NovelToon NovelToon
Ya, Aku Akan Pergi Mas Kapten

Ya, Aku Akan Pergi Mas Kapten

Status: tamat
Genre:Kehidupan Tentara / Penyesalan Suami / Selingkuh / Tamat
Popularitas:3.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Hasna_Ramarta

Juara 3 YAAW Periode 2 Kategori 1.
Bismillah karya baru,

Sudah tiga tahun Elyana menikah dengan Excel Damara, seorang Perwira menengah Angkatan Darat berpangkat Kapten, karena perjodohan.

Pernikahan itu dikaruniai seorang putri cantik yang kini berusia 2,5 tahun. Elyana merasa bahagia dengan pernikahan itu, meskipun sikap Kapten Excel begitu dingin. Namun, rasa cinta mengalahkan segalanya, sehingga Elyana tidak sadar bahwa yang dicintai Kapten Excel bukanlah dirinya.

Apakah Elyana akan bertahan dengan pernikahan ini atas nama cinta, sementara Excel mencintai perempuan lain?

Yuk kepoin kisahnya di sini, dalam judul "Ya, Aku Akan Pergi Mas Kapten.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hasna_Ramarta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16 Surat Dari Elyana

     Excel segera membuka surat itu dan membacanya.

     Assalamualaikum,

     Teruntuk Mas Excel,

     "Mas, aku minta maaf, terpaksa aku harus pergi. Karena aku sudah tahu, bahwa kamu memang tidak pernah mencintai aku. Aku tidak tahu kalau sikap datar dan dinginmu adalah sebenarnya bukti kamu tidak mencintai aku.

     Sayangnya, aku terlambat menyadari. Sehingga aku terlena dan mencintaimu begitu dalam. Sampai pada akhirnya hal yang selama ini kamu pendam dan sembunyikan, terbongkar juga.

     Aku baru sadar, setelah penemuan foto kamu dengn perempuan tenaga kesehatan yang ternyata kekasihmu itu, dan kamu mengakui. Detik itu, hidupku terasa hancur seketika. Aku merasa tidak percaya bahwa kamu bisa sekejam itu memperlakukan aku.

     Ternyata selama ini aku salah menilai, aku selalu menganggap sikap datarmu adalah bawaan. Bahkan ketika aku tidak pernah sekalipun mendapat perhatianmu, ditanya kabar, disapa ramah, atau mengatakan hati-hati di rumah, aku menganggap biasa saja, dan anggapanku tetap sama, yakni karena kamu memang terlahir datar dan dingin. Namun ternyata semua itu salah.

     Oleh karena itu, sekarang aku sadar. Dan itu sungguh sangat menyakitiku. Aku terlalu bodoh karena percaya padamu. Kamu hanya menjadikan aku pemuasmu saja, tanpa bisa meraba perasaanku. Sekarang aku menyerah dan mengalah. Setelah aku sadar, sesadar-sadarnya, aku memang tidak ada apa-apanya dibanding kekasihmu itu. Dan aku terlambat menyadari itu.

     Maafkan aku karena aku sudah hadir dalam hidupmu. Selamat tinggal, dan aku mohon kamu jangan pernah cari aku. Mulai detik ini, aku minta cerai darimu. Tolong ceraikan aku. Aku tidak minta apa-apa darimu. Jadi, jangan persulit permintaan aku. Tertanda Elyana.

     Excel mengakhiri membaca surat dari Elyana. Dia menatap dalam surat itu sampai matanya terasa perih. Rahangnya mengeras dan tangannya mengepal. Dia tidak terima ditinggalkan Elyana.

     "Elyana kenapa kamu pergi? Kenapa kamu bawa anakku? Kamu bisa saja pergi, tapi aku pastikan Nada akan bisa kurebut kembali. Jika kamu tetap memaksa pergi, maka aku pastikan Nada ada di tanganku," teriak Excel seraya meremas surat dari Elyana.

     Excel pergi lagi dari rumahnya, ia bermaksud mencari Elyana. Excel juga meminta bantuan orang-orang dekatnya supaya memberitahukannya jika mereka melihat Elyana.

     "Kalau ketemu istriku, tolong bawa paksa beserta dengan anakku," seru Excel dalam saluran telpon. Dia sudah menghubungi teman-temannya yang sudah tahu pernikahannya dengan Elyana.

     "Kemana perginya Elyana? Aku rasa dia tidak akan melebihi jauh dari kampung halamannya. Tapi, bagaimana kalau dia ternyata menemui papa dan mama? Celaka. Aku harus pura-pura menanyakan kabar mereka. Mama dan papa pasti akan memberitahu kalau Elyana ke sana atau tidak," putusnya sembari menggulirkan keypadnya mencari nama kontak sang mama.

