NovelToon NovelToon
PENCULIKKU, CINTA MATIKU

PENCULIKKU, CINTA MATIKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:14k
Nilai: 5
Nama Author: CACASTAR

Bram, lelaki yang berperawakan tinggi besar, berwajah dingin, yang berprofesi sebagai penculik orang-orang yang akan memberi imbalan besar untuk tawanan orang yang diculiknya kali ini harus mengalah dengan perasaan cintanya.Ia jatuh cinta dan bergelora dengan tawanannya. Alih-alih menyakiti dan menjadikan tawanannya takut atas kesadisan. Dia malah jatuh cinta dan menodai tawanannya atas nama nafsunya. Ia mengulur waktu agar Belinda tetap jadi sandranya. walaupun harus mengembalikan uang imbalannya dan ancaman dari pembunuh bayaran ketiga, dia tidak peduli. malam itu dia menodai Belinda.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CACASTAR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BRAM MENYUKAI BELINDA

Sebuah palu besi digunakannya memukul gelang. dipukulnya dua kali dan gelangi itu hancur. Dia bungkus dengan kertas lalu dia masukkan ke closet dan disiramnya dengan air hingga patahan gelang itu hilang masuk ke dalam saluran air di dalam closet.

"Ada apa?"

"Ada yang salah dengan gelang itu?"

"Ya!"

"Itu pelacak!"

Belinda lalu duduk di samping Bram yang kembali melanjutkan menghabiskan rokoknya. Belinda kemudian duduk di pangkuan Bram dia bergelayut mesra di pangkuan Bram. Kepalanya direbahkannya di dada Bram. Degup jantung Bram terdengar olehnya. Dia memeluk pinggang Bram. Lalu tangan yang kanan membelai wajah Bram. Membelai dagu Bram.

Bram melirik pada Belinda dan Belinda menyambutnya dengan senyuman.

"Perempuanku kau cantik sekali"

Diciumnya telapak tangan Belinda sekali kecupan.

Jari tangan Belinda lalu meraba ke arah bibir Bram, mengusap-usap bibir yang dari tadi menghisap sebatang rokok.

Bram lalu mencium jemari Belinda dan menjilati jarinya telunjuk Belinda yang mulai masuk ke dalam mulut Bram. Belinda agak geli dengan itu. Dia meringis sedikit. Lalu menurunkan tangannya kembali dan kembali memeluk pinggang Bram dengan erat.

"Kakak siapa kamu sebenarnya?"

Bram memandang ke arah Belinda, dihisapnya rokoknya tadi yang tinggal setengah, ia memalingkan mukanya menghembuskan asap rokoknya, lalu ia mengecup bibir Belinda. Sebuah ciuman hangat, sekali kecup. Aroma rokok tercium oleh Belinda. Bau tembakau.

Belinda yang baru pertama kali merasakan ciuman dan Bram lah yang pertama kali mencium bibirnya. Bibirnya basah. Bram mengusap bibirnya yang tadi mencium bibir Belinda. Bibirnya pun jadi sedikit basah. Basah dari lipstik Belinda yang menempel mengenai bibirnya. Aroma cerri pindah ke bibir Bram. Bibir Belinda manis rasanya.

Bram menjawab pertanyaan Belinda tadi,

"Aku adalah Bram pembunuh, orang bayaran untuk menculik, dan menyandera tawanan."

Belinda memandangi Bram dengan pandangan membola, dia seperti mendengar cerita seorang pahlawan yang sangat jago di medan perang lalu menceritakan kehebatannya. Belinda seperti anak kecil yang sedang mendengar kisah heroik pahlawan itu.

"Aku mendapatkan misi menculikmu karena ingin menekan ayahmu dan presiden negaramu."

"Bila kesepakatannya perjanjian mereka turuti, mereka mau menandatangani surat perjanjian maka kau kulepaskan. Kesepakatan itu ditepati, tapi aku tidak mau mengembalikanmu."

"Kenapa Kak?"

"Aku tidak mau kamu menikah dengan calon suamimu anak presiden itu, dia bangsat, pejudi dan suka main perempuan!"

"Kakak sekarang menculik aku???"

"iya, tepatnya begitu."

"Tapi, aku tidak akan ketemu orang tuaku?"

"Mungkin tidak dalam waktu dekat."

"Kita bersembunyi dulu di tempat yang aman."

"Sampai kau aman, aku bisa melakukan misi balasan."

"Kakak, apakah kamu akan menikahiku?"

Bram memandangi Belinda, menciumi bibirnya sekali lagi, dua kali lagi, dan ketiga kalinya.

Bram memandangi Belinda, menciumi bibirnya sekali lagi, dua kali lagi, dan ketiga kalinya.

"Apakah kamu mau?"

"Tentu saja."

"Aku juga tidak suka dengan anak presiden, aku tidak mau kembali padanya!"

"Aku tidak menyukainya kak, aku hanya menuruti kemauan mommy dan Daddy."

"Dia playboy kak, sewaktu SMP aku satu sekolah dengannya di Junior Hight School, dia selalu menggoda teman perempuan yang cantik. Bahkan waktu itu memacari anak kepala sekolahnya. Presiden lalu marah besar mendengar rumor itu. Kepala sekolah dan anaknya seminggu kemudian menghilang!"

"Bram menghisap rokoknya kembali."

"Kak, kamu ingin menculikku karena kamu menyukaiku?'

"Sepertinya aku ingin lebih dari itu."

"Kamu juga mau bukan?"

1
@Yayang Suami Ris4
Belinda ayo lawan Bram kalau perlu kamu pukul dan gigit Bram
@Yayang Suami Ris4
Wajar Belinda marah ke Bram karena Bram membunuh orang di ruangan tersebut
@Yayang Suami Ris4
Astaga ruang ulang tahun seperti tempat peperangan deh
@Yayang Suami Ris4
Raja Qudalto tegas banget ngotot nyuruh orang menculik Belinda
@Yayang Suami Ris4
Sepertinya Belinda di culik buat mengancam sesorang deh
Risa Istri Cantik
Anak buah Bram sampai bingung dengan perintah Bram
Risa Istri Cantik
Belinda pasti letih alias capek sendiri kasihan
Risa Istri Cantik
Wah Belinda bahagia merayakan ulang tahun ke 17 tahun
Risa Istri Cantik
Raja Qudalto pasti Bram bakal jatuh cinta ke tawanannya
Risa Istri Cantik
Belinda ternyata itu anak tunggal
Yayang Suami Risa
Belinda kalau kamu tendang burungnya Bram pasti kamu bisa kabur
Yayang Suami Risa
Bram tidak akan melakukan hal bejat ya
Yayang Suami Risa
Ruangan ulang tahun malah jadi kacau berantakan
Yayang Suami Risa
Wah bayaran buat menculik Belinda mahal banget
Yayang Suami Risa
Belinda siap siap kamu bakal di culik
@Me and You Married
Bram membawa Belinda tawanannya ke kamarnya
@Me and You Married
Wah Belinda takut sampai menangis ya
@Me and You Married
Pengawal yang berjaga di depan pintu mati bersimbah darah
@Me and You Married
Bram Belinda pasti bakal buat kamu terpesona
@Me and You Married
Bram akan menculik Belinda ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!