NovelToon NovelToon
Kembalinya Sang Penguasa Abadi

Kembalinya Sang Penguasa Abadi

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:15.1k
Nilai: 5
Nama Author: Bodattt

Lin Feng, seorang Kaisar Abadi yang tak tertandingi di generasinya, yang dikenal sebagai "Penguasa Abadi," tewas dalam sebuah pengkhianatan keji. Murid terdekat dan wanita yang paling dicintainya bersekongkol untuk merebut Kitab Suci Kekacauan Abadi miliknya, sebuah teknik kultivasi tertinggi, tepat saat ia mencoba naik ke Alam Dewa. Meskipun raganya hancur, seutas jiwa ilahinya berhasil lolos dan bereinkarnasi ke dalam tubuh seorang pemuda yang baru saja mati di dunia fana yang terpencil.

Tubuh baru ini, yang juga bernama Lin Feng, dianggap sebagai "sampah" dengan meridian yang hancur, dikucilkan oleh klannya sendiri, dan dihina oleh tunangannya. Berbekal ingatan dan pengetahuan dari kehidupan masa lalunya yang gemilang, Lin Feng harus memulai segalanya dari nol. Dia akan menggunakan pemahamannya yang tak tertandingi tentang Dao agung untuk menempa kembali takdirnya, menantang langit, dan menapaki jalan menuju puncak kekuasaan sekali lagi, sambil merencanakan balas dendam yang akan m

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13: Konspirasi di Malam Hari dan Guntur di Dalam Gua

Sementara Lin Feng berkultivasi seperti orang gila di dalam pengasingannya, dunia luar tidaklah tenang. Empat hari sebelum kompetisi, suasana di seluruh Klan Lin menjadi semakin tegang. Para murid jenius yang biasanya mengasingkan diri kini mulai menampakkan diri, aura mereka tajam dan siap bertarung.

Di sebuah halaman mewah yang berbeda, di kediaman Tetua Pertama, Lin Hu berdiri dengan hormat di depan seorang pemuda yang duduk dengan santai sambil menyeruput teh. Pemuda itu tampak berusia sekitar delapan belas tahun, dengan wajah tampan namun membawa jejak arogansi yang dalam. Dialah Lin Tian, cucu dari Tetua Pertama dan diakui sebagai jenius terkuat kedua di generasi muda, dengan kultivasi di puncak Alam Penempaan Tubuh tingkat delapan.

"Manajer Lin," kata Lin Tian dengan nada malas, bahkan tidak menatap Lin Hu. "Kau datang mencariku, membuang-buang waktu kultivasiku. Sebaiknya ini penting."

Lin Hu dengan cepat mengeluarkan sebuah kotak brokat yang indah dan menyodorkannya. "Tuan Muda Tian, ini adalah Rumput Tulang Naga berusia seratus tahun, sangat bermanfaat untuk terobosanmu ke tingkat sembilan."

Mata Lin Tian akhirnya menunjukkan sedikit ketertarikan. Dia mengambil kotak itu, membukanya, dan mengangguk puas. "Bicaralah."

"Ini tentang sampah bernama Lin Feng itu," kata Lin Hu dengan gigi terkatup. "Aku tidak tahu metode licik apa yang ia gunakan, tetapi dia telah menyinggungku dan putraku. Tetua Ketiga telah memutuskan agar kami menyelesaikan masalah ini di atas panggung kompetisi."

"Aku dengar dia mengalahkanmu," kata Lin Tian dengan senyum mengejek. "Kau, seorang tingkat tujuh, dikalahkan oleh sampah yang meridiannya hancur. Sungguh memalukan."

Wajah Lin Hu memerah. "Itu hanya karena aku lengah! Aku ingin meminta Tuan Muda Tian untuk 'memberi pelajaran' padanya di atas panggung nanti. Aku tidak ingin dia mati, aku ingin dia lumpuh total, sehingga dia menghabiskan sisa hidupnya di tempat tidur!"

Lin Tian tertawa kecil. "Menghadapi sampah seperti itu, apakah perlu aku yang turun tangan? Tapi... karena kau sudah menunjukkan ketulusanmu dengan Rumput Tulang Naga ini, baiklah. Jika aku bertemu dengannya, aku akan memastikan keempat anggota tubuhnya patah. Anggap saja sebagai pemanasan sebelum aku berhadapan dengan Liu Xue'er."

"Terima kasih, Tuan Muda Tian! Terima kasih!" kata Lin Hu dengan gembira. Dengan janji dari Lin Tian, dia yakin Lin Feng tidak akan punya jalan keluar.

Keduanya tidak menyadari bahwa target konspirasi mereka saat ini sedang melakukan sesuatu yang akan mengguncang pemahaman mereka tentang kultivasi.

---

Di dalam gua di balik air terjun.

Lin Feng menatap dua puluh pil yang tersisa. Dia bisa merasakan belenggu kokoh yang menghalanginya menuju tingkat ketujuh. Belenggu ini jauh lebih kuat daripada yang sebelumnya. Mengandalkan satu atau dua pil tidak akan cukup untuk menerobosnya.

"Waktu hampir habis. Tidak ada gunanya menahan diri."

