NovelToon NovelToon
Dear Malaikat Saman

Dear Malaikat Saman

Status: tamat
Genre:Time Travel / Fantasi Wanita / Tamat
Popularitas:20.2k
Nilai: 5
Nama Author: S.y.h.Rahmah

Shireenz adalah gadis periang yang sedang mencari seorang kekasih yang sempurna untuknya. Namun, kenyataannya tidak ada manusia yang benar-benar sempurna didunia ini.

Tapi pada suatu hari, akhirnya shireenz menemukan seorang kekasih yang sempurna untuknya.

Itu pun bukan seorang manusia, melainkan seorang malaikat.

Seorang malaikat yang menjadi teman shireenz, dalam mengelilingi dunia masa depan, dan dunia spiritual.

Apakah mereka bisa bersatu?

Yuk baca kisahnya...

Foto cover by: Noveltoon

Kita kenalan yuk!...
@alizee_ens

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon S.y.h.Rahmah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rindu Dan Kesurupan Massal

"Hei, Shireenz!... Cepatlah kesini!... Kita harus belajar. Sebentar lagi, Bu Guru akan masuk membawa lembar soal untuk kelulusan kita!" sorak Dea pada Shireenz.

.............

...Hem... Sepertinya, didunia Shireenz, Shireenz hanya menghilang selama beberapa jam saja....

Keesokan Harinya

Saat ujian belum dimulai

Shireenz termenung dibangkunya, Dia terus memikirkan Saman.

"Ren!... Yuk belajar bareng!" ajak Dea pada Shireenz.

"Eh, nggak ah... Kalian belajar, aja. Gue udah belajar" jawab Shireenz yang membuat Dea kecewa.

"Baiklah" jawab Dea yang meninggalkan Shireenz.

Tiba-tiba

Lisa datang menghampiri Shireenz.

"Ren!.. Aku mau minta tolong, boleh nggak?" tanya Lisa pada Shireenz.

"Maaf ya, gue lagi nggak mood. Lo minta tolong aja sama Dea" jawab Shireenz yang membuat Lisa kesal.

"Ih... " ketus Lisa yang meninggalkan Shireenz.

Nisa yang melihat sikap diam Shireenz pada kedua temannya pun, menghampiri Shireenz.

"Lo baik-baik, aja kan?" tanya Nisa pada Shireenz.

"Iya. Emangnya kenapa?" jawab Shireenz yang bertanya balik.

"Nggak. Aneh aja rasanya, Shireenz yang biasanya lincah, jadi pendiam kek gini" jawab Nisa yang membuat Shireenz terdiam.

"Heh... Iya ya, Gue kenapa, ya?" tanya Shireenz yang bingung.

"Em..., gue kesana dulu, ya" ucap Nisa yang meninggalkan Shireenz.

"Ya" jawab Shireenz.

Shireenz pun termenung lagi, seraya memandangi langit.

Sepulang Sekolah

Saat Shireenz baru membuka pintu kamarnya, Dia langsung menjatuhkan tubuhnya ditempat tidurnya.

"Shireenz!... Cepat makan siang, dulu!" suruh Mamanya Shireenz, dari luar.

"Ya, Ma!" jawab Shireenz.

Keesokan Harinya

Saat Pagi

Hujan turun

Disekolah Shireenz

"Maaf" ucap Shireenz pada Dea.

"Buat apa?" tanya Dea.

"Dimana Shireenz?" tanya Dea yang membuat Shireenz bingung.

"Ha?!" gumam Shireenz yang kebingungan.

"Gue belum liat dia, sedari kemarin. Shireenz yang gue kenal, nggak pernah sedih, atau murung kek gini" jelas Dea pada Shireenz.

"Gue rindu, Shireenz yang dulu, yang lincah, asik, nggak tau malu... Suka nempeleng kepala gue, yang suka narik jilbab gue, yang suka ngomong ketek" lanjut Dea yang membuat Shireenz tersenyum.

"Udah, udah. Gue nggak tahan lagi" jawab Shireenz yang ingin tertawa.

Beberapa Menit Kemudian

Saat Shireenz keluar dari WC, Shireenz dikagetkan dengan beberapa Orang Siswa yang kesurupan lewat didepannya.

