NovelToon NovelToon
Black Pearl

Black Pearl

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Duda / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Mayu Assanna

Masih tahap revisi PUEBI 🙏

Andy Frederica, seorang mahasiswi magang di sebuah perusahaan multinasional. Suatu hari, ia harus berurusan dengan seorang presdir dingin yang sudah memiliki seorang istri.

Takdir mempertemukan mereka terus-menerus dan membuat Andy masuk lebih jauh ke kehidupan pribadi sang presdir. Mampukah ia bertahan dari jeratan cinta yang kapan saja bisa mengambil alih pikiran logisnya? Lantas, bagaimana dengan istri sang presdir?

"Ini bukan sembarang cincin. Bukan cincin pertunangan ataupun pernikahan. Cincin ini adalah simbol kalau aku adalah pembantunya. Dia adalah majikanku. Jangan pernah jatuh cinta pada majikanmu!"

"Apa!"

"Narsis sekali dia bicara begitu. Memang ini bukan cincin pertunangan. Apalagi cincin pernikahan. Ikatan cincin ini lebih sakral karena ini adalah cincin perbudakan!"

[ Andy Frederica ]

Genre : Adult Romance, friendship, family
Setting : Jakarta, Indonesia
Alur : Maju
Status. : Tamat 124 Episode
Cover : Pinterest

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mayu Assanna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20 : Jaga Jarak 10 Meter

"Masuklah!"

Ajakan Tuan Asland menyadarkanku dari lamunan.

"Eh ... Ya, Tuan," sahutku pelan.

Tuan Asland melihat koperku yang berukuran tidak terlalu besar sebelum ia menggeser posisinya berdiri untuk memberiku ruang berjalan yang lapang. Lantas kuseret koper itu memasuki hunian baru yang sekarang akan kutinggali.

Begitu langkah pertama kupijakan kaki di lantai parket apartemennya, hidungku langsung mencium wangi bunga lavender memenuhi ruangan.

'Hhmm ... Harum sekali! Rumahnya orang kaya.' Kusunggingkan seutas senyum konyol, menertawai diriku sendiri.

Sebelumnya aku sudah pernah datang ke apartemen ini. Ya, ketika itu aku mau meminjam uang pada Tuan Asland. Saat itu juga aku tidak sempat memperhatikan isi apartemennya. Ternyata apartemen ini besar dengan banyak ruang di dalamnya.

Tuan Asland memanduku seraya menjelaskan bagian masing-masing dari ruangan tersebut. Desain interiornya bergaya kontemporer. Kertas dinding yang serasi dengan cat terpasang pada beberapa bagian dinding.

Usai berjalan masuk melewati pintu utama, aku pun mendapati ruang tamu dengan ukuran yang cukup besar. Perabotannya modern ditata dengan sangat apik. Ada dua kamar tidur di dalam apartemen ini dan sialnya letaknya saling bersebelahan.

Tuan Asland bilang kamar tidur sebelah kanan adalah miliknya. Otomatis kamar yang di sebelah kiri akan menjadi punyaku. Dia juga bilang hanya sesekali datang dan tidur di situ karena apartemen ini bukanlah rumah utamanya.

'Hah! Aku jadi lega karena kami akan tidur di kamar yang terpisah.'

Ruang kerja Tuan Asland diisi rak buku tinggi yang tertanam di tembok. Ketinggiannya bahkan menutupi satu bagian dinding. Berlanjut ke ruang makan yang ukurannya tidak lebih besar dari ruang tamu. Namun, tetap modern dan asri.

Setelah melewati ruang makan. Kami langsung mendapati dapur dan gudang. Semua peralatan canggih untuk memasak ada di dapur itu. Bumbu-bumbu dapur, buah dan makanan sudah tersusun dengan rapi.

"Aku jarang memakai dapur ini. Tapi aku sudah membeli semua keperluan kalau kamu ingin memasak," jelas Tuan Asland padaku

"Siap Tuan!" Aku tersenyum lebar sambil meletakan tangan dikening seperti saat upacara bendera.

