NovelToon NovelToon
Ketika Perselingkuhanku Terkuak

Ketika Perselingkuhanku Terkuak

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Angst / Pihak Ketiga / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 4.7
Nama Author: Ocean Na Vinli

Berdasarkan kisah nyata. 10 persen ceritanya real, sisanya bumbu-bumbu pemanis.

~

Andre Baskara tak menyangka perselingkuhan yang telah dilakukannya selama sepuluh tahun lamanya. Akhirnya terendus juga oleh Sekar, istrinya. Padahal ia sudah mewanti-wanti dan selalu bermain aman.

Dan tanpa pikir panjang Sekar akan mengugat cerai Andre. Namun, Andre sangat tak setuju karena rasa cintanya pada Sekar masih hinggap di relung hatinya hingga kini. Dan meminta Sekar untuk mempertimbangkan keputusannya, mengingat ada buah hati mereka yang membutuhkan kasih sayang dari kedua orangtuanya.

Sekar tetap tak peduli. Dia ingin segera mengakhiri biduk rumah tangga yang sudah tak sehat ini. Akan tetapi, keinginan Sekar kandas sebelum ketuk palu berdengung, sebab Sekar tengah mengandung.

Mendengar kabar itu, Andre sangatlah senang. Meskipun begitu, dia tetap berselingkuh di belakang Sekar.

Bagaimanakah kelanjutan rumah tangga Andre dan Sekar?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ocean Na Vinli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kepergok

"Rena," panggil Andre seketika setelah keluar dari ruangan bersama Wati.

Rena dan Shakila mengalihkan pandangan ke sumber suara. Melihat Andre dan Wati melangkah cepat mendekati mereka.

"Itu Ayahmu?" Shakila berbisik tiba-tiba.

Rena mengangguk cepat.

Shakila nampak mangut-mangut sejenak sambil turun dari kursi kala memperhatikan Andre sepertinya akan berjongkok di hadapan Rena.

"Nak, maafkan Ayah ya, Rena jangan takut, Ayah nggak akan teriak-teriak lagi, Ayah sayang banget sama Rena." Andre membawa tubuh munggil Rena ke dalam pelukan. Setelah berpikir dia akan berusaha untuk tidak membuat keributan di hadapan Rena.

Rena hanya diam saja. Kedua matanya malah fokus memperhatikan Shakila yang sekarang tengah berlarian menuju seorang pria sepertinya Daddy Shakila. Rena dapat melihat Shakila tengah di cium pipinya oleh Daddynya. Kini Shakila dan pria itu nampak melangkah cepat menuju mobil.

"Rena, Ayah ke kantor dulu, baik-baik ya di sini,' ucap Andre sambil melepas pelukan.

Rena menarik napas pelan, enggan menanggapi Andre.

Mau tak mau Andre harus pergi ke kantor karena atasannya tadi sempat menelepon dia saat berada di ruangan BK tadi.

"Saya permisi dulu Bu Wati, sepertinya istri saya sebentar lagi sampai."

Wati melemparkan senyuman. "Oh ya baik Pak, silakan."

Selepas kepergian Andre, Rena mengedarkan pandangan di lorong, mencari keberadan Shakila sejenak.

"Rena cari apa?" tanya guru BK tersebut sambil mengikuti pandangan mata Rena.

Rena menoleh."Shakila, Bu."

"Shakila?" Wati mengulangi perkataan Rena dengan kening berkerut kuat.

Dalam sepersekian detik, dari arah depan, Sekar melangkah cepat, menghampiri Rena dan Wati.

"Bunda!" teriak Rena sambil berlarian mendekati Sekar.

Sekar merentangkan kedua tangan dan memeluk Rena seketika. "Kamu kenapa Nak?" tanyanya cemas. Sebab ketika di butik, mendapat panggilan tiba-tiba dari guru BK. Tentu saja Sekar sangat mencemaskan keadaan putrinya itu.

Rena tak membalas. Dia memeluk Sekar dengan begitu erat. Dan tanpa permisi cairan bening nampak menetes di pipinya seketika.

Sekar panik kala di bagian perutnya terasa basah.

"Rena, kamu kenapa Nak?" tanyanya was-was dan panik. Namun, Rena diam saja.

"Permisi Bu Sekar, saya guru yang menghubungi anda tadi, mari kita bicara di ruangan," ucap Wati. Sedari tadi memperhatikan interaksi Ibu dan anak itu.

