Zeze memasuki club terbesar di kota ini,dia menerima pesan singkat dari sahabat nya yang bernama Meggy. Sebuah foto juga yang memperlihatkan Reiki,pria yang sudah dia pacari selama beberapa tahun ini
Braaak....Ruangan Vip yang ditempati oleh Reiki dan tiga pria lainnya ,Zeze masuk tanpa perduli apa pun. Dia menatap Reiki yang sedang duduk bersama wanita seksi di pangkuan nya,Zeze sering mendengar hal mengenai Reiki yang suka bergonta-ganti wanita.
"Ze....kenapa kau bisa kemari ?" tanya Reiki yang menatap bingung pada Zeze,karena dia tau kalau Zeze ada pekerjaan malam ini di perusahaan tempat mama nya bekerja.
Zeze tidak menjawab nya, dia merasa kesal juga marah melihat apa yang dia lihat didepan nya. Reiki yang terlihat mesra dengan wanita lain,selama ini dia tidak percaya sama sekali dengan berita yang beredar hingga akhirnya Meggy melihat nya sendiri dan memberikan foto Reiki apa nya.
Bagaimana kelanjutannya,yuk....cap cus
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuliati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ep 21
🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿
Charlie sudah duduk dengan manis,membuat Harley merasa kesal. Dia sudah kesal mendapatkan telpon dari papa nya yang lagi-lagi mengundang nya untuk makan malam,bahkan menawarkan untuk menginap dirumah nya.
Tapi lagi-lagi Harley menolak nya dengan alasan dia ngak mau mengganggu papa nya yang sedang berbulan madu dengan istri baru nya ,dia juga mendengar kalau bukan hanya istri nya yang tinggal dirumah utama itu tapi anak dari istri nya itu juga tinggal disana. Membuat nya semakin malas untuk kesana,dia merasa ngak ingin melangkahkan kaki nya kerumah itu lagi.
"Kenapa kau kesini ?Membuat mood ku buruk saja " ucap Harley dengan ketus.
"Ha...ha....mood mu buruk bukan karena aku,tapi karena telpon dari papa mu" ucap Charlie dengan santai, dia tidak ingin mengatakan kalau Zeze adalah saudara tiri nya .
Charlie tertawa dalam hati,dia yakin jika Harley tau kalau sebenarnya Zeze saudara tiri nya dan tinggal dirumah utama. Bisa Charlie bayangkan kalau Harley ngak akan menolak nya ,bahkan akan tinggal lama disana demi Zeze.
"Kenapa kau tidak kembali kerumah utama keluarga mu ? apa karena kenangan mama mu ?" tanya Charlie dengan nada menggoda nya ,tapi Harley seperti tidak perduli sama sekali.
"Kau tau? Kenangan mama mu itu lah yang bisa membangkitkan semangat mu,kau beruntung karena mengingat nya sedang kan aku? kau tau sendiri kan " ucap Charlie lagi dengan pandangan kosong nya
Harley menjadi merasa bersalah,karena memang charlie tidak memiliki ingatan apa pun mengenai mama nya . Dia yang sering sekali diluar bersama dengan papa nya, sehingga sangat jarang berhubungan dengan mama nya . Makanya ngak ada kenangan istimewa dirinya dengan mama nya,berbeda dengan harley yang selalu bersama dengan kedua orang tua nya.
"Maafkan aku,tapi untuk apa kau disini hhmm?" ucap Harley yang langsung mengalihkan pembicaraan mereka .
"Aku ingin menunggu kekasih ku pulang bekerja,walaupun masih lama tapi aku ingin melihat nya dan bersama dengan nya saat makan siang nanti " jawab Charlie yang sudah menampilkan senyuman diwajah nya membuat Harley mengernyitkan dahi nya, dia merasa tidak percaya melihat Charlie tersenyum dan mengatakan kalau dirinya sudah memiliki kekasih.
"Siapa kekasih mu ?" tanya harley yang penasaran pada Charlie, karena selama dia berteman dengan charlie. Dia tidak pernah melihat Charlie begitu antusias terhadap wanita apalagi sampai ingin selalu bersama dengan wanita itu.