Tekad melintas di matanya. Dia tidak mengambil satu atau dua pil. Sebaliknya, dia menuangkan sepuluh pil ke telapak tangannya dan, tanpa ragu sedikit pun, menelan semuanya sekaligus.

BOOOOOOM!

Jika tiga pil terasa seperti letusan gunung berapi, maka sepuluh pil terasa seperti sepuluh matahari yang meledak serempak di dalam tubuhnya. Energi yang begitu dahsyat dan liar mengamuk di dalam meridiannya, begitu kuat hingga bahkan Meridian Tulang Naga-nya pun mulai bergetar hebat seolah-olah akan retak.

Wajah Lin Feng langsung memerah. Darah mulai merembes dari pori-porinya. Rasa sakit yang luar biasa, seolah-olah tubuhnya akan tercabik-cabik dari dalam, menyerang kesadarannya.

"Hmph!"

Dia mendengus dingin. Jiwa Kaisar Abadi miliknya yang agung mengambil alih kendali. "Hanya energi sekecil ini, beraninya kau memberontak di hadapanku?! TUNDUK!"

Di bawah tekanan kehendak ilahinya, energi yang mengamuk itu seolah-olah merasakan ketakutan naluriah. Kebrutalannya sedikit mereda. Lin Feng segera memanfaatkan kesempatan itu, menjalankan Kitab Suci Kekacauan Abadi hingga batasnya.

Pusaran di Dantiannya berputar dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya, berubah menjadi lubang hitam yang rakus. Energi yang dahsyat itu ditarik dengan paksa, dimurnikan, dan dikompres dengan kecepatan gila.

Seluruh gua bergetar. Uap air di udara mulai membentuk pusaran kecil di sekitar tubuh Lin Feng. Suara gemuruh samar, seperti guntur yang teredam, mulai terdengar dari dalam tubuhnya.

Dia mengarahkan seluruh gelombang energi yang telah dimurnikan itu untuk menghantam satu titik: belenggu menuju tingkat ketujuh.

"BANG!"

Dampaknya begitu kuat hingga Lin Feng memuntahkan seteguk darah. Belenggu itu bergetar hebat, tetapi tidak pecah. Retakan kecil muncul di permukaannya.

"Lagi!"

Dia mengumpulkan gelombang energi kedua, dan menghantamkannya lagi.

"BANG!"

Retakan itu semakin besar.

"LAGI!"

Gelombang ketiga, keempat, kelima!

Lin Feng benar-benar lupa akan waktu dan rasa sakit. Satu-satunya yang ada di benaknya adalah menghancurkan penghalang di depannya.

Setelah dampak yang kesembilan kalinya, belenggu yang tampak tak tertembus itu akhirnya mencapai batasnya.

"KRAAAAK... BOOM!"

Dengan suara ledakan yang dalam, belenggu itu hancur berkeping-keping. Energi spiritual yang tak terbatas mengalir deras ke Dantiannya seperti bendungan yang jebol. Qi Kekacauan miliknya tumbuh secara eksponensial, menjadi lebih padat dan lebih murni.

Aura yang jauh lebih kuat dari sebelumnya meledak dari tubuh Lin Feng, menghantam dinding gua dan membuat tirai air terjun di luar bergetar hebat.

Alam Penempaan Tubuh, Tingkat Ketujuh!

Lin Feng perlahan membuka matanya. Dua sinar keemasan tajam melesat dari pupilnya sebelum perlahan memudar. Dia mengepalkan tangannya, merasakan kekuatan yang setidaknya sepuluh kali lebih besar dari sebelumnya.

Dia telah mencapai tingkat kultivasi yang sama dengan Lin Hu. Namun, dengan fondasi dan tekniknya, Lin Feng tahu bahwa bahkan sepuluh Lin Hu pun tidak akan menjadi lawannya sekarang.

Dia melihat sepuluh pil yang tersisa di sisinya dan senyum dingin muncul di bibirnya.

"Masih ada tiga hari lagi," bisiknya. "Sepertinya tingkat ketujuh... bukanlah akhir dari perjalananku sebelum kompetisi."

1
Aman Wijaya
mantul lanjut terus Thor
Aman Wijaya
jooooz jooooz pooolll Lin Feng lanjut terus
Aman Wijaya
jooooz pooolll Lin Feng lanjut terus bantai semua lawan tanpa ampun
Aman Wijaya
mantab Thor lanjut terus
Aman Wijaya
gaaas pooolll Thor 💪💪💪
Aman Wijaya
top top markotop Lin Feng
Aman Wijaya
dalam dua Minggu babat semuanya yang telah memprovokasi diri mu Lin Feng bikin kabut darah semua
Aman Wijaya
mantab Lin Feng beri pelajaran pada menejer tua Lin hu biar tau rasa
Aman Wijaya
markotop top top lanjut
Aman Wijaya
gaaas pooolll Thor
Aman Wijaya
jooooz jooooz gandos lanjut
Aman Wijaya
lanjut terus Thor
Aman Wijaya
semangat Lin Feng
Aman Wijaya
jooooz kotos kotos lanjut terus Thor semangat semangat
Abil Amar
gassss polll trussss seru dn epic bnget ceritanya Up yg lbih bnyk lg autor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!