Novel ini sekuel dari novel pertamaku yang berjudul Mencintai Kekasih Sahabatku. Jadi alangkah lebih baik membacanya terlebih dulu sebelum membaca Cinta Sang Mantan Cassanova.
"Aku baru sadar kalau cintaku padamu begitu dalam setelah aku kehilanganmu. Mungkinkah janin yang tak sempat berkembang itu membuat ikatan kita semakin kuat? aku berjanji akan membuatmu kembali lagi padaku" Dewangga Surya Wijaya.
Kehilangan 3 orang sekaligus dalam hidup Angga membuat hidupnya terpuruk. Mamanya meninggal karena serangan jantung, Viviane pergi entah kemana setelah keguguran janinnya.
Hal itu membuat seorang Angga kini menjadi pribadi yang sangat dingin. Bahkan gelar cassanova yang melekat pada dirinya sudah ia tanggalkan.
Dapatkah Angga menemukan Viviane?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dee_K, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps 13
“mas.. aku mencintaimu, aku mempercayaimu, dan aku tidak mencintai pria lain selain kamu. Yang aku minta hanya satu. Kamu beritahu dulu masa laluku pada orang tuamu. Aku takut mereka tidak menerimaku karena masa laluku itu”
Edwin masih tertegun kala mengingat apa yang diucapkan oleh Viviane kemarin saat mengantarnya pulang setelah makan malam bersama orang tuanya.
Edwin membenarkan ucapan Viviane. Dia harus segera menceritakan langsung tentang Viviane. Dia tidak mau kedua orang tuanya akan mengetahui bagaimana masa lalu Viviane dari orang lain. Terlebih ssaat dirinya sudah menjadi pasangan suami istri. Edwin sangat mencintai Viviane, dia tidak mau kehilangan Viviane hanya karena kedua orang tuanya mengetahui masa lalu buruk Viviane. Secepatnya dia akan menceritakan pada orang tuanya.
***
Sementara itu di kota J, seorang pria sedang duduk di kursi kerjanya dan siap mendengarkan laporan langsung dari seseorang yang tempo hari telah disuruhnya untuk mencari informasi tentang kekasihnya. Lebih tepatnya kekasih yang sangat dicintainya sepertinya akan berulah dengan mencoba menghianatinya.
“katakan, apa yang sudah kamu ketahui tentang lelaki itu”
“Dewangga Surya Wijaya adalah putra tunggal dari Wijaya yang merupakan seorang pengusaha sukses beberapa tahun yang lalu sebelum terkuak kejahatannya yang bebisnis Human Trafficking. Semenjak Wijaya mendekam dalam penjara, putra satu-satunya lah yang melnjutkan perusahaan papanya. Pria yang akrab disapa Angga itu termasuk pengusaha muda yang sukses juga, bahkan akhir-akhir ini dirinya sering muncul di laman majalah bisnis”
“Ya aku tahu tentang itu. Lanjutkan”
“Angga ini dulu terkenal sebagai seorang player. Namun itu dulu. Tapi semenjak kekasihnya pergi entah kemana, dia sudah berhenti bermain-main wanita. Mungkin karena masih sangat mencintai kekasihnya”
“lantas apa hubungannya dengan Laura?”
“Tuan Wilson yang tak lain adalah papa nona Laura adalah salah satu investor yang menanamkan modalnya di perusahaan Tuan Angga. Dan investasinya juga tidak sedikit. Jadi Tuan Wilson berniat ingin menjodohkan Tuan Angga dengan nona Laura”
Seketika wajah Alfa memerah menahan emosi sambil mengepalkan tangannya kuat.
“nona Laura awalnya tidak setuju dengan niat Tuan Wilson. Tapi begitu bertemu langsung dengan Tuan Angga, nona Laura sangat tertarik dengan Tuan Angga. Tapi Tuan Angga sepertinya tidak menyukai nona Laura. Hal itu dapat dibuktika dengan Tuan Angga yang selalu menolak setiap ajakan nona Laura”
“cukup. Kamu boleh keluar sekarang juga”
Alfa sangat marah dengan Laura. Entah apalagi yang dia cari dari Angga, padahal selama ini dirinya cukup memuaskannya dan bahkan dia selalu memberikan semua keinginan Laura termasuk membeli barang-barang branded kesukaannya. Alfa bertekat tidak akan membiarkan kekasihnya jatuh ke pelukan Angga. Meskipun Alfa tahu bahwa Angga bersikap acuh dan tidak menyukai Laura namun bukan tidak mungkin kekasihnya itu akan menggunakan cara untuk menakhlukan Angga dengan tubuhnya.
“shit!!!”
“aku nggak akan membiarkan Laura melakukan itu” geram Alfa kesal.
Alfa mengambil ponselnya dan menghubungi kekasihnya. Dia sangat maraah saat beberapa kali memanggil namun Laura tak kunjung mengangkatnya. Kemudian dia segera keluar dari ruangannya dan pergi ke kantor Laura.
Beberapa saat kemudian Alfa sudah tiba di kantor Laura. Berbekal info dari resepsionis yang mengatakan bahwa Laura ada di ruangannya, Alfa segera menuju ruang kerja kekasihnya. Dan tanpa mengetuk pintu Alfa langsung masuk.
“sayang” panggil Alfa pada wanita yang sedang sibuk menatap layar komputer di hadapannya.