"Diam lah,sekarang yang kita bahas diri mu. Kenapa kau tidak mencoba tinggal dirumah utama keluarga mu ? Apalagi papa mu sudah menikah dan memiliki anak,siapa tau kau tertarik dengan anak nya papa mu itu " ucap Charlie, dia ingin memancing harley agar harley mau mencari tau siapa istri dan anak tiri dari papa nya itu
Harley dan charlie merupakan teman saat masih kuliah dulu,mereka sama-sama satu jurusan. Awalnya memang mereka tidak begitu dekat,saat Harley hendak pulang dan melihat Charlie dikeroyok waktu kuliah. Harley datang membantu nya, dari dulu memang paman dan musuh papa nya sudah mengincar keluarga Charlie sehingga banyak yang ingin menghabisi keluarga Charlie.
Sejak saat itu lah harley dan charlie menjadi sahabat,mereka sering main dan jalan bersama. Terkadang mereka menghabiskan waktu berdua dirumah harley, makanya charlie begitu mengetahui seluk beluk rumah harley.
Apalagi setelah menjadi pengusaha muda, harley sering sekali meminta pada Charlie senjata yang bagus untuk jaga-jaga. Dia juga sering berkumpul bersama dengan para ketua mafia,karena memang dia dan charlie tidak ingin menjadi bagian dari mafia. Mereka hanya berteman dengan semua nya, sehingga jika ingin meminta bantuan dari mereka maka dengan cepat mereka akan membantu
"Aku tidak berminat mengenal mereka,aku hanya ingin hidup damai sendirian dan mungkin dengan seseorang nanti nya " jawab Harley yang sudah tersenyum dan memikirkan wajah Zeze.
"Ekkhm....kau akan lama disini,sebaiknya tinggal dirumah papa mu saja. Lagi pula beliau kan ingin sekali bertemu dan makan bersama dengan mu seperti dulu " ucap Charlie yang merasa kasihan dengan pak Wiranata karena selalu ingin mengundang anaknya sendiri untuk tinggal dirumah nya, bahkan papanya harley pernah meminta tolong pada nya untuk membawa Harley kerumah nya dan menginap disana.
"Aku ngak mau,kau jangan memaksa ku " bentak Harley dengan suaranya yang tegas.
Charlie hanya bisa menghembuskan nafas nya saja dengan kasar,dia tidak bisa lagi mengatakan apa pun. Harley orang nya sangat keras kepala,sama seperti pak Wiranata jadi dia tidak bisa lagi mengatakan apa pun.
"kalau kau masih ingin disini hingga makan siang,lebih baik kau diam. Aku ingin memeriksa laporan keuangan dan karyawan disini " ucap Harley dengan penuh tekanan
"Baiklah,aku ingin pinjam ruangan pribadi mu. Aku ingin membersihkan tubuh ku dan tidur sebentar " jawab Charlie yang sudah berdiri dari duduk nya
Harley menatap dari atas hingga kebawah,penampilan charlie memang tidak acak-acakan tapi Harley mengernyitkan dahi nya cukup dalam. Mendengar ucapan charlie yang mengatakan belum membersihkan tubuh nya ,membuat tidak percaya.
Charlie terkenal sangat bersih dan selalu rapi jika keluar,saat ini pakaian nya memang terlihat agak sedikit kusut apalagi dia mengatakan belum mandi membuat Harley penasaran.
"Kau tidur dimana ?apa dirumah kekasih mu itu ? tapi kenapa ngak mandi bersama dengan nya ?" tanya harley dengan tatapan bingung
"aku tidur disana,tapi tidak mungkin mandi karena memang kamar nya hanya kos khusus wanita . Lagi pula aku belum bercinta dengan nya jadi untuk apa aku mandi bersama " jelas charlie dengan ketus karena dia tau kalau yang ada dipikiran harley hanya tubuh seksi wanita saja.
"Ha...ha....makanya Kau jangan hanya tidur berdua saja,bercinta lah. Setelah kau merasakan nya maka kau akan merasa ketagihan ,karena sangat nikmat " ucap Harley dengan gamblang sambil tertawa dengan lebar
"disini tidak ada ruangan pribadi seperti di perusahaan ku yang diluar negri,kau bisa kembali ke rumah mu atau hotel ku saja. Minta kuncinya pada staf hotel karena aku ngak pernah membawa kunci itu kemana-mana" jelas Harley
Ruangan nya adalah ruangan milik papa nya dulu,tidak ada ruangan khusus disana karena mama nya memang ngak pernah datang ke kantor sehingga papa nya enggan membuat ruangan pribadi yang ngak penting. Jika dia lelah dan ingin beristirahat ,dia bisa kembali kerumah nya dan menemui istri nya. Dia tidak pernah ingin kemana pun selain pulang
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘🌿
berarti Mark pernah menikah?