     "Tumben kamu menghubungi mama. Ada apa? Kalian sehat-sehat saja, kan Cel? Gimana Nada dan istrimu? Sudah sebulan mereka tidak kau bawa kemari. Bawalah, mama rindu. Mama tidak bisa ke rumah kalian, sebab di sini sibuk dampingi papamu," balas suara dari sebrang sana, yang tentunya itu suara sang mama.

     "Kabar kami sehat, Ma. Nanti, kapan-kapan kami akan usahakan datang menengok mama dan papa. Saat ini Excel sibuk," ucapnya bohong demi menutupi keadaan sebenarnya. Excel pun mengakhiri panggilan.

     Hatinya kembali gundah, karena Elyana sudah jelas tidak berada di rumah kedua orang tuanya. Lalu, jalan kedua adalah menghubungi orang tua Elyana di kampung, yang juga kampung halamannya dulu.

     "Assalamualaikum Nak Excel. Alhamdulillah kabar kami baik. Kami rindu kalian, kapan kalian bisa datang kemari, bapak dan ibu serta Elida, sangat merindukan Nada." Pak Arman, ayahnya Elyana yang mengangkat telpon dari Excel, reaksinya sama seperti kedua orang tuanya. Itu tandanya Elyana tidak pulang ke kapung halaman orang tuanya.

     Excel menghela nafas dalam, dia sangat frustasi, ke mana Elyana perginya? Sementara nomer Hp nya saja tidak bisa ia hubungi.

     "Ya Tuhan ke mana Elyana? Di mana dia kini tinggal? Aku harus cari tahu pada teman-temannya. Tapi, selama ini Elyana tidak pernah bahkan jarang pergi keluar rumah. Mungkinkah dia punya teman? Akhhhh, ke mana aku harus mencari tahu Elyana?" kesalnya sembari membanting setir saking frustasinya.

***

     Sehari dua hari sampai seminggu, Elyana kini sudah menjalani hidup sederhana di rumah kontrakan petak yang luasnya hanya 5x4 meter. Tapi, baginya luas dan nyaman. Hanya tinggal berdua dengan Nada.

     Akan tetapi, seminggu yang ia lewati bukanlah hal yang mudah. Dari mulai Nada rewel, nangis tiap malam, yang tentu saja yang dia sebut adalah papanya. Nada hanya biasa menghiburnya dengan memeluk dalam diam sembari mengusap bahunya, sampai Nada tertidur saking lelahnya merengek dan menangis karena rindu papanya.

     "Hiks, hiks." Tangisnya pecah kembali, menyaksikan sang anak begitu rindu dengan papanya. Elyana sungguh merasa berdosa, karena memisahkan Nada dengan papanya.

     "Maafkan mama, Nak. Mama bukannya jahat padamu, tapi mama sadar diri karena mama tidak ada artinya untuk papa kamu. Nada yang sabar, ya. Tolong bantu mama, Nada jadi anak yang baik dan patuh sama mama," bisiknya menatap wajah sang ana yang kini terlelap dalam tidurnya. Sesekali sedu-sedan dari bocah kecil itu terdengar.

     "Ya Allah, apa yang harus aku lakukan? Apakah aku harus menyerah dan mengembalikan Nada sama papanya? Tidakkkk, itu tidak akan terjadi. Aku tidak akan pernah memberikan Nada sama papanya si bajingan itu. Tidakkk," bisiknya penuh emosi.

***

     Seminggu lebih telah berlalu, tiba-tiba Yeri menghubungi, dia memberitahukan bahwa dirinya telah kedatangan Excel yang mencari Elyana. Sebisanya Yeri menyangkal kalau ia tahu di mana keberadaan Elyana.

     "Suami kamu, tahu aku dari Bi Ocoh. Mungkin Bi Ocoh diinterogasi oleh suamimu dan menanyakan siapa-siapa saja teman-teman kamu yang pernah datang ke rumah. Kamu sebaiknya hati-hati dulu, El. Jangan, keluar dari lingkungan rumah kontrakan ayah aku. Sepertinya orang-orang suruhan suami kamu, sedang disebar untuk mencari kamu," kabar Yeri.

     Elyana tersentak mendapat kabar mengejutkan itu, dia benar-benar bingung kini. Mana susu formula Nada habis, niatnya tadi akan pergi ke swalayan di pinggir jalan besar itu untuk membeli susu formula.

     "Apa yang harus aku lakukan, sementara susu Nada habis?" bingungnya sangat buntu.

     "Mama, cucu," pinta Nada dengan wajah memelas. Elyana meraih dot susu Nada, lalu membuat air tajin dari gula merah lalu diberikan pada Nada. Sayangnya, Nada justru tidak mau minum. Dia kembali merengek dan menangis.

