NovelToon NovelToon
Cinta si Anak Pembantu

Cinta si Anak Pembantu

Status: tamat
Genre:CEO / Diam-Diam Cinta / Selingkuh / Beda Usia / Tamat
Popularitas:101.3k
Nilai: 5
Nama Author: istia akhtar

Arjuna Sastra Suseno (30), harus menahan Jengkelnya seorang diri, ketika orang tuanya mendengarkan percakapan dirinya dan kedua sahabatnya dalam panggilan video.

Lelaki itu menyatakan dengan gamblang, bahwa mudah untuk mendapatkan putri pembantunya yang setia, Aira Marlina (18). Tentu kedua orang tua Juna yang sudah kewalahan menghadapi Juna yang tak juga menikah hingga usia 30 tahun itu, tak menunggu waktu lama untuk menikahkan paksa Juna dan Ira.

Hingga pernikahan mereka berjalan selama nyaris satu tahun, Juna tak juga menyentuh Ira. Meski begitu, Juna tetap menghormati Ira sebagai wanita, juga tak pernah bersikap kasar.

Diam-diam, Ira yang selalu membersamai keseharian Juna, jatuh cinta. Fakta bahwa Juna telah memiliki kekasih bernama Keysha, membuat Ira patah hati.

Ingin mundur dan mengakhiri pernikahan, Ira terlanjur mencintai Juna. Ingin maju dan bersaing dengan Keysha, Ira merasa kecil hati. Harus bagaimana Ira melangkah dalam pernikahan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon istia akhtar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kepasrahan Arjuna

Dalam benak Ira, tak pernah sedikit pun terlintas dalam benaknya ia akan bisa membuat Juna berubah dan bersedia menerimanya, membuka pintu hatinya, dan memberikan hasil manis pada perjuangan Ira. Seperti hari kemarin, Juna bahkan lebih manis dan bersikap selalu lembut padanya.

Dan pagi ini, Ira begitu tercengang saat bangun tidur, Juna refleks mencium keningnya. Ciuman kening kedua, yang pernah Juna berikan selain saat pernikahan mereka dahulu. Kini, Ira benar-benar dibuat melayang tinggi, merasa seolah-olah Juna telah mengangkat posisinya di hati Juna. Hati istri mana yang tak suka?

"Ra, hari ini aku mau pamit sama kamu, mungkin sore nanti, sampai malam, aku harus keluar kota sama Aryo dan Rehan. Mungkin pulangnya besok sore atau siang. Maaf, ya, aku nggak bisa ajak kamu, karena ini acara Aryo yang khusus laki-laki." Ucap Juna lembut.

Sejujurnya, hatinya sedih manakala ia harus membohongi Ira. Tapi Juna harus melakukannya demi menyudahi kebohongannya. Bukankah ini jalan yang terbaik? Ya, terbaik bagi Arjuna. Tapi entah bagaimana untuk Ira.

"Memangnya meskipun istri sendiri, nggak boleh ikut? Tanya Ira yang terlihat seperti kecewa. Kan Ira ini istri mas Juna." Ungkap Ira kemudian.

"Maaf, Ra. Tapi ini acara laki-laki. Kalau kamu ikut, kamu bakal jadi perempuan satu-satunya yang terlibat dalam acara. Gimana dong? Aku takut kamu nanti kenapa-kenapa kalau kumpulnya sama teman-teman aku. Lagian ini juga acara teman-teman sekolahku, khusus laki-laki." Juna berusaha tetap tenang.

"Kenapa Ira harus kenapa-kenapa? Bukannya ada mas Juna yang akan melindungi Ira?" Ucap Ira kemudian.

"Nggak semudah itu. Oke gimana kalau gini aja, kamu nggak usah ikut, nanti lain waktu, aku akan ganti dengan jalan-jalan berdua? Ya, kita liburan, atau pergi ke mana pun yang kamu mau. Gimana?" ungkap Juna untuk memberi solusi.

"Ya udah deh, nggak apa-apa." Sahut Ira.

Refleks saja, Juna memeluk Ira dan membuat Ira bereaksi seperti biasanya, deg-degan tak karuan.

Meski ada rasa tak enak dan merasa berdosa sekali, namun Juna memang harus melakukannya. Ia hanya tidak mau, jika nanti terus menerus membohongi Ira dan berakhir ketahuan. Toh ini adalah kebohongan terakhir Juna pada Ira.

