NovelToon NovelToon
Dicintai Seorang Gangster

Dicintai Seorang Gangster

Status: tamat
Genre:Mafia / Tamat
Popularitas:416.2k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

"Bantu aku, maka aku akan mengingat kebaikan mu ini!" Ujar seorang pria yang menodongkan sebuah senjata ke perut Laela.

Mata Laela tentu saja membelalak lebar.
"Ba... baik!" jawab Laela gugup.

Apa jadinya jika perjalanan liburan sekolah Laela malah membuatnya bertemu dengan seorang bos mafia yang baru saja terluka dan melarikan diri dari para pembunuh bayaran yang mengincar nyawanya?

Setelah menolong pria itu, bagaimanakah cara pria itu membalas kebaikan yang ia janjikan pada Laela?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13

Keesokan paginya...

Abdul Kodir dan juga Almira menghubungi Laela. Mendengar semua yang terjadi pada Laela saat liburan membuat Abdul Kodir jadi was-was. Dia bahkan meminta sang ibu untuk pindah saja ke kotanya.

"Ibu, aku mohon. Di sana sudah tidak aman. Ibu pindah saja kemari. Setidaknya di sini tidak ada geng geng seperti itu Bu!" ucap Abdul Kodir yang khawatir pada keselamatan ibunya.

"Jangan membuat ibu kesal dengan mengulangi apa yang ibu katakan berulang-ulang kali ya Dir! ibu akan tetap tinggal di kota ini, ibu lahir dan besar di sini. Perkebunan dan peternakan siapa yang akan mengurusnya? lagi pula ada Saman yang akan mengurus dan melindungi ibu. Ada Rabiah juga, ada keluarga nak Arman di sini. Takut apa? yang berseteru itu kan ketiga blok itu, mereka benar-benar bodoh. Mau mau saja di paksa tunduk pada sebuah geng tidak jelas, ujung-ujungnya pusing sendiri kan!" terang Zubaidah panjang lebar pada Abdul Kodir.

Cukup lama Abdul Kodir terdiam. Dan dia pun mulai menghela nafas panjang, terdengar hingga dari ujung telepon.

"Baiklah Bu, tapi ibu hati-hati ya. Dua hari lagi kami akan kesana untuk membahas pertunangan Laela dan nak Arman... !"

Burrrfftt

Laela yang mendengarkan sambil minum segelas minuman yang bersalah dari hewan berkaki empat yang sudah di proses sedemikian rupa hingga higienis dan sehat untuk di minum dan di tambah dengan rasa coklat pun menyemburkan minumannya itu.

"Laela jangan begitu!" tegur nenek Zubaidah yang merasa kalau apa yang dilakukan Laela itu sangat tidak pantas di lakukan oleh seorang anak gadis.

"Ada apa Bu?" tanya Abdul Kodir dari seberang sana.

"Anak gadismu ini, dia menyemburkan minumannya!" jawab Zubaidah.

Tapi malah terdengar kekehan dari Almira di ujung telepon. Zubaidah langsung merubah ekspresi menjadi serius.

"Kodir, bilang pada istrimu kalau anak salah. Jangan di tertawakan, nanti dia tidak sadar kalau apa yang dia lakukan salah. Malah menganggap itu sesuatu yang lucu!" tegas nenek Zubaidah.

"Maaf Bu, aku akan mengajari Laela dengan lebih baik lagi!" seru Almira di seberang sana.

"Ya sudah, sampai ketemu dua hari lagi. Jangan lupa bawa obat lutut ku ya Kodir!" ucap nenek Zubaidah yang kemudian langsung memutuskan panggilan telepon.

Baru Zubaidah akan beranjak dari duduknya. Laela langsung bertanya padanya.

"Nenek, apa yang ayah katakan tadi? maksudku apa maksudnya? pertunanganku dengan bang Arman?" tanya Laela yang bingung sekaligus kaget bukan main.

"Kamu masih muda Laela, seharusnya bisa mendengar hal itu dengan jelas bukan. Kamu akan bertunangan dengan Arman. Lagipula setelah pertunangan kalian, Arman akan dinas di kota mu. Kalian akan semakin dekat, dan Arman akan lebih mudah menjagamu!" jelas nenek Zubaidah.

"Tapi nek, aku masih ingin kuliah. Aku tidak mau cepat-cepat menikah...!"

