~takdir itu lucu yah, kita tidak akan tau takdir kita sendiri termasuk jodoh ~
Alita gadis SMA yang memiliki sifat tomboy, pintar dan cantik membuat dirinya menjadi primadona sekolah.
hingga suatu hari statusnya berubah menjadi istri pengganti dikala ia membantu sahabat ayahnya, Ivan yang ditinggal pergi saat acara pernikahan.
Ivan, sosok pria dingin membuat dirinya menjadi penggemar banyak wanita namun nasib percintaan nya selalu gagal. hingga suatu hari dirinya akan menikah namun disaat pertengahan acara pernikahan calon istrinya meninggalkan dirinya, yang membuat Ivan dengan memberanikan diri meminta Alita yang merupakan anak sahabatnya untuk menikah dengannya.
bagaimana kehidupan pernikahan mereka? akankah Ivan dapat beradaptasi dengan sifat anak sahabatnya itu?
#perhatian#
ini kisah klasik yang bikin para pembaca tertawa, sedih dan marah jangan dibawa ke hati
happy reading🤗
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wdy_k26, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
part 22
"ta, udah selesai belom?" teriakku dengan kesal.
"bentar lagi om"
"yaelah lama banget sih"
cklek
"udah selesai. ayo kita pergi" ucap lita
aku menatap ke arah alita dengan pandangan kagum, bagaimana tidak lita jauh dari kata tomboy.
yaelah kalau tau gue gini, mendingan besok besok gue belikkan aja dia gaun cantik dan sexy. eh?
"om"
"ah iya, apa ? kenapa?"
"ckckck, ayo om. udah terlambat nih" ucap lita
yaelah bocah . dia sendiri yang buat terlambat eh malah nyuruh gue cepat cepat.
"ya udah ayo" ucapku berjalan dengan cepat.
"ta, ayo"
"iss, om. susah nih pakek high heels" omelnya.
"hah?" ucapku sambil menatap ke arah kaki lita.
lah bener, tumben banget nih bocah pakek high heels
"kamu kok pakek high heels?"
"lita gini gara gara siapa heum?" tanyanya
"gara gara siapa?"
"ckckckc, gara gara om lah. kan mau ketemu mama om" ucap lita dengan wajah kesal.
"tinggal lepas aja tuh sepatu" ucap ku santai.
"iss gak peka amat sih" ucap lita yang dapat ku dengar.
aku berjalan menuju ke arah lita dan saat sampai di depan lita aku mengangkat tubuhnya.
"kyaa... lepaskan om ihh" teriaknya.
"stt.. diam, kalau kamu bergerak tulang saya bisa patah"
"iss enak aja"
aku berjalan sambil menggendong lita ke arah mobil yang telah terpakir
"hmm, makasih om" ucap lita tanpa menatap wajahku.
yaelah istri gue ucul banget sih...
****
"malam ma" ucap om ivan sambil mencium tangan mertua ku.
"malam ma" ucapku yang hendak mencium tangan mertua ku tapi apa? tu nenek sihir lewat aja.
"ayo kita masuk" ucap mertua ku dengan gaya songongnya.
"ivan?" ucap seseorang yang gak kenal
"ma?" ucap om ivan dengan raut wajah gak suka
"oh ya mama lupa, kalau mama ngundang bella untuk makan malam"
bella? oo tante ini namanya bella
"bella kenalin ini istri saya, alita"
"alita kenalin ini bella"
"alita" ucapku dengan senyum manis.
"bella" ucapnya cuek
yahhh si taik kuda, gue bagus bagus ngenalin nama dia nya kek taik kuda
"oooo, ini istri kamu? masih muda ya?"
"makasih TANTE, memang saya masih muda" ucapku dengan menekan kata tante.
"WHAT? kamu manggil saya apa?"
"T-A-N-T-E" ejaku
"sudah sudah mendingan kita makan" ucap mama om ivan.
"mau lita ambilin om?" tanyaku saat dimeja makan.
"kamu manggil anak saya apa?"
ya rabb nenek sihir ini kenapa lagi
"om, ma" ucapku pelan
"wahh wahh, ivan.. kamu ajarin istri kamu dong kalau kamu itu bukan om nya melainkan suaminya"
"sudahlah ma, lagian ivan nyaman nyaman aja dipanggil om"
"hei lita, kamu tau suami kamu bukan om kamu, kenapa kamu manggil dia om?"
astaga nenek sihir, masalah panggilan di perdebatkan? gue udah lapar woi
"maaf ma"
"huh, daripada kamu nikah sama bocah ini mendingan kamu nikah sama Bella yang sudah menyelesaikan S2 nya"
wah wah, enak aja gue dibandingin sama tante tante kek patung sigale gale gini.
"mas kamu mau aku ambilin apa?"
ucapku dengan senyum manis.
aku dapat melihat om ivan yang terkejut melihat tingkahku.
"hmm, ikan aja" ucap om ivan .
"aku suapin ya.. aaaaa"
aku dapat melihat wajah kesal itu tante tante dan tawa kecil dari papa om ivan.
mampus deh tante tante itu.
*****
"sorry" ucap alita dengan wajah merah
"saya juga minta maaf" ucap ivan dengan wajah merah menahan malu.
*flashback*
"oh iya mas nanti kita mau punya anak berapa ya heummm?" ucap lita dengan nada manja.
seperti prediksi dia, Bella akan mendengar percakapan dia dan ivan
"10?11?"
"iss banyak amat sih mas"
"oh maap tante, aku kira tante udah pulang. ngapain disini heum? mau lihat kami mesraan ya?"
"mas, kek nya tante ini mau lihat kemesraan kita deh" ucap lita dan mendekat ke arah ivan
cup
"dasar bangsat" maki bella dengan berjalan menuju ke arah pintu sambil menghentakkan kaki.
y
"bella kamu kenapa?" tanya mama ivan yang melihat bella menghentakkan kaki.
"maaf ya tante, saya gak suka sama ivan lagi. dan tolong jangan hubungi saya lagi" ucap bella yang pergi begitu aja.
Baca nya sdh lama bangett, tapi Bru ingat blm ngasih bintang.😁😂🤭👍👍👍👍👍👍