"Terima kasih, ya?" Juna mengusap punggung Ira. Pagi ini, Juna mendadak hatinya merasa sendu.

**

Di sebuah ruangan kerja yang cukup luas, Juna tengah duduk bersama dengan kedua sahabatnya, Aryo dan Rehan. Ini adalah momen langka yang belakangan bisa Juna lalui bersama sahabat-sahabatnya, mengingat Juna terlalu disibukkan oleh pekerjaan beberapa bulan terakhir.

Hanya Aryo dan Rehan yang mengetahui tentang warna rumah tangga Juna yang terasa abu-abu, tak seperti rumah tangga pada umumnya.

"Aku salut sama kamu yang berani ambil keputusan besar untuk hidup kamu. Ini nih, yang namanya laki sejati." Ungkap Aryo. Meski ia adalah teman Juna yang paling lembut dan ramah, namun kadang Aryo juga sering membuat Juna terpojok jika Juna melakukan kesalahan.

Aryo adalah sahabat Juna yang dulunya pernah menikah, namun harus kandas rumah tangganya akibat sang istri yang pulang lebih dulu ke pangkuan sang Khaliq, saat melahirkan putri mereka, yang kini diasuh oleh ibu mertua Aryo. Sedang Rehan, adalah bujang lapuk sejati berusia tiga puluh tahun, nyaris sama dengan Juna.

Juna meneguk kopinya hingga tandas.

"Aku juga lelah menyembunyikan hubungan dengan keysha. Sejauh ini dia bisa lah diajak kompromi. Cuman merasa bersalah aja sama Ira." Ungkapnya.

"Halah, lelah apanya? Kalau Ira nggak ngomong dia udah tahu hubungan gelap kamu dan Keysha, kamu juga nggak mungkin tuh bakalan mutusin Keysha. Semua kan awalnya karena mamamu mendesak kamu punya anak, dan Ira mengungkapkan fakta tentangmu dan keysha."

Kali ini Rehan yang ikut menimpali.

"Eh tapi ngomong-ngomong, masa sih, dalam sepuluh bulan terakhir, kamu hidup berdampingan dengan Ira, tapi masa nggak ada perasaan nyaman mungkin, ke Ira?" Rehan kembali melempar tanya.

"Biasa aja, sih. Nggak ada yang istimewa banget. Ya, kamu tahu sendiri lah, kalau Ira bukan seleraku." Ungkap Juna.

"Tapi kalau lama dilihat, Ira itu cantik juga loh makin kesini. Iya nggak, sih? Auranya kayak makin keluar, gitu. Ditatap itu makin adem dan sejuk di hati. Iya nggak sih, Han?" Tanya Aryo pada Rehan.

"Nggak. Apanya yang cantik?" Tanya Juna ketus.

"Ya wajahnya, lah. Masa di keteknya yang cantik?" Tanya Aryo lagi sambil mengernyitkan keningnya.

"Biasa aja. Nggak usah bahas Ira deh." Ungkap Juna sambil meminum kopinya dengan cepat hingga tandas. Aryo dan Rehan saling tatap, tak mengerti dengan tingkah Juna.

"Apa kamu nggak terima, kalau Aryo bilang bahwa Ira cantik?" Tanya Rehan kemudian.

"Ya jelas lah aku nggak suka. Dia istri aku." Ungkap Juna yang keceplosan. Lidahnya seolah terpeleset dan lupa, bahwa ia tak boleh mengatakan hal itu.

"Itu artinya Ente cemburu." Ungkap Rehan kemudian.

Gelak tawa Rehan dan Aryo bersahutan kemudian. Keduanya benar-benar terpingkal karena memergoki, bagaimana perasaan Juna sekarang, pada istrinya.

"Nggak usah sok jaim, deh. Jatuhnya kamu itu munafik. Udah jelas-jelas cinta, ngakunya nggak cinta lagi." Ucap Aryo sambil terus tertawa, menertawakan Juna seketika.

Arjuna tersadar. Lelaki itu lantas mengerjapkan matanya beberapa kali, untuk mencerna apa yang baru saja dikatakan oleh Aryo.

"Hah? Aku? Jatuh cinta sama Ira?" Tanya Juna dengan tampang cengoh.