Sekar mengangguk. "Oh iya baik, ayo Nak, ikut Bunda," sahutnya sambil menggandeng tangan Rena.

"Rena di sini saja Bunda, mau nunggu Shakila." Akhirnya Rena membuka suara.

"Shakila? Siapa sayang?" Sekar mengerutkan dahi.

"Teman baru Rena, Shakila tadi ketemu sama Daddynya. Bunda masuk saja ya, Shakila pasti sebentar lagi ke sini."

"Baiklah, jangan kemana-mana ya Sayang."

Dengan terpaksa Sekar menuruti permintaan anaknya. Dia pun bergegas masuk ke ruangan bersama guru BK. Setelah di beri penjelasan oleh Wati, Sekar sangat menyesal dan merasa begitu egois karena tak memikirkan perasaan Rena. Dia pun berencana akan membawa Rena ke psikiater nantinya.

Saat keluar dari ruangan, Sekar begitu terkejut melihat Rena tertawa pelan bersama seseorang.

"Rena," panggil Sekar seketika sambil mendekati keduanya.

"Bunda, ini teman Rena, namanya Shakila." Rena memperkenalkan Shakila pada Bundanya.

Shakila melebarkan mata saat melihat wanita di hadapannya adalah wonder woman yang pernah dilihatnya di butik.

"Wow wonder woman," gumam Shakila pelan namun dapat di dengar Sekar dan Rena.

"Wonder woman?" tanya Sekar balik, keheranan.

"Hehe, maaf," sahut Shakila.

Sekar tersenyum hangat. Lalu mengalihkan pandangan ke arah Rena. "Baguslah, Rena memiliki teman, Bunda minta maaf ya, gara-gara Bunda, Rena ketakutan, Bunda janji nggak akan buat Rena ketakutan lagi, sekarang Rena sekolah ya, nanti siang Bunda jemput."

"Iya Bunda, hati-hati Bunda, Rena tunggu ya"

Rena tersenyum tipis.

*

*

*

Selesai dengan urusan sekolah, Sekar memutuskan untuk pergi ke kantor Andre, hendak membicarakan permasahan Rena. Dengan pelan Sekar mengendarai kendaraan roda empatnya membelah jalan perkotaan.

Sesampainya di tempat berkerja Andre, Sekar meminta izin pada teman kantor suaminya untuk masuk ke ruangan Andre.

"Semoga saja dia tidak sibuk," Sekar bergumam-gumam saat masuk ke dalam lift.

Di lantai tiga, Sekar langsung melangkah ke ruangan Andre sambil melemparkan senyum tipis kepada teman kerja suaminya itu.

Dada Sekar bergemuruh seketika. Kala baru saja membuka pintu ruangan, sudah disuguhi pemandangan yang membuat dirinya merasa jijik.

Andre dan seorang wanita tengah berhubungan badan di atas meja kerja. Keduanya belum menyadari kedatangan Sekar. Mereka tengah menikmati permainan dengan mata terpejam.

"Binatang!" seru Sekar sambil menutup pintu dengan sangat kuat.

Andre tersentak kala mendengar suara Sekar. Dia kalang kabut, secepat kilat mencabut rudalnya dari tubuh si wanita.

"Sa-ya-ng, aku bisa menje-laskannya," sahut Andre sedikit terbata-bata ketika melihat Sekar menatap datar ke arahnya sambil melipat tangan di dada.

Beberapa jam lalu, Andre mendapatkan sekretaris baru dari kantor pusat. Saat karyawan baru itu masuk ke ruangan. Adik Andre langsung menegang karena kemeja yang dikenakan wanita tersebut sangatlah ketat dan tipis, hingga menampakkan tali bra-nya yang berwarna merah.

Sekar enggan menanggapi. Dia malah menoleh ke arah wanita muda yang tadi digauli suaminya.

"Pakai cepat bajumu, apa kamu tidak malu mempertontonkan badanmu itu padaku, sepertinya kamu orang baru di sini, siapa namamu?" tanya Sekar sambil menelisik penampilan wanita tersebut.

Wanita itu tampak salah tingkah. "Maaf saya terkejut tadi, saya anak baru Mbak, nama saya Ewita, baru saja masuk hari ini, saya nggak tahu kalau Pak Andre sudah punya istri, saya minta maaf, Mbak," ucapnya sambil memunguti pakaiannya yang berserakan di lantai dan memakai pakaian tersebut.

