NovelToon NovelToon
Pendekar Tanpa Tanding

Pendekar Tanpa Tanding

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Fantasi Timur
Popularitas:4.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: Ar Lakalonyi

Seorang tuan muda yg berasal dari keluarga silat Yue yang di anggap tak berguna dan di sepelekan oleh setiap orang serta selalu di rendahkan tiba tiba berubah menjadi seorang yang sangat di segani yang memiliki ilmu silat yg tak tertandingi dengan menjadi sekor raja naga dan memimpin seluruh ummat di alam semesta. melawan dan membasmi seluruh penjahat di dunia.

ikuti terus bagaimana perjuangan dan perjalanan Yue lian mencapai tingkat yg paling tinggi

ini hanya lah ilustrasi biasa mohon maaf bila ada kesaamaan nama.

karya ini terinspirasi dari beberapa komik dan novel jadi mohon maaf sebesar besarnya, bila ada yang ingin berkomontar fositif ataupun negatif silahkan saja terimah kasih

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ar Lakalonyi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PENDEKAR SUCI TERMUDA # ART SEASON 2

Xian menjelaskan bahwa petir petir yang menyambar itu di sebut sebgai halilintar. Ketika tubuh manusia di sambar oleh halilintar yang turun dari langit maka seluruh meredian kecilnya akan terbuka selama tiga sampai empat detik. Hal ini akan memudahkan seseorang menemukan meredian kecil yang ada di dalam tubuhnya.

"Xian! Bukan kah ini namanya bunuh diri?." Yue Lian menatap Xian dengan pandangan tidak percaya dan agak ngeri, "halilintar alami memiliki kekuatan yang lebih hebat ketimbang yang di ciptakan pendekar mengunakan perubahan jenis, aku bisa mati!"

"Yang tuan katakan memang benar. Tetapi dengan pondasi yang tuan miliki serta pusaka pelindung yang ada pada tuan. Tuan tidak akan mati dengan sambaran halintar titik meridian yang belum terbuka akan mudah tuan buka dengan mengunakan pelatihan seperti ini."

Setelah memikirkan perkataan Xian, Yue Lian melangkah masuk dalam lokasi yang paling banyak terdapat sambaran halilintar. Xian mengatakan bahwa tikus petir tidak akan menyerangnya selama Yue Lian tidak membuat ancaman.

Yue Lian berjalan ke arah sebuah pohon. Saat ia sedang bersiap duduk bersila tiba tiba sebuah sambaran halintar mengenainya.

"Argghhh."

Seluruh tubuh Yue Lian terasasakit sejenak sebelum mati rasa. Dia bisa merasakan seluruh titik meridiannya terbuka dalam tiga detik, namun Yue Lian tidak mengingat di mana letak titik meridian yang belum terbuka sebelum tertutup kembali karena dirinya belum siap.

Sensasi sambaran halilintar itu ternyata hanya bertahan selama beberapa detik namun rambutn Yue Lian berdiri tegak dan tubuhnya bergetar hebat. Yue Lian merasakan tubuhnya di penuhi dengan energi setelah mendapatkan sambaran pertama. Ia lalu menyerap energi tersebut untuk memperkuat tulang dan sumsumnya.

Setelah beberapa saat sambaran kedua mengenainya lagi. Yue Lian merasakan titik meridiannya terbuka. Setelah titik meridiannya tertutup kembali ia sudah menginggat di mana letak beberapa titik meridiannya. Yue Lian memfokuskan diri untuk membuka titik meridian yang ia ingat letaknya, hanya dalam berapa detik saja ia berhasil membuka titik meridiannya tersebut.

Yue Lian melihat pandangan para tikus listrik kepadanya sangat tajam. Mereka bagaikan iri melihat Yue Lian yang mendapatkan sambaran dalam waktu yang hampis sama. Pandangan mereka kembali berubah fokus kepada sambar halilintar. Yue Lian melihat para tikus petir merasa kegirangan setelah mendapatkan sambaran halilintar. Yue Lien mengumpat dalam hati melihat para tikus petir itu senang karena mendapatkan sambaran halilintar sedangkan Yue Lian hampir mati karena samabaran tersebut.

Setalah Satu bulan Yue Lian berhasil membuka setengah dari titik meridian yang di milikinya. Ia merasakan tubuhnya sangat ber-energi. Yue Lian terus menerus berlatih terus menerus membuka titik meridiannya yang belum terbuka bersama dengan para tikus petir itu.

