NovelToon NovelToon
Perjalanan Dewa Jahat Menentang Langit

Perjalanan Dewa Jahat Menentang Langit

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Dikelilingi wanita cantik / Epik Petualangan
Popularitas:4.6k
Nilai: 5
Nama Author: Chizella

Yun Zhu hanyalah seorang murid rendahan dari Sekte Qingyun. Tanpa orang tua, tanpa latar belakang yang berarti—ia hanya bisa masuk sekte itu secara kebetulan setelah sebuah bencana menghancurkan hidupnya.

Akar spiritualnya lemah, bakatnya pun nyaris tak terlihat. Di mata orang lain, ia tak lebih dari sampah yang tak layak diperhitungkan. Tatapan meremehkan dan hinaan telah menjadi bagian dari kesehariannya.

Namun takdir mulai berbalik arah ketika Yun Zhu secara tak terduga memperoleh sebuah kekuatan misterius—kekuatan yang perlahan akan mengubah nasibnya… dan mengguncang dunia yang selama ini merendahkannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chizella, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19: Harta Langka

Malam telah larut menyelimuti Kota Peiling dalam kesunyian. Di dalam kamar yang temaram, Yan Chu telah terlelap di atas ranjang putih yang empuk. Napasnya teratur, membuat dadanya yang membusung naik dan turun dengan ritme yang sangat pelan.

Wajahnya yang cantik tampak begitu tenang dalam tidurnya, dengan beberapa helai rambut hitam yang tersebar di atas bantal.

Ia meringkuk dengan posisi tubuh menyamping, sebuah posisi yang secara tidak sengaja menonjolkan lekuk pinggang dan pinggulnya yang indah di balik selimut tipis, membuatnya terlihat semakin memikat.

​Beberapa saat kemudian, Yun Zhu melangkah masuk ke dalam kamar. Melihat pemandangan itu, ia hanya bisa menggelengkan kepalanya pelan dengan senyum tipis yang tulus.

Ia melangkah mendekat tanpa suara, lalu membungkukkan tubuhnya sedikit untuk menarik ujung selimut, menyelimuti tubuh Yan Chu hingga ke bahu agar sang putri tidak kedinginan oleh angin malam yang menusuk.

​Pada saat itu, Yan Chu sebenarnya sudah terbangun karena merasakan kehadiran seseorang. Namun, ia memilih untuk tetap memejamkan mata dan berpura-pura tertidur lelap karena merasa sangat malu untuk berhadapan langsung.

Pipinya yang putih perlahan merona merah saat ia merasakan hembusan napas Yun Zhu yang hangat berada sangat dekat dengan wajahnya ketika pemuda itu merapikan selimutnya.

​Setelah memastikan Yan Chu nyaman, Yun Zhu berbalik pelan dan keluar dari kamar. Ia menutup pintu kayu itu dengan sangat hati-hati agar tidak menimbulkan suara gaduh.

​Begitu sampai di ruang tengah, Yun Zhu hendak duduk kembali untuk bermeditasi. Namun, tiba-tiba sebuah getaran asing menyentuh kesadaran ilahinya secara paksa.

Sesuatu yang sangat kuat dan tidak wajar baru saja muncul di kejauhan. Yun Zhu mengerutkan dahi, merasakan aura tersebut dengan saksama.

​'Apa-apaan itu tadi.'

​Ia menutup matanya sesaat, memperluas jangkauan persepsi energinya hingga ia berhasil mengunci lokasi keberadaan aura tersebut.

Tanpa membuang waktu, ia segera bergegas keluar dari kediaman dan melesat terbang menuju pusat Kota Peiling.

​Di atas ketinggian, udara malam terasa sangat dingin dan menggigit, namun Yun Zhu sama sekali tidak terpengaruh. Ia melaju secepat kilat, membelah angin malam yang menderu di telinganya.

