NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Alex

Mengejar Cinta Alex

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Perjodohan
Popularitas:29.2M
Nilai: 5
Nama Author: Nicegirl

Akibat perselingkuhan yang di lakukan Owen calon tunangannya, membuat Sonya menghibur diri di sebuah Club di kota Paris. Yang nyaris saja menghancurkan masa depannya.

Karena kecerobohannya, Sonya tidak mengetahui pria asing sudah menaruh obat ke dalam gelas minumnya. Dan Sonya nyaris di manfaatkan pria asing itu kalau saja Alex, pria yang selama ini Sonya benci, tidak datang menyelamatkannya.

Satu hal berlanjut ke hal lainnya, yang membuat mereka harus menikah. Dan perlahan tapi pasti rasa benci Sonya ke Alex berubah menjadi cinta.

Meskipun Alex cenderung cuek dan dingin terhadap perjuangan cinta Sonya, Sonya tetap berusaha mendapatkan hati pria dingin, kaku dan angkuh itu.

Tapi kisah tragis masa lalu Alex membuat Alex menutup diri untuk cinta yang baru.

Sampai akhirnya Sonya harus memilih...
Tetap mengejar cintanya pada Alex..
Atau melepasnya dan menerima cinta yang lain.

Dan ketika saat itu tiba...
Bersediakah Alex melepaskan Sonya...?
Mampukah Alex melupakan masa lalunya...?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nicegirl, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Permintaan Papa

"Ada apa...?" tanya Sonya panik.

"Sepertinya terjadi sesuatu dengan nona Kei." jawab Alex, sambil menelepon seseorang.

"Sam kirim ambulance ke rumah boss sekarang!!" perintah Alex, dan bergegas pergi setelah mematikan sambungan teleponnya.

"Bapak mau kemana...?" tanya Sonya, tapi Alex mengabaikannya, dengan langkah cepat dan nyaris lari Alex keluar dari kafe menuju mobilnya yang ia parkir di depannya.

"Ada apa dengan orang aneh itu Bee...?" tanya Owen pada Sonya.

"Wen tolong anterin aku ke Rumah Sakit X sekarang yaa..." pinta Sonya.

"Iya tapi aku bayar dulu, gila kamu kalau main kabur saja..." gerutu Owen dan langsung menuju meja kasir.

Mudah-mudahan dugaanku benar, Kei di bawa ke Rumah Sakit X, karena tadi Alex menelepon Sam.

Dan setelah ada drama ban motor Owen yang bocor, akhirnya Sonya sampai juga di rumah sakit.

"Terima kasih Wen, kamu balik saja yaa..., nanti aku pulang naik taksi online saja." seru Sonya.

"Ya sudah aku cabut sekarang yaa.."

"Iya, hati-hati jangan ngebut..." setelah mengatakan itu Sonya langsung bergegas masuk, dan langsung menuju ke ruang Presidential Suite, dan salah satu pengawal Hardhan yang berjaga di depan pintu, membukakan pintu untuknya.

Kei terlihat masih terbaring lemah di atas tempat tidur, dan Hardhan duduk di sampingnya dengan kedua tangannya menggenggam tangan Kei, sedang Alex duduk di sofa sambil melihat laptopnya.

"Bagaimana keadaan Kei Boss...?" tanya Sonya khawatir.

"Dia hamil Nyaaa..., kau bisa bayangkan itu...? Istriku hamil... Kei pasti akan sangat bahagia saat mengetahuinya nanti." seru Hardhan dengan wajah sumringah.

Sonya menangkup mulutnya dengan tangannya, merasa ikut bahagia mendengarnya, hamil adalah keinginan terbesar Kei saat ini.

"Benarkah...? Saya ikut senang mendengarnya Boss..." seru Sonya penuh haru.

"Sonya kau harus menjawab jujur..., apa Karina yang membuat Kei sedih saat di Kafe...?" tanya Hardhan.

"Benar Boss, wanita itu mengirim foto mesra Anda dengannya via chat ke Kei."

"Foto-foto itu editan Sonya..., Alex sudah mengirim foto itu ke pakar telematika, dan hasilnya akan aku perlihatkan ke Kei agar dia percaya."

