NovelToon NovelToon
ISHIHARA (Buta Warna- Kisah Nyata)

ISHIHARA (Buta Warna- Kisah Nyata)

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / TimeTravel / Tamat
Popularitas:30.3k
Nilai: 5
Nama Author: ulil jamil

Tahun 2008, ketika sistem pendidikan di Indonesia masih diwarnai kekerasan, aku seorang anak sederhana dari keluarga sederhana, bermimpi bahwa sebuah sebuah pendidikan dapat mengubah nasibku. Dengan pendidikan aku dapat menjadi apapun.
Aku ingin lulus Fakultas Kedokteran.
Aku ingin lulus Sekolah Tinggi Akuntansi Negara.
Aku ingin mewujudkan impian Ayah, karena Ayah adalah pahlawan separuh nyawaku. Tak ada lagi yang aku inginkan selain mewujudkan impiannya. Senyumnyalah yang pertama kali kulihat karena aku dilahirkan ke dunia. Senyuman harapan kepadaku, anak ajaib pemetik bintang harapannya. Kepadakulah semua harapan Ayah bertumpu. Selama sembilanbelas tahun Ayah menunggu akhirnya aku lulus Fakultas Kedokteran, menjadi calon dokter satu- satunya dalam generasi kami. Aku berhasil mewujudkan impian ayah.
Takdir berkata lain, aku divonis buta warna parsial. Akankah aku mencapai cita- citaku, berhasil memetikkan bintang untuk ayah, pahlawan separuh nyawaku?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ulil jamil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Di Batas Kota Senja 2

“Apa cita- citamu?”

Ada suatu kisah di tahun 1996, ketika aku pertama kali mengenal sistem pendidikan di Indonesia,

Dunia Sekolah. Aku masuk SD, karena di kampungku Taman Kanak- Kanak belum popular pada masa itu. Dari SD-lah secara formalitas pendidikanku dimulai.

Dengan langkah kecilku, aku masuk ke dalam ruangan besar dengan malu- malu. Ada banyak anak- anak yang sebaya denganku di ruangan itu. Kami semua didudukkan pada bangku dan meja yang ukurannya sedikit ketinggian bagiku. Meja dan kursi

itu tersusun rapi dalam ruangan menghadap ke arah papan hitam besar yang memenuhi separuh dinding. Anak- anak rebut yang berusaha di tenangkan oleh

seorang perempuan yang seusia dengan Nenek. Perempuan itu berdiri di depan.

Perempuan itu yang menjadi pemandu kami. Nama perempuan itu Ibu Guru. Ibu Guru memiliki sikap yang ramah dan penuh kasih sayang. Semua anak anak sayang pada

Ibu Guru. Aku juga.

Ibu Guruku kelas satu SD. Dia adalah guru pertamaku. Beliaulah yang memberikan pertanyaan pertama

padaku. Pertanyaan pertama bagi kami semua anak kelas satu SD.

“Anak- anak ibu yang pintar. Sekarang Ibu ingin tahu apa cita- cita Ananda?” Tanya ibu guru. Ibu

guru selalu mengakhiri kalimatnya dengan senyuman yang penuh cinta. Bagiku secara ringkas kalimat itu berarti. “ Apa cita- citamu?”. Kami semua diminta

memberikan jawaban dimulai dari anak kecil yang duduk di barisan paling depan sebelah kiri.

Anak pertama mulai mengatakan cita- citanya. Pada mulanya ia takut. Tapi ibu guru pandai membujuk.

Beliau mengatakan bahwa orang yang mengatakan cita- citanya kepada orang lain

adalah sesuatu yang hebat.

“Huufff.” Telinga kiriku di tiup olerh anak yang disampingku.

“Cita- cita itu apa ?”

Tanya anak yang meniup telingaku. Ia bingung. Ia tidak tahu apa itu cita- cita.

“Dirimu setelah tua nanti.” Jawabku. Aku tahu itu meskipun aku tidak mempunyai ijazah TK. Aku tahu

itu dari Emak bahwa cita- cita menjadi Power

Rangers itu tidak ada. Tidak ada bapak- bapak yang menjadi Power Rangers di Indonesia.

“Boleh menjawab yang sama dengan anak itu ?” Tanya anak kecil di samping kiriku lagi. Ia mengulangi pertanyaannnya barangkali karena cemas sebentar lagi gilirannya. Kemudian aku.

Aku duduk di sisi dinding sebelah kanan pada barisan kedua. Kini anak di sisi paling kiri telah

mengatakan cita- citanya. Aku memandang ke kiri melihat mereka menyebutkan cita- citanya.

“Menjadi Ibu Guru”

“Jadi Pilot Bu”

“Jadi Pilot Bu”

“Jadi Pilot juga Bu”

Jawab yang lainnya meniru. Sungguh mereka tidak kreatif.

“Jadi Polisi”

“Saya jadi Tentara Bu”

Aku paham Polisi dan Tentara adalah Pekerjaan yang disegani masa Orde Baru.

ABRI begitu orang- orang menyebutnya.

“Jadi Penyanyi seperti Nike Ardilla” Aku tahu nama itu di TV yang serig muncul di tiga stasiun TV di

rumah.

Hanya profesi- profesi itu yang kami tahu. Belum ada orang yang menjadi hacker pada masa itu. Internet

belum ada.

“Aku ingin jadi Presiden”

Jawab teman yang ada di sisi sebelah kiriku. Sekarang giliranku.

“Aku ingin menjadi…”

Aku ingin menjadi apa?.

Aku terbaring di kamarku yang kecil dan nyaman. Kamar dengan kasur yang empuk

yang telah aku tiduri sejak dari SD dahulu. Mataku menerawang ke langit- langit kamar. Di atas lotemg itu seperti bargantung bintang- bintang. Dan pada bintang gemintang itu tergambar bayangan aku nanti. Setelah dewasa nanti dengan berbagai macam pakaian. Seragam yang mencerminkan profesi.