Begitu kesadaran ilahinya menunjukkan bahwa ia sudah berada tepat di atas target, ia segera menukik turun dengan gerakan yang lincah.

​'Itu dia.'

​Ujung kakinya menyentuh tanah dengan ringan di sebuah gang sempit yang sepi dan gelap di tengah Kota Peiling.

Di pojok gang tersebut, nampak sebuah kotak kecil berwarna hijau yang memancarkan cahaya redup namun konstan. Kotak itu mengeluarkan aura yang sangat aneh, sebuah energi yang terasa kuno sekaligus berbahaya.

​Yun Zhu segera waspada, ia memutar kepalanya ke sekeliling untuk memastikan keadaan.

​"Tidak ada orang lain yang datang, itu berarti hanya aku yang merasakannya," gumamnya dengan suara rendah.

​Ia meraih kotak hijau itu dengan hati-hati. Begitu tangannya menyentuh permukaan kotak yang dingin, ia langsung memasukkannya ke dalam cincin penyimpanan miliknya tanpa memeriksa isinya terlebih dahulu.

​"Tidak bisa ambil resiko berada di sini. Harus segera kembali."

​Dengan gerakan yang sangat cepat dan terukur, ia kembali melompat ke udara dan terbang secepat mungkin menuju kediamannya, sebelum ada kultivator kuat lain di kota itu yang menyadari kehadiran benda misterius tersebut.

Setelah menempuh perjalanan kilat menembus kegelapan malam, Yun Zhu akhirnya tiba kembali di kediamannya.

Ia segera melangkah masuk ke dalam ruang tengah dan menutup semua pintu kayu dengan rapat, memastikan tidak ada celah bagi mata asing untuk mengintip.

​Dengan gerakan yang sangat hati-hati, ia mengeluarkan kotak hijau misterius itu dari dalam cincin penyimpanannya.

Cahaya hijau zamrud yang redup dari permukaan kotak itu memantul di wajah Yun Zhu saat ia duduk di atas kursi kayu panjang.

​"Benda apa ini sebenarnya."

​Yun Zhu memusatkan pikirannya, perlahan ia membuka tutup kotak tersebut. Secercah kesadaran ilahinya ia kirimkan untuk menembus segel di dalamnya guna melihat isi yang tersembunyi.

Namun, sedetik kemudian, matanya membelalak lebar dan napasnya tertahan karena rasa terkejut yang luar biasa.

​"Ini!"

​Di dalam kotak kecil itu ternyata tersimpan sebuah dunia mini yang mandiri.

Melalui penglihatan batinnya, ia melihat hamparan tanah subur dengan sebuah rumah kayu yang tampak sederhana namun berdiri sangat kokoh, lengkap dengan kebun obat yang luas dan berbagai fasilitas lainnya yang menakjubkan.

​"Kotak ini membawa dunia kecil. Tempat ini seharusnya pernah ditinggali oleh seseorang."

​Yun Zhu segera mengambil keputusan.

Perlahan, tubuhnya mulai berpendar, diselimuti oleh cahaya keemasan yang mengecil hingga akhirnya seluruh keberadaannya tersedot masuk ke dalam dimensi di dalam kotak tersebut.

​Begitu kakinya menginjak tanah, Yun Zhu merasakan sensasi lembut dari rerumputan hijau yang segar di bawah kakinya. Udara di tempat ini jauh lebih murni dan padat akan energi spiritual dibandingkan dengan dunia luar.

Ia menolehkan kepalanya, menatap rumah kayu sederhana yang berdiri tak jauh dari posisinya, lalu mulai melangkah mendekat dengan sangat pelan.

​Di sekeliling rumah itu, terhampar kebun obat yang sangat luas. Yun Zhu hanya melirik sekilas ke arah tanaman-tanaman tersebut, namun pengetahuannya sebagai kultivator langsung memberitahunya bahwa setiap helai daun dan akar di sana adalah harta karun yang tak ternilai harganya.

