Tari gadis 18 tahun, ia di lahirkan dari keluarga sederhana, dan murid yang pandai di sekolahnya sehingga mendapat kan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan nya namun sebuah peristiwa yang tidak terduga yaitu Tari harus menikah dengan sosok pria kaya raya ,sehingga beasiswa yang ia peroleh pun hilang seketika.
Dan sosok pria itu bukan hanya kaya raya namun ia juga big bos dari agen rahasia.
........
Dan didalam cerita ini akan terjadi cinta segitiga dalam sebuah keluarga.
.......
Penasaran dengan jalur ceritanya?
yu ikuti terus dan pantau terus novel ku😜
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon L28, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
eps 12
...----------------...
Ibu Irah sudah berpikir bahwa Tari dan Pangeran sedang masalah, ia tidak mau ikut campur dengan urusan rumah tangga anaknya itu.
Sikap Pangeran biasa aja cuek bebek, tidak menyadari kalau Tari ngambek kepada nya.
Di dalam kamar Tari duduk sambil melihat brosur yang ia dapatkan di sekolah, namun semuanya hancur gara-gara pernikahan ini.
" ya Tuhan kenapa harus aku yang ngalami ini semua" Guam hati Tari, ia tak sadar sambil meneteskan air mata.
Tiba-tiba Pangeran sudah ada di depan pintu kamar dan melihat Tari yang sedang termenung.
"Khem"
"Berisik.! " Tegas Tari sambil nyolot
"Besok pagi kita berangkat ke Jakarta karena aku banyak kerjaan di perusahaan ku" Ujar Pangeran sambil berbaring di kasur.
"Kenapa harus buru-buru? " Tanya Tari
Pangeran tidak menjawab pertanyaan Tari, karena ia langsung tertidur pulas membelakangi Tari.
"Dasar om om dikit-dikit tidur, makan, tidur makan" dumel Tari terhadap Pangeran.
Tari pun ikut tertidur di samping Pangeran.
Tanpa di sadari mereka berdua saling berpelukan saat tidur.
1 Jam kemudian Tari terbangun karena perutnya berasa berat ternyata ada tangan Pangeran yang memeluk nya.
"Ih ngapain si" Tari berusaha mengangkat tangan Pangeran tapi Pangeran langsung mempererat pelukan nya. "Tapi btw si om ini di liat-liat ganteng juga si ya" lanjut Tari sambil Tersenyum melihat kegantengan suaminya.
"ya memang aku ganteng, mangkanya kamu bersyukur menikah dengan ku" Ujar Pangeran, ternyata Pangeran sudah bangun lebih awal dari pada Tari.
Muka Tari langsung memerah karena malu.
"Ah awas" Tari langsung berusaha melepas pelukan Pangeran, akhirnya bisa dan langsung bangkit dari tidurnya.
Pangeran semakin gemes dengan istri mungil nya itu.
...****************...
Malam hari saat nya tertidur, tapi Tari membereskan barang yang harus di bawa ke Jakarta esok pagi.
"Sudah? " Tanya Pangeran
"ya" jawab Tari dengan singkat.
"Ayo tidur" Ajak Pangeran. "jangan mikir aneh-aneh , aku menyuruh mu tidur karena ini sudah malam" Lanjut Pangeran.
Mereka berdua tidur sedang kan orang tua Tari sudah tidur lebih awal.
...****************...
"Bu, pak, Tari berangkat dulu ya" Tari langsung memeluk kedua orang tuanya, karena ia belum. pernah sejauh ini dengan orang tuanya.
Tari langsung meneteskan air matanya karena ia tidak mau berpisah tapi sekarang ia telah menikah.
"Sudah jangan menangis nanti ibu sama bapak makin sedih" ujar Pak Budi, walaupun hati pak Budi tak rela di tinggal kan oleh anak semata wayang nya itu, tapi mau bagaimana lagi..
"Ayo, aku harus ke kantor sekarang" Ajak Pangeran
"Apa-apa an si, sabar ngapa" Jawab Tari sambil muka cemberut.
"Pak, bu, aku pamit dulu" Pangeran berpamitan kepada kedua orang tua Tari.
"Jaga baik-baik anak ibu ya nak" Pesan dari Bu Irah
"Siap bu komandan" Jawab Pangeran.
"Ibu" rengek Tari.
"Sudah, ikuti apa kata suami mu" ujar Pak Budi, Walaupun ia berusaha tenang tapi dalam hatinya sedih karena di tinggalkan oleh anak semata wayangnya.
Pangeran langsung berbicara "Pak, bu, nanti ada orang yang mau memperbaiki rumah ini, dan ibu bapak tinggal di hotel deket sini, masalah biaya serahkan padaku, kalian tinggal disana selama rumah ini di perbaiki, ini kunci hotelnya dan ini alamat hotelnya" .
"Memperbaiki? " Tanya Pak Budi
"Ya, ini kunci nya kalian segera ke hotel ya" jawab Pangeran.
Pak Budi langsung memeluk Pangeran sambil berkata "Terimakasih na, maafkan kami selalu merepotkan mu"
"Tidak merepotkan, ini adalah tanggung jawab ku juga" jawab Pangeran.
Pangeran dan Tari berangkat ke Jakarta, di jalan hanya suara mesin mobil saja, mereka saling berdiam²an.
"Aduhh pengen pipis lagi" Guam Tari dalam Hatinya. "kalau ngomong ke si om ini bakal berhenti gak ya? " lanjut Tari.
Tangan Tari memegang ke deket organ intimnya dan Pangeran melihat itu semua, lalu ia langsung membelokan ke pom bensin yang dekat dengan jalan itu.
"Turun, 5 menit sudah disini kalau tidak aku tinggal" Ujar Pangeran tapi dia tidak serius berbicara seperti itu dia hanya ingin melihat istri mungil nya ngomel-ngomel.
"Idih apaan si, masa cuman 5 menit" Tari yang kesal dengan Pangeran. "Btw ko dia tau si gue pengen pipis? , ah udah lah gue kebelet banget" lanjut Tari.
Sewaktu Tari keluar dari toilet umum, Tiba-tiba seseorang laki-laki² menabrak nya.
...----------------...
Siapakah laki² itu? hayoo? 😜
lanjut yuu ke eps berikut nya 🥰
mari saling mendukung sesama author kak 👋
#udah ganti judul kak
mampir kembali ke (nona buta wasiat papa)
# udah up
"little princess and childish mafia"
terus tu stela dgn pangeran ada rahasia apa sampai pangeran begtu lalai terhadap istri nya,,,,,gak bisa apa di singkir kan tu cewek gatel,enek aku baca nya
"little princess and childish mafia"