hanya ada lembaran- lembaran kosong, sampai pria itu di buat terkejut ketika menemukan curahan Hati Kyara yang sedikit tersembunyi karena terpisah dengan lembaran- lembaran ide karangan didepannya. tampak foto diri Mick yang entah kapan di ambil dan tulisan- tulisan Kyara membuat Mick membulatkan matanya tatkala membacanya;
‘ waktu awal ia memasuki kehidupanku, aku berpikir- jika ia sama saja dengan para saudara tiri di luar sana , suka menindas, jahat dan semena- mena.
Namun apa yang aku pikirkan ternyata salah
Apa yang ia katakan memang terkesan mengejekku, namun ia tak pernah sekalipun mengatai kekurangannku.
Aku sadar apa yang ia lakukan hanya agar aku lebih ceria.
Ia memang tekesan jahil, namun yang aku tahu ia sama sekali tak pernah berbuat jahat kepadaku, bahkan ia lebih seperti melindungiku.
Sejujurnya, ia lebih terkesan sebagai seorang kakak dari pada saudara kandungku sendiri.
Jika kita bukan di pertemukan dalam ikatan saudara, mungkin aku akan menyukai nya sebagai seorang pria.’
Mick membolak- balikkan halaman, memastikan berkali- kali jika apa yang di bacanya tidak salah juga tidak keliru. Dan tak ada yang salah dengan apa yang di lihatnya juga di bacanya. Tanpa sadar senyum tercetak di wajah tampan sang polisi tersebut yang tak lain adalah saudara tiri Kyara. Selama ini Mick pikir jika adik tirinya itu adalah satu- satunya orang yang tidak akan menyadari perasaannya. Namun ternyata adik tirinya itu bahkan juga membalas perasaan pria itu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon flowr, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
hutang
Sesuai yang di janji kan, akhirnya mereka sekeluarga datang ke ibu kota untuk merayakan ulang tahun putri dari kakak kandung Kyara.
“ selamat, ya. Putri nya cantik.” ungkap Elizabeth mencium pipi menantu tiri nya itu.
“ iya, tante.” ucap Ika, istri dari Edward.
“ koq, tante? Panggil mommy donk, atau mama juga gapapa, atau grandma.” ucap Elizabeth riang. Namun rasa canggung masih terlihat di wajah istri dari kakak kandung Kyara tersebut.
“ selamat ya kakak ipar.” ucap Kyara menimpali sambil mencium pipi Ika.
“ makasih Kyara.” balas Ika.
“ ini buat si cantik.” ucap Kyara menyerahkan beberapa set perlengkapan baby.
“ ah, terima kasih, ngomong- ngomong yang di belakang?” ucap Ika melihat wajah yang tampak asing menurutnya.
“ aku, Michael, kakak tiri Kyara, panggil saja aku Mick.” ucap Mick dingin.
“ eng.., dia memang agak sengklek, kak biarkan saja.” ucap Kyara melihat kecanggungan dari Ika mendapat respon yang dingin dari Mick.
“ yang kau maksud sengklek siapa?” geram Mick menarik hidung Kyara.
“ uph! Kenapa kau suka sekali menarik hidungku?” geram Kyara.
“ kenapa mulutmu itu tajam sekali.” ucap Mick membalas perkataan Kyara. Membuat Kyara geram sendiri namun Mick hanya membalas geraman Kyara dengan menjulurkan lidah.
“ sudah- sudah, kalian ini setiap bertemu sudah seperti kucing dan tikus saja, nanti keponakan kalian bangun lho.” ungkap Elizabeth menengahi.
“ ngomong- ngomong, mana si Nicholas? Apakah dia tidak datang kemari?” heran Edward.
“ katanya masih perjalanan, nanti malam dia baru sampai sini.” ungkap Adam membela anak kesayangannya itu.
“ oh, kita sudah memesankan kamar untuk kalian, tapi hanya untuk dua kamar, kami tidak menyangka jika kakak Mick akan hadir.” ungkap Ika.
“ tidak apa- apa, aku akan memesan kamar sendiri.” ucap Mick ringan.
---
Setelah memesan kamar untuk Mick, semua keluarga akhirnya memutuskan kembali kekamar setelah sebelumnya berbincang- bincang sebentar.
Jam menunjukkan pukul 8 saat kyara mengendap- ngendap keluar menuju kamar Mick yang tepat bersebelahan dengannya.
Tok- tok. Suara pintu di ketuk.
“ siapa?” ucap suara dari seberang kamar.
“ Kyara?” ucap Mick terkejut.
“ um.., aku bosan dikamar.” ungkap Kyara.
“ kau mau mengajakku jalan- jalan?” ucap Mick menggoda.
“ aku mau main di kamarmu saja. Lagi pula masih ada hutang yang belum aku bayarkan.” ucap Kyara malu- malu.
Mick hanya tersenyum sebelum akhirnya menarik Kyara kekamarnya dan langsung mengunci kamarnya.
“ kau ingin membayar hutang? Atau kau yang memang ingin bermain bersama ku?” ucap Mick dengan smirk smile nya.
“ sumpah demi apapun wajahmu saat ini sungguh menyebalkan.” ungkap Kyara kesal.
“ benarkah? Tapi wajah mu saat ini sangat imut.” goda Mick.
--
“ kau berhutang banyak padaku jadi jangan harap aku akan membiarkan mu tidur malam ini.” ucap Mick mulai menyatukan miliknya.
“ aku harap begitu brother.” lenguh Kyara.
“ kenapa kau berpikir aku tidak akan bisa?” ucap Mick masih belum menggerakkan miliknya.
“ kau tidak dengar ayahku tadi bilang apa? Adikku akan tiba malam ini.” ucap Kyara.
“ I don’t care for your little brother. Aku hanya mempedulikan dirimu.” ucap Mick mulai memacu miliknya.
😁😁😁
bkn cruzy up tapi tak usahain sll up begitu selesai review
😘
selama blm up bisa baca karya author yg lain
dan tgl jejak disana ya
dukung trus author
coment kalian sungguh berharga😍😍
see you next time🤗
tp critax bgs kok GK brtele-tele 👌