NovelToon NovelToon
Gadis Manja Tuan Mafia

Gadis Manja Tuan Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Action / Cintapertama
Popularitas:4.4k
Nilai: 5
Nama Author: EILI sasmaya

​Niatnya cari pelarian, malah dapet "tuan muda" kematian.

​Alicia kabur ke Italia dan mencari pria paling tampan untuk menghina selera perjodohan ayahnya. Misinya berhasil ia menemukan Dante, pria dengan visual sempurna yang mau diajaknya bermalam bersama.

Tapi keesokan paginya, Alicia baru sadar kalau dia bukan baru saja menaklukkan pria biasa, melainkan seorang predator paling ditakuti di Eropa. Ternyata, merayu bos mafia saat mabuk adalah ide terburuk yang pernah Alicia lakukan seumur hidupnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EILI sasmaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER 11

Marcello segera berlari menuju pintu kabin utama. Ia ragu sejenak, tahu betul risiko mengganggu Dante saat sedang bersama Alicia, tapi ini adalah masalah hidup dan mati.

TOK! TOK! TOK!

"Bos! Kita punya masalah besar! Segera naik ke anjungan!" teriak Marcello dari luar pintu.

Di dalam kabin, Dante menghentikan gerakannya. Ia memejamkan mata sesaat, rahangnya mengeras. Ia menatap Alicia yang tampak bingung dan cemas di bawahnya.

"Pakai pakaianmu, Alicia. Sekarang," perintah Dante, suaranya kembali menjadi dingin dan penuh otoritas tempur.

"Ada apa lagi?" tanya Alicia, jantungnya kembali berdegup kencang.

"Ada tamu tak diundang yang lebih buruk dari tunanganmu," Dante menyambar kaos hitamnya dan menyampirkan pistol di pinggangnya dalam gerakan kilat.

Saat mereka sampai di anjungan, radar menunjukkan tiga titik besar yang mendekat dari tiga arah berbeda. Mereka tidak lagi menggunakan kapal cepat kecil, kali ini adalah kapal frigate swasta yang dipersenjatai lengkap.

​"Mereka menunggu kita di perbatasan perairan internasional, Bos," lapor Marcello. "Kita terjebak. Mesin kita hanya berfungsi enam puluh persen setelah ledakan EMP tadi. Kita tidak bisa lari dari mereka."

​Dante menatap layar radar, lalu menatap keluar jendela ke arah kegelapan laut. Di kejauhan, lampu-lampu kapal musuh mulai terlihat, membentuk formasi pengepungan yang rapi.

​"Moretti tidak akan menembak untuk menenggelamkan," gumam Dante. "Mereka ingin aku hidup-hidup untuk menyerahkan kunci kode brankas logistik di pelabuhan Genoa. Dan mereka menginginkan Alicia sebagai jaminan tambahan."

​Alicia mencengkeram lengan Dante. "Lalu kita harus bagaimana? Kita tidak punya cukup orang untuk melawan tiga kapal besar itu!"

​Dante menoleh pada Alicia. Matanya berkilat dengan rencana yang sangat berbahaya. "Kita memang tidak punya cukup orang. Tapi kita punya sesuatu yang mereka tidak punya."

​"Apa itu?"

​"Keinginan untuk hancur bersama," Dante memberikan seringai yang paling mengerikan yang pernah dilihat Alicia.

​Dante mengambil radio komunikasi dan menyetelnya ke frekuensi umum agar didengar oleh pengepungnya. "Vincenzo Moretti, aku tahu kau ada di sana. Kau menginginkan aku? Datanglah ke kapal ini sendirian. Jika kau membawa pasukanmu, aku akan menekan tombol peledak mandiri di kapal ini. Kita semua akan menjadi santapan hiu malam ini, termasuk semua rahasia logistik yang kau inginkan."

​Keheningan panjang menyelimuti radio. Alicia menahan napas. Ia menatap Dante, tidak percaya pria ini berani mempertaruhkan nyawa mereka semua dalam gertakan yang begitu ekstrem.

​"Kau gila! Bagaimana jika dia setuju?" bisik Alicia.

​"Dia tidak akan setuju. Vincenzo terlalu serakah untuk membiarkan kode-kode itu tenggelam ke dasar laut," jawab Dante tanpa keraguan.

Sepuluh menit kemudian, sebuah kapal sekoci kecil mendekat. Hanya ada tiga orang di dalamnya, Vincenzo Moretti seorang pria tua dengan bekas luka di leher dan dua pengawalnya. Mereka naik ke atas kapal pesiar Dante dengan ekspresi penuh kemenangan yang prematur.

