NovelToon NovelToon
Dikira Mandul Ternyata Subur

Dikira Mandul Ternyata Subur

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Wanita Karir
Popularitas:305.7k
Nilai: 5
Nama Author: Nurma Azalia Miftahpoenya

Update tipis-tipis, ya. Maaf Hiatus terlalu lama karena sibuk dengan realita.

Sepuluh tahun menjalani biduk rumah tangga, Diana dan Hengki tidak kunjung mendapatkan momongan. Orang tua Hengki selalu menekan keduanya untuk segera memberi cucu.

Tekanan yang terus mendera Hengki membuat lelaki itu terjerumus pada lubang hitam. Dia yang awalnya begitu mencintai istrinya, kini dengan tega mengkhianati janji suci pernikahan.

Diana yang saat itu merasa sakit hati, memutuskan untuk keluar dari rumah. Wanita itu berniat membalas segala rasa sakit yang diberikan oleh suami serta keluarga toxic itu.

Mampukah Diana menjalankan niat balas dendamnya atau wanita itu justru terjebak dalam permainannya sendiri?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurma Azalia Miftahpoenya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Syarat

Kini Tsabina diusir dari kediaman Hengki. Wanita itu terpaksa pergi bersama Jeff, ayah dari anaknya. Meski sebelum pergi mereka sempat bertengkar dulu di hadapan Hengki. Pertengkaran itu akhirnya selesai usai Hengki memerintahkan satpam rumah untuk mengusir sepasang kekasih itu.

Sementara itu, Rohima yang terpukul atas kebenaran itu berlari ke dalam rumah. Wanita paruh baya itu tentu kecewa, karena cucu yang selama beberapa bulan ini selalu dirawat dan dibanggakan ternyata bukan darah dagingnya.

Saat ini di halaman rumah itu hanya tinggal Hengki dan Tsabina. Lelaki itu menatap sang istri dengan mata berkaca-kaca. Rasa bersalah karena telah mengkhianati wanita itu pun begitu menyesakkan jiwa. Hengki berjalan lesu ke arah Diana.

"Ma-af," ujar Hengki dengan nada lirih, selain merasa bersalah, Hengki juga malu kepada istri pertamanya itu.

"Untuk apa meminta maaf, Mas?" tanya Diana datar.

Hengki berniat menyentuh tangan Diana. Namun, wanita itu dengan cepat menghindar. Merasa sang istri seolah tidak ingin disentuh, Hengki pun tersenyum miris.

"Maaf, karena aku sudah mengkhianati kamu, Dian."

"Aku sudah memaafkan kamu, Mas," balas Diana singkat.

Kini bibir Hengki mengulas senyum lega. "Aku tahu kamu wanita baik, Dian. Terima kasih," kata Hengki disela-sela senyuman.

Diana mengernyit heran. "Terima kasih untuk apa lagi, Mas? Aku tidak memberikan kamu apa-apa."

"Terima kasih karena kamu masih mau memperjuangkan rumah tangga kita, Dian. Aku tahu, kamu masih mencintai aku," ucap Hengki, tetapi Diana justru menanggapinya dengan kekehan.

"Apa kamu bilang, Mas? Aku masih memperjuangkan rumah tangga kita?"

"Apa ada yang salah?" tanya Hengki heran.

Diana kembali membuka tas miliknya, lalu mengambil sesuatu dari dalam sana dan menyerahkannya kepada hengki. "aku datang ke sini untuk memberikan kamu berkas ini, Mas. Silahkan tanda tangani," ucap Diana setelah Hengki menerima berkas yang diberikan olehnya.

Lelaki itu membaca berkas yang diberikan oleh istri pertamanya dengan seksama. Netra hazel itu membulat sempurna ketika membaca poin penting dari berkas tersebut. "Kamu mau mengajukan gugatan cerai, Dian?"

"Iya, Mas. Menurutku rumah tangga kita sudah tidak bisa dipertahankan lagi."

"Enggak. Aku enggak mau menceraikan kamu, Dian. Aku mencintai kamu," tolak Hengki.

Kepala Diana menggeleng pelan. "Kamu jangan egois, Mas. Di dalam pernikahan ini, selalu aku yang kamu sakiti. Barusan kamu bilang apa? Kamu mencintai aku?" Sekuat tenaga Diana menahan rasa sesak di hati. "Jika kamu memang mencintai aku, kamu tidak mungkin mengkhianati pernikahan kita, Mas," lanjut Diana tegas.

Hengki berusaha menggapai tangan Diana. Namun, wanita cantik itu terus saja menghindar. Baginya, dia sudah tidak mau lagi tersentuh oleh lelaki pengkhianat seperti Hengki.

"Dian, plis. Tolong jangan tinggalkan aku. Aku benar-benar menyesal," ucap Hengki, lelaki itu menjatuhkan diri di hadapan Diana. Berlutut di depan istri yang telah disakitinya.

"Keputusanku sudah bulat, Mas. Aku tidak bisa lagi menjalani rumah tangga ini. Aku sudah lelah," balas Diana tanpa keragu-raguan.

