NovelToon NovelToon
Catatan Akhir Sekolah

Catatan Akhir Sekolah

Status: tamat
Genre:Fantasi / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:43.8k
Nilai: 4.1
Nama Author: Ridho pradana

"Catatan Akhir Sekolah” bercerita mengenai 4 orang yang merupakan sahabat, mereka selalu Membuat masalah di sekolah dan mereka selalu bersama-sama apa pun keadaannya, kisah yang mana suatu ketika salah satu dari mereka yang mempunyai wajah tampan.

Ia selalu memberi harapan palsu dan mempermainkan perasaan perempuan- perempuan yang suka dengannya, dan ketika salah satu dari perempuan itu ada yang benar-benar tulus mencintainya, tapi ia tetap saja memberi harapan palsu dan mempermainkan perasaan perempuan itu, hingga pada akhirnya ia menyesal.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridho pradana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Catatan Akhir Sekolah 20

"Iya bu," kataku.

"Oh iya besok kalian jangan lupa bawa uang 700 ribu buat biaya training," kata Ibu Kantor.

Aku dan Guntur terdiam dan terkejut mendengar hal itu.

Dia rela meminta paksa uang kami, dan tidak memikirkan kami, apakah kami nanti bisa pulang atau tidak, karena setelah itu aku dan Guntur tidak sama sekali memegang uang.

Aku dan Guntur bingung bagaimana nanti kami pulang, karena kami gak ada ongkos sama sekali untuk pulang

"Gimana Tur kita gak ada uang, gak ada ongkos nih buat naik kereta?" tanyaku.

"Iya gua juga bingung, tapi santai aja Do, nanti  pasti ada orang yang baik kok, yang mau bantu kita," jawab Guntur.

"Kalau gak ada gimana Tur?" tanyaku.

"Percaya sama gua, orang baik pasti ketemu sama orang baik," tegas Guntur.

Setelah kami sampai di stasiun kereta.

"Tur gimana nih?" tanyaku.

"Santai nanti kita minta tolong sama orang," jawab Guntur.

Aku terdiam dan bingung.

"Baru kali ini gua liat orang arab bingung he he," canda Guntur.

"Itu Tur coba kita minta tolong sama dia," kataku.

"Yaudah ayo," kata Guntur.

"Pak saya boleh minta tolong gak pak?" tanya Guntur kepada Orang Baik.

"Minta tolong apa nak," jawab orang baik.

"Saya gak ada uang pak buat pulang, bisa tolong bantu kami gak pak, buat bayar in ongkos kereta kami," kataku.

"Oh yaudah ayo biar nanti bapak bayar in," kata Orang Baik.

"Makasih pak," sahut kami berdua.

Benar kata Guntur, alhamdulillah ada orang yang baik yang mau membantu kami untuk membayarkan ongkos kereta untuk pulang.

Setelah itu Guntur tidak di ijin kan oleh orang tuanya, untuk melanjutkan pembayaran training.

Alhasil Guntur nekat untuk menggadaikan handphonenya, untuk membayar biaya training.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Keesokan harinya setelah aku sampai di kantor kemarin, Aku dan Guntur langsung membayarkan uang training itu kepada Ibu kantor.

Lalu setelah itu kami di suruh lagi untuk membawa uang sebesar 300 ribu untuk biaya seragam.

"Bu ngomongnya kenapa gak sekalian kemarin, biar kita gak bolak-balik, kan kalau kaya gini berarti ibu menyiksa kami, untuk bolak-balik ke sini, tempat tinggal kami jauh bu dari sini!" protesku.

"Maaf ibu lupa," kata Ibu Kantor.

Aku dan Guntur bingung bagaimana kami harus mencari uang sebanyak 300 ribu, karena saat itu aku tidak mau meminta uang sepeser pun kepada kakek dan nenekku, karena aku ingin membuktikan kalau aku bisa sukses sendiri tanpa batuan dari kakek dan nenekku.

Guntur saat itu batal puasa karena cuaca yang sangat panas membuat tenggorokan kering dan haus, tapi tidak denganku, aku masih bertahan sampai magrib.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Keesokan harinya, kami kembali lagi ke kantor itu, lalu setelah kami sampai, kami langsung membayar uang seragam sebesar 300 ribu, dan kami langsung di berikan surat pengantar ke perusahaan.

"Oke nak ini surat pengantar untuk ke perusahaan, kerja yang rajin, agar bisa menjadi anak yang sukses, oh iya jangan lupa disiplin," kata Bapak Kantor.

"Makasih pak," sahut aku dan Guntur.

Lalu setelah itu aku dan Guntur langsung pergi menuju ke perusahaan tersebut.

Setelah kami turun dari kereta, kami naik angkot, setelah kami turun dari angkot, kami harus berjalan menuju perusahaan tersebut, sejauh 200 kilo meter, dan cuaca saat itu sangat panas, kami merasa sangat lelah.

Tapi kami tetap bertahan meskipun air keringat membasahi tubuh kami, dan alhamdulillah kami masih sanggup untuk berpuasa meskipun keadaan kami sangat melelahkan.

Setelah aku sampai di tempat tujuan, ternyata itu bukan perusahaan tapi adalah ruko, setelah kami sampai di depan ruko, kami langsung di suruh pulang oleh Pak Satpam.

