NovelToon NovelToon
Dendam Dalam Pernikahan Kontrak

Dendam Dalam Pernikahan Kontrak

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Contest / Balas Dendam / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Dendam Kesumat / CEO / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:343.4k
Nilai: 5
Nama Author: Rini IR

Dia adalah Firlizy, gadis cantik yang berprofesi sebagai artis. Gadis itu terkenal sangat baik, memiliki sifat kalem dan juga wajah polos. Tapi siapa sangka di balik wajah polosnya dia menyimpan sebuah rahasia yang mampu mengubah kepribadiannya.

Sayangnya ketidak beruntungan ada di pihak Liz, manajer yang ia percaya menipunya hingga ia berutang pada rentenir sebesar 15 M, Itulah yang semua orang percaya, tapi siapa sangka ternyata itu semua adalah rencana Liz, untuk menikahi CEO hebat pada masa itu, Devan Arkasa, namanya bergema di seluruh penjuru negri. Dan Devan, adalah target utama balas dendam Liz. Hingga Liz mencoba menjebak Devan, apakah berhasil?

"Aku Firlizy, Putrinya Deyna, tujuan ku adalah, menghancurkan mu Tara, melalui Putra angkat kesayangan mu, Devan Arkasa, si CEO sombong itu. Aku pastikan kalian menderita. Devan Arkasa, aku akan membuat mu jatuh cinta padaku, bukan hanya dengan hati juga dengan jiwa, agar nanti bukan hanya hatimu yang hancur, jiwa mu juga akan tergoncang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rini IR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tanda tangan kontrak

...***...

Satu minggu  sudah berlalu, kemarin malam Liz dan Devan mengunjungi dokter dan akhirnya kondisi Liz lebih baik. Dokter sudah mengizinkan Liz untuk berbicara dan tersenyum. Tapi sayangnya, tidak dengan Devan. Devan belum yakin bahwa Liz baik-baik saja.

Matahari kali ini sudah naik memancarkan sinarnya. Dan Liz sudah bangun di dalam pelukan Devan. Liz tau itu tidak sengaja, karna mereka tidur dan tidak sadar apa yang terjadi.

Liz diam, matanya menatap tajam Devan yang tertidur.

Aku membenci mu dengan sepenuh hati ku. Kau tau? Tanpa aku sendiri sadari? Aku mengucapkan membenci mu di setiap hari, walau cuma hanya dalam hati. Tapi aku benar-benar membenci mu.

Liz berusaha sekeras mungkin untuk melepaskan dekapan itu, namun sangat sulit.

"Sayang aku tau kau sudah bangun? Jadi tolong lepaskan aku sebelum kita berebut kamar mandi?"

Devan masih menutup matanya. Dia pura-pura tidak dengar. Liz mengalungkan tangannya di leher Devan. "Selamat pagi suami ku~ aku mencintai mu~ dan segeralah bangun agar kau bisa menafkahi ku." Kata Liz dengan senyuman hangat yang merekah disana.

Devan membuka matanya, dia tersentak halus, saat melihat senyuman hangat yang rasanya sudah lama sekali tidak dia lihat itu.

Sudah berapa lama aku tak melihatnya, tersenyum seperti ini? sejak dia sakit?

"Diam lah, aku sedang mengantuk. Jangan ajari aku cara menafkahi mu."

Tring!! Mendadak ponsel Liz yang ada di nakas berbunyi, Liz dengan segala usahanya akhirnya bisa lepas dari dekapan Devan. Dia mengambil ponselnya.

Sutradara:

Nona Firlizy Defana, kami sedang mencoba merilis sinetron baru. Apa anda bersedia untuk memainkan peran utama? Jika ia, tolong temui saya hari ini, di Hotel Xavier.

"Tuan muda~"

Devan diam saja, tidak menggubris sama sekali.

Dasar CEO tuli!

"Suami ku~"

"Hmmm," Gumam Devan tapi tanpa membuka matanya.

"Aku berfikir untuk masuk kerja lagi. Jadi, boleh aku syuting. Ya setidaknya buat jaga-jaga kalau kau menendang ku, dan aku tidak mendapatkan lelaki kaya seperti mu."