“Begitu lebih bagus Boss, Kei memang harus...” apapun yang ingin dikatakan Sonya terhenti saat handphonennya berdering, “Sebentar Boss saya angkat telepon dulu...”

“Yaa mbok...” sapa Sonya.

“Non pulang Non... Tuan pingsan...!!!” seru mbok Yem sambil nangis sesengukan.

“Papa apa bi...?” ulang Sonya berharap ia salah dengar.

“Pingsan Non... cepat pulang Non...”

“Iya saya pulang sekarang, bibi tolong datangin rumah dokter Bambang sekarang ya bi, minta tolong dokter Bambang untuk melihat keadaan Papa di rumah, sekarang hari Sabtu biasanya dia ada di rumah.”

“Baik Non...”

“Ada apa...?” tanya Hardhan.

“Papa saya pingsan boss, saya pamit pulang sekarang yaa...” jawab Sonya dengan suara parau.

“Lex, kau antar Sonya pulang, dan pastikan papanya baik-baik saja. Kalau ada yang tidak beres, kau langsung bawa saja ke rumah sakit ini...” perintah Hardhan.

“Baik Boss.” jawab Alex sambil menutup laptopnya.

“Tidak usah Boss merepotkan...” tolak Sonya.

Hardhan menaikkan sebelah alisnya, “Apa ada pria yang bisa di andalkan di rumahmu...?” tanyanya.

Sonya menggeleng, satu-satunya pria di rumah hanya papanya.

“Kalau begitu tunggu apalagi Lex...? Segera antar Sonya sekarang.”

Baru saja Sonya dan Alex sampai parkiran mobil ketika mbok Yem meneleponnya lagi, “Iya mbok saya sudah mau on the way ke rumah...”

“Non langsung ke rumah sakit X saja..., saya dan Tuan sedang dalam perjalanan ke sana, naik mobil Dokter Bambang...”

Sonya menatap Alex, “Saya sedang di Rumah Sakit X bi... Ya sudah saya tunggu di IGD yaa...” balas Sonya sebelum mematikan handphonenya.

Tanpa bicara apapun ke Alex, Sonya langsung lari ke arah IGD, berbagai macam kemungkinan dari yang teringan sampai yang terburuk berseliweran di pikirannya.

Sambil memeluk dirinya sendiri Sonya berjalan mondar-mandir, menunggu mobil yang mengantar papanya ke rumah sakit ini.

Rasanya setelah menunggu seabad, mobil pak Bambang sampai juga di depan pintu IGD, dan suster yang bersiaga memindahkan papa ke emergency stretcher dan Alex ikut mendorongnya sampai ke depan ruang resusitasi, dan suster serta dokter yang berjaga melarang Sonya dan Alex masuk.

“Papa...” isak Sonya sambil menggedor-gedor pintu ruang resusitasi itu.

Alex menahan tangan Sonya, “Jangan mengetuk pintu, kau akan membuyarkan fokus mereka...”

“Non sabar Non...” bujuk mbok Yem sambil menepuk-nepuk punggung Sonya dan Sonya langsung memeluk mbok Yem, tangisnya kembali pecah.

“Kenapa papa bisa pingsan Mbok...?” rintih Sonya pilu.

“Saya tidak tahu Non... Tuan tadi tiba-tiba saja pingsan.”

“Papa selama ini tidak pernah pingsan Mbok...”

“Iya saya tahu Non... makanya tadi saya juga jadi panik.”

Tidak lama kemudian pintu terbuka, “Keluarga Bapak Bramanta...?" tanya dokter yang keluar dari ruangan itu.

“Saya Dok...” jawab Sonya sambil menghampiri dokter itu, “Papa saya kenapa Dok?” lanjutnya.

“Untung segera di bawa ke sini, telat sedikit saja kami tidak dapat menolongnya. Ada penyempitan pembuluh darah di arteri koroner Pak Bramanta, dan kalau anda mengizinkan kami akan melakukan operasi pemasangan ring jantung, untuk mencegah kematian dan memperbaiki kualitas hidup pasien. Keluhan berupa nyeri dada dapat menurun, sehingga Pak Bramanta dapat lebih produktif kembali."