Tikus tikus petir tidak pernah menyerang Yue Lian sedikit pun. Mungkin di karenakan Yue Lian sudah berada di sana dalam waktu yang lam jadi mereka menganggapnya salah satu bagian dari mereka.

Yue Lian terus menerus mendapatkan sambaran halintar setiap hari. Selama tiga bulan lamanya Yue Lian akhirnya menyelesaikan membuka semua titik meridiannya.

Yue Lian akhirnya keluar dari Lembah halilintar setelah membuka titik meridiannya selam tiga bulan berdiam di dalamnya. Selama membuka seluruh titik merediannya Yue Lian juga berlatih dari waktu ke waktu ia bisa memancarkan ergi yang sangat hebat dengan mengandalkan tenaga dalamnya. Ini hanya bisa di miliki oleh seorang yang sudah membuka seluruh titik meridian yang ia miliki.

"Tuan. Anda berhasil melakukanya."kata Xian tiba tiba.

"Baiklah Xian akan menjelaskan cara untuk naik ke tingkat selanjutnya dari pendekar raja."

Xian menjelaskan setelah seseorang mencapai tingkat pendekar raja, Ia akan memiliki akses untuk melihat isi hati terdalamnya saat bermeditasi. Seorang pendekar raja bisa naik kedalam tigkat selanjutnya harus bisa mengalahkan iblis hati yang berdiam di dalam hati mereka, sebab itulah di sebut sebagai pendekar suci.

Hal ini banyak menyebabkan seseorang memerlukan waktu bertahun tahun untuk naik ke tingkat pendekar suci setelah berada di tingkat pendekar raja. Biasanya mereka yang tidak bisa mengalahkan iblis hatinya akan memilih untuk menyatu bersamanya, namun kekuatan seorang pendekar yang menyatuh dengan iblis hatinya akan setingkat dibawah dari pada yang mengalahkan iblis hatinya.

Yue Lian mencari tempat yang bagus dan aman untuk bermeditasi. Ia menemukan sebuah gua yang berada di dekat lembah petir, Yue Lian masuk ke dalam gua itu dan mulai berlatih.

"Tuan tenang saja, Xian akan melindungi tuan selama tuan bermeditasi."

"Baik. Aku serahkan kepadamu."

Yue Lian mulai bermeditasi ia mulai menenangkan pikirannya, lalu memusatkan perhatiannya kepad pernafasannya. Perlahan lahan semua indranya berhenti bekerja. Mulai dari pendengaran, penglihatan, dan penciumannya tdk berfungsi lagi. Ia tidak dapat mendengar, melihat atau mebuka kelopak matanya pun tidak bisa lagi, pandangannya mulai gelap.

Yue Lian kemudian tidak bisa merasakan apapun lagi bahkan tubuhnya pun tak bisa ia rasakan. Saat semua indranya tidak bekerja sebuah pintu terbuka bagi Yue Lian, Ia tidak mengingat beberapa waktu yang sudah berlalu setelah semua indranya sudah tidak bergfungsi karena ia brada di sebuah tempat yang berbeda.

Terdengar suara kicauan burung dan beberapa suara riakan yang membuat Yue Lian membuka matanya, ia melihat dirinya berada di pingir sebuah danau di tengah hutan. Yue Lian kebingunngan melihat apa yang terjadi. Saat ia masih bingung tiba tiba sebuah suara terdengar dari belakangnya.

"Kamu pasti bingun akan ini semua?"

Yue Lian mematung setelah melihat orang yang berada di hadapannya, seorang pemuda tampan yang sedang tersenyum ke arahnya. Yang membingunkannya lagi ialah pemuda itu mirip dengannya.

"Apa kah kamu iblis hatiku?" Tanya Yue Lian kepada sosok yang ada di hadapanya.

"Hahahaha. Tebakanmu benar. Aku adalah iblis hatimu."

"Kamu yang sangat lemah ini berkeinginan untuk balas dendam namun kamu tidak memiliki kekuatan. Kamu yang di anggap sampah di buang di hina oleh klanmu sendiri. Hahahahahah."

Yue Lian menutup telinganya mendengar perkataan iblis hatinya sangat membuatnya merasa tersakiti. Hanya dengan menutup telinganya ia tidak akan merasa kesakitan karena suara iblis hatinya. Karena suara iblis hati sangat menyakitkan hingga membuat Yue Lian merasa kepalanya hampir pecah.