Aku ingin menjadi apa?

Aku bingung. Aku ingat anak- anak SD mengatasi kebingungannya, yaitu dengan

menulis pilihan- pilihan di atas potongan kertas. Kemudian melemparkannya ke atas secara bersamaan. Kemudian jatuh. Kertas- kertas itu terbolak- balik oleh angin sampai jatuh di lantai. Kertas yang jatuh dengan tulisan di atasnya

itulah yang dipilih. Dan kertas dengan tulisan yang tertelungkup itu bukan pilihan. Aku pun demikian, aku meniru anak-a ank SD. Aku menulis potongan-

potongan kertas dengan beragam profesi yang aku tahu. Aku menulis perawat, polisi, tentara, pilot, guru, dosen, pegawai Bank, PNS, dokter, pengusaha,

petani, nelayan, pedagang, penulis, pembaca berita, politikus, dan sebagainya, kecuali Power Rangers. Aku tahu bahwa Power Rangers itu tidak ada.

Kertas aku hamburkan tinggi- tinggi ke langit kamar. Kertas itu bolak- balik oleh angin. Turun oleh

gaya gravitasi bumi. Berpacu dengan waktu. Hatiku berdebar penasaran sampai semua kertas tergeletak di lantai kamar.

Aku melihat bayangan- bayangan kertas yang tertelungkup. Kemudian aku melihat satu kertas yang

terlentang. Aku membaca tulisan pada bagian bawah kertas itu. Isinya “ Dokter”.

Aku terbangun. Tidak ada kertas bertebaran di kamar kosku. Aku hanya bermimpi. Dan aku mengingat

mimpi yang baru saja akun alami. Satu kata yang aku ingat. Dokter.

Apa arti semua ini.

Haruskah dokter jalan yang aku pilih.

***

1
dewi_nie
😭sedih sekali ceritanya..
kenapa aku baru ketemu cerita sebagus ini..
sayangnya yg ngeLIKE sedikit sekali..
Protocetus
min main yuk ke novelku Panakkukang
Zahara Febriyanti
😭😭😭
Mama Faiz👶
karena meminta maaf begitu mudah,maka seharusnya memaafkan menjadi jauh lebih mudah,,,uuuhhhh sesuatu banget ini mah

baru mampir,baru nemu,baru beberapa chapt udah byk edukasi yg didapat
ZAZA💕💕💕
mmm
ZAZA💕💕💕
ini recommended gak?
Camilla Evanthe
Latar Aceh dan sajian aliran sastra puisi didalamnya, benar-benar mengingatkan saya bagaimana seorang sastrawan besar juga lahir di sana. Kualitas sastra mu cukup bagus thor.
Saya selalu kagum dengan cara penyampaian Anda.
❁ཻུ۪۪⸙͎Mαmmοn/Bεlphε_υ.υ♨️: kkk followback ya...
total 1 replies
Dian SAsmadi
aku sedih.
Dian SAsmadi
aku benci kekerasan. 😫
Dian SAsmadi
indahnya sekolah d antar ayah
Dian SAsmadi
aku iri dengan mreka yg begitu dekat dengan ayah nya. 😔
nyiuhh
mampir kesini karena membaca review nya Kong Yu Aotian.... bagus thorrr...
Rou Hui: Maaf numpang promo
Yuk baca novel tamat "KEMELUT CINTA" 💕💕💕

Sebuah kesalahan membuat Kevin ingin selalu menjaga Jeany. Namun cintanya telah ia berikan pada Stevi. Mampukah Kevin menetapkan pilihan hatinya?
total 1 replies
nyiuhh
mampir kesini karena membaca review nya Kong Yu Aotian.... bagus thorrr...
roronoa D_3wina
ngerti cerita ini karna lg baca ceritanya author yu aotian...

buka bab awal langsung suka
karena di suguhin sama puisi..

lanjut baca... suka sama karyamu kak...
baru awal udah d gambarin gimana perjuangan seorang ayah buat anaknya...
bakal lanjut bca lagi... 😊
tetep semangat kak buat karya2nya.. 🤗
wike maliya
sinopsis ini mengingatkan saya tentang masa2 reformasi, ketika saya kelas dua sd,, saat demo besar2an diwarnai darah meski beda tahunt1998 dan novel ini konsep 2008,, entah karna mirip 8nya atau karna pendidikan yg menggerakkan era reformasi kala itu adalah rata2 para mahasiswa hehee,, but salut buat authornya selalu optimis melahirkan karya yg idealis!!

Mampir novel saya yg masih belajar nulis ya kak IT'S HARD TO LOVE YOU,, good luck
seroja
waaaahh ini sangat menginspirasi.sayang saya membaca kisah ini setelah semua kegagalan yg saya lalui.
tapi tidak ada kata terlambat,tetap kisah ini membuat saya bersyukur sebagai penyandang buta warna parsial.
karena kekurangan yg d miliki seseorang bukanlah jeruji yg mengurung keterbatasan.
setidaknya dg segala kemauan pasti ada jalan.

terimakasih telah menyuguhkan cerita ini authoooooorr semoga sukses!!!
seroja
kira2 cahaya zodiak sama g yaaa dg elementary zodiak??
ulil jamil
amien....
echa echi echu
terimakasih bnyak author...karyanya pnuh dg inspirasi....smoga suksez slalu Liel😍
ulil jamil: amiin
total 1 replies
echa echi echu
semangat author...msh ditunggu karya" selanjutnyaaa😊😊
ulil jamil: terimakasih echa...echi ....echu
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!