“Alfa?? Ada apa?” Tanya Laura bingung dengan kedatangan kekasihnya yang tiba-tiba dan tanpa mengetuk pintu.
“kamu kemana saja?”
“aku? aku disini sedang kerja seperti yang kamu lihat?”
“kamu nggak lagi bohongin aku kan?”
Deg
Seketika Laura terkejut dengan apa yang baru saja diucapkan oleh Alfa. Apakah kekasihnya itu tahu bahwa selama ini dirinya sedang mendekati pria lain.
“ma..maksud kamu apa? Bohongin apa?” Tanya Laura sedikit gugup
“kamu kemana saja sejak tadi aku hubungi ponsel kamu tapi kamu tidak mengangkat panggilanku”
Laura sedikt lega ternyata hanya itu yang ditanyakan oleh Alfa. Kemudian Laura merogoh tasnya untuk mencari ponselnya.
“ohh… maaf sayang, sepertinya ponselku tertinggal. Nih kamu lihat sendiri tasku” ucap Laura sambil memperlihatkan isi tasnya.
“oh ya sudah kalau gitu. Aku takut terjadi sesuatu dengan kamu”
Setelah merasa lega bahwa Laura memang tidak kemana-mana, Alfa menarik tangan Laura untuk duduk di sofa yang ada di dalam ruang kerjanya.
“sayang, aku banget sama kamu” ucap Alfa sambil mengecup bibir Laura
“hmm… iya, tapi ini lagi di kantor. aku juga masih ada pekerjaan”
Sepertinya Alfa menulikan pendengarannya. Terlihat dia malah asyik sendiri memainkan 2 benda favorit yang dimiliki Laura tanpa mendengarkan apa yang diucapkan kekasihnya tadi.
“ahhh….” Akhirnya keluar juga suara merdu kesukaan Alfa dari mulut Laura dan semakin membuat Alfa bergairah.
Ceklek
“astaga!!! Apa yang kalian lakukan???” pekik seseorang yang baru saja masuk ke dalam ruang kerja Laura.
“Mama???”
Laura dengan cepat memperbaiki tatanan rambutnya dan membenahi baju bagian atas yang tadi dibuka oleh Alfa. Laura sangat terkejut dengan kedatangan mamanya yang tibaa-tiba. Sementara itu Alfa terlihat santai tanpa ada rasa bersalah. Dia menyapa hormat pada calon mama mertanya.
“siang Tante” ucap Alfa pada mama Laura
“Laura. Mama mau bicara penting sama kamu sekarang juga” ucap Rachel tanpa mempedulikan ucapan Alfa.
Sedangkan Alfa yang merasa diabaikan, dia hanya bisa mengepalkan tangannya. Namun dia berusaha untuk tetap tenang. Alfa tahu maksud dari calon mertuanya itu yang ingin mengajak bicara dengan Laura. Itu sama halnya mengusir dirinya secara halus. Alfa beranjak dari duduknya dan tanpa basa-basi mengecup bibir Laura sebelum pergi meninggalkan ruang kerja kekasihnya.
“aku pergi dulu ya sayang” bisik Alfa tepat di telinga.
“permisi tante” ucap Alfa pada Rachel sambil tersenyum. Sedangkan Rachel hanya memasang wajah dinginnya.
Selepas kepergian Alfa, Laura merasa canggung berhadapan dengan mamanya. Dia merasa sangat malu kepergok mamanya sedang berbuat mesum dengan Alfa.
“mama tidak mau tahu. Kamu putuskan lelaki playboy itu. Karena mama dan papa sudah menjodohkan kamu dengan Angga” ucap Rachel lantang dan segera meninggalkan ruang kerja Laura.
***
Sementara itu, saat ini Angga sedang makan siang bersama Mike. Kemarin Mike menelepon ingin mengatakan sesuatu pada Angga. Dan sekaranglah tepat pada saat jam makan siang, Angga baru bisa menemui Mike.
“kamu pesan dulu mau makan apa” ucap Angga pada Mike
Setelah keduanya memilih menu makanan. Mike menceritakan apa yang ingin disampaikan pada Angga sambil menunggu pesanannya datang.
“ada apa Mike?”
“kamu masih ingat Edwin? Kekasih Viviane?”
“ada apa lagi?”
“perusahaan Tuan Nicolas Danuarta yang ada di kota J tepatnya di kantor pusatnya sepertinya sedang ada masalah. Aku tidak tahu pasti apa masalahnya tapi Tuan Nico yang menyuruh Edwin untuk mengatasinya. Kamu ingatkan beberapa hari yang lalu saat kita sedang di pulau K. saat itu Edwin sedang pergi ke kantor pusat. Bukan tidak mungkin, dia akan sering ke kota J”
“jadi Viviane akan sering ditinggal oleh kekasihnya?” Mike mengangguk
“buat Edwin untuk tinggal menetap di kota J, jadi aku bisa mendekati Viviane lagi”
“kamu akan tinggal di pulau K?” Tanya Mike memastikan
“ada dua kemungkinan. Satu, aku akan tinggal di pulau K atau dua, Viviane yang akan tinggal lagi di kota J”
.
.
.
*TBC
huhhhh.... ada yg msh pnsaran ngg sih sm ceritanya Angga & Viviane?😌😌
udah end yak
semangat terus mama dee-k 💟💟