NovelToon NovelToon
My Little Wife

My Little Wife

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:34.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: wdy_k26

~takdir itu lucu yah, kita tidak akan tau takdir kita sendiri termasuk jodoh ~

Alita gadis SMA yang memiliki sifat tomboy, pintar dan cantik membuat dirinya menjadi primadona sekolah.

hingga suatu hari statusnya berubah menjadi istri pengganti dikala ia membantu sahabat ayahnya, Ivan yang ditinggal pergi saat acara pernikahan.

Ivan, sosok pria dingin membuat dirinya menjadi penggemar banyak wanita namun nasib percintaan nya selalu gagal. hingga suatu hari dirinya akan menikah namun disaat pertengahan acara pernikahan calon istrinya meninggalkan dirinya, yang membuat Ivan dengan memberanikan diri meminta Alita yang merupakan anak sahabatnya untuk menikah dengannya.

bagaimana kehidupan pernikahan mereka? akankah Ivan dapat beradaptasi dengan sifat anak sahabatnya itu?

#perhatian#

ini kisah klasik yang bikin para pembaca tertawa, sedih dan marah jangan dibawa ke hati

happy reading🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wdy_k26, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

part 3 (REVISI)

Hari Pernikahan

hari ini adalah hari pernikahan Ivan dan saat ini, Alita tengah memakai gaun yang iya rasa sangat menyiksa dirinya itu.. Sebenarnya ia menolak memakai gaun ini dan berharap mamanya itu memperbolehkan nya menggunakan celana panjang saja tetapi dengan pelototan mamanya itu mau tidak mau iya harus memakai gaun ini.

"gini kan cantik anak mama" ucap Anjani yang melihat putrinya sedang di depan cermin

"aduh ma, alita ganti baju ya" ucap Alita dengan memelas

"ckckckc, kamu ini perempuan sayang. kamu bukan laki laki" ucap Anjani yang menasehati putrinya itu.

"yang bilang alita laki laki siapa ma? Alita gak suka gaun ini, Alita gak bisa bebas kayak biasanya" ucap Alita dengan wajah dibuat  sememelas

"No..no..no..Pokoknya mama mau kamu harus pakai gaun ini.. sudahlah tahan saja nanti saat pulang baru kamu boleh pakai celana panjangmu itu" ucap Anjani membuat Alita menghela nafas kesal.

"Iya deh iya... Ya udh ayo pergi ma"

"tunggu, papa kamu lagi pakaian"

Alita mendecak kesal, sudah ia dipaksa pakai gaun eh sekarang dirinya disuruh menunggu papanya itu..  ia mengambil ponselnya dari tasnya dan membuka aplikasi game yang ada di ponselnya itu.

"ayo kita pergi" ucap Ryan yang tiba tiba turun dari tangga

"ya udah ayo pa, lama banget sih papa pakaiannya udah gak sabar ini Alita mau makan banyak disana" ucap Alita yang menghayal bermacam macam makanan namun Anjani memelototkan matanya membuat Alita tersenyum cengengesan.

"hehehe bercanda ma" ucap Alita sambil memberikan salam piss nya.

****

Alita menatap kagum pesta pernikahan yang begitu mewah ini, banyak para tamu undangan yang sudah datang memenuhi pesta ini. Akan tetapi  matanya itu dengan cepat langsung berhenti ke bagian stand makanan yang sudah tersedia banyak makanan dan kue kue.

"Kena kau" gumamnya dalam hati.

Alita berjalan dengan sendiri nya ke arah meja yang berisi banyak makanan, ia tidak perduli dengan kedua orang tuanya yang sedang asyik bersalaman dan berbincang dengan kedua orang tua om Ivan.

"Aku mau ini, terus ini, terus mana lagi ya?" Gumamnya dengan heran sambil memilih milih kue yang ingin ia makan.

"Alita" ucap Anjani yang memukul pundak putrinya itu.

"ya Allah mama ini mengejutkan alita saja" ucap Alita dengan kesal.

"kamu ini yah bukannya salaman malah makan ckckckck..ayo ikut mama salaman sama kakek dan nenek" ucap Anjani yang membuat Alita menghela nafasnya dan terpaksa meletakkan piringnya ke atas meja.

Oh iya, kakek dan nenek adalah mamanya om Ivan, Alita memanggil kedua orang tua Ivan seperti itu sejak dirinya kecil jadi ia sangat tau siapa kakek dan nenek yang dibilang mamanya ini.

