NovelToon NovelToon
JERAT CINTA SI KEMBAR

JERAT CINTA SI KEMBAR

Status: tamat
Genre:Duda / Tamat
Popularitas:132k
Nilai: 5
Nama Author: Mom AL

Spinn off "HASRAT SEPUPU (PENGKHIANATAN)"

Lahir dari rahim yang sama, wajah yang sangat mirip, lahir di hari, bulan dan tanggal yang sama.

Meskipun begitu, Amman dan Ammar memiliki watak yang jauh berbeda. Amman adalah pria pekerja keras dan penyayang, sementara Ammar adalah sosok pria yang suka menghambur-hamburkan uang tanpa menghiraukan betapa sulitnya bekerja.

Memiliki banyak kesamaan selain watak, ternyata kedua pria kembar itu juga memiliki tipe wanita yang berbeda.

Keduanya juga tidak terlalu akrab lalu bagaimana jadinya jika kekasih Amman menikah dengan Ammar dan begitupun sebaliknya?

Yuk kawal kisah 2A (AMMAN DAN AMMAR)!

Simak kelanjutannya berikut!!!

So happy reading and stay tune 🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mom AL, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12 Jerat Cinta Si Kembar

Ammar ingin berjalan menuju ke meja makan, tetapi saat dia melewati kamar milik Amman dirinya melihat Audrey yang hendak keluar dari kamar.

Grep.

Ammar yang bersembunyi langsung menarik lengan Audrey ketika Audrey baru keluar beberapa jengkal dari pintu.

Audrey terkejut dan matanya membulat ketika dia melihat ternyata Ammar yang menarik tangannya.

"Kak, apa yang kamu lakukan? Bagaimana jika sampai kak Amman dan kedua orang tua kamu tahu?"

"SST!" Ammar meletakkan jari telunjuknya dibibir Audrey. "Diam-lah, jika kamu terus berbicara maka mereka semua pasti akan tahu."

Audrey memutuskan untuk diam. "Ada apa?"

Ammar melirik pintu dan dia menutup pintu terlebih dahulu sebelum berbicara.

"Mengapa kakak menutup pintunya?" Audrey menjadi takut.

"Karena aku tidak ingin orang lain melihat kita berduaan dikamar seperti ini."

Audrey menatap wajah Ammar. "Kak, aku mohon agar kamu bisa bersabar dan berbesar hati untuk menerima semua ini."

"Bagaimana bisa, Audrey? Aku mencintai kamu, sangat-sangat mencintai kamu."

"Tapi aku sudah menjadi kakak iparnya!" titah Audrey untuk menyadarkan Ammar.

"Tidak! Kamu hanya milikku, aku mohon bercerai-lah dari kak Amman setelah pernikahan kalian berjalan enam bulan. Apa kamu sudah tidak cinta padaku lagi? Apa jangan-jangan, kak Amman sudah—" ucapan Ammar terputus.

"Kak Amman sama sekali belum menyentuhku!" Audrey langsung menjawab seakan tahu apa yang ingin Ammar katakan.

"Lalu? Apa kamu juga sudah mencintai kak Amman sehingga kamu sulit untuk berpisah darinya?" Ammar menangkup wajah Audrey.

"Kamu salah, kak. Aku sangat mencintaimu tetapi aku sudah menjadi istri kak Amman, pernikahan itu bukanlah hal main-main kak.''

"Ceraikan dia dan menikahlah denganku, Audrey." pinta Ammar untuk kedua kalinya.

Audrey menggeleng dan melepaskan tangan Ammar yang berada di pipinya, Audrey berjalan mundur dan menjauhkan tubuhnya dari Ammar.

"Aku tidak bisa bercerai, aku tidak ingin mengecewakan Papa. Dan aku rasa kak Amman adalah sosok pria yang baik juga dewasa. Kak, carilah kebahagiaanmu sendiri, aku mohon jangan memaksaku." Audrey berkata dengan lirih.

Ammar memeluk tubuh Audrey. "Aku tidak bisa hidup tanpa kamu, Audrey." Ammar berbicara dengan nada sedih.

"Kak, tadi malam aku sama sekali tidak melihatmu. Aku tau kamu pasti tidak sanggup melihat aku dan kak Amman yang harus menikah, tapi kemana kamu tadi malam kak?" Audrey melerai pelukan.

"Aku pergi ke diskotik."

"Apa!" Audrey memekik kaget.

"Ya, aku ingin menenangkan pikiran dan tanpa sengaja aku terlalu banyak minum hingga mabuk."

"Aku harap kamu bisa segera merubah pola hidup kamu itu, kak. Aku tidak suka jika kamu harus mabuk-mabukan seperti itu."

"Jika kamu yang meminta maka aku akan menurutinya." Ammar tersenyum tipis.

"Baiklah, aku rasa kita bisa berteman saja tanpa ada perasaan yang ikut andil dalam pertemanan kita ini." tutur Audrey dengan tulus.

Ammar hanya menghela nafas pelan tanpa menjawab ucapan Audrey.

"Audrey, aku ingin mengatakan sesuatu padamu."

"Katakanlah, aku akan mendengarkannya." Audrey menatap Ammar dengan tulus.

"Malam itu, aku melampiaskan segala dendamku kepada seorang wanita yang sangat dicintai kak Amman."

Dahi Audrey sukses mengerut hingga alis indahnya hampir menyatu.

"Aku, aku melecehkan Anisa."

BRAK!

Pintu di dobrak dari luar.

Audrey kaget karena Amman masuk ke dalam kamar dengan wajah yang merah padam.

Amman sendiri sudah berada di depan pintu kamar sejak Audrey mengatakan pertemanan, Amman sengaja diam saja untuk mendengarkan obrolan antara istrinya dan adik kandungnya.

