NovelToon NovelToon
Pembalasan Istri Yang Terbuang

Pembalasan Istri Yang Terbuang

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: Anjay22

Alana tidak menyangka pernikahannya dengan Rendi harus berahir di tengah derasnya air sungai,Rendi dan Lisa selingkuhannya,dengan teganya membuang Alana kesungai untuk menghabisinya dan menguasai harta peninggalan orang tua Alana .Untung saja ada Arka yang menolongnya,dengan di bantu Arka,Alana kembali bangkit membalas penghianatan Suaminya dan mengambil hartanya yang sudah dirampas Rendi dan Lisa
Bagaimana selanjutnya kehidupan Alana Dan Arka ??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anjay22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertengkaran Rendi dan Lisa

Rendy mengajak Lisa keluar dari restoran Le Petit Verdot Ia tidak ingin mereka menjadi perhatian pengunjung

“Pulang ke apartemen sekarang!”

"Aku tidak mau." tolak Lisa ."Kamu sekarang berubah Rendi,kamu sekarang bukan Rendi yang kukenal dulu,kamu itu pengecut." Lisa mukanya memerah karena amarahnya .

Rendy menatap lurus ke depan, rahangnya mengeras. “Cukup, Lisa. Kau hampir menghancurkan semuanya dengan sikap kekanak-kanakanmu.”

“Kekanak-kanakan?!” Lisa berbalik menghadapnya, gaun merah ketatnya naik hingga paha karena gerakan kasar. “Kau membiarkan perempuan itu menghinaku habis-habisan! Dia bilang kerjaku murahan, konsepku norak, dan aku seperti pelacur yang hanya bisa pamer tas! Dan kau? Kau diam saja! Bahkan kau setuju dengan ucapannya! Kau bilang drafku dangkal di depan mukanya!”

Suara Lisa memenuhi ruangan itu sehingga mereka menjadi pusat perhatian. Rendy melihat itu,ia mengusap wajahnya kasar, frustrasi terpancar jelas.

“Aku harus menjaga bisnis, Lisa. Dua triliun rupiah bukan main-main. Kalau aku bela kau mentah-mentah, Elena bisa membatalkan semuanya. Kau tidak lihat posisi kita sekarang?sudah sebaiknya kita pulang,aku nggak mau ribut disini ."

Lisa tertawa sinis, suaranya pecah. “Bisnis? Atau kau cuma takut kehilangan muka di depan dia? Aku calon istrimu, Rendy! Aku yang nemenin kau malam-malam saat Alana masih hidup. Aku yang bantu kau rencanakan semuanya. Tapi sekarang kau rela mengorbankan aku demi perempuan sombong itu? Kau tidak punya nyali sedikit pun untuk bela aku!”

Rendy menoleh tajam, matanya penuh amarah. “Jangan bawa-bawa Alana lagi. Kau sendiri yang dulu bilang dia harus disingkirkan. Sekarang kau menyalahkanku karena aku mencoba selamatkan kita berdua? Konsep pemasaranmu memang terlalu murahan, Lisa. Pesta selebritas, influencer murahan,itu tidak cocok untuk proyek sekelas Adiguna City. Elena benar soal itu.”

Kata-kata itu bagaikan pisau yang ditancapkan lebih dalam. Lisa terdiam sesaat, lalu meledak lagi. “Jadi kau mengakuinya? Kau menganggap aku beban sekarang? Setelah semua yang aku korbankan untukmu! Aku rela kotor tangan, rela tidur denganmu di belakang Alana, rela tutupi semua jejak itu. Dan kau membiarkan orang lain injak harga diriku di depan umum?!”

Ia memukul dada Rendy keras, napasnya tersengal. “Kalau kau terus seperti ini, aku akan bongkar semuanya, Rendy. Rahasia kita, racun itu, rekening-rekening pribadi. Aku tidak peduli kalau aku ikut jatuh, asal kau hancur duluan!”

Rendy darahnya semakin mendidih,Ia mencengkeram pergelangan tangan Lisa kuat-kuat, menariknya mendekat hingga wajah mereka hampir bersentuhan. “Ancaman lagi? Kau pikir aku takut? Kita sama-sama kotor, Lisa."Bisik Rendi ," Kalau kau jatuh, aku akan pastikan kau jatuh lebih dulu. Sekarang diam dan pulang. Besok kau ambil cuti. Jangan muncul di kantor sampai aku bilang.”

Rendy menarik Lisa keluar dari restoran Le Petit Verdot dengan kasar, tangannya mencengkeram pergelangan wanita itu begitu kuat hingga Lisa meringis kesakitan. Beberapa pengunjung melirik, tapi tak ada yang berani ikut campur. Rendy mendorong Lisa masuk ke dalam SUV hitam yang sudah menunggu di pinggir jalan. Pak Joko, sopir pribadinya, langsung menutup pintu begitu keduanya masuk.

“Pulang ke apartemen sekarang!” perintah Rendy dingin tanpa melihat ke arah sopir.

Lisa langsung meledak begitu mobil melaju meninggalkan kawasan Senopati. “Lepaskan tanganku, bajingan! Kau pikir kau siapa bisa memperlakukanku seperti pelacur murahan di depan umum?!”

