NovelToon NovelToon
Kania

Kania

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen
Popularitas:846.5k
Nilai: 2.1
Nama Author: Dhewhy M

Kisah ini masih belum banyak di revisi. Masih amburadul apa adanya seperti dulu. Sudah mulai konsisten di bab. 82 ya.... semoga dapat mengambil hikmah dari kisah ini.

Seorang gadis biasa yang di temukan oleh sepasang Kakek Nenek di emperan toko ketika hujan. Yang mereka beri nama Vera Kania Putri. Telah tumbuh menjadi sosok gadis yang tangguh, baik hati, pekerja keras. Mendambakan cinta dari seorang guru magang bernama Fatih, namun harus rela kehilangan cintanya karena ditinggal untuk selama-lamanya dan ia harus menikah dengan kakak yang di cintainya bernama Rey, dan cinta mereka akan terus berlanjut ketika badai memisahkan mereka

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dhewhy M, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 19

"Hey lihat, pemeran utama kita telah datang" Sorak Anggun.

"Anggun!! Jika kamu tidak tau apa-apa, mendingan kamu diem aja!! Bacot lu!! " Kata Lusi membela Kania.

"Eh Lusi, Pelakor kayak dia seharusnya di depak dari sekolah. Buat malu aja ih, jijik banget. Udah berapa kali lu di booking Ver, ups sorry. Maksut gue Kania" Kata Anggun menghina.

"Apa sih maksut lu, dasar lampir" Kata Deni.

"Bencong lu, eh gue lihat dengan mata kepala gue sendiri, kalau Pelakor ini masuk semalam dan keluar tadi pagi bersama Om-Om berduit. Ya masih muda sih, ganteng juga. Tapi sayang, dia udah Om-Om" Hina Anggun.

"Terus masalah lu apa? " Tanya Kania masih santai.

"Masalahnya, gue jijik lihat pelakor kayak lu masuk sekolah. Dan pasti nyokab bokap lu yang tajir itu juga nggak becus dan malu memiliki anak pelakor kayak lu" Kata Anggun.

Kania naik pitam ketika Anggun menyebut orang tuannya dengan sebutan tidak becus. Ia langsung berdiri dan mencekik leher Anggun dengan sangat kencang, sampai Anggun susah untuk bernafas.

"Lu boleh menghina gue, lu boleh panggil gue sesuka hati lu. Tapi gue paling nggak suka saat lu bawa-bawa nama orangtua gue. Apa lagi ini masalah gue sendiri" Kata Kania terus mencekik Anggun.

"Kania udah dong, jangan cekik dia. " Kata Lusi.

"Biarkan dia mati, dan langsung masuk neraka. Karena dia telah menyebar fitnah kemana-mana" Kata Kania terus mencekik Anggun.

"Le- le-pas-in gue. Sa-kit " Kata Anggun merintih kesakitan.

Kania pun melepaskan cekikannya kepada Anggun, namun yang namanya Anggun ini masih saja menghina Kania dengan sangat buruk, ingin sekali Kania membalas, namun ia tidak.bisa melakukan itu. Semakin ia membali, semakin keruh juga suasana di dalam kelas mereka.

"Dasar *******!!! " Teriak Anggun.

Plakk. Plak.

Tamparan dua kali untuk Anggun, Kania bukanlah cewek lemah yang hanya diam saja saat di bully. Ia mulai memukul Anggun, menjambak rambutnya dan menendang kakinya. Anggun tersungkur ke lantai, dia menangis dan meminta tolong kepada temannya di kelas itu.

"Berani ada yang membantunya berdiri? Aku pastikan besok kalian tidak bisa ikut Tes akhir semester" Kata Kania membuat takut seluruh sisiwa di kelas.

"Kania? Lu sangat kejam, gue akan pastikan lu akan mendapat balasan yang setimpal dengan apa yang telah elu lakukan ke gue" Ancam Anggun.

Entah siapa yang mengadu ke kepala sekolah saat itu, Kania dan Anggun di panggil di ke ruang kepala sekolah. Kania nampak sangat tenang menghadapi situasi ini. Tapi Anggun bersikeras menuduh Kania telah menganiayayannya.

"Panggil wali kalian kesini. Anggun, orang tuamu akan segera datang. Dan Vera, maksud bapak, Kania. Siapa wali yang akan datang untukmu?" Tanya Kepala sekolah.

"Hahaha siapa yang akan datang untuknya? Orang tuanya pasti malu ingin datang, dan melihat betapa liarnya anaknya yang ilang ini. Atau memang elu dulu sengaja di buang? Karena elu itu aib buat keluarga lu!" Kata Anggun menghina Kania walaupun mereka masih berada di depan kepala sekolah.

"Anggun!! Jaga bicaramu!! " Bentak Kepala sekolah.

"Bapak hubungi saja nomor ini, dia yang akan datang menjadi wali saya" Kata Kania memberikan nomor Rey kepada Kepala sekolah.

"Dia walimu? Siapanya kamu Kania? " Tanya Kepala sekolah.

"Bapak akan tau ketika dia datang" Jawab Kania.

"Pasti Om-Om yang menghidupinya tuh" Kata Anggun.

"Anggun!! Lama-lama kamu tidak menghargai bapak ya? Bapak akan pastikan masa sekors kamu lebih lama dari Kania" Kata Kepala sekolah.

Anggun pun seketika diam. Ia sangat kesal kadena kepala sekolah juga menantangnya. Beberapa menit kemudian orang tua Anggun datang, kini Kepala sekolah sedang menunggu wali dari Kania datang.

1
Siti Irawati
suka ceritnya dari dulu
Yudiawati
hadiah tuk thor bunga mawar 🌹🌹💪💪thor
Siti Cholifah
suwi taaa! 🤥
Siti Nuryati
semangat thoor..ayo upnlg doong
Fiki Septiadi
untung Kania udah kebal sama hujatan orang👍👍👍😍😍😍😍😍. semangat Kania 💪💪
Fiki Septiadi
👍👍👍👍🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Fiki Septiadi
lah ko ....bisa gitu ???? tiba" meninggal 😭😭😭😭😭
Fiki Septiadi
bagus banget Thor ceritanya ❤️❤️❤️❤️
Fiki Septiadi
awal yang sangat berkesan ....🤭😂😂😂😂
Fiki Septiadi
aku mampir Thor slm knl 🙏
Pena Indah
🥰
Tita Rosiita
ka kok blm up lgi 🤭😀💪
putri wahyuni
akhirnya🆙lagi walaupun aku tau nya telat😅
lanjutt thor🆙💖💪💪💪💪
yue ryu
visual nya doank ka...biar makin asyik bayangin wajah2 mrk klo pas baca.. hehe..
Tery Trisnawati
lanjut kak
𝕕𝕖𝕕𝕖 𝕡𝕖𝕤𝕖𝕜
kak buruan dong up yg bnyak
Incess_
serruuuuuuuuu
Siti Aisyah
lanjut
Melina
up up Thor
Tita Rosiita
ok lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!