Siapa pun pemilik asli kotak ini pastilah seorang kultivator yang luar biasa hebat di masa lalu.

​"Kotak ini mungkin termasuk harta langka."

​Ia melangkah menaiki anak tangga kayu yang berderit pelan, lalu mendorong pintu rumah tersebut. Bagian dalamnya tertata dengan sangat bersih dan rapi, seolah-olah pemiliknya baru saja pergi sesaat yang lalu.

Aura spiritual yang mengalir di dalam ruangan itu begitu pekat hingga membuat sirkulasi Qi dalam tubuh Yun Zhu berakselerasi dengan sendirinya.

Namun, Yun Zhu menahan diri dan tidak berniat untuk menyelidiki lebih jauh untuk saat ini.

​"Untuk sekarang simpan dahulu. Mungkin akan berguna nanti," gumamnya pelan sambil mengangguk pada dirinya sendiri.

​Dengan satu hentakan pikiran, Yun Zhu segera keluar dari dimensi kotak itu dan kembali ke ruang tengah kediamannya.

Tanpa membuang waktu, ia langsung memasukkan kotak berharga itu kembali ke bagian terdalam cincin penyimpanannya.

​Ia menghela napas panjang untuk menenangkan detak jantungnya yang masih berpacu.

'Tianqiong pernah bilang. Mendapatkan barang berharga sama saja mendapatkan masalah tambahan. Kedepannya harus lebih berhati-hati, jika ada yang mengetahui tentang kotak ini... mungkin akan jadi perebutan.'

​Yun Zhu memantapkan hatinya untuk menyembunyikan rahasia besar ini dari siapa pun.

Bahkan terhadap Yan Chu pun ia masih menutup diri, karena ia sadar bahwa di dunia kultivasi yang kejam ini, kepercayaan adalah kemewahan yang bisa merenggut nyawa jika diberikan kepada orang yang salah.

1
Chen Xi
nextt~/Determined//Determined/
☕︎⃝❥Mengare (Comeback)
Cantik, pingin lihat versi mominya/Doge/
Cecilia: eithhh
total 1 replies
☕︎⃝❥Mengare (Comeback)
Wah, saking cantiknya sampai deskripsinya sepanjang ini😌
Cecilia: beda bangun kalau deskripsiin cwo🗿
total 1 replies
Fajar Fathur rizky
thor cepat bantai klan wang
Fajar Fathur rizky
thor cepat bantai klan wang dengan cara paling kejam termasuk wangchen
Cecilia: sip, sedang ditulis🔥🔥
total 1 replies
Fajar Fathur rizky
thor istri mcnya berapa
Cecilia: dua yg paling disayangi, satu tianqiong, satunya udh muncul cuma blum interaksi. sisanya cuma tambahan aja
total 3 replies
Fajar Fathur rizky
habis klan wang bantai juga klan Qin thor ambil sumber daya mereka
Huo Ling'er
upp
☕︎⃝❥Mengare (Comeback)
kayak milih suami aja🤣
☕︎⃝❥Mengare (Comeback)
Saatnya memerah sapi, eh, keuntungan maksudnya /Pray//Doge/
Cecilia: yep, tpi lama sih
total 5 replies
Nadia Annazwa
/Determined//Determined//Determined/
Nadia Annazwa
alamakkk bahaya nihh
Chen Xi
nextt~
Fajar Fathur rizky
thor cepat naikin ranah kultivasi mcnya habis itu bantai klan wang
Cecilia: udh kutulis kok, tinggal up aja, nunggu waktunya
total 1 replies
Chen Xi
nexttt/Determined//Determined/
Nadia Annazwa
yoshaa🔥
Huo Ling'er
yeyy cwk baruuu
☕︎⃝❥Mengare (Comeback)
Infokan cara bungkus istri kayak gini 🙃
Cecilia: aku jga mw
total 1 replies
[?.?.?]
yandere kah?🗿
Chen Xi
next bantai²
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!