"Kue aku tinggal dulu ya" ucap Alita dengan suara sedih membuat Anjani memutar bola matanya dengan kesal

"Ayo Alita" ajak Anjani

Alita berjalan mengikuti mamanya dari belakang, sesungguhnya ia malas untuk bersalaman, becipika-cipiki tetapi ia harus melakukan itu agar tidak di jewer mamanya.

"Senyum" ucap Anjani yang menoleh kebelakang membuat Alita menampilkan senyum paksanya.

"Ini siapa?"  Tanya ibu Ivan dengan heran

"Alita nek" ucap Alita dengan sopan membuat ibu Ivan menatap terkejut.

"Wah.. kamu tambah cantik ... Astaga ternyata anak kalian tambah cantik aja yah... Udah besar lagi" ucap ibu Ivan

"makasih nek" ucap Alita dengan sopan.

"kamu tau dulu kamu sering nenek gendong waktu kecil dan gak terasa kamu sudah besar sekarang" ucap ibu Ivan yang menceritakannya kepada Alita, sedangkan Alita.. dirinya hanya tersenyum tipis saja.

"iya ma dia udah besar tapi sifat nya masih seperti anak kecil" ucap Ivan membuat Alita mendelik kesal. Bisa bisanya omnya ini menjelekkan dirinya di depan semua orang.

"Oh iya nek alita permisi ya. alita mau ngambil kue" ucap Alita tanpa malu malu.. sedangkan Anjani rasanya ia ingin menjewer anaknya itu.. yang tanpa malu malu mengatakan itu.

"ya sudah, kamu ambil sepuasnya kue yang kamu mau" ucap ibu Ivan membuat Alita langsung bergegas kembali ke meja dimana ia mengambil kue tadi.

^

Alita benar benar menikmati makanan yang ada di meja... Ia merasa ini hal yang tidak harus ia sia siakan sepanjang hidup... Kalau seandainya ini kue bisa dibawanya pulang sudah ia bungkus kue ini untuk dimakannya di kamar nanti.

"Apa lagi ya?" Gumamnya yang masih bingung ingin memakan eskrim atau tidak.

"alita ayo kita pulang" ucapan Ryan yang langsung menarik tangan Alita membuat Alita terkejut heran.

"gue mohon yan. Lo harus tolong gue" ucap Ivan yang menarik tangan Ryan.

Alita menatap heran semuanya, ada apa ini? Om Ivan memohon minta tolong? Tapi kenapa papa hanya menatapnya dengan datar.

Semua pertanyaan itu terkumpul jelas di kepala cantiknya ini.

"maaf van, gue memang sahabat lo. gue bisa bantuin lo tapi kali ini gue gk bisa. gue gak bisa menikahkan elo dengan anak gue" ucap Ryan yang membuat Alita membulatkan matanya terkejut.

"Aku? Menikah? Oh astaga yang benar saja... Aku saja bahkan masih bersekolah ada apa ini? Memangnya dimana calon istri om Ivan?" Gumamnya dalam hati

"aku janji akan membahagiakan alita yan" ucap Ivan dengan sungguh sungguh dan keringat yang menetes di wajahnya.

"maaf van" ucap Ryan yang langsung menarik tangan Alita diikuti Anjani.

"pa" ucap Alita membuat Ryan menatap datar anaknya yang dipenuhi dengan emosi akibat permintaan sahabatnya itu.

"alita mau nikah sama om ivan" sambung Alita saat melihat Ivan yang sedang menunduk sedih.

Ryan menghentikan langkahnya, ia menatap tajam putri nya ini sedangkan Anjani ia menatap terkejut putri kesayangannya ini. "alita kamu tau kan umur kamu sama ivan berbeda jauh " ucap Ryan dengan dingin

"alita mencintai om ivan pa" ucap Alita tanpa sadar. Ntah darimana keberanian yang ia ucapkan ini datangnya.. sejujurnya ia tidak ingin mengatakan ini tetapi ia benar benar kasihan dengan om nya itu

"cinta? tau apa kamu tentang cinta alita?" Ejek Ryan yang tidak habis pikir dengan putrinya ini.

"pa, alita tidak pernah meminta apa apa dari papa bukan? Tapi hari ini Alita mohon tolong papa kabulkan keinginan Alita. Alita ingin menikah dengan om Ivan" ucap Alita yang hendak bersujud di kaki Ryan.

Ryan menghela nafasnya.. ia benar benar tidak ingin putri nya menikah secepat ini... Karena ia tau menikah bukanlah permainan atau seindah yang mereka bayangkan.

"Baiklah kalau itu pilihan kamu... Jangan menyesal suatu hari nanti nak" ucap Ryan dengan pasrah.