"Hm, saya cuma mau ingatkan, besok periksakan dirimu ke puskesmas, siapa tahu saja kamu terkena penyakit kelamin atau apa, suamiku bermain dengan banyak wanita, mungkin sudah lebih dari 30 orang atau bahkan lebih," ucap Sekar dengan tenang.

Ewita ketakutan.

"Sekar! Apaan-apaan kamu! Apa kamu menyumpahiku ha?!" Andre mulai tersulut emosi.

Sekar tak mengubris sama sekali Andre. Dia malah menyuruh Ewita untuk keluar dari ruangan.

"Sekar! Lancang kamu ya! Menyumpahi suamimu sendiri!" bentak Andre setelah melihat Ewita keluar.

Sekar menatap sinis Andre. "Cih! Suami? Masih pantas kamu di sebut seorang suami? Menjijikan! Aku tidak menyumpahimu, aku hanya memperingatkan saja! Lagipula kamu sudah sering bergonta-ganti pasangan kan, jadi ya tidak ada salahnya aku memperingatkan wanita itu! Dia harus tahu, kasihan dia, bisa meninggal karena ulahmu!"

"Kamu!" Andre hendak mendekati Sekar.

"Stop! Jangan sekali-kali mendekatiku Andre atau kamu mau aku tendang seperti biasanya. Kamu nggak usah marah, karena memang itu kenyataannya, nikmati saja sekarang tapi nanti kamu akan terkena getahnya, aku ke sini cuma menyampaikan tentang Rena. Kalau kamu memang sayang sama anakmu sendiri. Malam ini dan seterusnya jangan ke rumah dulu Andre, kasihan Rena," ucap Sekar dengan nada rendah.

Amarah di hati Andre langsung mereda saat mendengar nama Rena disebut.

"Aku pergi dulu, pakailah celanamu Andre! Aku masih berbaik hati, tidak melaporkan kelakuan bejatmu ke atasanmu!" Sekar bergegas keluar dari ruangan tanpa mendengarkan jawaban Andre.

1
Nani Te'ne
Suka
Neng Dwi ratih
menurut agama perempuan LG hamil emang d larang bercerai tp laki" klu udah sekali selingkuh TDK menutup kemungkinan akan selingkuh lg
Dede Bleher
orang HIV itu hidup nya tk boleh kluyuran apalagi ampe ke RS!
Meily Agustin
setau aku org hiv ga bs berkeliaran bebas deh. ya ini sih cerita doank
Meily Agustin
rika bukan nya ibunya andre. rima kali thor
Meily Agustin
jangan mau jd cewe bego, uda diselingkuhin masi dimaapin. nanti ketawan selingkuh lg cm bs nangis n mengeluh salah aku apa 😂
Akbar Razaq
memang hamil ga.boleh cere kata siapa nunggu sampe kamu kena penyakit kelamin karena lakimu suka sembarang lobang.
Smoga saja kau dapatkan bukti betapa bejatnya lakimu biar tambah ancur sekalian
Akbar Razaq
Lah pe la cur yg g mau nikahi Andre marahnya ke Sekar.Emang ga waras.
guntur 1609
haha mudah2an kau kena juga
guntur 1609
ni nih namanya binatang berkedok manusia. tukang kawin. mirip binatang. dimana2 celup
guntur 1609
pas kesempatan michel
guntur 1609
semangat babang muchel
guntur 1609
sekarang yg bodoh
guntur 1609
perempuan bodih
guntur 1609
dasar sekar bodoh. kok masih banyak bertanya. diamkan dan langsung ceraikan saja. selesai. baru trs buat rencana buat maneh hancurkan andre
guntur 1609
ajingan juga kau andre. kalau dilihat dari gayanya. sekarang ni perempuan yg lemah. pantas gampang di bodohi sm andre
Lydia
Luar biasa
Puspita Sari
kayanya kalo lagi hamil bisa cerai deh apalagi sekar punya alasan kuat dan punya bukti perselingkuhan juga....jadi nanti sekar masa Iddah nya selesai setalah anaknya lahir
Elma Ayuni Setyaningrum
katanya digratiskan, kok bayar pakai gesekkkk
Mattea Bee
Kejujuran dan kesetiaan harus dipegang teguh oleh semua pasangan dalam berumahtangga, sesuai saat mengucapkan janji pernikahan dihadapan Tuhan. Terimakasih thor untuk ceritanya🌹
Semoga dikehidupan nyata, suatu saat Sekar bisa bertemu dengan sosok seperti "Michael" dan semoga Andre tetap terus semangat berjuang untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi sebelum ajal menjemput.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!