Devan diam sebentar. "Baiklah, pulangnya jangan terlalu malam. Perlu aku mencarika--"

"Gak usah, aku udah dapat. Nanti bakal ngomongin kontrak."

"Kalau begitu Vin akan ikut dengan mu. Dan ingat, jangan terlalu banyak bicara apalagi tersenyum, rahang mu tidak baik-baik saja."

Vin ikut? Padahal hari ini mau ketemu sama An (informan Liz selama ini),  pengen omongin banyak hal juga. Tapi, skip dulu deh. Kalo nolak dia makin marah nanti, malah ga di kasih kerja.

"Tuan muda, apa tidak ada lagi selain Vin? Maksud ku, susah sekali berkomunikasi dengan Alien itu, mengertilah posisi ku."

"Vin ikut atau kau tidak akan bekerja."

"Oke, ya udah aku mau bersiap." Liz bangkit dari tempat tidurnya, dan segera mandi.

Devan menatap telapak tangannya, Devan ingat dengan jelas bagaimana tangan itu yang membuat rahang gadis itu terluka.

Apa aku semarah itu? Sampai menekannya sekuat itu?

...***...

Liz saat ini sedang berada di dalam mobil bersama dengan Vin setelah mereka tanda tangan kontrak dengan sutradara di hotel tadi. "Tepat di depan rumah berawarna biru itu kita berhenti,"

"Baiklah." Sahut Vin patuh.

Eh--

"Vin, kau tidak bertanya kenapa aku kesana? Siapa yang ingin aku temui misalnya? " Heran Liz.

"Tugas saya adalah mengantarkan nona kemanapun nona mau. Urusan siapa dan dimana, saya hanya akan melaporkannya pada tuan muda."

Liz mengangguk mengerti, mobil mereka sudah berhenti di depan rumah sedehana itu. Liz langsung turun dan mengucapkan salam, dia bahkan memeluk wanita tua yang meyambutnya. Ya dia adalah ibunya Nana. Dan ini adalah rumah Nana.

Vin juga ikut turun, titah Devan adalah mengikuti kemanapun Nona Liz pergi.

"Nona Liz? Anda?!" Gadis yang baru keluar dari pintu itu langsung berlari memeluk Liz dengan erat. Vin bisa melihat wajah polos yang sedang bahagia itu, ekspresinya lembut, tentu karna dia sangat merindukan Liznya.

"Nana!!!" Teriak Liz membalas pelukan Nana. "Kau tau? Aku sangat merindukan mu."

"Nana juga sangat merindukan anda, Nomor nona yang lama tidak aktif sih."

Liz menampilkan cengiran manisnya. "Aku lupa, aku mengganti nomor dan lupa menghubungi mu. Oh ya, aku ke sini membawa berita baik. Nana bekerjalah lagi dengan ku, saat ini aku sudah tanda tangan kontrak."

Nana terlihat bahagia, dia sangat antusias. "Benarkah Nona? Nona kembali jadi artis? Lalu bagaimana soal rintenir itu dan Vasa? Apa Vasa sudah tertangkap?"

Liz menggelengkan kepalanya, dia tertunduk sedih. "Vasa belum tertangkap, dan ya jangan ingatkan aku soal Vasa. Aku jadi sedih mengingat dia mengkhianati ku."

"Maaf nona, Nana janji tidak akan membahasa Va-ah dia lagi."

"Dan oh ya, soal hutang aku sudah melunasinya berkat seseorang. Dan ya Nana, mulai besok kita akan bekerja. Kau pelajari kontrak ini oke, saat ini kau adalah manajer ku. Aku harus pergi."

"Nona tidak ingin makan dulu, lalu siapa pria yang berdiri di sana?"

"Ceritanya panjang, yang jelas orang itu buka kekasih ku. Aku akan menceritakannya nanti di telpon. Saat ini, Nana aku harus pergi oke? Besok aku akan menjemput mu pukul 8 jadi bersiaplah. Aku menyayangi mu~ katakan pada bibi aku merindukan makanannnya~" Liz dengan senyuman meninggalkan Nana yang masih diam mematung.