"Astaghfirullah al'adzim" ucap Shireenz yang merasa takut.

Saat Shireenz masuk kedalam kelasnya.

"Oh ya ampun, ada apa dengan semua ini?" tanya Shireenz yang kebingungan.

"Sandra!... sadarlah!" panggil Bu Guru kepada Sandra yang kerasukan.

"Sandra!... sadarlah!" panggil Bu Guru Gendut pada Sandra.

"Sherina!... Aku mencintaimu, aku mencintaimu... Aku juga membenci sifatmu... Kau itu, sangat pemarah"

Jelas Wildan yang juga kerasukan.

"Oh ya ampun, menjijikan sekali" ketus Shireenz yang tidak suka melihat Wildan.

"Lisa!.., kau juga?" panggil Shireenz yang khawatir , karna satu persatu dari Teman-Temannya mulai kesurupan.

Lisa yang tak sadarkan diri, dan dikendalikan oleh iblis, terus menangis dan meminta dea yang juga kerasukan, untuk mendandani nya.

Dea pun mendandani lisa seperti badut.

"Oh ya ampun, ada apa dengan kalian semua?!.... Kenapa bisa begini?" teriak Shireenz yang kewalahan menangani kesurupan massal itu.

"Wah, Aku punya ide" ucap Shireenz, yang tiba-tiba mendapatkan ide.

Shireenz pun mengeluarkan ponselnya, dan merekam video Teman-Temannya, yang sedang kesurupan.

"Eh... Lisa itu sudah cantik, apakah kau juga mendandaniku dengan cantik?" tanya Onako, yang juga kesurupan, pada nisya yang juga kesurupan.

"Iya, kau sudah sangat hitam, seperti bokong kuali" jawab Nisya, yang mengejek Onako, karna wajah Onako sangat hitam, sebab dicoret memakai spidol oleh Nisya.

"Dasar bodoh, bokong kuali, katanya" ucap Shireenz yang mulai menertawai Teman-temannya.

Shireenz tak bisa menahan tawanya lagi, diapun tertawa lepas, sembari merekam video teman-temannya.

"He... Kau jahat sekali" rewel Onako, yang marah pada Nisya.

"Hei!..., Ini celana dalam untukmu" jelas Shinta pada Onako.

"Apa?!..., Apa-apaan ini?. Bukankah dia hanya kesurupan. Lalu, darimana dia mendapatkan celana dalam itu?. Apa shinta membawanya kesekolah..., Benar-benar diluar dugaan" jelas Shireenz yang benar-benar kecewa, melihat tingkah konyol Teman-Temannya.

"Apa ini?!... Ini terlalu besar untukku" tolak Onako, pada Shinta.

"He.... Kau tidak mau, ya?. Ya sudah, untukku saja" jawab Shinta, yang kecewa mendengar penolakan Onako.

"Nisya, ini celana dalam, untukmu. Ukurannya kecil, pasti muat denganmu" jelas Shinta pada Nisya.

"Wah... Ini bagus sekali, terimakasih" ucap Nisa yang menerimanya.

"Eh... Bukankah itu jorok?" cetus Shireenz yang kecewa pada Nisya dan Shinta.

"Mereka tidak terlihat seperti kesurupan, melainkan terlihat seperti mabuk" jelas Shireenz yang terus tertawa.

"Apa aku, sudah cantik?" tanya Lisa pada Dea.

"Ya, wajahmu putih sekali, seperti bokong bayi" jawab Dea.

"Dasar bodoh" cetus Shireenz.

Ada yang menari-nari, sambil bernyanyi, di atas meja. Ada juga yang tertawa, ada juga yang hanya pingsan, ada juga yang sedang menulis rumus-rumus matematika, di papan tulis.

Ada teman Shireenz yang sedang sholat dan mengaji sambil menangis.

Dan ada juga yang sedang marah-marah, tanpa sebab.

Beberapa Jam Kemudian

Saat waktu pulang telah tiba

Mereka semua belum sadar juga. Kepala Sekolah pun memberi tahu Kyai.

Kyai pun datang, dan menyadarkan mereka semua.

"Aneh, ya?" tanya Kyai pada Shireenz.

"Maksudnya Guru?" jawab Shireenz yang bertanya balik.