     "Ya ampun, bagaimana ini? Haruskah aku pergi dan membeli susu ke swalayan itu? Di warung terdekat tidak ada susu formula yang diminum Nada, kalau susu kaleng, Nada tidak cocok, dia justru mencret."

     "Mamaaaa." Nada kembali menjerit. Terpaksa, Elyana membawa Nada pergi ke swalayan untuk membeli susu formula. Dengan hati yang dilanda was-was, Elyana akhirnya ke swalayan sembari melihat kiri dan kanan bak maling. Tiba di swalayan, Nada segera membeli susu formula dan beberapa cemilan, setelah itu dia buru-buru membayar dan pergi dari swalayan itu secepatnya.

     "Tunggu," tahan seseorang menghentikan Elyana yang akan melangkah menuju jalan ke arah kontrakannya.

Bersambung,

Kira-kira siapa yang menahan Elyana itu? Nantikan episode berikutnya, besok. Jangan lupa dukungannya ya, terimakasih. 🥰🥰🥰🥰

1
Yuliati Soemarlina
elyana...excel sdh mengikhlaskan...apakah kamu masih keras kepala ??..klo terjadi sesuatu dg rafka kamu jgn menyesal..mewek..itulah sifatmu yg menyebaljan...
Yuliati Soemarlina
elya kelakuanmu nenyebalkan ..sdh ambil keputusan..risau..nyesel...ceritanya gini" aja...
Yuliati Soemarlina
thor bikin cerita kok kaya benang kusut..problema terus...
Nasir: Hehe... maaf Kak... tapi, nanti happy ending kok...
total 1 replies
Yuliati Soemarlina
elya terlalu jual mahal..rafka orangnya baik..sopan...nt diacuhin uring" an lagi...orang gak jelas elya ini
Yuliati Soemarlina
elyana ini aneh..rafka ngajak ketemuan gak mau..dikasih give nolak..wkt live rafka tdk ngomen uring"an..maunya apa sih ni orang sok sokan...bertemu kan bisa saja berteman
Nasir: Aneh bgt ya Kak.. ?
total 1 replies
Yuliati Soemarlina
cocoklah duda dg janda..
Yuliati Soemarlina
rafka auri ya ?..mulai pdkt dg alyana...
Nasir: Iya Kak... AURI.
total 1 replies
Yuliati Soemarlina
heran rafka kok gak kenal istri sepupunya..apakah tdk datang wkt excel n elyana nikah..mereka rmh tangga selama 3 thn...thor ada" aja ceritanya...🤭
Nasir: Kan Rafka sedang dinas luar pulau saat Ecxel menikah.
total 1 replies
Yuliati Soemarlina
excel makan tuh cinta..nt baru nyesel sdh menyiy nyikan elyana...
Yuliati Soemarlina
excel ini bodoh..masa aturan perceraian tdk tau..klo suami tdk datang pd sidang akan mempercepat perceraian n jd tdk ada mediasi..
Yuliati Soemarlina
excel kamu jgn egois..mau punya istri 2..serakah kamu
Yuliati Soemarlina
masa elyana tdk kenal rafka saudara sepulu excel...
Yuliati Soemarlina
utk apa kamu excel minta kesempatan..selagi kamu tetap berhubungan dg pacarmu...
Yuliati Soemarlina
pak arman ceraikan saja elyana dari suami brengseknya..buat apa mempertagankan sakit hati
Yuliati Soemarlina
akibat perjodohan yg tanpa cinta n keegoisan ortu..anak yg jadi korban...
Nasir: Iya betul..... mksh sudah mampir Kak...
total 1 replies
Anime aikō-kā
.
Nasir: Kok komennya kosong Kak...???
total 1 replies
Priatin Ningsih
Assalamualaikum salam kenal dari Surabaya Kak, semoga ceritanya bagus sampai akhir 💪🙏
Nasir: Waalaikumsalam. Masya Allah, mksh byk Kak. Semoga betah sampai tamat ya... 🙏🙏🙏🥰🥰🥰
total 1 replies
Prafti Handayani
lanjut thor..Gass tross...💪💪💪
Prafti Handayani
Seharusnya Nada jgn panghol Rafka.alangkah nagusnya panggol papa juga.kan gpp punya 2papa.kasih pengertian...tapi ydhlh,,,udh tmt juga.tpi lok ada season2nya jrp panggolannya trhdp Rafka di rubah jdi papa.tq...😊💪
Nasir: Heheh... iya Kak.... nanti sy pikirkan bikin alurnya ya. Satu2 dulu ya....
total 3 replies
Prafti Handayani
Thor bukannya Elya pulang diantar mobil perusahaan.Kok tiba"jdi mobil travel???
othor khilaf y....😊😊
Nasir: Ok, siap. Nanti dicek ya Kakak syantik. Makasih lho koreksinya. 🙏🙏🙏🙏🥰🥰🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!