"Permisi pak saya mau tanya, apakah benar ini perusahaan media digital pak?" tanyaku kepada Pak Satpam.

"Iya kalian sekarang pulang dan giliran kalian besok, karena yang datang sekarang yang datang kemarin," jawab Pak Satpam.

"Lah pak saya baru sampai, masa langsung di suruh pulang sih," protes Guntur.

"Sudah peraturannya seperti itu, mau protes kamu!" tegas Pak Satpam.

"Lah songong lu, mau ribut lu!" bentakku.

"Eh udah Do, jangan mencari ribut mendingan kita pulang dulu, besok baru kita balik lagi," kata Guntur.

 Aku dan Guntur sangat kecewa.

Setelah itu kami harus berjalan jauh lagi tanpa membawa kejelasan dari perusahaan tersebut, dan kami mulai curiga kalau ini penipuan.

Setelah kami merasa lelah dan tidak sanggup lagi untuk melanjutkan perjalanan, kami berhenti di pinggir jalan, untuk mencari mobil yang mau memberi kami tumpangan, karena kami sudah tidak sanggup lagi untuk berjalan

Setelah beberapa menit kami menunggu, akhirnya kami pun dapat tumpangan dari mobil bak sampai stasiun.

Dan setelah kami sampai di rumahku, Guntur lagi-lagi batal puasa begitu pun denganku.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Lalu setelah keesokan harinya aku bersama Guntur kembali lagi ke ruko itu, dengan berjalan kaki lagi.

Setelah kami sampai, memang betul kami di berikan pekerjaan, tapi di Jakarta dengan gaji 1 juta.

Ternyata tidak sama dengan apa yang di bicarakan di kantor, dia bilang gaji UMR dan akan di tempatkan sesuai domisili, tapi semua itu hanya iming-iming untuk menarik korban.

Dasar pembohong, tega sekali dia menipu kami dan menyiksa kami yang sedang dalam keadaan berpuasa.

Aku dan Guntur berusaha untuk tegar dengan cobaan yang kami hadapi, karena ini belum apa-apa, ini baru awal dari kehidupan sesungguhnya.

Itulah kehidupan yang sesungguhnya, kehidupan kerasnya dunia, kami banyak belajar dari masalah itu, dan kami sadar, kami harus lebih teliti lagi dalam menggunakan media sosial dan kami juga harus bijak dan berhati-hati karena banyak sekali penipuan-penipuan di media sosial dengan iming-iming yang menjanjikan.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Setiap sore saat ingin menjelang buka puasa, aku bersama Guntur selalu menjual timun suri dan buah-buahan di pinggir jalan.

Lalu setelah itu aku dan Guntur lagi-lagi mendapatkan cobaan yaitu usaha kami bangkrut kami bisa bilang di Hipnotis, kami menjual bebek dengan harga murah dan seolah-olah kami tidak sadar, dan baru sadar saat bebek kami sudah terjual habis.

Banyak sekali cobaan yang aku dan Guntur hadapi, itu lah hidup yang sesungguhnya, kami harus kuat apalagi kami anak pertama, anak yang akan menjadi tulang punggung keluarga.

... ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Saat malam takbiran tiba aku bersama Guntur, Ipul, Alif, dan Andre berkumpul di rumahku, sambil di temani secangkir kopi dan sebungkus rokok, dan kami juga taruhan bermain game Playstation hingga larut malam.

Setelah larut malam tiba, aku dan teman- teman pergi jalan-jalan malam menggunakan motor untuk mencari baju lebaran, karena menurut Ipul kalau sudah di penghujung malam baju lebaran akan menjadi lebih murah.

Lalu setelah aku dan teman-teman membeli baju, kami langsung nongkrong di wedang pinggir jalan sampai jam 4:00 barulah kami pulang ke rumah masing-masing.

... ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Setelah aku Shalat Ied, aku langsung tertidur sampai larut siang, alhasil aku tidak bisa ikut untuk berfoto-foto bersama keluargaku dari Madinah karena aku telat bangun.

Setelah itu aku Guntur, Ipul dan Alif jarang sekali bertemu dan bisa di bilang sudah tidak pernah berkumpul lagi karena sibuk dengan urusannya masing-masing.

1
Wijaya Andre
Buruk
Anonim
good
Anonim
semoga bisa cepet naik level
Anonim
😘😘😘😘😘😘😁
Anonim
bagus bangat lanjut thor
Anonim
😘😘😘⚘⚘⚘
Anonim
good
Anonim
baguss nice
Anonim
hhh
Anonim
😗😗😗😗😗😗😗
Anonim
😘😘😘😘😘😘😘
Anonim
😗🤔😗😘😘😘🤗🤗🤗🤗😎😎
Anonim
😚😚😚😚😚😚😚😚😚☺😚😚
Anonim
😘😘😘😘😘😘😍😍😍
Anonim
😎😎😎😎😎😎😎😎😎
Anonim
🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗
Anonim
😁😁😁😁😁😁
Anonim
😍😍😘😗😗😘😙😚😚
Anonim
😘😗😗😍😍😗😗😍😘😗😗
Anonim
😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍🤗🤗
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!