"Sepertinya, Dia tidak suka kau sedih" jawab Kyai yang membuat Shireenz terkejut.

"Ha?!" gumam Shireenz.

"Sudah, tunggu Teman-teman mu, sebentar lagi mereka akan sadar" suruh Kyai pada Shireenz.

"Baik, Guru" jawab Shireenz.

"Apa ya, maksud Guru?" ujar Shireenz yang merasa bingung (dalam hatinya).

Kyai pun meninggalkan kelas 12.

Beberapa Menit Kemudian

"Shireenz!" Panggil Lisa (yang sudah sadar), pada Shireenz.

"Lisa!?. Kau sudah sadar?" tanya Shireenz yang senang melihat Teman-Temannya mulai sadar.

"Hahaha!!!" tawa Dea karna melihat wajah Lisa, yang seperti badut.

"Kenapa?. Apa yang kau tertawakan?" tanya Lisa yang kesal pada Dea.

"Wajahmu... Hahaha!" tawa Dea yang tak henti, hingga terduduk-duduk dilantai.

"Ada apa dengan wajahku?" tanya Lisa, yang mulai khawatir.

Lisa pun, mengambil cermin. Dan bercermin.

"Aaaaaa!!!... Ada apa, dengan wajahku?!" teriak Lisa yang terkejut melihat wajahnya di cermin, yang seperti badut.

"Hehe" gumam Shireenz yang menahan tawa.

Lalu, nisya dan Onako pun sadar. Saat Onako melihat wajah Lisa, Onako pun tertawa terbahak-bahak.

"Hahaha!... Ada apa dengan wajahmu, itu" tawa Onako dan Nisya, yang menertawai Lisa.

"Eh, Onako. Lihatlah dulu, wajahmu itu, seperti bokong kuali" ejek balik Lisa pada Onako.

"Iya, ya" jawab Onako.

"Hahaha!!" tawa Lisa, Nisya, Shireenz dan Dea yang menertawai Onako.

"Haaaa!!... Ada apa, dengan wajahku?" rewel Onako, yang ketakutan saat melihat wajahnya, di cermin.

1
Syifa Nurbaety
hai kak , aku sudah mampir nieh jangan lupa mampir juga yah , terimakasih dan semangat buat kakak nya 😊💪🏼
Aegis
lanjut membaca.
Nina_ Ei Rimiri{minami♤♡
semangat
Alizeee: makasih
total 1 replies
litaacchikocchi
Lnjutttttt baca thor
arya
jadi pengen bakso deh /Facepalm/
arya
Eh, nama Alize bukankah yang ada dinovel terbaru itu, kan?/Shame/
Alizeee: Iya, itu aku lagi suka banget sama nama itu
total 1 replies
arya
Minta Malaikat Saman satu, boleh?/Grin/
Alizeee: eh, kamu kan cowok. cowok mana boleh minta cowok.
Malaikat saman hanya milik Shireenz
total 1 replies
arya
makasih buat sarannya, kak
Alizeee: iya, diamalin ya
total 1 replies
arya
ikut merinding deh di buatnya
Alizeee: nih, aku kasih selimut
total 1 replies
arya
bagus banget puisinya
Alizeee: makasih
total 1 replies
kyo
tiba tiba ada sesosok kuntilanak:v
kyo: alamak
total 2 replies
kyo
300ribu?/Blackmoon//Blackmoon//Blackmoon/
Alizeee: Iya, itu kata Guru saya
total 1 replies
kyo
wajah org:v
Pena dua jempol
mulai mampir kakak 🫰🏻👍🏻
Zakina Inar
Waduh, mau nyari yg sempurna di mana we? Ada-ada aja nih shiren😂😂😂😂😂😂😂
Alizeee: Iya/Joyful/
total 1 replies
bagus walaupun aing ga ngerti 🗿👍
Alizeee: Ya, makasih banyak aku udah feedback barusan
total 1 replies
WateryFirey
ini apa maksudnya thor??
WateryFirey
kenapa ga minta Naruto??
Susu Kopi Cokelat
waw, jadi penasaran nih ama penampakan Gojo kalau jadi manusia
Atha Diyuta
ko serem yaa
Alizeee: iya ya, jadi serem
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!