NovelToon NovelToon
Kontrak Panas TUAN Steven

Kontrak Panas TUAN Steven

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Crazy Rich/Konglomerat / Konglomerat
Popularitas:5.6k
Nilai: 5
Nama Author: Kasmawati

Steven Grayson Addison seorang pengusaha muda yang sedang naik daun saat ini , hingga namanya di kenal di berbagai macam negara , tapi di balik kesuksesan nya itu Steven tidak mempunyai niat sedikit pun untuk menikah karena ia masih mencintai sosok wanita yang berasal dari masa lalunya .

hingga ia bertemu dengan seorang wanita cantik di sebuah club malam , wanita itu sangat membutuhkan bantuan karena di jebak oleh seseorang " aku akan membantumu tapi kau harus menikah dengan ku " ucap Steven kepada seorang wanita cantik yang terlihat sangat gelisah itu

" hhhmmm .... baik lah tuan ... aku menerima tawaran mu tapi tolong aku .... saat ini aku di jebak " ucap wanita itu penuh dengan permohonan tanpa berpikir sedikit pun, Steven tersenyum tipis seraya ia menatap wajah cantik wanita itu .

kira-kira seperti apa kelanjutan kisahnya ..!? yang penasaran mampir ya guysss 🤗🥰 .

.
.
.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kasmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berkunjung Ke Kediaman Keluarga Geoffrey

.

.

Bi Xian menanggapi nya dengan tersenyum , setelah nya Steven segera melangkah pergi .

" maaf Nona ... Apa Nona sudah siap tuan Steven menunggu anda dari tadi " ucap Bi Xian

" sudah bi ... Bukan nya tuan dingin itu sedang serius berbicara dengan seseorang " ucap Pricilla

Bi Xian tersenyum " tidak nona tuan Steven sedang menunggu anda di depan " ucap Bi Xian

Kening Pricilla kembali berkerut bingung ia menoleh ke bawah tangga tapi ia tidak melihat seorang pun disana " tadi tuan Dingin ada disana bersama pria berjas putih , kemana dia. " tanya Pricilla dengan wajah bingung nya

Bi Xian tersenyum " tidak ada seorang pun disini Nona , mari saya antar tuan sudah lama menunggu " ucap Bi Xian melangkah lebih dulu

Pricilla masih berdiri dengan bingung jelas-jelas ia melihat Steven sedang mengobrol serius bersama dengan pria berjas putih bahkan ia mendengar secara langsung apa yang dikatakan oleh Pria berjas putih itu .

" kenapa Nona , apa ada masalah. ? " tanya Bi Xian wanita paruh baya itu kembali menghampiri nya

" tidak ada bi , ayo " ucap Pricilla tersenyum setelah nya ia melangkah keluar dari mansion itu bersama dengan Bi Xian .

" sebenernya siapa tuan dingin itu " ucap Pricilla dalam hati .

Sesampainya di tempat parkiran Mansion di dalam mobil sudah ada Steven yang duduk di kursi kemudi seraya menunggu nya , Bi Xian segera membuka pintu mobil bagian depan .

" silahkan masuk Nona " ucap Bi Xian

Pricilla hanya tersenyum seraya melangkah masuk kedalam mobil dan duduk di kursi penumpang yang ada di samping kursi kemudi , pintu mobil kembali tertutup dengan rapat .

Tanpa berkata apapun Steven segera melajukan mobil mewah nya meninggalkan halaman Mansion besarnya .

" hhhmmm .... Bisa singgah sebentar di toko kue xxxx aku ingin mengambil pesanan " ucap Pricilla dengan ragu

" hhhmmm " Steven hanya berdehem saja seraya fokus ke depan .

Pricilla duduk dengan tenang ia kembali teringat dengan apa yang ia lihat di bawah tangga , Steven dan seorang pria berjas putih jelas-jelas mereka sedang mengobrol bersama lalu kenapa Bi Xian mengatakan tidak ada seorang pun dan Steven sudah menunggu nya di mobil sejak dari tadi .

" oh ya tuan dingin , aku sudah mengatakan kepada kakak ku dan dia ingin bertemu dengan mu " ucap Pricilla lagi

" hhhmmm ... Itu lebih bagus .... Aku akan berbicara dengan nya di kediaman keluarga mu " ucap Steven masih dengan wajah datarnya tanpa melirik wanita cantik itu sedikit pun .

Hingga mobil mewahnya kini berhenti di depan toko kue , Pricilla segera keluar dan masuk kedalam toko kue itu untuk mengambil pesanan cake nya .

Steven ia mengambil ponsel nya dan mengirimkan pesan kepada Julian " besok aku harus berangkat ke Belanda , dan kemungkinan aku berada di sana selama dua hari , jadi aku serahkan tanggung jawab kepadamu selama dua hari " itu lah isi pesan Steven

Tak lama Julian membalasnya " baik tuan , dan soal kunjungan proyek nya bagaimana ? " tanya Julian

Pricilla kembali datang dan Steven tidak lagi membalas pesan dari asisten nya itu , setelah Pricilla duduk di dalam mobil dengan kotak kue di pangkuan nya mobil pun kembali melaju menuju ke kediaman keluarga Geoffrey.

hingga mobil itu memasuki gerbang besar yang menjulang tinggi , Pricilla tersenyum senang .

" sudah sampai " ucap nya dengan sangat senang

Steven keluar lebih dulu setelah nya ia membukakan pintu mobil untuk Pricilla .