"Aku tidak mengerti apa yang terjadi pada Nona akhir-akhir ini, sudah dua bulan tidak bertemu dengannya. Tapi yang jelas, melihat nona baik-baik saja seperti sekarang. Aku rasa semuanya akan baik-baik saja seperti dulu. Mungkin akan lebih baik karna nona kembali menjadi artis, sebenarnya dengan kemampuan aktingnya, nona bisa mencapai puncak, tapi dia tidak mempunyai dukungan. Ya Tuhan, lancarkanlah perjalanan Nona Liz sampai puncak, karna dia orang yang sangat baik." Gumam Nana sembari melambaikan tangannya penuh senyuman.

"Yeayyy!! Besok bekerja lagi dengan Nona Liz! Hari-hari bekerja yang menyenangkan aku hadir. Aku siap! Aku siap! Aku siap! Aku siap!"

Di dalam mobil Liz menatap ponselnya, ada satu pesan masuk dari orang itu.

Devan:

Bagaimana? Apa semuanya lancar? Sudah tanda tangan kontrak?

^^^Iya sudah tanda tangan kontrak, sekarang mau pulang. Mau istirahat. Dan ya, besok sudah mulai bekerja. ^^^

Ke sini sekarang, bawa makan siang, aku lapar. Ada beberapa peraturan yang ingin aku katakan pada mu saat kau menjadi artis.

^^^Suami ku~ tolong jangan mempersulit jalan ku. Aku ingin menjadi artis terkenal dan menghasilkan uang sendiri, biar aku jadi kaya dan memiliki status sendiri? ^^^

Apa lagi ini? Dia ingin apa lagi? Astaga!!!

"Vin, kita pulang ke rumah dulu. Tuan muda ingin makan siang, aku akan membuatkannya sebentar. Lalu kita ke kantor."

......***......

Jangan lupa komen , like dan vote yaaa~ biar authornya rajin update~

1
Siti Nina
oke 👍👍👍
Lina Darwati
Devan orangnya baik.. tp knp justru terancam yaa..,,jd gak respek sm Liz..
Lamsiah Lamsiah
sepertinya devan jahat dan abisius
Lamsiah Lamsiah
thor gimana kisahnya dan awal mulanya itu dayna sama siapa ituuu ahh jadi tololet omm
Katherina Ajawaila
Next thour, msh BLM lahir kan Liz
Katherina Ajawaila
mks thour akhirnya keluar juga itu kata Ayah dr mulut Liz😘😘😘😘
Katherina Ajawaila
Anna akhirnya ketemu juga sm gebetannya, cinta ni eeee😘😘😘😘😘
Katherina Ajawaila
ken bisa aja, liz skrng lain sm dulu, udh malas bass basi ngk jelas, mending kekepan sm Devan 😁😁😁😁
Katherina Ajawaila
semoga semua aman terkendali bayi nya Liz dengan kel besarnya, udh ngk Ada lg dendam y thour
Katherina Ajawaila
kocak, somplak semya mau mertua n pengantin. serum thour
Katherina Ajawaila
thour jgn berpusah buat liz cinta sm Devan, jd ngk pisah thour plase
Katherina Ajawaila
untung aja liz di tidurin istri sendiri, kalau ngk apes aja nyesel seumur2 liz
Katherina Ajawaila
Tara apa ngk dek dek an y hati nya, itu darah dagingnya sendiri yg di sia siain
Katherina Ajawaila
semoga aman Thour, sakit hati sih pasti Ada liz
Katherina Ajawaila
Liz jgn smp nyesel jgn ikutin apa kata t yuli, Dengerin kata hati, ntar nyesel 😘😘😘😘
Katherina Ajawaila
udh dengar Maya siapa suami nya, kejang2 deh 🤓🤓🤓🤓
Katherina Ajawaila
Next thour, semoga berdua jadi y sesuai keinginan pembaca😘😘😘😘😘
Katherina Ajawaila
keren Thour, Ada pahlawan dingin yg udh bucin
Katherina Ajawaila
Next thour, jgn2 t yuli hanya ceritanya yg ngk jelas, mass smp dendam begitu
Katherina Ajawaila
kapok niat biar Liz keky, kena batunyaa makan angin situ biar tau rasa kalau otak penuh gengsi😜😜😜😜😜
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!