Nadia adalah gadis pintar, penurut dan ceria, tetapi sejak mama nya meninggal dunia, ketika nadia ditinggal papanya sebentar kejadian demi kejadian membuat nadia frustasi dan membuat kesalahan besar. sehingga ia harus menikah
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mumtazah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
SUASANA DI PESANTREN
Dirumah Gus Ilyas
Semua sedang berkumpul diruang tengah, ada umi nya alif gus ilyas dan aisyah.
mereka sedang membicarakan tentang nadia dan alif. membicarakan tentang pernikahan mereka.
"ilyas, aku rasa pernikahan nya sebaiknya dilangsungkan minggu depan. kita akan mempersiapkan mulai besok, dan anakku rio yang ada di Amerika besok akan datang kesini juga"
"baiklah, tapi mengapa semua ini mendadak ardy, kenapa tidak satu bulan sebelum nya kamu bilang kepada ku"
"nadia kemarin malam membuat kesalahan, akhirnya aku manfaatkan kesempatan itu agar dia mau menikah secepatnya dengan alif hahahah" ayah tertawa terbahak bahak, begitupun gus ilyas
"besok aku akan memesan undangan pernikahan dan langsung akan dibagikan nya" gus ilyas sangat bersemangat
"besok aku akan keliling Surabaya untuk memesan catering buat tamu VIP" timpa papa nadia
sungguh mereka berdua sangat kompak membagi tugas hahahah...
_____
diluar pesantren semua santriwati sangat ingin melihat wajah calon istri gus ilyas. mereka sedikit kecewa karena gus ilyas yang menjadi pujaan santriwati tiba-tiba akan menikah.
Tasya "bagaimana bisa gus ilyas menikah dengan orang lain, disini aku yang paling pintar, paling berprestasi. kenapa Yai Ilyas tidak memilih ku menjadi menantunya"
Tasya adalah santriwati yang sekarang ikut membantu mengajar di pesantren sejak ia lulus SMA, dia tahun ini juga baru lulus kuliah seperti nadia. Tasya sangat ingin menjadi istri nya gus alif. Dia slalu sombong dan mengatakan bahwa gus alif akan menikahinya.
apalagi sejak gus alif pulaing dari kairo, dia slalu mencari perhatian kepada gus alif. padahal jelas jelas gus alif sangat risih dan slalu menghindari nya.
semua santriwati sedang asyik membicarakan nadia dan membicarakan tasya. Tasya yang slama ini dengan percaya dirinya menganggap alif juga suka padanya. Tasya sangat malu dan ingin melakukan hal hal yang bisa membuat alif batal menikah dengan nadia.
___
Nadia yang kelelahan akhirnya berbaring di tempat tidur dan menelpon sahabat nya. Merlina.
"halo merlina" sapa nadia dengan suara semangat
"hai.. apa kamu baik-baik saja nadia, kenapa kamu tidak mengabariku sama sekali, aku khawatir denganmu. bagaimana dengan papamu?"
"Marlina sayang, semua masalah itu selesai. papa awalnya marah besar, setelah aku menjelaskan semuanya papa akhirnya memaafkanku. tapi...."
"kenapa nadia, kanu diusir? langsung kerumahku ya" merlina panik
"jangan ngomong sembarangan kamu, kebiasaan deh.. aku lagi disurabaya. aku akan menikah. inilah hukuman dari papa"
"hahaha... enak dong nikah" merlina tertawa terbahak bahak.
"sudah hentikan tertawa mu itu, sekarang aku dirumah alif, aku gak tau kenapa aku nyaman disini hehehe" nadia meringis.
"jangan-jangan kamu mulai jatuh cinta ya" goda merlina
"sudah sudah aku mau tidur capek, besok saja kita lanjutkan ya bye bye" nadia tanpa salam langsung menutup telepon nya.
hmm sebaiknya aku tidur cepat, disini pesantren pasti besok akan jamaah shubuh.
nadia melepaskan jilbab nya dan langsung tidur di ranjang alif.
papa yang datang melihat nadia sudah tidur sangat lelap. papa nadia terlihat sangat bahagia.
fitri, kini kamu tidak usah khawatir tentang Putri mu ini, dia akan menikah sesuai dengan keinginan mu. kita berhasil menjaga nya dan mendidik nya. kita juga berhasil menanamkan ajaran-ajaran islam meski tidak sebanyak ilmu yang ada di pesantren. aku yakin nadia akan menjadi istri sholihah seperti mu untuk alif. batin papa sambil melihat lelapnya tidur nadia. tak terasa papa nadia meneteskan air mata.
ko lama up nya...🙃🙃