“Lakukan Dok..., lakukan saja apapun itu untuk kesembuhan Papa... Saya akan setuju.”

“Baiklah kami akan persiapkan operasinya...”

“terima kasih Dok... apa saya sudah boleh masuk sekarang...?” tanya Sonya.

“Boleh, pasien sudah sadar, tapi jangan banyak bicara dulu, biarkan pasien istirahat, dia masih lemah.”

Sonya memasuki ruang resusitasi itu, papanya masih terbaring, melihat Sonya masuk, papanya mulai tersenyum.

“Papa...” isak Sonya sambil duduk di sebelah papanya dan menggenggam tangannya.

“Papa baik-baik saja sayang...” desah papanya dengan nada lemah.

“Papa jangan banyak bicara dulu, Papa harus banyak istirahat, karena Papa akan menjalani operasi pemasangan ring di jantung Papa...” ujar Sonya lembut.

“Papa tidak mau melakukan operasi itu Sonya...” tegas pak Bramanta.

“Tapi Pa itu harus..., karena ada penyempitan pembuluh darah di jantung Papa... Kalau Papa tidak melakukan operasi itu Papa bisa...”

“Sonya... Papa belum melihat kamu menikah...” potong papanya.

“Papa belum apa...?” Ulang Sonya.

“Papa ingin melihat kamu menikah sayang, sebelum Papa meninggal...”

Kata-kata papanya membuat Sonya semakin sedih, “Makanya Papa harus operasi yaa, biar Papa bisa melihat cucu dan keluarga Papa yang akan terus bertambah banyak...” bujuk Sonya.

“Papa akan bersedia melakukan operasi itu, tapi dengan satu syarat...”

“Syarat apa Pa...?”

“Papa ingin melihat kamu menikah di sini, sekarang juga, di depan Papa...”

1
Anisatul Azizah
aku kangen cerita ini,balik lagi kak... baru part pertama sudah langsung teringat Alson,😭
Reyhan Maulana
😭😭
...
son son.. emang nya sontoloyo si sonya
mimief
ya ampun Thor.sakit nya Ampe nembus layar😰🥹🥹
mimief
haaaah🥹🥹🥹
mimief
tapi kok bisa balikan lagi si😰
Nindhi Pratiwi
kembali baca cerita Alex dan Sonya d bln terakhir 2025😍😍
Memyr 67
𝖾𝗉𝗂𝗌𝗈𝖽𝖾 𝖻𝖾𝗋𝖻𝖺𝗐𝖺𝗇𝗀 𝗂𝗇𝗂. 𝗆𝖺𝗍𝖺 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝖻𝖾𝗋𝗁𝖾𝗇𝗍𝗂 𝖻𝖺𝗌𝖺𝗁, 𝗆𝖺𝗇𝖺 𝗂𝖽𝗎𝗇𝗀 𝗂𝗄𝗎𝗍𝖺𝗇 𝗆𝖾𝗅𝖾𝗋, 𝗁𝗂𝗄𝗌 𝗁𝗂𝗄𝗌
Memyr 67
𝗌𝗎𝖽𝖺𝗁 𝖻𝖺𝖼𝖺 𝗒𝗀 𝗄𝖾𝗌𝖾𝗄𝗂𝖺𝗇 𝗄𝖺𝗅𝗂, 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝗆𝖺𝗌𝗂𝗁 𝗇𝖺𝗇𝗀𝗂𝗌. 𝗁𝗎𝖺 𝗁𝗎𝖺𝖺𝖺
Kartini Davi
sedih
Maemunah Arif
udh mulai ada bumbu2 cinta ni hati'a alex tp alex ragu ungkapan'a
Aleendra
We oo we
Yani Maria Hadiansyah Yani
🤣🤣🤣🤣
Ayu Ditha
Luar biasa
Kartini Davi
Alhamdulillah lahirannya lancar sonya
Kartini Davi
sedih 😭😭
Prapto Prap
gak ada di nibel toon
Dreamers❤❤
kangen baca novel ini 🥰
Edwin Akbar
Luar biasa
ponii
ichang🥰🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!