Apa apresiasi yang kudapat atas leluconku untuk mencandainya? Respon Tuan Asland hanya datar-datar saja. Kurasa dia tidak punya selera humor.

Tuan Asland menggiringku ke sebuah ruangan dengan sebagian dinding yang berbentuk melengkung seperti setengah lingkaran. Dinding itu terbuat dari kaca yang tebal. Tinggi dari atas langit-langit hingga ke lantai. Tertutup tirai putih tipis yang memperlihatkan pemandangan yang ada di luarnya.

Di tengah ruangan itu diletakan sebuah piano warna hitam. Tidak ada perabotan ataupun hiasan gantung yang menempel. Hanya ada piano dan sebuah lampu hias besar yang menggantung anggun di langit-langitnya. Ruangan itu adalah ruangan paling romantis di apartemen ini.

Ruangan selanjutnya, ehem! Aku tersenyum geli. Ya, itu mengingatkanku pada kejadian beberapa waktu yang lalu. Saat aku hendak meminjam uang pada Tuan Asland. Aku berencana melompat dari balkon. Mencoba meyakinkannya kalau aku mau bunuh diri bila dia tidak meminjamiku uang.

Hahahaha! Lucu sekali!

Ruangan itu lebih tepatnya adalah ruangan untuk bersantai. Sebuah sofa panjang malas berwarna abu diletakan menghadap balkon. Dari sana kita bisa menikmati angin segar yang masuk melaui balkon yang terbuka lebar. Hangatnya sinar matahari ataupun memandangi bintang di malam hari. Paket lengkaplah, deh!

"Apartemen ini besar sekali, Tuan!" Aku berdecak kagum.

"Tentu saja!" sahut Tuan Asland menyombongkan diri. "Gedung apartemen ini milikku. Jadi aku bisa merancang sendiri apartemen khusus untukku."

Glek! Terkesiap aku mendengarnya.

"Jadi gedung ini punya Tuan?"

"Ya, ini juga masuk ke salah satu bagian perusahaan G.F Company," terang pria bermata biru itu lagi.

Gedung Blue Tower Building sendiri sebenarnya memiliki 70 lantai dan apartemen Tuan Asland berada di lantai 55. Sisa lantai lainnya ada yang memang terpakai untuk bisnis penyewaan apartemen, kantor, mall ataupun restoran.

'Kalau semua itu milik Tuan Asland?'

"Wah!" Mataku berbinar terang.

"Kenapa?" Tuan Asland mengernyit heran.

"Tuan kaya sekali!"

Aku menggenggam kedua tanganku di depan dada sembari memasang wajah kagum.

"Hhmm...." Tuan Asland berdeham. Satu sudut bibirnya terangkat sinis menunjukan sedikit kesombongan. "Tugasmu mulai besok harus membersihkan semua ruangan ini sebelum berangkat ke kantor."

"Se-semua, Tuan?" Ekspresiku terkejut.

"Ya, aku tidak suka ada debu yang menempel. Kalau ada lalat yang masuk kamu harus segera mengusirnya. Aku juga kurang suka serangga. Semua perabotan harus dilap setiap hari. Tidak boleh ada yang kotor. Jangan ada yang bertukar posisi. Semua posisi ini sudah mutlak."

Glek!

Kutelan saliva dalam-dalam.

'Bangun jam berapa aku mulai besok? Sudah mirip kerja rodi!' gumamku sedih

"Baik Tuan."

"Aku membayarmu lebih untuk mengurus apartemen ini. Uang itu bisa membantumu untuk membayar semua utangmu. Jadi aku tidak perlu menunggumu lama untuk melunasinya. Sudah paham?"

"Sudah Tuan."

"Ada lagi yang mau kamu tanyakan?"

"Tidak Tuan."

"Ya sudah, pergilah ke kamarmu sekarang."

"Baik Tuan."

