NovelToon NovelToon
I Love You Tante..!

I Love You Tante..!

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: de'rini

Bobby seorang pelajar SMA, umur 18 tahun. Jatuh cinta dengan Nia, 32 tahun. Sahabat dari Tante nya Bobby yang bernama Farah.

Tante Nia yang cantik, cuek,dan konyol mampu membuat Bobby jatuh cinta pada pandangan pertama.

Sayangnya Bobby harus bersaing dengan lelaki bernama Roy, yang juga menyukai Tante Nia.

Bagaimana Bobby bisa menaklukkan hati Tante Nia?

Ikuti kisahnya ya. :)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon de'rini, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

20# I Love You

"Jadi, gimana cerita lu sama Pak Roy?" Tanya Farah dengan antusias.

"Gak ada sih, cuma teman saja." Ucap Nia.

"Yakin?" Tanya Farah lagi.

"Iya yakin gue." Ucap Nia, mencoba meyakinkan Farah.

Bobby yang sedang terbaring di ranjang, mencoba untuk mendengarkan percakapan antara Tantenya dan Nia.

"Kalau dia suka sama lu, terima aja Nia. Dia itu ganteng, pengusaha, masa depannya jelas dan yang paling penting orangnya baik." Farah mencoba memberikan saran kepada Nia.

"Iya sih, tetapi gue heran saja, dia kan baru kenal sama gue kan. Tapi, kok dia deketin gue gitu."

"Nah itu, gue juga heran. Lu pakai ilmu pelet apaan?" Canda Farah.

"Ilmu pelet.. Kalau gue pake ilmu pelet, Sudah dari kapan tahu, gue sudah nikah." ucap Nia sambil bersungut-sungut.

"Nah itu, si Boss langsung terpesona sama elu. Jangan-jangan jauh-jauh ke Inggris lu nuntut ilmu lagi." Ucap Farah sambil tertawa terkekeh.

"Ngawur saja lu..!" Ucap Nia.

Bobby termenung mendengar saingan nya begitu mempunyai nilai yang lebih daripada dirinya. Dibandingkan Roy, mungkin dirinya tidak ada apa-apanya. Selain ia masih remaja, dirinya juga tidak mempunyai jabatan dan tidak sesukses Roy.

Bobby memandangi Nia yang sedang asik berbincang dengan Tante nya. Ia pun mulai merasa Nia tidak akan sudi melirik atau memilih nya sebagai kekasih.

"Eh, gue pulang dulu ya. Sudah malam." Ucap Nia sambil beranjak dari sofa.

"Ya sudah, hati-hati ya. Oh iya, gue lupa mau ngomong tentang Naya. Gara-gara asik ngomongin Pak Roy." Ucap Farah sambil tertawa.

"Naya? kenapa dia?" Tanya Nia dengan mimik wajah yang serius.

"Dia tadi ke sini, rupanya dia yang menanganin kasus keponakan gue."

"Serius lu?" Tanya Nia.

"Iya. Kapan-kapan kita reunian deh." Ucap Farah dengan antusias.

"Boleh, boleh. Salam ya buat Naya kalau lu ketemu lagi sama dia." Ucap Nia sambil menyandang tas nya.

"Gue ada nih nomor ponselnya, lu mau?"

"Boleh banget." Lalu Nia mengeluarkan ponselnya, dan mencatat nomor ponsel Naya.

"Kita reunian sama Rara dan Fathur juga, pasti lebih asik." Ucap Farah.

Nia pun terdiam mendengar ucapan Farah.

"Kenapa Nia? lu belum bisa ketemu Fathur dan Rara?"

"Bukan begitu, ya ketemu tidak apa-apa sih. Ya gak apa-apa, boleh kalau reuni bersama Fathur dan Rara." Ucap Nia yang terlihat menjadi salah tingkah.

"Kalau lu gak bersedia juga gak apa-apa Nia. Gue paham kok." Ucap Farah.

Nia hanya tersenyum kecut mendengar ucapan Farah.

"Ya sudah, gue pulang dulu ya." Nia memeluk dan mencium kedua pipi Farah.

"Iya, hati-hati." Ucap Farah.