Amarah Amman muncul ketika Ammar mengatakan jika dirinya sudah melecehkan Anisa, gadis baik itu harus menanggung kesalahan yang tidak pernah dia perbuat.

"APA YANG KAU KATAKAN!" bentak Amman tepat di depan wajah Ammar.

Ammar hanya merutuki kebodohannya dalam hati, dia pikir dirinya akan jujur kepada Audrey tentang masalah apapun tetapi ternyata Amman mendengarnya.

Bugh!

Amman memberikan bogeman di pipi Ammar.

"JAWAB PERTANYAANKU, APA YANG KAU KATAKAN TADI BAJINGAN!"

"AKU SUDAH MELECEHKAN WANITA YANG SANGAT BERHARGA DIHATIMU!" Ammar menjawab dengan berteriak pula.

PLAK!

Amman menampar pipi Ammar dengan segala emosi yang sudah memuncak, untung saja kamar kedap suara jadi otomatis tidak akan ada yang mendengar pertengkaran mereka.

"KAU KETERLALUAN, AMMAR! KAU BENAR-BENAR BRENGSEK! APA KESALAHAN ANISA HINGGA KAU BERANI MENYENTUHNYA?" Amman menatap Ammar dengan mata mendelik.

"Gadis malang itu tidak punya salah, tetapi kau!" Ammar menunjuk wajah Amman. "Kau lah yang bersalah karena sudah berani merebut calon istriku!" Ammar berbicara dengan nada tinggi.

Bugh!

Amman mendorong tubuh Ammar hingga Ammar terjatuh dilantai.

Amman kembali memberikan bogeman di wajah Ammar.

"Itu semua bukan keinginanku tetapi keinginan orang tua kita berdua!"

"SIAL! KENAPA KAU TERUS MEMUKULKU?"

Bugh!

Ammar membalas pukulan dari Amman.

Terjadilah perkelahian antara saudara kembar tersebut.

Audrey hanya terdiam di pojokan, dia sangat takut karena melihat pertengkaran kedua kakak-beradik kembar itu.

Setelah dirasa suasana semakin panas dan mencekam, Audrey langsung berlari dan berteriak.

"STOP!"

Saudara kembar itu langsung mengehentikan laju tangan mereka yang ingin memberikan bogeman.

Audrey menangis. "Aku mohon berhenti, kalian berdua membuatku takut."

Ammar menurunkan tangannya dan dia segera menghampiri Audrey.

"Jika terjadi sesuatu dengan Anisa, maka aku tidak akan memaafkanmu! Aku pasti akan menghancurkan hidupmu! Dasar sialan!" Amman memaki lalu pergi dari hadapan Ammar, tujuan Amman saat ini ialah rumah Anisa.

Ammar dan Audrey hanya menatap kepergian Amman.

"Audrey maafkan aku." Ammar memeluk tubuh Audrey dari samping.

Audrey hanya terisak di dalam pelukan Ammar, ada rasa benci dihatinya untuk Ammar ketika Ammar mengatakan telah melecehkan wanita lain.

Audrey tidak menyangka jika sang mantan kekasih mempunyai sifat tega dan jahat.

**TBC

HAPPY READING

JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK SERTA DUKUNGAN, TERIMA KASIH BANYAK 🙏**

1
koen
cerita gak jelas
turun dr mobil masuk LIFT apartemen PASTI ADA SECURITY, KNP SAAT ITU ANISA TDK BERONTAK, EEH sdh masuk kamar baru NIAT KELUAR...
PAARARAAH KAMU THOR
koen
katanya org "sangat kaya",
Bill 5jt aja KAGET JANTUNGAN
thor thor..
wkwkwkkkkk
Tia Chintya
waaaaah..celline sama Adisti bersaing kuat buat merebutkan hari Ammar.. tp kyk nya Adisti fine2 z.. Celine siih lebih ke obsesi
Tia Chintya
apa Lidia dan Leon..dari cerita novel yg apa yaa lupa.. lagi . tp bang Leon nya itu seorang polisi,
Tia Chintya
iya Nisa..pergi sejauh jauh nya..biar si iblis Ammar merasa menyesal
Tia Chintya
kasihan Nisa... tolongin siapa saja tolongin Anisa..
Tia Chintya
nih yg jd si Audrey.. Udah tau mantan nya melecehkan Anisa ..tp masih mau di peluk heran deh..
Tia Chintya
knp Thor.. knp harus Anisa.. kasian Anisa.. dia GK bersalah.. Ammar kau kan menyesaaaal
Neng Hastin93
😭😭😭😭😭😭 outhornya nyebelin bgt ihh... knp banyak bawang dsni air mataku jdi g bisa berhenti mengalir...
uhuuyyyyyy
jessi sifatnya kyk ammar
uhuuyyyyyy
weesss gak main main nich adisti..gk dpt Ammar tp dpt komandan polisi👍👍😀😀
🖤: Bisa juga ya kan, kak 🌹
total 1 replies
uhuuyyyyyy
walaah ammarrrr kamu itu lho kan sdh jadi seorang buapak kok msh kyk ABG aja🤔😀
🖤: Puber kedua 🤣
total 1 replies
uhuuyyyyyy
sediih😭😭
uhuuyyyyyy
😭😭😭
uhuuyyyyyy
naah lhooo kalah kan sama maura🤭🤭
uhuuyyyyyy
waaah ammar vs maura
uhuuyyyyyy
apa audrey akan di jodohkan sama Ammar ya
uhuuyyyyyy
Amman itu yg baik perilaku n hatinya...klo Ammar itu yg suka bar bar🤭
uhuuyyyyyy
haizzzh ikut gen sapa sich ammar kok gt
༄༅⃟𝐐Vita Shafira𝆯⃟ ଓε💞🌏
kok udah tamat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!