuluh juta euro yang ada di dalam tas Delavar.

“Apa kau orang tua kandung Amartha?”

Papa Max mengedikkan bahu. “Mana ku tahu, kau tanya sendiri pada wanita yang melahirkannya. Siapa orang tua kandungnya.”

“Apa maksudmu?” Delavar justru bingung dengan jawaban pak tua itu.

“Kau tanya saja dengan mamanya yang murahan itu, dia hamil tak jelas dengan siapa. Bahkan aku sendiri tak yakin jika Amartha adalah anakku.”

Plak!

Dariush benar-benar tak sabar sedari tadi hanya berdiam diri dan mendengar ocehan pak tua yang membuatnya naik darah. Tangan berototnya pun melayang dan akhirnya meninggalkan geplakan di kepala Papa Max. “Kalau bicara jangan terlalu rumit, langsung pada intinya!” berangnya.

Papa Max mengaduh kesakitan. Rasanya ingin membalas, tapi dia benar-benar tak bisa bergerak. “Aku dan istriku sama-sama menyukai hubungan intim dengan banyak orang. Jadi wajar saja jika aku ragu jika Amartha adalah anakku,” jelasnya dengan nada kesal.

Delavar menghembuskan napasnya kasar. Pantas saja pak tua itu memperlakukan Amartha seperti barang yang dijadikan sebagai alat tukar. “Hidupmu terlalu rumit, tapi tak perlu juga membuat wanitaku menderita seumur hidupnya. Dia sudah berusaha untuk keluar dari lingkaran setan keluargamu itu, tapi kau menjeratnya. Walaupun kau tak yakin dia anakmu, tapi tak semestinya memperjual belikan tubuh Amartha tanpa persetujuannya!”

“Hidupku bukan urusanmu!” balas Papa Max dengan matanya yang terlihat tak suka karena Delavar terlalu ikut campur.

“Mulai sekarang, apa pun yang bersangkutan dengan Amartha adalah urusanku!” Delavar menyeringai seraya mengayunkan kaki mendekati pak tua itu.

Delavar menarik rambut yang sudah tak sepenuhnya hitam. Dia mencabut satu helai untuk dijadikan tes DNA sebagai pembuktian apakah Amartha adalah anak pak tua yang sangat menyebalkan itu atau bukan. “Kau harus menyesali perbuatanmu selama seumur hidup jika Amartha adalah anak kandungmu,” ucapnya seraya memperlihatkan sehelai rambut di tangannya.

“Dia tak mungkin anakku! Wanita murahan itu sudah tidur dengan banyak pria!” elak Papa Max.

“Kita tunggu sampai hasil tes DNA keluar!” Kaki Delavar mundur tiga langkah untuk menjauh dari Papa Max.

1
Mochimolala
kaciannn jomblo sendirian 🤣
mars
woow bisa beli pulau klu di I do
mars
gelo
mars
puas bgt aq bacanya ka'g takut t7h makin dendam dia
mars
org kaya mah beda buang2 uang kerjanya🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
Uun Hayatun01
Luar biasa
Nur Syamsi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 knapa masih mau libur
Nur Syamsi
sprtinya Amartha mengerti akan penjelasan Mommy Diora Krn Amartha mau nginap di rumah utama pa lagi dikamar Calsu,
Nur Syamsi
jgn lgsung ambil keputusan sepihak Amartha sblum tau yg sebenarnya....
Nur Syamsi
mudah" Amartha Tdk terhasut dgn Crush,
Nur Syamsi
klaw dipelajari alasan Cristy menghamili Amartha, Tdk ada hubungannya dg Delavar, Crisx aja yg dendam Krn adeknya Tdk bisa dicintai oleh Delavar, hweee Crish cinta itu tak bisa dipaksakan....Lo Krn it persoalan hati.,.
Nur Syamsi
sebaiknya kasih tau Delavar Amartha Krn kau tau sendiri kan Cristy itu orangnya licik....jgn smpe terjadi hal ...yg tak diinginkan
Nur Syamsi
sembarangan ni si kembar
Nur Syamsi
dasar bucin modus muluh
Nur Syamsi
ya segerah halalin drpda buang" benih muluh
Nur Syamsi
betul Amarta, status tetap ayah kandung ttpi perbuatannya iblis ...
Nur Syamsi
tidak semudah hidup sortinyg dialami Amarta, siapapun yg mengalami sprti itu pasti berbuat hal sprti Amarta, mudah"an Tdk ada dikehidupan nyata sprti Amarta ya thor 😭😭 yg dijual oleh bapak kandungnya sendiri 😭😭😭
Nur Syamsi
dikurek aj Amarta
Nur Syamsi
itulah bakasannya laki" keji Tdk berfikir sebelum merenggut dan melukai seorang wanita....sudah kau harta yg sangat berharga dr seorang wanita kau siksa lagi
Nur Syamsi
kamu yg tak punya hati Max menjual anak gadis, walaupun sebenarnya bukan anak kandungmu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!