"Iya. Besok lu ke kantor kan?"

"Belum, mungkin lusa." Sahut Farah.

Nia hanya mengangguk-angguk lalu ia beranjak ke arah pintu ruangan itu.

"Tante, saya kok gak pamit dengan saya?" Ucap Bobby yang sejak tadi hanya menyimak perbincangan antara Farah dan Nia.

"Eh iya, ada orang. Gue kira tadi makhluk halus." Ucap Nia sambil tersenyum jahil.

"Segitu nya sama saya Tante." Ucap Bobby sambil menatap Nia dengan tak percaya.

"Gue pulang dulu ya, cepat sembuh." Ucap Nia sambil melambaikan tangannya kepada Bobby.

"Gitu doang?" Tanya Bobby.

"Jadi mau lu ngapain lagi?" Tanya Nia sambil mengernyitkan dahinya.

"Saya juga mau dicium dan dipeluk Tante, kayak tante Farah." Ucap Bobby, dengan mimik wajahnya yang terlihat sangat menyebalkan di mata Nia.

"Bobby..! apaan sih kamu..!" Farah merasa malu kepada Nia karena sikap keponakannya tersebut.

"Ya maaf." Ucap Bobby sambil tersenyum menatap Tante nya.

"Tuh kan, apa gue bilang. Keponakan lu mungkin otak nya agak geser setelah di pukulin massa..!" Ucap Nia.

"Saya bukan dipukuli massa Tante. Tetapi, saya di keroyok. Berbeda antara di pukulin massa dan keroyok." Ucap Bobby.

"Halah.. sama saja...!" Ucap Nia, kesal.

"Beda dong Tante, beda di harga dirinya. Kalau di keroyok itu kan lebih terhormat. Kalau di pukulin massa, memang nya saya maling jemuran?" Ucap Bobby.

"Ih, ini anak." Ucap Nia.

"Sudah daripada lu berdua berantem terus, mendingan lu pulang deh Nia. Kamu juga Bobby, tidur..!"

Nia memalingkan wajah nya lalu beranjak keluar dari ruangan Bobby. Bobby hanya tersenyum sambil meledek Tante nya.

...

Nia tertegun saat melihat mobil Roy terparkir di halaman rumah nya, saat ia baru saja turun dari taksi yang ia tumpangi.

"Roy? ngapain kesini? Gumam Nia.

Nia bergegas menuju pintu rumahnya. Samar, Nia mendengar suara Roy yang sedang berbincang-bincang dengan Bapaknya.

"Assalamualaikum." Ucap Nia saat ia berada di depan pintu rumahnya.

"Waalaikumsalam. Nah, itu Nia sudah pulang." Ucap bapaknya Nia kepada Roy.

Roy hanya tersenyum dan melambaikan tangannya kepada Nia.

"Pak Roy, Kok tidak bilang-bilang mau ke rumah saya?" Tanya Nia yang menjadi salah tingkah melihat hadirnya Roy di sana.

"Aku bingung mau ngapain, akhirnya aku main deh ke rumah kamu. Aku kira kamu sudah pulang." Ucap Roy berbasa-basi.

"Loh, bukannya tadi saya mengatakan bahwa saya akan bertemu dengan teman saya?" Ucap Nia sambil melepaskan High hells nya.

"Maaf, saya lupa." Ucap Roy yang berpura-pura lupa dengan ucapan Nia.

Nia hanya tersenyum ragu, lalu ia bergegas menghampiri Bapaknya dan mencium tangan Bapaknya.

"Maaf ya Pak, Nia pulang terlambat."

"Tidak apa-apa, Ya sudah Bapak tinggal dulu."

"Nak Roy, saya tinggal ke dalam dulu." Ucap Bapak nya Nia.

"Iya Pak, terimakasih sebelumnya." Ucap Roy.

Bapak hanya mengangguk. Lalu lelaki paruh baya itu beranjak dari duduknya dan menuju ke ruang keluarga.

"Tadi bertemu dengan siapa?" Tanya Roy. Setelah Bapak sudah meninggalkan mereka berdua di ruang tamu.

"Teman." Ucap Nia. Ia sengaja tidak menjelaskan bahwa ia bertemu dengan Farah.

