NovelToon NovelToon
KONTRAK CINTA SANG MEKANIK

KONTRAK CINTA SANG MEKANIK

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: Rindu_Takdir

Arga Pratama, seorang mekanik tangguh yang hidupnya sederhana namun penuh prinsip, tak sengaja bertemu dengan Clara, wanita cantik pewaris perusahaan besar yang sedang lari dari perjodohan. Karena suatu keadaan terpaksa, mereka harus terikat perjanjian kontrak palsu. Siapa sangka, dari bau oli dan mesin, tumbuhlah benih cinta yang tak pernah disangka-sangka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rindu_Takdir, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Langkah Balas Dendam yang Elegan

Keesokan harinya, suasana di lokasi proyek terlihat sibuk dan tegang. Para pekerja tampak cemas karena pekerjaan terhenti, sementara manajer proyek berkeringat dingin memikirkan cara menyelamatkan situasi.

Namun, berbeda dengan wajah orang lain yang panik, Arga dan Clara justru datang dengan wajah tenang dan penuh percaya diri. Seolah-olah tidak ada masalah besar yang sedang menimpa mereka.

"Pak Arga, gimana ini Pak? Kita harus cari bahan baru segera kalau tidak mau telat," tanya manajer proyek dengan nada putus asa.

"Tenang saja. Bahan bangunan yang berkualitas sudah dalam perjalanan. Satu jam lagi akan sampai di sini," jawab Arga santai.

"Hah? Serius Pak? Dari supplier mana? Semua supplier kayaknya sudah diintimidasi sama Blackstone," tanya manajer itu tidak percaya.

"Kita tidak pakai supplier biasa lagi," potong Clara dengan senyum misterius. "Kita dapat pasokan langsung dari sumbernya. Harganya lebih murah, kualitasnya jauh lebih bagus, dan yang paling penting... aman."

Benar saja, tak lama kemudian deretan truk besar berdatangan satu per satu. Muatannya penuh dengan semen, batu bata, dan besi beton berkualitas tinggi. Semua barang diperiksa dan hasilnya memuaskan. Mutu terbaik!

Para pekerja bersorak lega. Pekerjaan bisa segera dilanjutkan.

Sementara itu, di markas Blackstone Group, Tuan Bara sedang menunggu laporan dengan wajah sombong.

"Gimana? Pasti mereka sudah panik kan? Bengkel mereka pasti berhenti total kan?" tanya Tuan Bara pada anak buahnya.

Anak buahnya itu justru datang dengan wajah pucat dan gemetar.

"Ma... Maaf Bos... Malah sebaliknya..."

"Maksud kau?!"

"Mereka justru makin semangat kerja, Bos! Bahkan truk-truk material yang datang itu jumlahnya banyak banget dan kualitasnya top markotop! Katanya mereka dapat pasokan langsung dari pabrik pemilik tambang!" lapor anak buah itu.

BRUKKK!!!

Tuan Bara membanting gelas kopinya hingga pecah. Wajahnya memerah padam menahan amarah.

"GILA! DARI MANA MEREKA DAPAT KONEKSI SECEPAT ITU?!" teriaknya murka. "Siapa yang bantu mereka?!"

"Kata orang-orang... mereka kerja sama dengan perusahaan milik keluarga Tuan Leonard, Bos. Dan... dan katanya mereka juga dapat dukungan dari pemerintah daerah karena proyek ini dianggap menyerap banyak tenaga kerja lokal."

Tuan Bara terdiam, tangannya mengepal kuat hingga kuku jarinya menancap ke telapak tangan.

"Oke... kalau begitu main kasar tidak mempan, kita main halus tapi mematikan," ucap Tuan Bara pelan dengan tatapan licik. "Panggilkan dia."

"Siapa Bos?"

"Spesialis yang bisa bikin perusahaan bangkrut tanpa perlu sentuh fisik. Ahli keuangan yang bisa bikin laporan mereka terlihat jorok dan berantakan. Kita serang mereka dari sisi keuangan!"

 

Siang harinya, Arga dan Clara sedang memantau pekerjaan.

"Rencananya berhasil ya Mas," kata Clara lega. "Mereka pasti kaget setengah mati."

"Belum apa-apa ini, Sayang," Arga tersenyum miring. "Orang sejenis Bara itu tidak akan menyerah cuma karena kita dapat bahan bangunan baru. Dia orang kaya dan berpengalaman. Pasti dia punya kartu As lain."

"Terus kita harus waspada apa lagi, Mas?"

"Keuangan kita. Itu target paling empuk. Kalau dia bisa bikin arus kas kita kacau atau bikin nama kita jelek di bank, itu jauh lebih berbahaya," jawab Arga bijak.

Tiba-tiba HP Arga berdering. Nomor dari kantor akuntan mereka.

"Halo... Iya... Apa?! Ada tim audit datang tiba-tiba? Dan mereka klaim dari otoritas jasa keuangan?"

Wajah Arga berubah serius. Clara yang melihatnya langsung tahu, musuh mulai bergerak lagi.

"Siap, saya segera ke sana," Arga menutup telepon.

"Ada apa Mas?"

"Seperti dugaanku, Sayang," Arga menatap Clara tajam. "Mereka mulai menyerang administrasi dan keuangan. Mereka mau cari kesalahan sekecil apa pun buat dijadikan bahan serangan."

"Dasar pengecut! Tidak berani main fair!" umpat Clara kesal.

"Biarkan mereka datang. Kita kerjaannya bersih, pembukuannya rapi. Tidak ada yang bisa mereka cari," Arga menggenggam tangan istrinya. "Ayo Sayang, kita tunjukkan pada mereka... bahwa keluarga Pratama tidak mudah dijatuhkan."

1
Susana Sari Sari
menarik Ceritanya yg penting dibuat simple Jln Ceritanya Jgn yg ber tele²
rindu_takdir: "Terima kasih banyak Bu Susana sudah membaca dan memberi like ❤️. Senang sekali ceritanya dianggap menarik dan simple. Tenang saja Bu, alurnya akan kami jaga agar tetap seru, lancar, dan tidak bertele-tele sampai tamat. Mohon dukungannya terus ya Bu 🥰🙏"
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!