Kuseret lagi koperku menuju ruang tidur yang ada di sebelah kamar Tuan Asland.

**

Sesaat setelahnya.

Kamarku? Ya sekarang ini jadi kamarku. Ruangan di sebelah kiri kamar tidur Tuan Asland. Ruangan ini bernuansa lebih lembut. Cat dindingnya berwarna blush diisi dengan perabotan warna abu dan hitam.

Mungkin karena Tuan Asland tidak pernah terpikir sebelumnya kalau akan ada seorang gadis yang akan meninggali kamar ini. Makanya konsep kamar ini tidak dibuat feminin.

Kulihat tempat tidurnya. Tempat tidur yang luas untuk ukuran satu orang. Warna spreinya coklat beige, memberikan kesan hangat. Sekonyong-konyong kusapukan telapak tanganku membelai permukaannya. Oh, sangat halus. Tubuhku tak sabar untuk segera mendarat di tempat yang empuk nan nyaman itu. Aku pun mengistirahatkan diri sejenak.

Selang sepuluh menit, kubuka koper yang kubawa lalu membongkar dan bereskan isinya. Kuletakkan baju ke lemari pakaian. Menyusun beberapa buku yang kubawa di atas nakas. Tak ketinggalan sebuah boneka kelinci kecil milikku, juga kuletakan di sana.

Dan bungkusan itu! Bungkusan keramat itu! Kantong plastik hitam yang dijejalkan Yolanda ke dalam koperku. Kantong plastik yang penuh jimat dengan berbagai varian rasa.

'Harus kusimpan di mana bungkusan keramat ini?' batinku kelimpungan.

Aku duduk di tepian ranjang sambil memutar otak, mencari ide. Lantas kubuka kantong plastik itu dan kuambil beberapa isi dari dalamnya.

"Akhh, Yolanda! Kenapa juga aku menurut bawa-bawa barang sial seperti ini!" keluhku selagi masih melihat karet pengaman yang bertebaran di telapak tanganku.

"Andy!"

Nahasnya, tiba-tiba Tuan Asland memanggil. Bahkan dia sudah berdiri di depan pintu kamarku.

"Akh!" Spontan aku tersentak. Beberapa bungkus karet pengaman yang tadi kupegang jatuh berhamburan di lantai.

"Ya Tuan!" jawabku kikuk langsung berdiri.

"Apa itu?"

Mata Tuan Asland tidak melihatku. Dia malah fokus melihat kaki bawahku. Kemudian dengan sigap dia memungut bungkus-bungkus karet pengaman yang tadi tak sengaja kujatuhkan di lantai.

'Astaga naga, matilah aku!'

"Kamu mau memperkosaku!" serunya agak kencang.

"Ti-tidak, Tuan." Lekas gerakan tanganku menyangkal. "I-itu cuma. Aku salah bawa. Eh salah! Aku mau kasih itu untuk temanku. Itu punya dia. Bukan punyaku!"

Aku sampai gugup dan terbata. Malu setengah mati karena perbuatan Yolanda.

'Yolandaaaa! Kucincang kamu nanti!' geramku kesal.

Tuan Asland melempar sembarangan bungkusan itu ke atas tempat tidur. Dari sorot matanya, dia tampak jijik melihat ke arahku.

"Ini cardlock untuk membuka dan mengunci pintu apartemen ini."

"Ya Tuan."

Disodorkannya sebuah kartu. Aku pun segera mengambilnya. Selesai itu, ia berbalik badan beranjak pergi, tetapi belum mencapai pintu, Tuan Asland sudah membalikan badannya lagi ke arahku.

"Jaga jarak 10 meter dariku! Lebih jauh lebih baik! Aku tidak mau menjadi korban otak mesummu!"

"Apa?"

Tanpa memberiku jawaban lagi, ia benar-benar berlalu pergi setelah mengumpatku sedemikian parahnya.

Usai kepergiannya, segera kututup dan kukunci pintu kamar.

"Apa! 10 meter?"

