NovelToon NovelToon
Terjebak Di Pernikahan Kontrak

Terjebak Di Pernikahan Kontrak

Status: tamat
Genre:Romantis / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:15.7M
Nilai: 4.6
Nama Author: Syakira edianwi

Gadis cantik dan giat berasal dari keluarga sederhana terpaksa menyetujui persyaratan majikannya, nikah kontrak karena gadis itu membutuhkan biaya untuk rumah sakit Ayah ya, dan di saat masalah seperti itu gadis itu juga beruntung karena mendapat mertua yang perhatian dan baik.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syakira edianwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 15

Mereka sampai di Jakarta tepat jam 2 malam.

Richo membangun kan Nia yang tertidur di sandaran mobil.

"Nia! bangun lah kita sudah sampai," ucap Richo membangun Nia dengan lembut.

Nia mulai terbangun dari tidurnya,

"Kita sudah sampai yah?" tanya Nia.

"Sudah, cepatlah turun dan segera beristirahat di kamar mu," perintah Richo.

"Hmmmm," Hanya itu yang keluar dari mulut Nia

sambil turun dari mobil.

Richo pun turun dan menyusul Nia masuk ke dalam rumah."

Mereka masuk ke kamar masing-masing, dan tertidur pulas, mungkin karena kecapean di perjalanan.

Keesokan harinya, wanita cantik sedang duduk di sofa yang ada di kantor Richo.

Clara kembali lagi ke kantor Richo,

"Aku menyesal telah meninggal kan kamu Richo, sebelum semuanya terlambat aku harus, meminta maaf sama Richo, pasti dia masih mencintai aku." ucap Clara.

"Bapak tidak makan dulu? Nia sudah masak di dapur pak,?ucap Nia.

"Tidak usah saya akan makan di kantor saja, saya sedang buru-buru kamu berangkat ke kampus sendiri yah!" ucap Richo.

Langsung segera pergi melajukan mobilnya menuju kantor.

Saat Richo tidur tadi, handphone nya berdering Richo menjawab nya,

"Halo!"

"Iya-Iyah, saya akan segera ke kantor," ucap Richo,

Yap betul.

Nino lah yang menelpon Richo pagi -pagi, mengabari kalau Clara sedang berada di kantor nya dan menerobosnya masuk ke ruangan Richo.

"Tumben pak Richo sangat terburu-buru berangkat ke kantor, ada apa yah? ah ya sudah lah,mendingan aku sekarang siap-siap, aku sudah rindu ke kampus ku, walau hanya tiga hari cuti," batin Nia

Nia berangkat ke kampus menggunakan angkutan umum

dia sampai di kampus nya, sambil berjalan menuju kelas nya.

Sementara Richo baru sampai di kantor yah dan langsung menuju ruangan nya.

Saat membuka pintu dia melihat wanita cantik berbaju merah yang sangat seksi, dia duduk dengan anggun di sofa milik Richo.

Clara tersenyum melihat Richo datang dan langsung memeluk tubuh Richo.

Richo terkejut akan perbuatan Clara.

"Richo aku sangat merindukanmu," ucap Clara dengan suara lembut.

Richo berusaha untuk melepaskan pelukan Clara namun pelukan Clara terlalu erat."

"Ada apa kamu datang kesini? saya sedang sibuk, jadi tolong jangan buang waktu saya," ucap Richo.

Clara melepaskan pelukannya, sambil bergayut manja di lengan Richo.

"Aku sangat merindukanmu sayang, aku minta maaf atas perbuatan ku dulu, aku menyesal ternyata aku tidak bisa jauh dari kamu sayang, aku juga yakin kamu pasti sangat mencintai aku." ucap Clara dengan percaya diri.

"Aku tidak mencintaimu lagi, jangan harap kamu bisa kembali lagi kepada ku, karena aku tidak butuh wanita seperti dirimu," ucap Richo dengan suara sedikit meninggi sambil melepaskan tangan Nia dari lengan nya kasar.

Seketika Clara kaget.

"Sayang kamu kok begitu kasar ke padaku, kamu tidak pernah sekalipun bersifat kasar dan membentak aku selama ini," ucap Clara sambil memasang wajah sedih nya

agar Richo iba melihat nya.

