Hai...ini karya pertama aku jadi kalian harus dukung ya .
sinopis
Ini sudah modern tapi entah mengapa orang tua Qhonita mau menjodohkan Qhonita dengan seorang ustads tampan yang berada di pesantren jauh dari rumah mereka .
Namaku Ghania faneha Qhonita gadis tomboy yang selalu keluar malam dan balapan motor secara liar di tengah -tengah jalan raya .Suatu hari orang tua Qhonita mau menjodohkan Qhonita dengan seorang ustads yang tampan .
Agar anak mereka bisa merubah diri dengan berjalannya waktu .
Akankah Qhonita mau di jodohkan atau malah sebalik nya??
Yuk simak kisah selanjutnya..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon metri annisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 14
Cara terbaik tuk melupakan masa lalu adalah bukan dengan menghindari atau menyesalinya, namun dengan menerima dan memanfaatkannya ,jika kita mempunyai masa lalu maka di buatlah itu sebagai pelajaran hidup kita ,agar di suatu hari esok kita bisa merubahnya lebih baik lagi .
"Kamu berhak bahagia ,jangan menghukum dirimu Bang ." ucap Pak Hendru papah Nadia .
" Tapi Abang belum siap , Abang masih ingin sendiri biarlah alloh yang menentukan jalan Abang Pah ." ucap Alif melihat kearah batu nisan Nadia .
Alif memanggil Orang tua Nadia dengan sebutan Papah dan Mamah, mereka semua sudah sebagai keluarga walaupun tak sedarah .
"Jangan terlalu lama Papah juga mau menimang cucu ,walaupun darah papah tidak ada di sana ."Sahut papah dengan senyum .
" Abang, gak usa terlalu lama larut dalam masa lalu sekarang masa depan sedang menunggu , Semangat Bang ." sahut pak Hendru dengan mendukung dan memberi semangat .
"Makasih Pah semangatnya ,Abang terus untuk menjenguk Nadia disini setiap hari minggu dan yaudah deh Abang pamit dulu ,Assalamualaikum Pah ."pamit Alif dengan melambaikan tangan .
di perjalanan Alif mampir di warung nasi goreng sambel ijo langganannya ,dari dulu sampai sekarang Alif tak melupakan tempat itu bahkan tempat duduk pun harus sama .
Alif sudah duduk dan memanggil Bi Ija yang selalu tau makanan langganannya .
"Bi ,Alif pesan kayak biasa ya ,sama minumannya biasa ." ucap Alif sambil membuka ponsel dan mengirim pesan kepada Qhonita .
"Siap tuan dilakasanakan ." hormat Bi Ija sudah tau kalau itu pelanggan yang baik hati menurutnya .
Alif mengetik pesan untuk Qhonita dan mau di belikan makanan apa kalia aja kan lagi pengen .
"Qhon mau nitip makanan gak ? "tanya Alif di pesan .
"Mau Bang ,pesan telur gulung 30 tusuk dan bakso bakar 30 pedes ya Bang ." permintaan yang biasa menurut Alif .
Itulah Qhonita ia sedikit dimanja Alif tapi tidak dengan Ummi dan Abi ,Alif sangat menyayangi Qhonita karena trauma dengan kejadian masa lalu .
Tak lama kemudian pesanan Alif datang .
"Ini tuan pesanananya ." ucap Bi Ija menigagalkan Alif .
"Makasih Bi ."sahut Alif langsung makan karena sudah lapar sejak tadi .
Alif fokus dengan makanannya tampa memikirkan keadaan tempat sekarang ia duduk .
"Maaf boleh saya duduk di sini ?". ucap Perempuan tersebut karena tempat duduk yang lain sudah penuh .
" uhuk..uhuk ...hmmm boleh-boleh ." ucap Alif tetap menunduk lantas yang di depanya perempuan dan berpakaian kurang bahan .
Alif berdiri dan berpamitan dengan menunduk ,segera ia pergi ke tempat pembayaran dan makanan nasi goreng nya di bungkus satu lagi .
Tak lupa Alif mampir ke tempat penjualan telur gulung dan bakso bakar .
"Pak beli telur gulung 30 tusuk dan bakso bakarnya 30 tusuk pedes semua ya ." Ucap Alif sambil duduk di bangku .
" oke Mas ,tunggu ya ." sahut Pak dimas .
Semua yang di kunjungi Alif adalah langganannya dan dari dulu Alif selalu dikenal dengan orang ramah dan baik hati .
Lama menunggu membuat Alif berdiri dan melihat-lihat sungai yang mengalir di sana .
"Ini mas pesenannya sudah siap , semua 60 ribu ." ucap Pak Dimas sambil menyerahkan telur gulung dan bakso bakar .