"Memangnya siapa yang menyuruhmu untuk cepat-cepat menikah. Kamu bisa lanjut kuliah, tapi kalian harus bertunangan dulu. Laela dengar nenek, tidak kan ada pria yang lebih baik dari Arman yang bisa menjadi pelindung dan pendampingmu!" tegas nenek Zubaidah lalu meninggalkan Laela yang masih sangat syok di meja makan.

Laela bukannya tidak suka pada Arman, Arman baik bahkan sangat baik. Dia juga tampan, punya pekerjaan yang bagus, pandai bela diri, pandai mengaji. Tidak ada kurangnya sama sekali. Bahkan terlalu sempurna untuk Laela yang sangat ceroboh dan tidak cukup pintar.

Apalagi pikiran untuk menikah sangatlah masih jauh dari Laela, sangat jauh. Laela terdiam, dia ingat pada ucapan Arman beberapa waktu yang lalu yang menanyakan hal itu padanya. Tapi Laela benar-benar belum memikirkan untuk menjalin hubungan dengan seseorang, apalagi terikat pada suatu hubungan meskipun pertunangan.

Di tambah sejak dulu Laela hanya menganggap Arman itu sebagai teman. Bahkan seperti seorang kakak.

Laela hanya menghela nafasnya panjang, karena kemudian dia menyadari kalau dia memang tidak bisa menolak apa yang diputuskan oleh ayah dan ibunya. Sejak dulu selalu seperti itu, dan sejak dulu memang kehidupan Laela selalu berjalan baik. Saat dia menurut pada kedua orang tuanya. Laela sangat meyakini hal itu. Ridho orang tua adalah Ridho Tuhan.

Sekarang Laela pun sudah memantapkan hatinya. Kalau dia akan berusaha membuka hatinya untuk Arman. Dia yakin hal itu tidak sulit, karena Arman memang pria baik.

Menjelang siang Laela dan Zubaidah berkebun di belakang rumah Zubaidah. Panas mentari yang mulai naik semakin meninggi pun membuat peluh menetes di pelipis Laela.

"Laela, cepat angkat polibag polibag itu sebelum terkena panas matahari langsung. Mereka akan layu!" seru nenek Zubaidah.

Laela hanya bisa menghela nafas panjang.

"Ya ampun nek, kenapa kita harus melakukan ini? kenapa tadi pagi harus di angkat ke sini. Kalau pada akhirnya harus di letakkan di dalam rumah jerami lagi?" tanya Laela pada Zubaidah.

Laela sudah sangat lelah, tapi dia juga tidak mungkin membiarkan sang nenek tercinta mengerjakan semuanya sendirian. Karena pelayan di rumah itu sedang ke pasar membeli bahan masakan.

Nenek Zubaidah malah terkekeh.

"Ha ha ha Laela, kamu tahu tidak? kamu itu benar-benar persis seperti ayahmu. Saat kecil dulu, dia juga selalu protes hal seperti ini pada nenek. Dia bilang, Bu! kenapa harus meletakkan nya di luar kalau harus di bawa ke dalam lagi, besok di angkat lagi keluar, kenapa tidak membiarkan nya saja. Tidak akan ada yang mencuri juga! Dia bilang begitu Laela, sama sepertimu!" jelas nenek Zubaidah.

"Tapi apa kamu tahu? semua yang di tangani, di rawat dengan sepenuh hati. Maka hasilnya juga tidak akan mengecewakan. Setiap hal yang di niati dengan keikhlasan dan kerja keras. Hasilnya pasti akan membuat kita tersenyum puas, tersenyum bahagia!" terang nenek Zubaidah.

Laela pun mengangguk paham, dia pun langsung melanjutkan pekerjaannya tanpa mengeluh lagi pada sanga nenek.

Laela sadar akan satu hal, dirinya juga telah di didik, di rawat, di besarkan, dan di sayangi sepenuh hati oleh kedua orang tuanya. Artinya, dia sama sekali tidak boleh mengecewakan kedua orang tuanya.

Saat Laela dan nenek Zubaidah sedang sibuk berkebun, Arman pun datang.

"Selamat siang nek, selamat siang Laela!" sapa Arman.

Tapi mendengar sapaan Arman itu, nenek Zubaidah malah menggelengkan kepalanya.

