NovelToon NovelToon
Sweet Blood

Sweet Blood

Status: tamat
Genre:CEO / Vampir / Nikah Kontrak / Cinta Seiring Waktu / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.8
Nama Author: Kim.nana

Bella melamar pekerjaan jadi sekretaris, namun diterima sebagai istri kontrak.

"Mau tidak?" tanya Edward.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kim.nana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15 - Tidak Kunjung Menyentuh

Pagi datang.

Pagi-pagi sekali Bella terbangun dalam keadaan cemas. Dia langsung terduduk dan memegangi selimut untuk menutupi tubuhnya yang polos, melirik sang suami yang masih tertidur di samping kirinya.

Kepalanya bergerak cepat melihat ke arah jam, masih jam 4 dini hari.

Ya Tuhan, bagaimana keadaan mama? bagaimana operasinya semalam. Batin Bella.

Dia cemas sekali.

Bella ingin beranjak dari ranjang, namun takut menganggu Edward. Ingin memunguti baju yang berserak di lantai dan memakainya, tapi takut Edward masih ingin melihatnya polos seperti ini.

Bella jadi bingung sendiri mau bagaimana.

Sementara ponselnya ada di dalam tas sejak kemarin dan tidak pernah dia lihat.

Bella menatap Edward lagi, melihat pria berwajah dingin itu tidur dengan begitu nyenyaknya, bahkan Bella sampai bisa mendengar deru nafasnya yang teratur.

Jadi teringat tentang pembicaraan mereka semalam, tentang mencoba untuk menerima satu sama lain.

Bella lantas meremat tangannya sendiri, tangan yang hendak menjangkau tubuh pria itu untuk dibangunkan.

Ya Tuhan, aku masih saja takut, batin Bella.

Namun dengan semua keberanian yang dia punya, akhirnya Bella benar-benar menggerakkan salah satu tangannya untuk membangunkan Edward.

"Suami ku," panggil Bella lirih, menggoyang pundak sang suami dengan sangat pelan.

Tapi sepertinya itu saja sudah berhasil membuat Edward membuka kedua matanya.

Deg! Bella seketika tersentak. dia sendiri yang membangunkan sang suami tapi dia juga yang terkejut ketika melihat Edward bangun.

"Sayang, ini jam berapa?" tanya Edward, dia jadi bangun juga, langsung memperlihatkan daddanya yang masih polos.

Deg! Bella jadi teringat jika Edward pun tidak memakai sehelai benang pun. handuk yang semalam digunakan oleh Edward kini sudah tergeletak asal di atas lantai.

"Maaf sa ...yang, ka-kamu jadi bangun," ucap Bella dengan jantung yang berdetak hebat. Kalau bukan suamiku, Bella harus memanggil sayang. Tidak boleh Tuan atau nama.

"Kenapa? kamu tidak bisa tidur?"

"Bukan begitu."

"Lalu."

"Aku ingin telepon seseorang, apa boleh?"

"Di jam seperti ini? kamu mau telepon siapa?"

"Mama," jawab Bella lirih, sebenarnya bukan sang Mama yang ingin dia telepon, melainkan perawat yang menjaga mamanya tersebut.

Bella belum menceritakan tentang kondisi sang ibu, belum sedikitpun menceritakan tentang keluarganya.

Bella juga tidak tahu jika sebenarnya Edward sudah mengetahui semuanya.

Dan mendengar ucapan Bellla tersebut, Edward cukup tau jika Bella belum bersedia terbuka padanya.

"Operasi mama Maiden berjalan dengan baik, saat ini mama sudah dipindahkan ke ruang perawatan. Leo mengabari ku semalam," jawab Edward.

Bella seketika mendelik.

Bagaimana bisa?

"Pagi nanti, kita akan pergi bersama-sama untuk melihat keadaan mama Maiden, ya?" tanya Edward.

Dan Bella makin dibuat tercengang dengan ucapan pria tersebut.

Glek! Bella menelan ludah kasar.

"Tidak perlu terkejut, kamu tau? hanya dengan sekali perintah, aku bisa mendapatkan semua informasi di dunia ini, apalagi jika hanya tentang istri ku, jelas aku sudah mengetahui semuanya." terang Edward.

Bella masih sangat terkejut, gamang apakah harus bahagia atau bagaimana dengan kejutan seperti ini.

Dia sesaat lupa bahwa suaminya adalah Edward Lim. seorang pria yang dikenal sebagai pebisnis berdarrah dingin.

"Sini." Edward lantas menari Bella untuk mendekat ke arahnya.

Bella hanya pasrah, akhirnya mereka berdua kembali berbaring dengan saling memeluk.

Deg! Bella amat sangat terkejut saat merasakan sesuatu benda yang aneh, menyentuh pahanya.

"Kita tidur sebentar lagi," ucap Edward.

Ya Tuhan, bagaimana aku bisa tidur dalam keadaan seperti ini? Batin Bella.

Edward sangat menikmati sentuhan kulit mereka, namun Bella benar-benar tersiksa. Karena tak bisa dipungkiri, ada hasrat di dalam dirinya yang mendidih.

Tapi Edward tidak kunjung menyentuhnya.

Astagaaaa, geram Bella.

Bagaimana bisa, jika justru dia yang menginginkan penyatuan mereka.

1
Iryani levana khrisna Khrisna
terimakasih Thor tetap semangat dalam berkarya
Iryani levana khrisna Khrisna
sabar Leo sabar 🤣🤣
Sulastri Astri
okay/Smile/
Sulastri Astri
/Smile/
Sen Endang
asyik buat bacaan
Muji Erawati
Luar biasa
Anny
Buruk
Anny
Kecewa
Fida
Luar biasa
Adila Ahmad
bgus
raya
Luar biasa
SAL💞🇲🇾
menarik 👍🏼
MyPooh
Luar biasa
Helpy Arifien
twilight saga
Omha Achun
Luar biasa
Miss Typo
happy ending 👏👍
Miss Typo
kekuatan dari bayinya yg membuat Bella cepat sembuh dan pulih
Miss Typo
alamat melayang nyawa Liona
Miss Typo
Luona cari masalah
Miss Typo
apa Bella gak prnh berfikir kalau suaminya itu vampir? wajah Edward pucat badan dingin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!