"Ohh oke makasih Mas , ini uangnya dan ,Assalamualaikum ."ucap Alif berlalau melajukan motornya tanpa memperdulikan Mas Dimas berteriak karena uangnya berlebih .
"Hei Mas kenapa kamu berteriak Mas....Mas....Mas... Padahalan kamu memanggil dirimu sendiri ." ucap Teman di dekat nya .
"Kamu itu gak tau apa -apa jadi diam aja ." ucap Dimas karena setiap Alif membeli selalu memberikan uang lebih dan tak mau di kembalikan .
Sesampainya di rumah Alif langsung mengucap salam ,dan masuk ke kamar Qhonita guna untuk mengahantarkan pesanan Qhonita .
"Assalamualaikum ,Qhon ."Panggil Alif sambil menaruh pesanan di meja belajar Qhonita .
"Wa'alaikumsalam Bang mana pesanan gue ." pinta Qhonita tiba-tiba ada di belakang Alif .
"Eh bushet Lo dari mana Qhon?" tanya Alif terkejut .
"Dari Kamar mandi nyari tikus lewat ."jawab Qhonita asal .
"Yaudah terserah Lo mau bicara apa, Gie mau kekamar dan ingat hutang lo nambah ."Sahut Alif berlaru keluar dan Qhonita hanya melongo saja .
"Perasaan gue gak punya hutang deh sama lo Bang ?"tanya Qhonita tapi orang nya tak ada .
Qhonita tak ambil pusing dengan perkataan Alif , ia hanya fokus pada telur gulung dan bakso bakar yang biki perutnya bernyayi tak karuan .
"Ini kok pedes banget ya ,Hua hua hua minum ....minum .....minum.... Ah gue di kerjain kayaknya ."ucap Qhonita karena level pedasnya sudah puncak .
Saat keluar kamar Alif melihat Qhonita yang sedang meronta dan tanganya tak berhenti berkibas-kibas ,Alif tau tapi ia ingin menjahili Qhonita dengan berpura-pura membawa air minum mentah padahal itu sudah di masak.
"Na na na na na na na na... ." Alif berpura bernyayi padahal menahan ketawa .
"Sini air minum nya Bang ." sahut Qhonita langsung merampas minum yang di bawa Alif dan meminumnya segera .
"Eh itu air minum dari kamar mandi loh ,gak jijik apa ."ucap Alif membuat Qhonita berhenti dan menyeburkanya di wajah Alif .
"Qhonitaaaaaaaa ." teriak Alif lantas wajahnya sudah basah karena kena semburan Qhonita .
" Apa...... Yang bener Bang ini air dari kamar mandi nanti gue sakit perut gimana ." ucap Qhonita tampa merasa bersalah .
"Pikirin sendiri hutang lo nambah ." ucap Alif berlalu begitu saja karena kesal .
"Utang gue gak ada ya, loh kalau mau nagih harus ada bukti ."teriak Qhonita masuk lagi kekamar dan lanjut makan yang sempat tertunda.
"Ahkirnya kenyang juga tadi pagi dah di kasih makanan kesukaan eh sekarang malah dapet jajanan enak ." ucap Qhonita menurut nya makanan itu tak perlu mewah kata orang makanan di jalanan itj tidak bersih ,mereka tidak bahwa belum tentu yang di restoran itu bersih caranya .
………………………………………………………………
HARI SUDAH PETANG NAMUN DI RUMAH NAMPAK TAK ADA ORANG MUNGKIN DI KAMAR SEMUA .
Alif masih di dalam kamar karena kekenyangan ia lupa kalau hari sudah petang , Alif masih sedikit kesal dengan Ummi ,itulah sekarang ia malas ke luar kamar dan makan malam nantinya dan alhamdulillah sekarang ia sudah kenyang lantas di kamar selalu tersedia air dan makanan ringan yang lain .
"Qhon Abang dimana kok gak keluar dan gak muncul ." tanya Ummi biasanya di saat Qhonita dan Ummi di dapur pasti Alif muncul tiba-tiba .
"Itu pasti Abang merajuk gara-gara makanan tadi pagi , Ummi sih jadi kalau yang satu tau yang dua gak tau namanya gak adil Mi . " ucap Abi sedikit memojokan Ummi .
………………………………………………………………
jangan lupa like yang banyak biar semangat dan komen jugaaaa yang banyak yaa vote pun samaaaa agar lebih semangat lagi .
made by:Metri Pramisti
hadejhhh
DISINI MAU LIAT AUTHOR APA PUTRA JDI USTADZ TEGAS, ATAU USTADZ YG GIK MIKIRIN PRASAAN ISTERINYA..
SEMUA BLM DIJELASKN SIAPA2 WANITA YG MAU JDI PELAKOR SELAIN USTADZAH CACA,, TERUS APA JUGA ADA USTADZ CALON PEBINOR NII..
jadi cerita nya sedikit
semangat