Alita berjalan ke arah Ivan diikuti dengan Ryan dan Anjani, dapat ia lihat sahabatnya itu yang sedang acak acakan.

"Om gak papa?" Tanya Alita yang memegang tangan Ivan membuat Ivan mendongakkan kepalanya ke arah Alita.

"lo boleh nikahin alita tapi lo jangan pernah nyakitin anak gue" ucap Ryan dengan dingin kepada sahabatnya itu

"thanks yan, gue sangat berterima kasih pada lo" ucap Ivan dengan bahagia.

****

Ivan menarik tangan Alita ke sebuah ruangan untuk persiapan.. sejujurnya ia benar benar gugup untuk saat ini, padahal disaat dirinya berbicara dengan papanya itu ia tidak segugup ini.

"Kamu disini  biar mereka yang rias kamu" ucap Ivan dengan lembut yang dibalas anggukan mengerti Alita

Alita diberikan sebuah kebaya modern yang begitu cantik, bahkan dirinya saja sempat terpukau akan kecantikan kebaya itu. Dengan segera, Alita memakai kebaya itu... sejujurnya ia tidak menyukai kebaya ini karena yang paling ia benci adalah rasanya yang tidak nyaman namun mau bagaiman lagi dirinya ingin membantu om nya itu.. setelah selesai memakai kebaya itu, dirinya langsung dipolesin make up yang begitu natural membuat dirinya tampak sangat cantik dan dewasa.

"wah anda terlihat cantik sekali nona"

"Terimakasih" ucap Alita dengan senyum merekah di wajahnya.

Anjani memasuki ruang rias itu, dia menatap takjub putrinya sekaligus merasa sedih karena putrinya ini akan menikah disaat usia muda seperti ini.

"Kamu sudah ditunggu semuanya sayang" ucap Anjani yang dibalas anggukan Alita.

Alita berjalan menuju tangga, ia benar benar gugup.. rasanya kakinya saat ini begitu lemas akibat ditatap seperti itu sama semua orang..

"Pelan pelan sayang" ucap Anjani yang menuntun anaknya itu.

Alita berjalan dengan pelan, ia bisa melihat banyaknya semua orang yang berkumpul disana tidak terkecuali oma Keyla dan opa Andri yang menatap dirinya dengan heran.

"aku pasti bisa"  gumam Alita yang meyakinkan dirinya sendiri.

Alita di duduk kan di samping Ivan yang sedang menjabat tangan penghulu di depan semua orang.

"Saya nikahkan engkau Mahendra Ivan Angkasa bin Angga Angkasa dengan ananda Alita Zahra Wijaya binti Ryan Putra Wijaya....."

"saya terima nikahnya Alita Zahra Wijaya....."

setelah ijab qobul selesai menyematkan cincin di tangan Alita dan Alita pun mencium tangan Ivan yang sekarang telah menjadi suaminya ini.

Ivan dan Alita menghampiri kedua orang tua mereka dan menyalami orang tua mereka meskipun Ryan masih menatap dingin sahabatnya ini.

"kamu hutang penjelasan pada papa ivan" ucap ayah Ivan dengan heran sedangkan ibu Ivan menatap dingin menantunya saat ini.

setelah selesai melaksanakan ijab qobul semua keluarga berkumpul di ruang keluarga karena pernikahan yang mendadak seperti ini jadi nya Ivan memutuskan untuk mengakhiri acaranya tanpa adanya pesta pesta pernikahan.

"ivan jelaskan apa yang terjadi"

"maaf pa, ini kesalahan ivan. tadi ivan mendapatkan kabar bahwa anita memutuskan pernikahan ini karena alasan ia ingin melakukan pemotretan di london" ucap Ivan yang menatap sendu papanya sedangkan Alita ia mengelus punggung suaminya itu layaknya memberikan semangat untuk suaminya.

"dan kamu? menyuruh alita menjadi istri kamu? oh astaga ivan" ucap ibu Ivan dengan tidak suka. Ivan hanya diam, ia menatap ke arah Ryan yang menatap dirinya dengan tajam bagaikan musuh yang ingin mencincang cincang habis dirinya.

"kamu bisa menikah dengan orang lain ivan. tidak usah menikah dengan anak kecil ini" ucap ibu Ivan sambil menunjuk Alita membuat Alita menunduk sedih.

"maaf nyonya angkasa, saya juga tidak mau anak saya menikah dengan anak anda" ucap Ryan dengan dingin dan menusuk tajam.

