NovelToon NovelToon
Pengulangan Sang Master

Pengulangan Sang Master

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Kultivasi Modern
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: Notdrick

Mo Tianxia pernah berdiri di puncak dunia.

Sebagai seorang kultivator yang telah mencapai Absolute Realm, tidak ada lagi lawan yang mampu menandinginya dan tidak ada lagi batas yang mampu menghalanginya. Namun, setelah mencapai segala sesuatu yang bisa dicapai, yang tersisa baginya hanyalah kebosanan.

Dalam sebuah keputusan yang tidak masuk akal bagi siapa pun, Mo Tianxia menghancurkan jiwanya sendiri dan memulai kembali kehidupannya dari nol.

Kini, ia terbangun dalam tubuh yang lemah dengan kultivasi paling dasar.

Tidak ada kekuatan absolut. Tidak ada kedudukan tinggi. Tidak ada nama besar.

Hanya pengetahuan tentang jalan yang pernah ia tempuh.

Dengan sikap tenang dan pengalaman yang jauh melampaui usianya, Mo Tianxia kembali melangkah di jalan kultivasi. Sekte, turnamen, dunia rahasia, para jenius, dan berbagai ancaman mulai muncul di hadapannya.

Namun kali ini, tujuannya bukan menjadi yang terkuat. Ia hanya ingin menikmati kembali perjalanannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Notdrick, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18

Mo Tianxia sedang berjalan ke area latihan pagi-pagi buta, ia sengaja tiba lebih awal sebelum sesi pagi dimulai, ia sedang mencari kesempatan untuk berbicara dengan Chen Feng secara pribadi tanpa menarik perhatian disciple lain.

Chen Feng juga tiba lebih awal untuk mempersiapkan sesi latihan, dari kejauhan dia melihat Mo Tianxia datang. Alisnya terangkat melihat kedatangan Mo Tianxia yang tidak biasa.

"Ada yang ingin kau bicarakan?" tanyanya, nada suaranya waspada namun tidak bermusuhan.

Mo Tianxia mengangguk. "Semalam aku tidak bisa tidur, jadi aku berjalan-jalan sebentar di sekitar asrama," katanya, memilih untuk sedikit memutar kebenaran tanpa berbohong sepenuhnya. "Aku melihat seseorang bergerak di dekat perbatasan hutan sebelah barat, agak jauh dari jalur patroli biasa. Sosoknya mencurigakan—bergerak seperti orang yang berusaha agar tidak terlihat."

Chen Feng langsung serius, ekspresinya berubah tajam. "Jam berapa ini terjadi?"

"Sekitar tengah malam," jawab Mo Tianxia.

"Bisakah kau menjelaskan arahnya lebih detail?" tanya Chen Feng.

Mo Tianxia menjelaskan lokasi dan arah pergerakan sosok itu seakurat mungkin, meski sengaja sedikit mengaburkan beberapa detail.

Chen Feng mendengarkan dengan seksama, mencatat detail itu dalam ingatannya.

"Kau melakukan hal yang benar dengan melaporkan ini," katanya akhirnya. "Aku akan menyampaikan informasi ini kepada elder yang bertanggung jawab atas keamanan sekte."

Ia menatap Mo Tianxia sejenak, sesuatu yang mirip kecurigaan kembali muncul di matanya.

"Bagaimana kau bisa melihatnya sejelas itu dalam kegelapan malam?" tanyanya, mencoba terdengar santai meski pertanyaannya cukup tajam.

Mo Tianxia sudah menyiapkan jawaban untuk pertanyaan semacam ini. "Aku sering keluar malam untuk melihat bintang," jawabnya. "Mataku sudah cukup terbiasa dengan gelap."

Jawaban itu masuk akal, meski tidak sepenuhnya memuaskan rasa penasaran Chen Feng.

'Anak ini selalu punya jawaban yang masuk akal untuk setiap kejanggalan,' pikir Chen Feng. 'Tapi entah kenapa, aku tetap merasa ada yang tidak beres.'

Ia mengangguk, memutuskan untuk tidak mendesak lebih jauh untuk saat ini. "Terima kasih atas laporannya. Aku akan meningkatkan patroli malam mulai sekarang."

...------...

Siang harinya. Kabar tentang peningkatan patroli malam mulai menyebar di antara disciple luar, meski tidak ada yang tahu persis apa penyebabnya selain rumor samar tentang "penyusup".

