NovelToon NovelToon
Nero Vano

Nero Vano

Status: sedang berlangsung
Genre:Bad Boy / Crazy Rich/Konglomerat / Teen
Popularitas:1k
Nilai: 5
Nama Author: BiMO33

Di buang ke Desa Kenangan, tempat Oma-nya menghabiskan sisa umur. Nero Vano Christian malah tidak sengaja bertemu dengan seorang gadis manis bernama Ainun Salsabila Adiakara. Gadis yang awalnya hanya sekedar mengusik hati.. Lalu menjadi alasan untuk Nero mulai mengenal Tuhan.

Ikuti kisahnya~

Happy Reading ><

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon BiMO33, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER 20: EMAIL UNTUK SESEORANG DI KAIRO (NERO POV)

Gue narik napas panjang, mencoba menenangkan debar jantung yang rasanya lebih liar daripada mesin motor pas top speed. Di depan gue, layar laptop menyala terang, menampilkan kolom subjek yang masih kosong.

Gue narik napas panjang, nahan oksigen di paru-paru seolah itu bisa nahan rasa gugup yang mau meledak. Jemari gue yang biasanya stabil megang stang motor di kecepatan 120 km/jam, sekarang malah gemeteran cuma buat ngetik di atas keyboard.

Tadi sore, butuh perjuangan ekstra buat ngebujuk Mas Ikdam biar mau bagi alamat email Ainun.

Gue ngelirik jam di pojok kanan bawah laptop. Hampir jam sepuluh malem. Gue sempet diem, mikir keras. Kairo itu beda lima jam sama di sini. Berarti di sana masih sore, sekitar jam lima. Mungkin dia baru selesai kuliah, atau lagi di jalan balik ke asrama sambil nenteng buku-buku tebel yang judulnya bikin kepala gue muter.

Setelah baca ulang buat yang kesepuluh kalinya, akhirnya gue beraniin buat lanjutin...

To: ainun.azzahra@email.com

Subject: Kabar dari "Sir" Nero

"Assalamu’alaikum, Ainun.

Mungkin lo kaget dapet email tiba-tiba dari gue. Jujur, gue dapet alamat email lo dari Ikdam setelah debat kecil yang bikin dia dapet traktiran kopi gratis seminggu.

Apa kabar Kairo? Gue harap langit di sana sedamai langit di desa gue sekarang.

Gue cuma mau cerita singkat. Hari ini, ada nama baru yang nempel di depan nama gue: Muhammad. Pak Malik yang kasih, katanya biar jadi doa. Dan anehnya, tiap kali orang manggil nama itu, gue ngerasa punya beban tanggung jawab yang bikin gue pengen jadi orang bener.

Sekarang gue sibuk ngajar bocah-bocah madrasah. Gue bikin kelas 'English for Future Scientists' lo pasti tau siapa inspirasi di balik nama kelas itu. Tadi siang kita simulasi bikin roket dari botol plastik. Rasanya lebih 'high' daripada menang balapan manapun.

Ainun..

Gue sadar, jarak antara gue dan lo itu jauh, bukan cuma soal kilometer, tapi soal kualitas diri. Lo di sana lagi ngejar mimpi besar, sementara gue di sini baru belajar caranya 'jalan' yang bener. Tapi gue janji, gue nggak akan berhenti. Gue mau nemuin versi terbaik dari Muhammad Nero Vane Akbar, biar suatu saat nanti, gue nggak cuma bisa natap punggung lo dari jauh.

Gue tau di sana masih sore. Jangan lupa makan dan istirahat. Nggak perlu buru-buru bales, gue tau lo sibuk. Gue cuma pengen lo tau kalau 'mesin' gue udah ganti, dan sekarang gue lagi jalan menuju tujuan yang lebih pasti.

Wassalamu'alaikum.

Your personal student (maybe?),

Muhammad Nero Vane Akbar"

Gue baca ulang tiap katanya. Dada gue makin sesak karena gugup. Setelah ngerasa semuanya pas, dengan tangan sedikit gemetar, gue klik tombol Send.

Sent.

Gue langsung menutup laptop, nyandarin punggung ke kursi sambil menatap langit-langit kamar. Di sini udah larut, sunyi banget. Tapi di Kairo, matahari mungkin baru mau terbenam. Gue ngebayangin Ainun lagi jalan-jalan di antara bangunan tua, mungkin ponselnya geter karena notifikasi dari cowok Senopati yang baru aja "lahir kembali".

Gue senyum tipis. Ternyata, nunggu balasan email itu jauh lebih mendebarkan daripada nunggu lampu hijau di garis start.

 

Kenapa pake email bukan WA?

Ainun type cewek yang private banget. Cuma orang-orang tertentu yang nge-save nomernya. Nero pernah mintain nomer Ainun tapi di tolak mentah-mentah sama Ikdam. Makanya kali ini dia cuma mintain email aja.. gitu..

1
한스Hans
semangat ya ☕
Thinker Bell ><: yetts, thanks😄👍
total 1 replies
જ⁀➴‮‮ ➴ OBOB EJEJ
Nama neneknya keren pasti funky bebs
Thinker Bell ><: kan mantan sosialita kota, yang sengaja tinggal di kampung buat ngabisin sisa umur. biasa orang kaya.... 😄
total 1 replies
જ⁀➴‮‮ ➴ OBOB EJEJ
Turun kasta 🫠 sedihnya untuk cm di novel yh say
Thinker Bell ><: nanti juga balik lagi kok ke kota/Shhh/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!