"Ya iyalah, BAMBANG!! Kalau nggak jatuh cinta, kamu nggak bakalan cemburu sama Aryo. Tuh bukti udah di depan mata. Udahlah, kamu teruskan aja berumah tangga sama Ira. Apa salahnya, sih? Lagian juga Ira masih mulus, perawan tingting. Harusnya malah kamu bersyukur karna udah dapat daun muda kayak dia." Ungkap Rehan kemudian.

Aryo tertawa makin keras. "Sumpah. Ini tuh hal yang paling lucu di sepanjang hidupku. Ya ampun, si cerdas Arjuna Sastra Suseno, kalau jatuh cinta mah, gobloknya nggak main-main." Ungkap Aryo kemudian tanpa menghentikan tawanya.

"Tapi ya itu, ini yang jadi beban aku. Keysha minta waktuku sehari semalam sebagai kenangan sebelum kami berpisah." Ungkap Juna, membuat Aryo dan Rehan sama-sama bungkam.

"Kamu mau?" tanya Aryo kemudian.

"Aku bilang, aku pikirin lagi. Kan kalian tahu sendiri, Keysha pasti minta yang enggak di saat-saat tertentu." Ungkap Juna.

"Ya udah, kasihlah waktunya. Toh cuman sebentar doang, kan? Lagian juga untuk yang terakhir kalinya juga." Rehan menepuk lengan Juna, sahabatnya.

"Iya deh, gampang sih kalau itu." Ungkap Juna.

"Tapi entah kenapa, ya, aku kok kayak ada yang mengganjal, berasa ada yang nggak beres sama keysha." Ungkap Aryo.

Ketiga lelaki dewasa itu saling tatap, melontar tanya dan bingung tak mendapat jawaban. Juna hanya berharap, hanya sekedar jalan dan tak ada hal buruk apa pun di masa depan pernikahannya dengan Ira.

"Ya, mungkin cuman perasaan kamu aja. Semoga aja Ira memang disiapkan sebagai jodohku." Juna mendesah pasrah.

**

1
Asiah Erap
Bagus novelnya thor😍
Istia Akhtar ❤️: terima kasih sudah singgah. jangan lupa singgah juga ke kisah Petunia Amarilys dan kisah UNWANTED HUSBAND ya🫰
total 1 replies
Rahma Lia
Luar biasa
Rahma Lia
ya habis😔extra part-nya kapan thor?
jgn lama y
tris tanto
kilaf itu kalo otak badan dan pikiran gk sadar,lha ini sdar benr hmpr slm pernikhn lg,,trus harus prcy gtyu slm 1 hri dgn kt2 maaf dn cinta
tris tanto
lha itu slm 10bln gk ada kegiatan apapun gtyu,
tris tanto
jngn maksa dl ra kn nikh jg baru kmrin gk mudh juga bwt juna lngsng trim keadaan,mski htny mash mencintai pcrnya buknny yg terbiasa akan sll terlihat,sabar aja jgn menutut lbh pelan2 masukin hati juna dngn plakuan yg manis jgn sll mendebat kecuali mmng harus didebat
tris tanto
suka karakter cewnya sll mngutarakn pendpt dn perasaanya ,gk sll bilng "gk pa2 kok" ujungnya mewek ,,bnyk nopel yg aku bc kbnyk cwenya menya menye
tris tanto
pagi2 ya bgsnya air hngt baru yg mns2
Lala Al Fadholi
harusnya rekam buat bukti ancaman
Erlinda
ternyata si Arjuna ini goblok luar biasa .masa seorang CEO kalah taring sama jalang. dasar Arjuna banci kaleng . pengecut
Erlinda
aq yakin Ira bakal Lulu oleh bujuk rayu sang suaminya. urakan bucin akut ke suami nya makanya dia rela disakiti asal ga di cerai oleh suami nya. sinetron lagi nih
Rini Haerani
Yg banyak aza atuh bonus nya
Rini Haerani
Koq udah tamat aza nich
Vera Mahardika
senangnya happy ending.
Elis Konkon
akhirnya happy ending. di tunggu extra part nya ya thor. 😊
Azzahra Rara
apa tamat ira sm.arjuna thor
Azzahra Rara: ok deh ditunggu ya
total 2 replies
Vera Mahardika
ira tamat nih? kan blm unboxing
Vera Mahardika: alhamdulilah
total 2 replies
Vera Mahardika
irataat nih?
Rini Haerani
Keysha jahat amat sich
Azzahra Rara
mampus km kesya,,semoga hancur karirmu dan g da orang yg nolong km
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!