Roni seorang laki-laki dari sebuah desa pelosok,dia hanya lulusan sekolah dasar,walaupun dia anak satu-satunya tapi orang tuanya tidak mampu melanjutkan sekolah anaknya,karena keadaan ekonomi yang serba kekurangan,Bapaknya Roni bukanlah orang yang gigih dalam bekerja.
Risa adalah teman Roni sjeak kecil mereka berdua saling jatuh cinta,dan cintanya berlanjut sampai dewasa.Demi mendapatkan restu dari Bapaknya Risa,Roni di tuntut harus bisa menjadi orang kaya melebihi kekayaan Bapaknya Risa.
Demi memperjuangkan cintanya,Roni membulatkan tekadnya untuk merantau di kota Jakarta,yang dia ketahui Jakarta adalah kota yang banyak uangnya,banyak orang sukses dan menjadi kaya raya.
Ternyata tidak mudah hidup dikota itu,Roni mengalami banyak rintangan disana,hingga membuat nyawanya hampir melayang di tangan para preman.Beruntung ada seorang kakek yang hidup sebatang kara menolongnya,yang setiap hari kerjanya sebagai pengemis.Roni di rawat sampai sembuh .
Ronipun membalas kebaikan kakek itu,dengan selalu menemaninya saat mengemis.Roni di anggap seperti cucunya sendiri,tidak begitu lama kakek mengemis bersama Roni tibalah ajalnya.
Karena sudah tua tibalah ajalnya,dan ternyata sang kakek tua itu mempunyai simpanan banyak uang hasil dari mengemis selama bertahun-tahun.
Apakah Kakek tua itu akan mewariskan simpanan uangnya pada Roni?.
Apakah Roni bisa kaya melebihi Bapaknya Risa dalam satu tahun?
Simak kelanjutannya....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon munasih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 15 Perjuangan di mulai
****
Roni sebenarnya takut membuat pernyataan itu, dalam hatinya berkata.
"Apa aku sanggup melakukan ini semua," tapi dalam hatinya juga muncul semangat, "ada Tuhan, aku yakin kalau aku bersungguh-sungguh pasti akan tercapai tujuanku."
Sebelum pulang Roni minta untuk di pertemukan dengan Risa, sekaligus berpamitan dengannya. Bapaknya Risa mengantarkannya ke kamar Risa.
Roni membuka pintu, dan masuk, Risa menyambutnya dengan pelukan dan tangisan, dan berkata.
"Ron jangan tinggalkan aku aku ingin selalu bersamamu," Risa menangis sedih.
"Tapi Risa, aku harus pergi, aku harus pergi ke kota besar untuk mendapatkan pekerjaan di sana dan mendapatkan uang yang banyak, supaya kita bisa bersama-sama, Bapakmu berjanji jika aku lebih kaya darinya aku bisa menikah denganmu."
"Tapi!!!, apa kamu bisa Ron itu berat sekali."
"Kamu harus mendoakanku dan mendukungku, supaya itu tercapai, ada Tuhan yang nggak pernah tidur, kalau aku bersungguh-sungguh, pasti aku akan berhasil."
"Ya, aku akan selalu mendoakanmu semoga kamu berhasil,dan mencapai tujuan kita."
"Amiiiin...."
"Sudahlah kamu jangan menangis lagi, berikan senyuman terbaikmu, supaya aku bisa mengingatmu dalam perjuanganku," pinta Roni.
Risa berusaha tersenyum walaupun itu berat baginya.
Ronipun akhirnya pergi meninggalkan Risa, dan Risa merasa berat melepaskannya.
Roni juga berpamitan pada Bapak dan Ibunya Risa, dan minta di doakan semoga Roni bisa berhasil. Bapaknya Risa hanya tersenyum sinis, sedangkan ibu mendoakan semoga Roni berhasil dan bisa bersama dengan Risa selamanya.
Roni keluar dari rumah Risa dan pulang. Sampai di rumah, Roni hanya terdiam saja, karena memikirkan kemana dia akan bekerja nantinya dan akan bekerja apa.
"Ron, kamu sudah pulang...?" kata ibu , tapi tidak ada jawaban dari Roni yang masih melamun, Ibunya memanggil lagi.
"Rooon...."
"Iya Bu ada apa?"
"Kamu kok lama banget di rumahnya Risa, bikin ibu gelisah, gimana apa kamu di terima?" tanya Ibu.
"Belum Bu, Bapaknya Risa belum merestuiku, ada syaratnya Bu kalau aku pingin menikahi Risa, aku harus menjadi orang kaya melebihi kekayaan Bapaknya Risa, aku di beri waktu satu tahun."
"Apa!!!, apa itu syarat dari Bapaknya Risa, kurang ajar ya orang itu belagu banget, mentang-mentang sekarang dia kaya,jadi lurah,seenak-enaknya saja, awas ya kalau nanti dia jadi miskin, baru tahu rasa," kata Ibu marah.
"Itu bukan syarat dari Bapaknya Risa, aku yang mengajukannya pada Bapaknya Risa, dia memberiku waktu satu tahun."
"Ya Alloh Ron, ngapain kamu mengajukan syarat seperti itu, kamu bisa kaya dari mana kita ini dari keluarga miskin tidak punya warisan dari leluhur kita. Mana mungkin kamu bisa kaya dalam waktu satu tahun, kenapa kamu mengajukan seperti itu," ucap Ibu Roni geregetan.
