NovelToon NovelToon
Wings Of Love

Wings Of Love

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintamanis / Balas Dendam / Anak Genius
Popularitas:59.9k
Nilai: 5
Nama Author: Imcy

Shelvia Liliana, wanita cantik berumur 20 tahun. Terlahir di dalam keluarga terpandang namun, dia di buang ibu nya sendiri. Selama 12 tahun hidupnya sangat menderita.namun, di dalam penderitaan itu sahabatnya yang bernama Zein, dialah yang memberikan kekuatan pada Shelva agar tegar dalam menjalani hidup.

Namun, nasibnya sialnya ini malah parah. Di hari yang sama dia harus kehilangan pekerjaannya dan kehilangan kesuciannya. Depresi pasti dia alami,menurutnya ini yang lebih berat.saat hari itu terjadi menyebabkan Shelvia hamil.namun, karna sudah mengalami cobaan bertubi-tubi dia bisa menjalani ini semua meskipun menanggung malu. Sahabatnya Zein pun membantunya untuk tetap kuat apapun yang terjadi.

Setelah mengalami banyak cobaan saat hamil. Akhirnya, Shelva melahirkan anak perempuan kembar yang cantik.setelah melahirkan Shelva banyak mengalami hal yang tidak terduga yang berhasil mengangkat derajatnya. Si kembar yang genius ini akan membawa keberuntungan untuk ibunya.suatu hari saat Shelva mendapatkan pekerjaan di suatu perusahaan cabang.dia bertemu dengan seorang lelaki bernama Ardiaz Arkatama Putra. Akankah Shelvia dan Ardiaz menyadari satu malam yang mereka lakukan bersama?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Imcy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

My First day With You

Pagi yang cerah dan burung yang berkicau merdu, mata sembab dan wajah yang bengkak rasa nyeri yang sangat luar biasa saat bulan telah tiba. Shelvia harus tetap bangun untuk bekerja, bersiap-siap dan berdandan yang cantik meskipun pesonanya tidak seperti biasanya.

Si kembar sudah berolahraga di pagi hari, dan menyiapkan sarapan. Shelvia enggan menyantap sarapan dia langsung pamit untuk bekerja.

saat sampai kantor, Shelvia langsung menuju bangku kerjanya. "loh, Shelvia? kamu ngapain disini? " tanya Angel. "ya kerja lah, seperti biasanya" jawab Shelvia agak lemas. "bukannya kamu sudah diangkat jadi Sekretaris CEO ya? berarti kamu harusnya kerja di kantor pusat dong Shel"ucap Angel kepada Shelvia.

Shelvia kini ingat, seharusnya ia bekerja di kantor pusat. ia berlari dan menghentikan taksi segeralah ia menuju kantor pusat. "yaampun Shelvia, apa yang kau pikirkan?" gumamnya sendiri sambil memegang perutnya yang sangat nyeri.

jalan raya kini macet total, butuh 10 menit lagi untuk sampai. "pak, ini macet kenapa ya? " tanya Shelvia. "Sepertinya Neng ini ada kecelakaan,macet banget kayaknya bakal butuh waktu 2 jam. gimana neng? " ucap Sopir taksi.

"yaudah pak, saya turun disini aja ya." Shelvia memberikan uang kepada sopir taksi dan kini ia berlari. memakai Sepatu heels memang sangat melelahkan namun, jalanan panas dan macet. dari pada sepatunya rusak akibat ia berlari, ia langsung berlari dengan kaki tanpa alas apapun.

20 menit kemudian ia sampai, tentu saja ia telat. saat sampai didepan kantor tak sadar bahwa kakinya sedikit lecet, tetapi dia tetap menggunakan sepatu heelsnya dan menunjukkan profesionalnya karena telah diangkat menjadi sekretaris CEO.

sampai di dalam kantor ia langsung menuju ke ruangan CEO. terlihat Ardiaz yang membaca beberapa dokumen "maaf Pak, saya terlambat." ucap Shelvia sambil menahan nyeri di perutnya "Sam, tolong berikan berkas itu kepada Shelvia".

di dalam dokumen itu ada beberapa syarat dan peraturan yang harus di patuhi sekretaris. tanpa berfikir panjang Shelvia menandatangani dokumen itu dan membawa salinannya agar di baca di rumah. Saat Shelvia cepat menandatangani berkas itu Ardiaz menampakkan senyumnya sedangkan Syamsul menunjukkan senyum dimple nya.