"Cepat keluar lah! saya tidak ingin melihat kamu berada di sini dan jangan pernah kembali," ucap Richo penuh emosi.

Namun Clara berusaha untuk membujuknya Richo Clara tak kunjung keluar.

"Security,"panggil Richo.

"Baik pak ada yang bisa saya bantu?" tanya pak Security yang baru saja masuk.

"Bawa wanita ini keluar." ucap Richo.

Security itu pun melaksanakan tugas nya.

"Sayang aku tau kamu masih mencintai aku, jangan lakukan ini padaku, aku masih ingin bersama mu," teriak Clara. sambil melawan security itu. Namun kekuatan Clara sangat kalah jauh dari security.

"Lepaskan saya saya bisa jalan sendiri," ucap Clara marah setelah Sudah di luar.

Clara pergi meninggalkan security itu.

"Aku tidak gampang menyerah Richo, kamu akan jadi milik aku lagi," batin Clara sambil berjalan menuju mobil yah penuh emosi.

Di dalam ruangan Richo. hanya bisa termenung,

entah apa yang terjadi dengan dia seketika dia teringat akan Nia.

"Gadis itu lagi apa yah?" tanya yah dalam hati.

"Apa sebaiknya aku menelepon nya," batin Richo.

dia membuka handphone nya.

"Akrhh ,,,,,,,. Aku lupa untuk save nomor gadis itu," ucap Richo.

Ditempat lain, sebelum Nia, masuk ke dalam kelas pandangan nya tertuju pada pria yang duduk di bawah pohon sambil membaca buku.

Itu kan pria yang tidak sengaja aku tabrak waktu itu,

aku baru liat dia deh.

Nia menyusul pria itu ke bawah pohon.

"Hay kak, kenalin aku Nia, aku minta maaf yah kemaren tidak sengaja menabrak kakak," ucap Nia. pria itu menoleh Nia.

"Iyah gak apa apa, saya sudah melupakan nya," ucap pria

itu sambil tersenyum.

"Oh Iyah kak, kakak anak kuliah sini yah?" tanya Nia

laki-laki itu hanya mengangguk saja.

"Kalau boleh tau nama kakak siapa dan ngambil jurusan apa kak?" tanya Nia.

"Nama saya Ahmad saya ngambil jurusan ke dokteran," ucap Ahmad bohong karena dia bukan lah mahasiswa situ. Sambil mengulurkan tangannya, Nia membalas uluran tangan Ahmad.

"Oh ya sudah kak, Nia masuk kelas dulu," pamit Nia

Ahmad hanya mengangguk saja.

Nia pergi meninggalkan Ahmad sendiri di bawah pohon dan masuk ke dalam kelas,

"Tampan-tampan kok pendiam yah kaya pak Richo aja," batin Nia.

Kelas pertama pun usai, Nia berjalan menuju kantin.

"Hay mbak Wati. aku mau teh es sama sate dong mbak." ucap Nia.

Mbak Wati adalah pemilik Kantin itu, dia begitu akrab dengan Nia.

Pesenan Nia datang di antar sama pelayan yang bekerja di kantin mbak Wati. Nia menikmati sate nya.

Sehabis mata kuliah selesai, Nia begegas untuk pulang ke rumah dia menunggu bis di halte dekat gerbang kampus nya.

Ahmad melihat Nia, seperti nya dia sedang menunggu bis.

"Hay Nia sedang menunggu bis yah?" tanya Ahmad.

"Iyah nih kak," jawab Nia.

"Mau saya anterin gak? berhubung kita satu arah juga," ucap Ahmad.

"Gpp nih kak? Nia ngerepotin Kakak aja," ucap Nia sambil tersenyum.

"gak apa-apa, seperti nya bis nya masih lama." ucap Ahmad.

"Ya sudah kak Nia ikut kakak saja." jawab Nia.

Nia naik ke motor besar Richo dan memakai hlem.

"siap?" tanya Ahmad.

"siap kak," Jawab Nia.

Mereka menuju pulang ke tempat Nia tinggal

saat sudah sampai.

Ahmad memandangi rumah itu yang kelihatan sangat besar.