Aku berdiri di posisi Tuan Asland tadi sambil memperagakan gayanya. "Jaga jarak 10 meter dariku!"

'Dia pikir aku si otak mesum apa? Aku yang takut diperkosa, sekarang malah aku yang jadi tersangka pemerkosanya.'

"Haah ... Haah ... Haah!" Kuhela napas dalam. Kesal setengah mati. "Ini semua gara-gara Yolanda gerandong itu. Yolandaaaa, lihat saja nanti!"

Buk!

Kulemparkan diri ke tempat tidur. Memukul-mukul kasur dan mengeluarkan suara orang menangis.

***

BERSAMBUNG...

1
Kiki Nurjanah
Luar biasa
shandy
thor aku kasih masukan dikit ya thor
andykqn udh di katai prlacur di maluin pas tmt orang ramai di katai pembantu
coba andynya tegas sedikit thor punya harga diri gitu
jangan mudah luluh lg dengan aslannya
Nunung Suwandari
ini novel thn 2022 dan aku baru baca sekarang 😊
Apa novel nya sudah direvisi yak ?
coz aku caba dikolom komentar banyak yg bingung sama alurnya 😅
Vivry Latif
Alur ceritanya Keren,Susah,senang,suka&duka semua campur aduk..moga ke depan semakin sukses dengan Karya2 lanjutannya Thor👏👍Semangat Sllu🙏🙏Slam dari NTT
Vivry Latif
Keren Ceritanya Thor👏💪💪Semangat Sllu buat Karya2 ke DepanNya.Slam kenal dari NTT🙏
Reni Ajja Dech
😂😂😂😂😂🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
neur
keren 😎😎
aisyahara_ㅏㅣ샤 하라
adegan ++ nya gak di tayangin..😂😂😂
IG : @mayu_assanna: susah di sini kk. kalo mau yg jelas di F-I-Z-Z-O. Nama pena mayu assanna judul novel play date. di situ author nulis pake mode kebablasan 🤭🤭
total 1 replies
aisyahara_ㅏㅣ샤 하라
mode malaikat nya keluar si alshad,,
aisyahara_ㅏㅣ샤 하라
alshad gak ada manis² nya..😅
serem² nagih yg modelan begini
Ning Eni
sangat bagus menurut saya krn wawasan luas dan ringan cerita ulasanya sederhana tapi tepat dan sangat receh komikasinya
bisa untuk d rekom pada teman untuk d bacz
kavena ayunda
karma tukang selingkuh untung kagak mampusss mampuss lebih baik sih menjijikan
Bhre Sandra
romantis...melted
🇮🇩⭕Nony kinoy❃hiat🇵🇸
Kwkwkw.. Mkn tuh sate jengkol, bole CEO mkn sate jengkol kwkwkw 🤣🤣🤣
Lucas
baguuuuusssss bnget cerita ini.....bener2 proses untuk mencintai seseorang....dan bener2 perjuangan untuk bisa bersatu....alurny seperti kehidupan sehari2.....😁😁😁
❄️ sin rui ❄️
ini kok dari bab sebelum2 nya banyak yg komen mamah andy2 mulu, tapi aku baca di beberapa bab sebelum nya gak ada pembahasan soal mama nya andy, apakah sudah di revisi atau giamna? udah gtu alur nya kok muter2 mulu sih thor
IG : @mayu_assanna: Iya Mbak sudah direvisi karena sebelumnya 1 Bab mencapai 3000 kata. Peraturan platform menyarankan 1 Bab 1000-2000 kata aja. Makanya direvisi. Tapi tetap gak mengurangi ataupun menghilangkan bagian-bagian cerita. Cerita ini masih lengkap seperti semula, cuma babnya aja yg nambah 🙏😊
total 1 replies
Bunda Azzahra
mampir thor😊😊😊
Lusiana Novitasari
penuh bawang🤭😢
Lusiana Novitasari
baca untuk yg kedua x nya🤭
Lusiana Novitasari
wkkk bangun datar🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!