Kapal angkasa Zee yang telah digunakannya selama 15 tahun tiba-tiba saja mengalami error sistem dan meledak, ledakannya sangat besar hingga menewaskan Zee..
Zee pikir itu adalah akhir dari hidupnya tetapi ternyata bukan, Zee kembali terbangun tetapi dia tidak terbangun di dunianya lagi melainkan Zee terbangun di 30 tahun yang lalu dan juga tubuh yang di masuki Zee sekarang tidak tahu mengapa dia sedang dalam keadaan panas (terangsang)...
apakah yang sebenarnya terjadi pada Zee dan tubuh Zee yang sekarang??!!...
bagaimana Zee akan menangani keadaannya sekarang??!!...
apakah Zee akan mendirikan apa yang sudah dia capai dahulu??!!...
Transmigrasi wanita jenius abad 21 dan tiga anaknya yang imut akan segera di mulai!!!...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon A.A.Hana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 3
"Ya. wanita Hamil yang sedang berada di tengah-tengah Pembulian di tempat kerja itu adalah 'Z' Sang Keajaiban I.P.S." ucap Josephine dengan tersenyum sinis sambil membantu 'Z' berdiri dari tempat duduknya.
"A...apa?! Wanita Jalang ini 'Z'?!" ucap Mason terkejut hingga terjatuh duduk.
mendengar 'Z' dihina, Josephine menjadi sangat marah, beraninya seorang anak yang baru lahir kemarin (seseorang yang belum punya banyak pengalaman yang belum tahu banyak tentang dunia Kedokteran sama seperti bayi baru lahir yang belum punya pengalaman apa-apa dan tidak mengetahui tentang dunia yang ditinggalinya sebab dia baru lahir kedunia ini.) menghina 'Z' Anak Ajaib nya,
"Jalang kau bilang?!!" ucap Josephine dengan penuh amarah,
Disaat Mason menghina 'Z' Jalang, para direktur itu langsung sangat terkejut serta takut akan akibat dari perkataan orang satu ini terhadap mereka dan Rumah Sakit Cristal ini, ada yang langsung memegang dadanya saat Mason menghina 'Z' ada juga yang memegang kepalanya dan ada juga yang menghela nafas, memikirkan akibat dari Amarah Josephine karena telah berani menghina Anak Emasnya.
Dan hal itu (Amarah Josephine)bukan hanya ketakutan saja, tapi itu merupakan hal yang akan benar-benar terjadi 100% jika kamu berani menghina Anak Emasnya yaitu 'Z',
Melihat Nyonya Josephine yang mulai marah, Direktur Joris segera memikirkan cara cepat untuk mengurangi amarahnya secepat mungkin agar dirinya tidak terkena imbasnya juga, dan cara cepat yang dapat dipikirkannya adalah,
"PLAK!! Dasar Bocah Brengsek?! Beraninya kamu menghina Nona 'Z'?! Berlutut dan Minta Maaf Sekarang juga!!" teriak Joris sambil menampar keras Mason hingga sebelah wajahnya memerah serta bengkak.
"A..apa... Jadi wanita ini memang 'Z'?!" ucap Mason terkejut,
"Tunggu apa lagi kamu?! Cepat berlutut Bocah!" ucap Evaline sambil melirik Mason dengan tatapan menyedihkan.
Mason yang mendapatkan tekanan dari para petinggi di Rumah Sakit bahkan orang yang selama ini mendukung dia, selalu menutup mata akan masalah yang dibuatnya karena paman Mason yang merupakan pemilik saham terbesar Rumah Sakit Cristal sekarang dia malah ikut juga menyuruhnya untuk berlutut meminta maaf bahkan sampai berani menamparnya, akhirnya tidak bisa melakukan apapun lagi selain berlutut serta meminta maaf karena sekarang dia tidak ada satupun yang mau membelanya.
"Bruk(suara hantaman lutut ke lantai) ma... maafkan saya Nona 'Z' saya tidak tahu jika itu anda!" ucapnya sambil membenturkan kepalanya ke lantai serta mata yang berkaca-kaca terlihat penuh penyesalan yang padahal didalam hatinya penuh dengan perasaan malu bercampur marah karena merasa direndahkan oleh wanita yang umurnya tidak jauh beda dengan dirinya.
Walaupun Mason sudah meminta maaf hingga keningnya berdarah, tapi 'Z' tahu bahwa tidak ada ketulusan didalamnya itu hanya sekedar ucapan agar dirinya selamat dari masalah, dan darah yang keluar dari keningnya itu adalah properti pendukung untuk memberikan kesan ketulusannya, agar orang yang melihat tambah percaya bahwa dirinya itu meminta maaf dengan sangat tulus.
Namun 'Z' hanya diam saja saat Mason meminta maaf secara dramatis hingga berdarah-darah seperti itu, 'Z' bahkan seperti mengabaikan Mason, dia tidak peduli apa yang dilakukan Mason malah 'Z' mengajak Josephine pergi ke Ruangan Auditorium segera,
"Ketua Josse... Sudah jam segini! lebih baik kita segera pergi ke Ruang Auditorium sekarang?!" ucap 'Z' sambil melihat hpnya,
"apa kau yakin ingin pergi langsung ke Auditorium dan meninggalkan masalah ini begitu saja 'ZEE' " ucap Josephine sambil berbisik di telinga 'Z'
"Ya.. Lagian tidak ada gunanya juga aku jika masih ada di sini, mendengarkan sebuah permintaan MAAF YANG TIDAK TULUS apa gunakan untukku, lebih baik aku langsung menyelesaikannya dengan Pemilik Tempat ini bukan, Beritahu dia bahwa salah satu ANJING nya telah berani menggonggong padaku." ucap 'Z'(Zee) sambil menatap tajam kearah Mason dan para direkturnya.
"ah.. Kamu?!.. Juga ikut bersamaku!" ucap 'Z' sambil menarik tangan Arthur,
Setelah mengucapkan kata-kata yang menusuk pada mereka 'Z' yang merupakan Kode nama dari Zee, ia langsung pergi bersama Josephine serta Arthur ke Auditorium yang diarahkan oleh Direktur Liam dan Direktur Arjuna.