"Oh, laki-laki atau perempuan?" Tanya Roy lagi.

Nia menatap Roy dengan seksama, lalu ia tersenyum dan menundukkan pandangannya.

"Kok tidak di jawab?"

"Teman perempuan." Jawab Nia yang merasa aneh dengan pertanyaan Roy yang terkesan posesif.

"Oh, tidak menemui anak SMA itu kan?"

Nia terperanjat mendengar pertanyaan Roy.

"Ti, tidak." Ucap Nia sambil menatap Roy. Ia merasa bingung dengan sikap Roy.

"Oh, bagus lah." Ucap Roy, ia merasa lega karena Nia tidak menemui Bobby.

"Orangtua mu asik ya." Ucap Roy berbasa-basi. Untuk memecahkan suasana yang terasa kikuk.

Nia hanya tersenyum menanggapi ucapan Roy.

"Nia, Apa kamu sudah mempunyai jawaban atas pertanyaanku kemarin?"

Nia tertegun mendengar pertanyaan yang dilontarkan oleh Roy.

"Kenapa tidak dijawab?" Desak Roy.

"Roy, aku..." Nia menghentikan kata-kata nya.

"Kamu kenapa?"

"Roy, kita baru saja saling mengenal. Aku minta maaf, karena belum bisa menjawab pertanyaan kamu. Aku rasa, lebih baik saat ini kita berteman dahulu." Ucap Nia.

Roy menghela napasnya, lalu ia menatap manik mata Nia.

"Ya sudah, aku tidak mau memaksakan kehendak ku. Tetapi, bolehkah aku mencintaimu?" Ucap Roy.

Nia menundukkan kepalanya dan memejamkan kedua matanya.

"Nia.."

"Ya."

"Aku ingin menikah dengan kamu. Bila suatu saat kamu sudah mencintai aku, katakan saja. Dan aku akan selalu bertanya kepada mu, apakah kamu sudah mencintai aku atau belum. Nanti disetiap hari."

Nia menatap Roy dengan seksama, lalu ia tersenyum kecil menanggapi ucapan Roy.

"Ya sudah, ku kesini hanya ingin melihat kamu dan memastikan kamu pulang dalam keadaan baik-baik saja. Kalau begitu, aku pamit pulang dulu ya. sampaikan salamku kepada Bapak dan Ibu." Ucap Roy.

Nia hanya mengangguk dan mengantar Roy sampai ke depan mobil lelaki itu.

"I love you." Ucap Roy, saat lelaki itu meninggalkan rumah Nia.

Nia hanya tertegun dan merenungi kata-kata Roy.

1
Bekasi Timur
👌👌👍👍
Jesi Marini
thor...saya baca lg cerita ni setelah d cari2 judul a.akhir a jmp jg ni novel 😊
joko wae
bagus tapi ter lalu singkat
Sesilia Juwita
suka dgn alur ceritanya tidak membosankan,best pokoknya 👌👌👌
Sesilia Juwita
top ,,,novel yg GK bikin bosan
Hikky :>
roy sama farah pasti
Vlink Bataragunadi 👑
Aduuuuh sakit perut aduuuuuh 🤣🤣🤣
Vlink Bataragunadi 👑
Ih childish bgt sih 😵
Vlink Bataragunadi 👑
Aduh gaya banget sih enyak babe manggilnya darling honey wkwkwkwk
susi 2020
🥰🤩🤩🥰
dineeeey: Hai , mampir yuk ke novelku yang berjudul
" WANITA SIMPANAN ( end ) , FIRST LOVE (end) , DI BALIK POLOSNYA ( end ) & DENDAM DI MASA LALU" dijamin seru dan bikin emosi
total 1 replies
susi 2020
🤔🤔😘
susi 2020
😂😂🤣🤣🤣🤣
susi 2020
😂😂🤣
susi 2020
🤣🤣🤣
susi 2020
😂🤣😂🤣😂🤣
susi 2020
😂😂😂🤣
susi 2020
,😘😘🥰
susi 2020
🤣🤣🤣
susi 2020
😂😂😂
susi 2020
🤣🤣🤣🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!