"saya akan baca di rumah, lagipula Tuan Dia dan saya kemarin sudah sepakat. jadi saya tak akan berlari atau pergi sesuai janji saya kemarin" ujar Shelvia.

penglihatan Shelvia kini goyang dan sedikit buram, nyerinya tak kunjung reda. saat ini badannya oleng Ardiaz dengan cepat membantu Shelvia untuk duduk terlebih dahulu. Ardiaz mengambilkan minum dan membuka sepatu heelsnya dan memegang dahinya.

"Tuan Diaz, sekarang... "

"tunda dulu Sam, Shelvia kondisinya sedang tak baik. tunda rapat terkait proyek ini, ganti pada hari dimana semua direktur dapat berkumpul lagi"

"baik Tuan"

Syamsul langsung keluar ruangan dan memberikan informasi tentang penundaan proyek besar yang akan dilaksanakan di luar negeri.

"kenapa kau tunda Tuan? itu proyek sangat penting, lagi pula pergilah tanpaku. aku akan istirahat sebentar, nyeri ini akan hilang nantinya."

tanpa basa-basi Ardiaz memesan makanan agar Shelvia makan, dan memesan beberapa sepatu agar dia tetap nyaman.

"Shelvia, pokoknya kau tunggu disini. setelah itu beberapa makanan akan datang dan juga sepatu. aku akan mengurus beberapa klien yang datang. bye"pamit Ardiaz, kini ia meninggalkan Shelvia sendiri di ruangannya.

Ada makanan banyak yang datang juga ada beberapa sepatu yang ditawarkan kepada para pengirim. keadaan Shelvia kini lebih baik, dirinya sudah mulai aktif kembali. ia memakan habis 7 porsi makanan sekaligus dan mengambil 2 tipe sepatu. kata pengirim tadi masalah uang akan di bayar oleh Tuan Diaz dan mereka pergi dari ruangan.

keadaannya sudah membaik, dirinya tak tenang berada di ruangan CEO selama 1 jam lebih. ia memutuskan untuk mencari Ardiaz dan Syamsul. ia merapikan pakaian yang di kenakan dan mengulang dandannya lagi agar terlihat rapi.

saat keluar dari ruangan, banyak karyawan yang membicarakan Tuan Diaz.

"bagaimana ya? klien itu susah sekali di bujuk. bahkan, kudengar dia adalah CEO yang paling susah untuk di ajak bekerja sama bahkan, Tuan Dian yang memegang pusat luar negeri tak bisa membujuk klien ini.semoga Tuan Diaz mampu ya" ucap salah satu karyawan yang bergosip tentang Klien yang susah di bujuk.

Shelvia langsung bertanya dimana Tuan Diaz dan klien itu berada. tanpa basa-basi lagi Shelvia menuju Private Room itu, terlihat Syamsul berada di luar ruangan. Shelvia menerobos masuk, Syamsul tak bisa menahan Shelvia karena wanita itu sudah berjalan dengan cepat.

saat memasuki ruangan tersebut, terlihat seorang wanita berparas cantik sedang menatap ke arah luar jendela namun, terlihat Ardiaz yang mempresentasikan bentuk kerja sama yang akan perusahaan kembangkan untuk proyek klien ini.

"assalamu'alaikum, permisi Tuan Diaz dan Nyonya. saya ingin mem.... " belum sempat selesai bicara wanita itu berbalik."SHELVIA" panggilan keras itu datang dari wanita itu. wanita itu melepaskan kaca matanya dan ia adalah teman sekaligus sahabat Shelvia yang paling ia sayangi.

"ZEYA!" Shelvia memeluk erat Zeya, mereka saling menanyakan kabar dan juga saling memuji.

"Tuan Diaz di mana berkas kontraknya? saya ingin tanda tangan sekarang. dan menghabiskan waktu dengan sahabat ku yang tersayang ini"

"oh, ini Zeya. kamu tanda tangani ya, pasti bakalan untung deh"

"pokoknya kalau bukan kamu yang kerja di sini dan bukan kamu juga yang ikut berpartisipasi proyek ini aku ga tanda tangan. ini sudah ku tandatangani dan aku yakin proyek yang kamu kerjakan pasti untung dan sukses" Puji Zeya kepada Shelvia sambil mencubit pipi Shelvia yang chubby.

Zeya dan Shelvia meninggalkan Ardiaz sendiri di ruangan itu, Syamsul masuk dan menanyakan hasilnya.