" ayo " ucap Pricilla saat ia sudah keluar dari mobil di tangan nya terdapat Cake coklat untuk keponakan lucu nya .

Steven hanya menganggukkan kepalanya dan keduanya berjalan beriringan untuk masuk kedalam Mansion keluarga Geoffrey yang ada di inggris .

" MAMA .... ANAK MU DATANG " teriak Pricilla saat ia sudah berada di ambang pintu

Nyonya Eudora yang kebetulan baru keluar dari ruangan bersantai itu segera berlari keluar dan menghampiri putri dan menantu nya .

" kalian ayo masuk " ucap Nyonya Eudora dengan sangat lembut dan tersenyum senang

Keduanya melangkah masuk dan segera duduk di ruangan tengah , Pricilla meletakkan cake cokelat yang dibawanya itu di atas meja " Alana mana Ma. ? " tanya Pricilla mencari sosok keponakannya itu

" Alana diciniiii .... Onty Pli cudah datang " sura seorang balita yang baru berusia empat tahun itu terdengar

Pricilla segera berdiri dan menyambut keponakan cantik nan gembul nya yang berlari kearah nya .

Steven hanya diam menatap bocah menggemaskan itu , tapi pada saat Alana sudah sampai di hadapan aunty nya itu , bocah kecil itu menghentikan langkah nya tanpa menyambut pelukan dari aunty cantiknya .

Pricilla mengerucutkan bibirnya saat keponakan nya itu menatap nya dengan mata bulat nya " Cake pecanan Alana mana ? " tanya Alana

" tuh di meja , tapi sebelum mengambil nya Alana harus memeluk Aunty dulu " ucap Pricilla dengan tersenyum

Alana diam ia melihat kotak berwarna pink di atas meja dan ia tahu itu adalah Cake coklat pesanan nya , tapi seketika matanya tak sengaja melihat Steven pria datar itu diam seraya menatap nya .

" Wow... tampangnya .. " ucap Alana dengan mulut yang terbuka lebar ia sangat kagum dengan ketampanan Steven

Nyonya Eudora tersenyum " namanya paman Steven , itu suaminya aunty Pricilla " ucap Nyonya Eudora kepada cucu nya itu

Alana diam ia menatap lekat wajah tampan nan datar itu , hingga Nyonya Isabella datang seraya menatap tajam mereka semua .

" oh jadi ini suami cucu ku , seorang pria yang sudah menikah dengan cucu perempuan ku tampan persetujuan dari ku " suara Nyonya Isabella mengalihkan perhatian mereka

Wanita tua itu berjalan dengan tongkat di tangan nya , seketika Alana bersembunyi di balik tubuh Pricilla " nenek Lampil nya datang , onty halus hati-hati tongkatnya itu cangat belbahaya " bisik Alana dan Steven masih bisa mendengar nya tapi pria itu tidak mengerti dengan bahaya bocah itu yang terdengar sangat aneh .

Pricilla menahan tawanya ia berdiri seraya menghampiri Oma nya itu , Alana gadis kecil itu segera meraih kotak kue yang ada di atas meja lalu membawanya pergi dari sana .

Nyonya Eudora tersenyum kepada menantu nya ia merasa tidak enak " ucapan Oma Pricilla jangan di ambil hati ya Nak , maklum orang tua memang seperti itu " ucap Nyonya Eudora mengecilkan suara nya

Steven hanya menganggukkan kepalanya " Oma duduk lah terlebih dahulu " ucap Pricilla dengan lembut nya

Tak

Nyonya Isabella tidak menuruti apa yang dikatakan oleh cucu perempuan nya itu justru ia menghantamkan ujung tongkat nya di atas lantai marmer , tatapannya sangat tajam menatap Steven yang hanya menatap nya dengan datar .

Steven beranjak berdiri seraya merapikan jas mahal nya , ia mengulurkan tangan kanan nya kearah wanita tua itu " namaku Steven Grayson .... Anda bisa memanggilku apa saja " ucap Steven dengan santai nya

Nyonya Isabella diam ia menatap tangan pria itu yang kini berada di hadapan nya tanpa berniat sedikit pun untuk membalas uluran tangan itu .

Steven menghela napasnya dengan cukup panjang ia menarik kembali uluran tangan nya " baik lah saya mengerti jika anda marah kepadaku Nyonya , karena saya menikahi putri dari keluarga Geoffrey tanpa izin dari anda terlebih dahulu " ucap Steven

Nyonya Isabella mengangkat tongkat nya setelah nya ia menunjuk wajah tampan Steven dengan tongkatnya itu .

Alana yang berada di balik tembok membulatkan matanya melihat apa yang dilakukan oleh nyonya Isabella " paman tampan akan di kutuk jadi pangelan kodok " ucap Alana .

.

.

.

Jangan lupa Like , komen, Vote dan berikan dukungan nya ya guyss 🤗🥰 🙏

Maaf jika masih ada typo nya 🙏😊 .

.

.

.

1
Alin Norshalsabilla Alkhatir
Bikin riweuh bacanya, klo ada anak cadel ky gtu.
Alin Norshalsabilla Alkhatir
Next
kas. maa29: aassiiaappp 🙏🤗
total 1 replies
kas. maa29
mana nih yang menunggu cerita Steven 🤗 sekarang sudah Rilis ya guysss , silahkan di baca 🙏🤗🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!