"kalau begitu bawa saja anak kamu pulang... Lagian dia masih kecil tidak pantas menikah dengan Ivan" ucap ibu Ivan dengan tajam membuat semua orang terkejut mendengarkannya.

Alita benar benar tidak mengerti dengan semuanya, sebelum ia menikah dirinya sangat disanjung sanjung tetapi sekarang? Malah dirinya diusir.

"tidak ma, alita sekarang istriku"

"tapi ivan, mama tidak sudi kamu menikah dengan dia. kamu tau mama menginginkan cucu secepatnya dan dia masih sekolah ivan"

"maaf nyonya angkasa, anda bukannya berterima kasih atas pertolongan kami malah tidak tau terima kasih. anda ingat bahwa saya juga sebenarnya tidak setuju cucu saya menikah dengan anak anda tapi saya ikhlas menerima nya. tapi saat anda begitu mengusir cucu saya dan mengatakan tidak sudi saya benar benar marah dan muak melihat anda. baik kalau itu mau anda kami akan pergi dan membawa alita" ucap oma Key yang begitu dingin.

"alita ayo kita pergi dari orang orang yang tidak tau terima kasih ini" ucap oma key yang langsung menarik tangan Alita diikuti oleh Ryan, Anjani dan opa Andri.

"Alita" teriak Ivan yang menatap kepergian istrinya itu.

*

*

*

vote, like dan komen

1
Qaisaa Nazarudin
Ingatkan semarang Evan yg memohon2 ke Ryan, Tapi setelah menikah dia yg bikin ulah, ckk gak tau tetimakasih banget setelah di tolongin..🤦🤦🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Aku heran sekarang aja ibu nya Evan baik sama Lita, Tapi saat tlah menikah malah di jadiin musuh,heran aku..
Silla
Hans jahanum bener dah sama sahabat
Anie Jung
Aku suka banget cerita Om Om sama bocah remaja 😁🤣 Ngulang baca👍
Anie Jung
👍👍👍👍👍👍👍👍
Baca nya sdh lama bangett, tapi Bru ingat blm ngasih bintang.😁😂🤭👍👍👍👍👍👍
Sumi Yati
lanjut deh gue bacanya
Sumayah Nur Hasanah
ya allah thor sampai sakit perut aku ketawa terus 😂😂😂
Qaisaa Nazarudin
Jarusnya kamu rakam aja,Terus kamu tinggalkan rumah itu,kalo Ivan mau nya sama kamu kamu kasih dia syarat sampai dia bisa move on dr mantan,baru kamu balik lg ke dia,, kamu mah terlalu lemah dan gak tegas deh Ta,, Cinta mah Cinta,,tapi vuman buat pelarian aja ngapain juga di pertahankan,Ogeb banget sih,kamu tuh masih muda,kehidupan kamu masih panjang Ta,, kok aku yg emosi..🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️😡😡
Qaisaa Nazarudin
Masih gak mive on aja,Kok aku kesel iya,,Tapi Alita nya kok biasa2 aja sih kayak gak terjadi apa2..Bego..🙄🤦🏻‍♀️
Qaisaa Nazarudin
Kamu udah di tinggalin ke newyork Alita..Ivan juga kok suka banget iya kemana2 gak ngasih kabar dulu ke istri..ckck..
Qaisaa Nazarudin
Punya lakik gini amat,Tuh udah keduluan ma bocah,aelaah..
Qaisaa Nazarudin
Alex itu pengen jalan sama kamu Ta bukan sama Iren..
Qaisaa Nazarudin
Iten kih ngapain sih,ngebet banget nyodohin orang,heran aku,Dia yg kahum tapi malah maksa2 org kek gitu..
Qaisaa Nazarudin
Gak mau ya udah udah,yg nikah dan ngejalaninnya tuh Iva,bukannya kamu🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Dih mamanya nih yg jadi nek lampirnya dlm cerita ini iya,Bukannya pelakor..Ivan juga kalo lambat atau gak bisa jemput Alita kenapa gak di telpon Alitanya,kasihan koh Alita nunggunya kelamaan..🙄🙄🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Qaisaa Nazarudin
Menarik,,Tapi sayang udah jadi milik orang juga 🤭🤭😅
Qaisaa Nazarudin
Alex cuman mancing2 loe doang Ta,loe mah cepat banget kepancing..ckck..
Qaisaa Nazarudin
Jangan takabur van,kedepan nya gal afa siapa yg tau,Kalo mantan loe balik lg ngerayu loe gimana…
Qaisaa Nazarudin
Wah cari mati loe Hans🤣🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Iren suka Alex,Tapi Alex suka Alita,percaya deh..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!