"Anak jaman sekarang!" gerutunya.

"Waalaikumsalam!" seru nenek Zubaidah dengan suara kencang.

Laela terkekeh pelan dan langsung menoleh ke arah Arman yang tengah menggaruk kepalanya.

"Maaf nek, Assalamualaikum!" ralat Arman.

"Waalaikumsalam!" sahut Laela.

Nenek Zubaidah yang terlanjur kesal pun memilih meninggalkan Arman dan Laela lalu masuk ke rumah jerami.

"Laela, aku mau mengajakmu pergi nanti malam. Ke acara atasan ku yang akan pindah ke kota lain juga. Bagaimana? kamu mau kan?" tanya Arman penuh harap.

***

Bersambung...

1
syh 03
seru ih..berasa ntn film si cowok naik ke balkon demi nemuin cewenya 😊
syh 03
cinta segi tiga ini mah 😆
syh 03
aga laen emang laela ini..kita mah trauma klo ketemu hewan buas dia mah bahagia 😅
Noer: wkwk 🤣🤣🤣
total 1 replies
syh 03
bnyk bgt istrinyaa ampun dahhh 😒
mei
ceritanya seru tp sayang endingnya kurang memuaskan, ortu laela diboyong ke LN..lalu kabar ibunya kabir sendiri??

thanks ya atas karyanya
lontong sayur
plok2nya ga ada 😗😗😗
Noer: wkwk 🤣🤣🤣
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Duh kenapa Laela ninggalin bukti,Kenapa buang semua sampah2 itu terlebih dahulu sebelum pergi...
Qaisaa Nazarudin
Lha kalo mau kabur ya kabur aja sendiri,Ngapain ngajak Laela..
Noer: ho'oh ya kan 🤭
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Lagi tegang-tegangnya aku baca malah langsung ngakak,Kenapa harus jepit bulu ketiak? bukan bulu hidung?? 🤣🤣🤣😜😜
Noer: wkwk 🤣🤣🤣
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Umur 19 tahun baru lulus SMA?? ku anggap Laela masuk sekolahnya lambat, Seharusnya 19 tahun itu udah kuliah, seumuran anak gadis ku..
Mampir Thor 🙋
Noer: ho'oh telat dia masuk SD nya 🤭
total 1 replies
Ran Aulia
ceritanya bagus, seru, tegang, komedi, romantis juga terharu 😍😍😍😍😍
terimakasih author

👍👍👍👍👍👍
Ran Aulia
👍👍👍
Ran Aulia
😂😂😂😂😂 refleks bacanya berirama
Sandisalbiah
sangat memuaskan
Sandisalbiah
happy ending.. tp gak puas krn pengenya lihat Laela hidup bahagia dgn Kabir sampe punya beby gitu.. makasih thor.. karyamu luar biasa...
Sandisalbiah
sumpah.. part ini terlalu banyak bawang 😰😰.. tengah malam awak nagis diem² ..hahh. thor.. tega bannget... sport jantung awa di buat..
Sandisalbiah
ternyata Arman sangat egois.. dia tau dan peka akan oerubahan Laela tp dia mengabaikanya... benarkah yg dirasakanya terhadap Laela itu cibta atau hannya sekedar obsesi dan ambisi utk memiliki Laela.. krn cinta sejati akan mengiklaskan yg tercinta utk bahagia walau bukan dgnnya.. seperti cinta Kabir kpd Laela kan?
Sandisalbiah
kanapa harus mementingkan nama baik Abdul kodir.. kamu seorang ayah, tdkah hatimu tersentuh melihat penderitaan putrimu... dia yg lebih mudah tp bersikap dewasa demi kalian para orang tua dgn mengesampingkan ego dan mengorbankan rasa cintanya... tp kau.. ayahnya terlalu mementingkan ego dan nama baik... dasar konyol.. semoga kau tak menyesal saat hal buruk benar² terjadi pd Laela..
Sandisalbiah
alibi Kabir sangat bagus sehingga dpt mematahkan kecurigaan Maaz adnan.. dan Zulaika.. semoga ada yg bisa membungkam mulut sampahnya..
Sandisalbiah
wow.. jgn bilang Kabir menikahi Kaira saat dia gak sadar..? gak sah dong kan gak ada walinya... krn bukan ayah Kaira yg menikahkan..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!