"Kau dengar soal penyusup itu?" tanya Xiao Hei kepada Mo Tianxia dan Wang Dazhi saat makan siang, matanya berbinar penuh rasa ingin tahu. "Katanya seseorang melihat orang asing di dekat hutan tadi malam."

"Siapa yang melihatnya?" tanya Wang Dazhi penasaran.

"Tidak ada yang tahu pasti," jawab Xiao Hei. "Tapi kudengar Elder Chen langsung memerintahkan patroli tambahan pagi ini."

Mo Tianxia hanya mendengarkan tanpa berkomentar banyak, meski di dalam hati ia memikirkan sesuatu yang lain.

'Menarik bahwa Elder Chen tidak mengungkapkan sumber laporannya,' pikirnya. 'Mungkin ia sengaja menjaga kerahasiaan, atau mungkin ia masih curiga terhadapku dan tidak ingin menarik perhatian lebih jauh ke arahku.'

Ia menyantap makan siangnya dengan tenang, meski insting yang telah terasah selama ribuan tahun memberitahunya bahwa sosok yang ia lihat semalam bukanlah kejadian terisolasi.

'Kalau benar sekte ini sedang diawasi oleh seseorang,' pikirnya, 'aku perlu tahu tujuannya sebelum semuanya menjadi lebih rumit.'

...-----...

Sore harinya, saat sesi latihan bebas berlangsung, Mo Tianxia memperhatikan perubahan kecil di sekitar kompleks sekte—lebih banyak disciple senior yang berjaga di titik-titik strategis, formasi pelindung di beberapa sudut kompleks yang biasanya jarang diaktifkan kini menyala dengan cahaya samar.

Wang Dazhi, yang berjalan di sampingnya menuju area latihan, juga menyadari perubahan itu. "Sekte benar-benar serius menanggapi kabar penyusup ini," gumamnya.

"Lebih baik berhati-hati daripada menyesal," jawab Mo Tianxia, meski di dalam hati ia bertanya-tanya seberapa jauh kewaspadaan ini akan cukup untuk menghadapi ancaman yang sebenarnya, jika memang penyusup itu bukan sekadar orang yang tersesat.

...-----...

Malam itu, sebelum tidur, ia kembali menyempatkan diri memindai area sekitar kompleks dengan indranya, namun tidak menemukan tanda-tanda kehadiran yang sama seperti malam sebelumnya.

'Mungkin ia sudah pergi,' pikirnya, meski insting yang telah terasah selama ribuan tahun tidak sepenuhnya meyakinkan dirinya sendiri dengan kesimpulan itu. Ia tidak tahu betapa benarnya firasat itu—bahwa penyusup itu belum pergi.

1
🎁➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰ᶻᵉˡᴠᴀɴᴀ
tekad nyaa lebih besar daripada yang lain pastiii
🎁➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰ᶻᵉˡᴠᴀɴᴀ
yaaa karna jiwa nyaa dahh buyut buyut makanyaa gak gampang ditebakk
🎁➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰ᶻᵉˡᴠᴀɴᴀ
mantapp kasih paham bossss 💅
🎁➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰ᶻᵉˡᴠᴀɴᴀ
ternyata gak di dunia nyata gak didunia novel sama ajaa 😌
🎁➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰ᶻᵉˡᴠᴀɴᴀ
anak yang terlampau pintar dan dewasa sampai orang tua yang lain pun merasa heran
🎁➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰ᶻᵉˡᴠᴀɴᴀ
nama yang emang sudah ditakdirkan
🎁➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰ᶻᵉˡᴠᴀɴᴀ
ternyata mc nyaa anak pungut 😌
🎁➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰ᶻᵉˡᴠᴀɴᴀ: manaa adaa /Curse//Facepalm/
total 2 replies
🎁➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰ᶻᵉˡᴠᴀɴᴀ
Apakah terlahir kembali untuk menyambut masa kejayaannya lagi 😌
^_^
mo tianxia emangnya gk pernah jadi bayi dulunya sebelom jdi penguasa dunia?
^_^
ada yang hrus dibicarain justru di sini, kalen punya uang kagak buat rawat anak orang ini?
^_^
klo minta ke Dewa Othor pasti dikabulin, kalen salah aja caranya
^_^
lgi pda maen petak umpet ges
^_^
gak ngerti novelnya bahas apa, tpi gk tau pen baca aja ^_^
Nnoyre: gak apa apa sih/Joyful/
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!