Iblis hati mulai diam beberapa saat kemudian sebelum tersenyum lembut kepada Yue Lian. "Yang kamu pikirkan hanya ingin membalaskan dendam orang tuamu. Balas dendam akan perlakuan keluarga Yue kepadamu. Kamu ingin menghapuskan aliran hitam di dunia persilatan ini, padahal kamu tidak memiliki kemampuan untuk itu." Kata iblis hati mulai menghasut untuk menghancurkan keteguhan yang di miliki seorang pendekar.

"Aku akan membalas dendam orang tuaku, aku akan membalskan dendamku pada keluarga Yue hinaan cacian dan serta rasa sakit yang aku terima selama bertahun tahun akan aku balaskan. Aku akan menghancurkan sekte aliran hitam dan membuat dunia persilatan yang tenang tanpa adanya pertumpahan darah. Aku pasti bisa melakukannya karna itu aku akan menjadi kuat."

Mendengar penyataan yang di katakan Yue Lian membuat iblis hati tertawa.

"Hahahaha. Kamu ingin mejadi kuat. Menyatulah denganku maka akan aku berikan kamu kekuatan agar kamu bisa melakukan itu semua."

"Aku tidak akan melakukan itu.

Aku tidak akan menyatu denganmu. Aku akan melakukannya sendiri."

"Bagaimana kamu bisa melakukannya?"

"Aku bisa melakukannya dengan mengalahkanmu."

Tiba tiba tempat yang di tempati Yue Lian berubah menjadi sebuah kuburan pedang, Yue Lian bangkit dan mencabut sebuah pedang. Ia menyerang Iblis hati dengan segenap kemampuannya.

'Seni naga pedang naga langit'

Bersamaan dengan teriakan Yue Lian tiba tiba sebuah energi berbentuk seekor naga menyerang iblis hati. Serangan yang sama juga di lancarkan iblis hati.

Pertemuan dua jurus yang sama membuat getaran yang sangat kuat.

Setiap Yue Lian mengeluarkan sebuah jurus maka iblis hati juga akan mengeluarkan jurus yang sama pula.

Pertempuran yang sangat dasyat terjadi antara Yue Lian dan iblis hatinya. Bagaikan tidak memiliki kekurang iblis hatnya tidak bisa dia kalahkan dengan muda. Yue Lian merasa frustasi setelah bertarung dalam waktu yang sangat lama dengan iblis hatinya.

"Kamu tidak akan bisa mengalahkanku, lebih baik kamu memilih untuk bersatu denganku."

"Jangan harap. Jurus menembus tetesan embun."

Yue Lian menyerang dan terus menyerang tanpa henti. Sebaliknya iblis hati pun melakukan hal yang sama.

'Bagaimana mungkin? Dia tidak bisa di kalahkan. Dia tidak memiliki celah sedikit pun, setiap serangan yang aku berikan padanya akan di kembalikan dengan jurus yang sama pula. Bagaimana ini?' Pikir Yue Lian sinis.

Tiba tiba Yue Lian mengingat apa yang sudah di ajarkan oleh Xian kepadanya.

Semakin tertekan seseorang maka iblis hatinya akan semakin bertambah kuat.

Semakin tenang seseorang maka ia bisa mengalahkan iblis hatinya.

Yue Lian melompat mundur, ia menenangkan dirinya setelah Yue Lian merasa tenang ia maju menyerang iblis hati. Dengan satu tebasan Yue Lian akhirnya berhasil mengalahkan iblis hati.

"Bagaimana mungkin kamu bisa mengalahkanku?"

"Ini lah perbedaan di antara kita. Aku ingin menjadi kuat dengan kemampuanku sendiri. Seorang yang memiliki tekad yang kuat tidak akan mudah di kalahkan karena ini jalan persilatan yang telah aku pulih."

"Hahahaha. Aku mengakui kekalahanku."

Iblis hati perlahan lahan mulai menghilang saat iblis hati mulai menghilang.

"Ingat kamu harus membalaskan dendam kedua orang tuamu serta dendammu. Lakukanlah apa yang ingin kamu lakukan. Dan juga jangan lupa mencari pasangan untukmu. Jangan terus hidup sendiri."

Kata iblis hati.

Setelah perkataan iblis hati selesai ia pun menghilang.

Yue Lian pun kembali di kesadarannya. Ia mulai merasakan seluruh tubuhnya, perlahan lahan Yue Lian membuka matanya. Ia menemukan dirinya masih dalam keadaan duduk. Yue Lian merasa tubuhnya terasa agak berbeda sebelum ia bermeditasi.