"Aku tidak punya pilihan lagi Bu, kata Bapaknya Risa, Risa nggak boleh hidup susah dan miskin, jadi hanya kalau aku bisa menjadi kaya aku bisa hidup dengan Risa, siapa tau ada keajaiban tuhan."
"Aduuh Ron, ibu pusing ngerasain ini semua, kamu jangan terlalu ngayal. Bapakmu kemana tadi, la terus kamu mau cari uang kemana biar bisa kaya, emangnya nggak susah apa untuk menandingi kekayaan Bapaknya Risa apa lagi dalam waktu setahun.
Emang keterlaluan ya pak lurah itu, Ibu doakan kalau dia nyalon lurah lagi, nggak akan ada orang yang memilihnya, karena kedoknya sudah terbuka."
"Tenang Bu, tenang, aku akan mencoba berkelana di kota besar Jakarta, untuk mencari pekerjaan dan mendapatkan uang yang banyak," kata Roni menenangkan Ibunya yang gelisah.
"Emangnya kamu tau jakarta itu tempatnya di mana, disini nggak ada orang yang pernah pergi ke sana."
"Ya aku akan cari tahu, dari internet."
"Internet itu siapa," tanya Ibu yang nggak tau soal internet.
"Aduh Bu, Bu, internet itu bukan orang, ni internet ada di dalam hand phone ini," kata Roni sambil menunjukkan
hand phonennya.
"Kok bisa."
"Ya bisa dong Bu, sekarang sudah jaman canggih,apa-apa tinggal cari di HP."
"Terserah kamu Ron, Ibu ini nggak ngerti apa-apa, semoga kamu bisa mendapatkan pekerjaan dan dapat uang banyak,Ibu hanya mendoakan saja."
Bapaknya Roni datang, Ibu mengadu pada Bapak.
"Pak, Pak anakmu itu lo gimana ibu susah di buatnya."
"Susah kenapa?" kata Bapak penasaran.
"Tanya saja pada anakmu sendiri."
"Ada apa Ron sebenarnya," tanya Bapak pada Roni.
"Begini Pak, aku akan pergi ke kota jakarta untuk mencari pekerjaan dan uang yang banyak."
"Untuk apa kamu harus ke Jakarta, Jakarta itu jauh nggak ada orang di Desa ini yang pergi kesana, kamu disini sudah punya pekerjaan, ngapain kamu cari lagi," kata Bapak yang nggak tahu permasalahannya.
"Roni akan mencari banyak uang di sana, aku lihat dari internet banyak orang yang sukses dan kaya yang merantau di kota Jakarta, aku juga ingin seperti itu, agar aku bisa kaya dan di Restui Bapaknya Risa."
"Apakah Bapaknya Risa yang memberi syarat itu."
"Aku sendiri yang mengajukan seperti itu, dan memberiku waktu satu tahun,kalau aku lebih kaya darinya maka aku bisa menikahi puterinya."
"Oh!!!, jadi karena itu, apa kamu bisa Ron, itu seperti tidak mungkin, hanya dalam waktu satu tahun kamu harus bisa kaya dari kepala desa kita ini,pasti dia bohong, kamu hanya akan di permainkanya, Bapak makin benci dengan orang itu," ucap Bapak marah sambil meremas-remas jarinya.
"Aku akan mencobanya, dan berusaha sekuat tenaga,Bapak harus mendoakanku supaya aku berhasil."
"Ya mau gimana lagi, itu kemauanmu sendiri Bapak tidak bisa mencegahmu, karena Bapak juga tidak bisa mencukupi itu semua yang menurut Bapak itu sangat berat dan tidak mungkin, Bapak hanya bisa pasrah dan mendoakanmu saja."
"La terus kamu mau berangkat kapan?" tanya Ibu.
"Aku akan beli tiket dulu,nanti baru tahu kapan bisa berangkat."
Hari sudah malam, Roni sudah memesan tike lewat aplikasi di hand phonenya, dan dia mengeceknya adanya bisa betangkat besok dan minggu depan.
Roni termenung memikirkannya, "aku harus berangkat besok atau minggu depan," gumamnya dalam hati, Roni bingung di buatnya,dan akhirnya dia memutuskan akan berangkat besok.
Hari sudah pagi, Roni semalam sudah mempersiapkan barang-barangnya yang akan di bawa. Roni bilang pada Bapak dan Ibunya kalau mau berangkat hari ini. Mereka berdua kaget di buatnya karena langsung mendadak sekarang.
Roni juga memberitahu Risa lewat telfon kalau dia akan berangkat ke jakarta hari ini, Risa merasa sedih dan menangis.
Sudah pukul sembilan pagi, Roni akan berangkat. Roni berpamitan sama kedua orangtuanya, suasana haru meliputi mereka bertiga.
Bapak dan ibunya merasa berat di tinggalkan, karena baru kali ini akan di tinggal pergi anak satu-satunya.
*** Bersambung...., kasih like dan komment ya....🙏🙏🙏
tapi uang tak cukup
Haiii kak..aku udah hadirrr
jngn lupa like back yhh di karyaku
klik akun ku!
hadiirrr
smngatt br karyaa ka
goodluck .,🤗
#ketika takdir menyatukan aku dan mereka.
#Mencintai mu dalam gelap