Rendy melepaskan cengkeramannya dengan kasar, tapi matanya tetap menatap lurus ke depan. Wajahnya mengeras, rahangnya tegang. “Diam, Lisa! Kau membuat aku Malu,Kau hampir merusak semuanya di dalam sana. Kau tidak lihat bagaimana Elena tadi memandang kita? Satu kesalahan kecil, dan dua triliun rupiah itu lenyap!”

Mobil meluncur di tengah kemacetan sore Jakarta. Klakson bersahutan di luar, tapi di dalam mobil suasananya jauh lebih panas. Lisa berbalik menghadap Rendy, gaun mini merahnya naik hingga paha, riasan tebalnya sudah luntur karena air mata marah.

“Kau membelanya! Kau bilang draf kerjaku murahan di depan dia! Aku yang susah payah bikin strategi itu seminggu penuh, Rendy! Dan kau malah menginjak-injak aku seperti sampah?!” jerit Lisa sambil memukul lengan Rendy berulang kali. “Kau lupa siapa yang nemenin kau saat Alana masih hidup? Aku yang selalu ada di sampingmu!”

Nama Alana membuat Rendy tersentak. Ia menoleh tajam, matanya penuh amarah dan keraguan yang mulai tumbuh. “Jangan bawa-bawa Alana! Kau yang dulu bilang dia penghalang. Kau yang merencanakan semuanya. Sekarang kau menyalahkanku karena aku mencoba menyelamatkan perusahaan kita?”

Lisa tertawa sinis, suaranya pecah. “Selamatkan perusahaan? Atau selamatkan dirimu sendiri di depan Elena Van Doren yang sombong itu? Kau takut sama dia, ya? Kau lihat caranya bicara, caranya memandangku seolah aku kotoran di sepatunya. Dan kau diam saja! Bahkan kau setuju untuk ‘evaluasi total’ tim pemasaran. Artinya kau mau pecat aku, kan?!”

Rendy mengusap wajahnya kasar. Di luar jendela, gedung-gedung tinggi Sudirman berlalu lambat karena macet. “Aku tidak bilang begitu. Tapi kau harus mengerti, Lisa. Proyek Adiguna City bukan main-main. Elena benar,konsepmu terlalu murahan untuk klien kelas atas. Pesta selebritas, influencer murahan … itu tidak cukup. Kita butuh pendekatan yang lebih elegan.”

“Elegan?!” Lisa membentak hingga suaranya memenuhi kabin mobil. “Sama elegan seperti kau mengkhianati Alana? Kau lupa bagaimana kita berdua merencanakan semuanya? Aku yang memberi kau keberanian untuk menyingkirkannya! Sekarang kau membiarkan wanita Eropa itu menghinaku dan kau malah ikut-ikutan!”

Rendy mencengkeram jok di depannya hingga buku jarinya memutih. “Cukup! Aku memaksa kau pulang karena kau tidak bisa mengendalikan emosi. Besok aku akan rapat lagi dengan Elena. Kau ambil cuti dulu. Jangan muncul di kantor untuk sementara.”

Lisa membelalakkan mata, napasnya tersengal. “Kau mengusir aku? Setelah semua yang aku korbankan? Aku tidur denganmu, aku bantu kau tutupi jejak racun itu, aku bahkan rela jadi simpananmu dulu! Dan sekarang kau buang aku begitu saja demi investor jalang itu?!”

Pertengkaran semakin memanas sepanjang perjalanan. Lisa menuduh Rendy pengecut, pengkhianat, dan mulai mengancam akan membongkar semua rahasia mereka. Rendy balas dengan suara rendah yang penuh ancaman, mengingatkan Lisa bahwa mereka sama-sama terlibat. Benih keraguan yang ditanam Elena mulai bekerja,Rendy mulai mempertanyakan apakah Lisa memang aset atau justru beban yang akan menenggelamkannya.

Pak Joko diam saja di depan, pura-pura tuli. Mobil akhirnya memasuki basement apartemen mewah di Sudirman saat matahari mulai terbenam. Lisa masih menangis histeris, sementara Rendy turun lebih dulu dengan wajah dingin.

“Kita bicara di dalam. Jangan buat skandal lagi,” desisnya sebelum menarik Lisa masuk ke lift.

Di dalam hati Rendy, bayangan Alana yang dulu tenang dan kompeten semakin kuat. Sementara Lisa, yang dulu ia anggap segalanya, kini terasa seperti racun yang perlahan merusak dirinya sendiri.

1
sunaryati jarum
Emak ingin tahu hasilnya
MayAyunda: ditunggu 😁
total 1 replies
sunaryati jarum
Sudah dah dig dug Rendy.Kau sebenarnya belum pandai berbisnis dan memimpin perusahaan,tapi sifat tamakmu membawamu sampai tahap ini Kamu belum menikmati harta yang kau rampas, sudah masuk penjara.
MayAyunda: He he
total 1 replies
MayAyunda
siap kak ,ditunggu kak 😍🙏
sunaryati jarum
Ayo lekas beraksi ,Elena
MayAyunda: ok siap beraksi kak
total 1 replies
sunaryati jarum
Kutunggu langkah pembalasan kamu,Elena
MayAyunda
terimkasih kak
sunaryati jarum
Nah jangan nangis bangkit dan atur strategi untuk membalas mereka serta merebut kembali semua harta milikmu.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!