"Tuan. Akhirnya anda berhasil mencapai tingkat pendekar suci."kata Xian.

"Iya, aku sudah mencapai tingkat pendekar suci."

"Xian, cairan yang berwarnah hitam yang keluar dari tubuhku ini sebenarnya apa?" Tanya Yue Lian.

"Tuan, cairan ini di sebut sebagai cairan kebatilan. Cairan ini akan keluar dari tubuh seorang pendekar setelah pendekar itu mencapai tingkat pemdekar suci."

"Oww. Xian berapa lama aku bermeditasi?"

"Tuan sudah bermeditasi selama dua bulan."

"Gawat!!! Sudah lima bulan aku berada di sini. Misi yang diberikan oleh guru aku hampir melupakannya."

"Tuan lebih baik anda membersihkan diri dulu. Baru tuan harus makan. Lalu melanjutkan pelatihan tuan. Setidaknya tuan harus membuka satu bintang sebelum mengambil rumput petir."

Yue Lian meninggalkan gua dan mencari sebuah sungai. Seteleh menemukan sungai tersebut ia mandi dan membersihkan diri dari cairan hitam yang keluar dari tubuhnya.

Setelah membersihkan diri Yue Lian berburu untuk ia santap karena setelah bermeditasi dalam jangka pnjag tubuh Yue Lian berubah hanya tinggal tulang berbalut kulit. Yue Lian berhasil menangkap dua ekor rusa dengan tanpa pikir panjang ia memanggangnya.

Dua ekor rusa yang memiliki tubuh yang besar di habiskan oleh Yue Lian seorang. Energi pulih kembali. Setelah makan Yue Lian mulai berlatih jurus jurus yang ada di dalam kitab yang ia ambil dari lantai ketiga pavilium surgawi.

Setelah dua minggu berlatih Yue Lian berhasil menguasai seluruh jurus yang ada dalam kedua kitab itu. Serta ia telah berhasil mencapai tingkat pendekar suci bintang enam hanya dalam dua minggu saja.

"Tuan, sudah saatnya tuan mengambil rumput petir dan meninggalkan lembah petir."

"Iya. Ayo kita pergi mengambil rumput petir dari singa petir."

Yue Lian pergi ke daerah yang terdapat singa petir karena rumput petir di jaga oleh siluman singa petir itu. Tidak perlu waktu yang lama. Yue Lian berhasil menemukan rumput petir, namun di dekat rumput petir tersebut seekor singa petir sedang tertidur.

"Tuan harus mengambilnya tanpa membangunkan singa petir itu."

Kata Xian.

Yue Lian berjan mendekat ke arah rumput petir dengan cara mengendap endap. Hanya dalam sekejap Yue Lian berhasil mengambil rumput petir tanpa membangunkan singa petir itu.

Setelah mendapatkan rumput petir Yue Lian meninggalkan lembah petir kembali ke sekte awan yang sudah ia tinggalkan selama lima bulan.

****

Di soreh hari terlihat seorang gadis yang sedang terburu buru, di belakang gadis itu terdapat lima orang pemuda.

"Bagaimana ini? Anggota sekte tengkorak masih mengikuti kita di belakang."

"Lebih baik kita terus lari saja. Saat kita sampai di wilayah kekuasaan sekte awan kita akan aman." Kata gadis itu.

"Tapi, kakak seperguruan Lin. Mereka itu pendekar tingkat tinggi. Mereka bisa mengejar kita tanpa kesulitan."

"Hahahaha!!! Kalian mau lari kemana lagi. Cepat serahkan kitab pusaka yang ada pada gadis itu. Jika kalian menyerahkannya secara baik baik. Maka kami tidak akan mencelakai kalian semua."

"Gawat!!! Senior Yan Yu Lin kita sudah di susul oleh mereka."

Tiba tiba sebuah serangan dari depan mengenai seorang salah satu dari kelompok yang di pimpin oleh gadis yang bernama Yan Yu Lin.

"Sialan, kalian harus hati hati dari serangan senjata rahasia dari depan." Kata Yan Yu Lin.

"Arggghh.." tiba tiba terdengar suara dari belakang Yan Yu Lin. Ketiga orang yang berada di belakang Yu Lin terkapar bersimbah darah karna menerima serangan dari belakang mereka.

"Sialan." Kata Yan Yu Lin geram.

