NovelToon NovelToon
My Sexy Lady

My Sexy Lady

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Mafia / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:626.9k
Nilai: 5
Nama Author: lena linol

"Hi, Señorita!" Nero tersenyum miring seraya mengacungkan senjata api tepat di kening Elle.

"Kau ingin membunuhku?!" Elle terisak ketakutan saat pria itu hendak menarik pelatuk senjata apinya. Sebentar lagi dia akan mati.

DOR!

Sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa Nero ingin melenyapkan wanita yang sangat dicintai.

Penasaran? Ikuti terus kisahnya. Dan jangan lupa, Follow IG Author @Thalindalena

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lena linol, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sakit rasanya

"Ha-Hamil?" batin Ele seraya menoleh ke belakang, menatap pasangan itu yang tampak terdiam, dan saling pandang. Entah, kenapa hatinya tiba-tiba sangat sakit.

"Apa-Apaan ini! Kenapa di sini sakit sekali rasanya. Sesak." Ele menepuk dadanya sendiri berulang kali.

Niatnya ingin membuat susu pun urung. Ia segera pergi dari sana dengan perasaan tak karuan.

Nero terdiam karena syok mendengar pengakuan Ava. Lalu berkata, bersamaan dengan Ele pergi dari sana. "Wah, selamat Winters. Akhirnya kau hamil setelah setahun menikah dengan pria idiot itu," puji Nero tapi juga merendahkan suami Ava.

Ava mendengus kesal. "Pedro bukan pria idiot!"

"Bagiku dia pria idiot. Aku masih heran kenapa kau mau menikah dengan pria seperti dia." Nero kembali mengolok yang berakhir membuat Ava menangis.

Mungkin karena hormon kehamilan Ava jadi sensitif perasaannya. Ava menangis sesegukan sampai wajahnya banjir air mata.

"Astaga, Winters, kau menangis?" Nero terkejut karena ini pertama kalinya melihat wanita menangis. Ia sangat paham betul bagaimana sifat wanita itu yang sangat tangguh dalam situasi apapun.

"Anda jahat sekali. Padahal suamiku 'kan tampan dan baik, kenapa Anda selalu menyebutnya Idiot!" balas Ava, menangis sedih.

Nero menghembuskan nafas kasar, lalu beranjak, dan mengusap pundak Ava. "Sudah, jangan menangis, aku minta maaf." Ini pertama kalinya Nero mengucapkan kata 'maaf' dan bersikap layaknya manusia pada umumnya, penuh simpati dan empati karena Ava sedang hamil.

"Tidak mau! Aku ingin berhenti bekerja saja!" balas Ava, kesal.

"Masalah itu kita bicarakan nanti. Dan untuk hari ini kau boleh cuti," jawab Nero, serius.

Tangis Ava langsung berhenti saat mendengar kata 'cuti'. Wajahnya pun langsung berseri. Selama bekerja dengan Nero ia jarang mendapat libur. Ada saja pekerjaan yang harus ia kerjakan. Meski begitu ia tak pernah mengeluh karena gajinya sangat besar.

"Cuti? Benarkah?"

"Iya, bila perlu sampai minggu depan. Anggap saja ini hadiah dariku atas kehamilanmu," jawab Nero, serius.

"Yeay!! Terima kasih, Tuan!" Wajah Ava langsung ceria. Ia menyambar tasnya dan beranjak keluar dari rumah tersebut untuk memulai menikmati hari liburnya. Rasanya ia tak sabar tiduran di kasur seharian.

Nero geleng-geleng kepala melihat tingkah sekretarisnya itu. Ia mengambil ponselnya setelah Ava sudah tak terlihat, kemudian menghubungi Pedro, dan meminta asistennya itu ke rumahnya sekarang juga.

*

"A-Apa? Ava hamil?" Pedro sebagai suami belum tahu kalau istrinya tengah hamil. Ia sangat syok, bahagia dan terharu mendengar kabar ini dari boss-nya.

"Jadi Ava belum memberitahumu?" Nero menaikkan sebelah alis, menatap serius asistennya itu.

Pedro menggeleng, lalu tersenyum lebar, "belum, mungkin dia ingin memberikan kejutan untukku," jawabnya penuh semangat. "Tapi, aku kecewa karena aku bukan orang pertama mendengar kabar ini!" Pedro menghela nafas berat, sembari menundukkan kepala lesu.

Nero meringis melihat sikap asistennya itu. "Sudahlah, jangan sedih. Lagi pula dia memberitahu kehamilannya padaku untuk mengundurkan diri."

"Mengundurkan diri? Dia ingin berhenti bekerja?" Kedua mata Pedro langsung berbinar, pasalnya sudah lama ia meminta Ava berhenti bekerja, tapi selalu di tolak, dan berakhir bertengkar.

"Ya, tapi aku belum memberikan keputusan karena aku masih membutuhkan istrimu di perusahaan!" jawaban Nero membuat muka Pedro kembali lesu.

"Kau kenapa? Mestinya kau senang karena memiliki istri hebat seperti Ava."

"Ck! Anda belum menikah, jadi Anda tidak akan pernah tahu perasaanku!" sungut Pedro, mendelik kesal.

"Hei! Berani sekali kau melotot seperti itu padaku!"

Nyali Pedro seketika menciut. Lalu memasang wajah sok imut.

1
Hesty Mamiena Hg
Kenapa Ava yg ngerjain semuanya? Kan Nero bisa mempekerjakan orang lain.. Anak buahnya byk. Gk cocok Ava merangkap sopir juga Thor 🙄
sibung
Waw botak berhasil cetak goll🤭
neng ade
wah .. ga disangka ya ternyata Damon dan Glam udah mau punya anak 3 😁😍
Arbaati
luar biasa
🏅ᶝᶡи̃υŘυĹ α̃яנŲиα̃
ada rasa terbakar 🤣🤣🤭🤭
Rita
lagian kmu bujuk ibu hamil g ada kalem2nya gmn g jengkel si Grace klo g ada kejadian ketemu gini mana tau kmu Grace hamil hadeuhhh mang perlu dikasih pelajaran nih Botak
Rita
wah parah botak pantes aja marah
Rita
dari awal episode ampe skrg br tau nama nya botak😅
Felycia Fernandez: terjawab sudah kk😆
total 3 replies
isni afif
akhirnya botak punya keturunan...🤗🤗🤗🤭
isni afif
lanjut..
Maharani Rani
lama bnget thor baru up lagii
bunda n3
kenapa kami blokir kontaknya Grace? Antonio... 😄
Ny Rudi Harianto
Antonio...... berusaha lah sekuat tenaga mu agar Grace luluh dan mau menerima mu
Miswarni
Jgn lama lama up nya dong thor😍
Kinara Widya
ajak nikah antoniio.....😂
Hanima
Lanjut Antonnnn 🤭
Tuti Tyastuti
𝘮𝘢𝘬𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘶𝘱𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘢𝘬💪
Tuti Tyastuti
𝘸𝘢𝘩𝘩𝘩 𝘬𝘦𝘳𝘦𝘯 𝘯𝘢𝘮𝘢 𝘣𝘰𝘵𝘢𝘬 𝘢𝘯𝘵𝘰𝘯𝘪𝘰😂
Kolor Tetangga
Nama botak ternyata keren juga ya🤣🤣
Felycia Fernandez: nama akun kk pun keren juga 😆😆😆
total 2 replies
neng ade
mau nya Nero langsung menikahi Elle 😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!