"Aku kira kamu anak dari golongan orang sederhana,rupanya kamu anak orang kaya juga nya, tapi kok kamu naik angkutan umum?" tanya Ahmad.

Nia hanya tertawa mendengar ucapan Ahmad menyebutkan dia anak orang kaya.

"Kamu kenapa tertawa?" tanya Ahmad.

"Hahahaha, kakak ada ada saja kalau saya anak orang kaya, tidak mungkin saya naik angkutan umum dan numpang sama kakak, Aku kerja di sini kak sebagai pembantu, belum lama sih," ucap Nia.

"Oohh, maaf yah ," ucap Ahmad.

"Ah kakak biasa aja lah wajar saja bicara seperti itu

kan kakak Belum tau," ucap Nia.

"Maaf yah kak Nia ngk bisa ajak kakak masuk ke dalam

soalnya majikan Nia melarang membawa teman laki-laki ke dalam rumah yah," ucap Nia.

"Oh tidak apa-apa, kakak juga mau pulang kok kamu segera masuk gih, sampai jumpa besok, senang berkenalan dengan kamu Nia." ucap Ahmad.

"Hehehehe, Nia juga senang bisa kenal Sama kakak

di anterin pulang lagi, makasih yah kak." ucap Nia.

"Sama-sama", balas Ahmad.

"Udah Kaka pulang dulu yah." ucap Ahmad lagi.

Ahmad segera meninggalkan Nia.

Nia berjalan memasuki rumah dan pandangan nya berhenti melihat mobil Richo yang di pakai nya tadi pagi.

"Apa pak Richo sudah pulang?" sambil memasuki rumah nya.

Dia melihat Richo yang sedang tertidur di sofa ruang tamu

masih lengkap dengan pakaian kerja nya.

Kenapa pak Richo tidur di sofa biasanya tidak pernah, tanya Nia dalam hati.

"Seperti nya bapak kelelahan sudah lah, biarkan saja dulu nanti juga bangun sendiri" batin Nia.

lalu meninggalkan Richo di ruang tamu.

Naik menuju kamar nya dan ganti baju.

Dan bergegas menuju dapur untuk masak.

Saat dia turun Richo juga belum pindah dari sofa, Nia penasaran.

"Ada apa nya dengan pak Richo?

tadi pagi dia buru-buru sekarang tertidur di sofa," batin Nia.

dia mendekat ke arah Richo.

...----------------...

Halo kak,

jangan pernah bosan yah.

ayok dong, tinggalkan jejak juga

karena like dan vote kalian.

adalah semangat buat author.

Terimakasih kak.🙏

1
evvylamora
kl mau pake bahasa baku hrs nya "Adukan", kl pakai bahasa sehari-hari "Aduin" atau "ngadu"
evvylamora
senangnya bukan senang yah Thor
evvylamora
ini baru baca, ternyata bnyk kalimat yg memakai kata nya, yg hrs nya "ya" jd "nya". 😔😔😔
evvylamora
koq Nia?? Clara dong 😁😁😁
evvylamora
baru baca nih Thor, apakah kakak nya Bela itu mantannya Ricko?
Hen Cnd
ceritanya gk jelas thornya nulis sambil tidur🤭🤭
Mufidah Fidah
benar aku setuju lama lama geram juga
Lina aja
lanjut
Lina aja
lanjut thor ..semangat trus y
Lina aja
lanjut thor
Lina aja
masih gengsi tu ricko
Lina aja
lanjut thor....semangat trus y
Lina aja
👍👍
Lina aja
lanjut j y kita nyimak
puji sunarsih
ceritanya bertele-tele
Tuty rahayu Rahayu
tuh suami idaman,nr
Ira
Mampir dong ke karya baru author. Tidak kalah bagus nya juga kok, penulis nya juga sudah mulai bagus 🥰🤗🥰🌙🤗
Tuty rahayu Rahayu
jgn2 bibi ny Angga ibu ny Alisa deh
Tuty rahayu Rahayu
Fina nyuruh orang untuk cari alamat ahmad
Tuty rahayu Rahayu
semoga Johan bisa kasih tau Riko segera
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!