Yan Yu Lin terus berlari namun baru beberapa langkah tiba tiba terlihat lima orang menghadangnya dari depan.

"Hahahaha. Kau tidak bisa lari lagi. Sekarang kamu terkepung." Kata Hao Lin.

Hao Lin adalah salah satu dari tetua sekte tengkorak. Ia berada pada tingkat pendekar suci bintang dua perbedaan kekuatan dengan Yan Yu Lin yang berada pada tingkat pendekar bergelar.

Karna sudah tidak memiliki harapan lagi. Yan Yu Lin memilih untuk bertarung sambil mencari celah untuk kabur. Yu Lin menyerang seorang anggota sekte tengkorak yang berada pada tingkat yang sama dengannya.

'Tebasan halilintar'

Bersamaan dengan Yu Lin mengeluarkan jurus tersebut sebuah energi berbentuk halilintar keluar dari pedangnya.

Energi tersebut menerjang ke anggota sekte tengkorak itu namun sebelum energi itu menerpa tubuhnya ia sempat menghindar.

Pertarungan antara Yu Lin dengan anggota sekte tengkorak berlangsung sengit. Awalnya Yan Yu Lin berimbang dengan anggota sekte tengkorak itu, namun setelah bertukaran jurus beberapa lama ia mulai kewalahan karena kondisi tubuhnya kurang baik karena terus berlari menghindari kejaran anggota sekte tengkorak.

"Gadis manis, lebih baik kamu menyerah saja. Karena aku tidak ingin melukai wajah manis mu itu." Kata anggota sekte tengklrak tersebut.

Yu Lin mulai merasakan kesakitan karena tenaga dalamnya sudah terkuras habis. Luka luka yang ia dapatkan dari pertarungan mulai mengalirkan darah karena tidak ada lagi tenaga dalam yang menahan pendarahan dari luka lukanya itu.

Jangan harap!!! Aku lebih memilih mati dari pada menyerah kepada kalian." Kata Yu Lin.

"Kalau itu ke inginanmu. Akan aku kabulkan, kamu sudah tidak di butuhkan lagi!! Awalnya aku ingin menikmati tubuhmu tapi kamu menolak untuk menyerah. Tenang saja aku tidak akan membuat kematianmu sangat menderita."

'Tebasan tengkorak iblis' setelah mengeluarkan jurus tersebut sebuah energi terlihat menuju ke arah Yu Lin. Yu Lin melihat energi yang sangat kuat menuju ke arahnya. Ia mulai menutup matanya menunggu serangan dari anggota sekte tengkorak menghantam tubuhnya. Namun apa yang ia tunggu tidak kunjung tiba, Yu Lin membuka matanya perlahan lahan dan ia melihat seorang pemuda berdiri di hapannya.

1
Akim Setiadi
ini yg bikin kesel buat apa mc nya kuat buat lindungi orang2 kl nunggu hacur dulu baru nongol apa yg mau d lindungi kl udh bodar semua
dede eti wahyuni
harta rampasan udah diambil author jadi ga usah ribut nanti juga di kasih kompensasi sama author
Prayudi
kapan lagi lanjutannya.
Chrysnha Leopard
kebanyakan cerita di noveltum selalai putus di tengah jalan.
Chrysnha Leopard
AQ paling benci kalau ada MC yang menyembunyikan identitasnya, kayak punya banyak kepribadian jadinya
Prayudi
kapan lagi lanjutannya cerita ini.
Prayudi
mana ni lanjutannya?.
Predi Siswanto
kata saya tidak tepat
Sis Nurhayati
mantap👍👍👍
Arjuna Singit
masa GK ada harta rampasan nyaa🤔🤔🤔
Wahab Wasahhulu
cerita selalu nanggung bete gua cerita nga selesai selalu putus d tengah jalan
Iwan Bae
ceritanya menarik sayang gak ada kelanjutannya 👍
adi ambara
cerita paling bodoh..novel paling sampah..
adi ambara
bodoh punya mc..dah banyak yg mati baru nk turun tangan..lembab dan bodoh
adi ambara
kenapa naga emas tak salurkan kekuatan pada mc..sedangkan naga putih..biru dan merah salur kan kekuatan walaupun sedikit..
adi ambara
mc yg bodoh...
Lintang Putri
kok MC nya g bs terbang
Jade Meamoure
paviliun Thor bukan pavilium 😂😂
Siapa Ning Er
Hajar sampai babak belur
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!