"Bagaimana Tuan? apa berhasil? "

"untung Shelvia masuk tepat waktu. aku tadi sempat melihat Nona Zeya menguap bosan. saat Shelvia masuk ia tanpa basa-basi menandatangani kontrak bernilai 12M ini"ujar Ardiaz kepada Syamsul yang tak menyangka akan jadi begini, perkiraan tidak berhasil dan buntung ini malah berhasil dan untung.

Zeya dan Shelvia kini berada di kantin kantor Arkatama Group.

"gimana, Ze? sudah menikah? "

"tentu saja sudah dong"

"dengan siapa?"

" Zeran, kakaknya Zein"

"lha? kok kepincut kakaknya?"

"yaaa, ceritanya panjang deh. tapi suatu hari kita kumpul lagi ya, aku harus menemui suami ku karena dia minta di buatkan Pie spesial. aku pulang ya Shel, sampai jumpa"

Zeya pulang dan Shelvia kembali ke ruangan CEO. saat sampai, ia disambut meriah oleh Syamsul dan Diaz. mereka mengucapkan selamat, karena sekali mendapatkan proyek. bernilai sangat besar dan tentu menguntungkan perusahaan.

setelah itu, Shelvia lanjut bekerja dan menyiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan proyek ini. ia mengerjakan selama 4 jam dan saat jam kantor pulang, ia tetap lembur. dia harus mengalihkan nyerinya dan bekerja terus-terusan agar lupa rasa nyerinya.

"Shelvia waktunya pulang. ayo bereskan semuanya"

"aku harus lembur, karena proyek ini harus diajukan besok"

Shelvia tak mendengarkan Ardiaz. ia pun mengambil langkah jitunya, Ardiaz membereskan semua dokumen dan ia masukkan jadi satu kedalam map. Shelvia yang terlihat kesal dan ingin merebut dokumen dari Ardiaz, kini tak kuat nyerinya serasa lebih sakit. Ardiaz langsung membopongnya sampai lift.

Shelvia berontak namun, Ardiaz tak menghiraukan nya. kini ia diturunkan dan berkas tetap ada di tangan Ardiaz, Shelvia berusaha merebut itu dari tangan Diaz. karena tak seimbang Shelvia menarik dasi Ardiaz,mereka kini jatuh dan bibir mereka saling bertemu.

saat lift terbuka, para karyawan terkejut melihat mereka berdua. dan kini mereka di sorakan "MENIKAH, MENIKAH, MENIKAH".

Shelvia malu dan segera bangun namun, badan Ardiaz menindih dirinya. Shelvia mencubit perut Ardiaz dan shelvia berhasil kabur dari Ardiaz.

Ardiaz juga menyusul Shelvia dan mengejarnya yang saat ini telah masuk mobil. Ardiaz mengikuti taksi Shelvia sambil bernyanyi riang.

Bersambung 🐼🐼🐼

1
SNF
aduh elu bodoh bgt sih dah dibilangin diem aja ribet
Kasih Eloisiana: silvia keras kepala, dan ku lihat kok ardiazz nya rada bego ya di cerita ini, gak kelihatan sepak terjang yg di capai nya
total 1 replies
SNF
eh ternyata dipake juga nama ujungnya
SNF
gw kalau nyebut nama Navis sama Mavis jd keinget naevis trs tiba"nyanyi lagu aespa
SNF
hah itu obat apa OD lo nanti metong lagi
SNF
eh kgt ternyata ngambil thn 2004
Momy Victory 🏆👑🌹
awalnya berani eh sampai ditempat langsung ciut lu, makanya jangan ngeyel dan keras kepala.
maya
sdh dibilangi masih ngeyel sihh..makan duh moncong senapan🤗 ciut kan nyali lo
Ceya
sabar bund, namnya shelvia ini memang kepala batu
atull0310
makanya kalok dibilangin jangan ngeyel
Bunda Nizza
sangat bagus.cwritanya
Sarinur
lanjuuuuut seruuuu
Mamak Rukini
Sangat bagus
Moertini
dilanjutin yaaa..penasaran niiii apa shelvia masih ngotot mau pergi dengan si kembar semangat
Umi Ningsih Mujung
😍😍
Endangsusilowati
👍👍👍
Kesha
semangat Thor update nya
Kesha
polos banget papa ada 2
Umi Ningsih Mujung
🥰🥰
Umi Ningsih Mujung
❤️
Kesha
menikah menikah. cemagat Thor
munasih: mampir di ceritaku juga kak

ketulusan cinta istri pertama
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!