Kedua netra Hengki memanas, lelaki itu tidak menyangka hari ini akan kehilangan dua istri. Yang lebih membuatnya terpukul adalah karena dia akan kehilangan Diana, istri yang selama ini sangat sabar dan penurut.

"Dian, tolong. Aku janji akan memperbaiki semuanya. Kita mulai dari awal, ya. Aku akan berusaha untuk menjadi suami yang lebih baik." Hengki masih berusaha membujuk Diana.

Diana menatap Hengki dengan bibir bergetar. Tidak menampik bahwa perasaan cinta itu masih ada. Namun, rasa sakit yang diakibatkan oleh pengkhianatan Hengki lebih besar. Bukan hanya itu saja, Diana pun takut jika suatu saat nanti Hengki kembali mengulang perbuatan yang sama.

"Dian, kumohon, jangan ceraikan aku," pinta Hengki memelas.

"Baik, aku akan memikirkan ulang keputusan ini. Tapi, aku memiliki syarat yang harus kamu penuhi," ucap Diana setelah sekian lama berperang dengan hatinya.

"Apapun syaratnya, aku akan sanggupi, Dian. Kamu mau semua hartaku? Atau kamu mau aku membuat perjanjian pernikahan agar kita saling setia hingga maut menjemput?"

Diana menggeleng, bukan itu yang diinginkan olehnya. Wanita itu perlu memastikan sesuatu yang selama ini mengganggu pikiran serta hatinya. Diana merasa dia memang butuh melakukan itu untuk memberikan kepuasan tersendiri sebagai pengobat rasa sakit hatinya atas perlakuan keluarga Hengki.

"Aku mau kamu melakukan tes kesuburan. Jika memang kamu sehat, dan tidak mandul, aku bersedia untuk tetap menjadi istri kamu."

"Tapi, Dian, aku tidak mandul," sahut Hengki, dia tentu saja tidak mau dicurigai sebagai lelaki mandul.

"Kita tidak pernah tahu jika tidak mencari buktinya, 'kan? Aku sudah melakukan tes, dan hasilnya aku sehat. Sekarang giliran kamu, Mas. Jika kamu tidak mandul, aku bersedia tetap menjadi istrimu. Aku tidak mau lagi selalu dipojokkan bahwa aku yang wanita mandul. Sekarang kamu tidak terima saat aku mencurigai kamu yang mandul, 'kan?"

1
Asyatun 1
lanjut
Nureliya Yajid
lanjut thor
Asyatun 1
lanjut
Queenfans Angelfans
𝒂𝒌𝒉𝒊𝒓𝒏𝒚𝒂
Soraya
Amiin smoga cepat sehat ya thor
Asyatun 1
lanjut
Iges Satria
aamiin 🤲🤲 semoga cepat sembuh dan kembali pulih ke sediakala gi Thor 🤲🤲
Dartihuti
Fiiamanillah...💪💪🥰
Cahaya
Rasulullah tidak bersama orang tua maupun mertua karena keduanya sudah tidak ada.
Seorang sahabat bertanya, apakah yang harus kulakukan tatkala istriku meminta berpisah tinggal dengan ibuku yang semakin renta, sementara aku dibesarkan dengan kasih sayang semenjak kecil..
Jawabannya sama seperti Nabi Ibrahim berkata pada Ismail.. "gantilah pintumu" (istri).

apakah tanpa merawat orang tua tidak bisa mandiri?
apakah orang tua kita pernah meninggalkan kita saat membutuhkan mereka?
yang paling penting.. saat mereka hidup berdua sampai akhir hayat.. meninggal cuma dirawat orang lain.. apakah bisa kita menjamin tidak ada penyesalan karena tak sempat memberikan yang terbaik di akhir usia mereka?
apakah yang terbaik buat mereka itu materi?
masih ingatkah kisah seorang pemuda yang di dunia dijanjikan surga karena baktinya pada ibunya?

yah sudahlah.. ujungnya kita cuma berargumen dengan keyakinan kita.
Dinatha
aku bacanya Almarhum..
kirain Rose kerjain papanya..
Dinatha
Hati hati Adrian..
bisa percuma kamu punya istri..
ntar dikuasai Mommy 🤣🤣🤣
Dinatha
Mampir dulu yuk..
Itung-itung nyicil buat anak..
ehh.. salah ketek.. 😁 salah ketik 🤣🤣🤣
Yurniati
terus update nya thorr
Yurniati
tetap semangat terus update nya thorr
Dinatha
wkwkwkwk
seandainya yang terjadi ini pada pemeran utamanya..
Readers pada bilang.. lumrah kan.. maklumlah lagi hamil 😁
kalau yg hamil peran antagonisnya.. yakin mau komen begitu?
ria
happy selalu diana adrian❤
semoga cepet diberi momongan..

semangat sehat thor..
semangat lanjut..
selamat menyambut bulan suci ramadhan bulan penuh ampunan❤
Asyatun 1
lanjut
Soraya
lanjut thor
Ira Sulastri
Di lanjut kak author
Soraya
lanjut lagi thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!