​Vincenzo melangkah ke dek dengan gaya seorang penakluk. "Dante Vallo... akhirnya kau terpojok karena seorang gadis kecil dari Indonesia? Sungguh menyedihkan."

​Vincenzo menatap Alicia dari ujung kaki hingga ujung kepala dengan tatapan menjijikkan. "Cantik memang. Pantas saja kau kehilangan akal sehatmu."

​Dante berdiri di depan Alicia, menghalangi pandangan Vincenzo. "Kodenya ada di dalam tablet di ruang kemudi. Ambil kodenya, dan biarkan kapal ini pergi."

​"Kau tidak dalam posisi untuk tawar-menawar, Dante," Vincenzo mengeluarkan senjatanya. "Aku ambil kodenya, aku ambil gadis ini, dan aku akan membiarkanmu mati perlahan di sini."

​Namun, Vincenzo tidak menyadari. Alicia Atmadja, si putri manja yang selama ini hanya dianggap beban, sedang memegang sesuatu di balik punggungnya. Bukan senjata api karena ia tidak tahu cara memakainya melainkan botol parfum kristal berat miliknya yang ia isi dengan cairan pembersih mesin yang sangat korosif yang ia temukan di lemari darurat saat menuju dek tadi.

​Saat Vincenzo melangkah melewati Alicia untuk menuju ruang kemudi, Alicia berteriak, "Hey, Pria Tua!"

​Vincenzo menoleh dengan bingung.

​BYUR!

​Alicia menyemprotkan cairan itu tepat ke mata Vincenzo. Pria itu menjerit kesakitan, menutupi wajahnya yang terbakar. Kekacauan itu adalah sinyal bagi Dante dan Marcello.

​Dante menerjang dua pengawal Vincenzo dengan kecepatan yang luar biasa, mematahkan leher salah satunya dan menembak yang lainnya sebelum mereka sempat menarik pelatuk. Marcello melompat dari lantai atas dan melumpuhkan sisa pengawal di sekoci.

​Dante menangkap Vincenzo yang masih mengerang, lalu menyeretnya ke pinggir pagar kapal.

​"Kau melakukan kesalahan besar, Vincenzo," bisik Dante di telinga musuhnya. "Kau meremehkan wanitaku."

​Dante melempar Vincenzo kembali ke sekocinya sendiri yang kini sudah dikuasai anak buah Marcello. "Bawa dia. Kita akan menggunakan dia sebagai tameng manusia untuk melewati blokade kapal-kapal mereka."

Kapal pesiar itu mulai bergerak lambat, menggunakan kapal sekoci Vincenzo yang terikat di depannya sebagai jaminan agar kapal-kapal frigate Moretti tidak menembak. Formasi musuh mulai goyah, mereka bingung melihat pemimpin mereka disandera di sebuah perahu kecil di depan target.

​Namun, di tengah ketegangan itu, Alicia tiba-tiba merasa perutnya bergejolak hebat. Bukan karena takut, tapi rasa mual yang sangat spesifik yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. Ia berlari ke pinggir kapal dan muntah hebat.

​Dante segera menghampirinya, memegang bahu Alicia dengan cemas. "Alicia? Kau terluka? Apa mereka menyentuhmu?"

​Alicia mengelap mulutnya dengan punggung tangan, wajahnya sangat pucat. "Tidak... aku hanya... aku merasa sangat mual. Mungkin karena guncangan kapal."

​Dante menatap Alicia dengan tatapan yang sulit diartikan. Ia teringat kata-kata dokter beberapa jam yang lalu yang menyatakan Alicia tidak hamil. Namun, ia juga tahu bahwa mesin portabel dokter itu bisa saja salah karena guncangan atau interferensi EMP tadi.

​"Marcello!" Dante berteriak. "Lupakan soal blokade. Tabrak saja jika perlu! Kita harus sampai di daratan secepat mungkin!"

​"Ada apa, Bos?"

​Dante menggendong Alicia kembali ke dalam kabin. "Dokter tadi salah. Aku bisa merasakannya. Alicia... kita harus segera ke rumah sakit asli di daratan."

​Alicia menatap Dante dengan pandangan kabur. "Dante... apa menurutmu..."

​"Jangan bicara dulu," Dante membaringkan Alicia, menyelimutinya dengan protektif. "Jika benar ada pewaris Vallo di dalam sana, maka seluruh laut ini akan terbakar sebelum mereka bisa menyentuhmu."

​Tepat saat kapal mereka berhasil menerobos celah blokade Moretti yang ragu-ragu, sebuah helikopter militer dengan logo bendera Indonesia muncul di cakrawala. Bukan membawa Bambang, tapi membawa utusan resmi dari pemerintah yang dipaksa bergerak oleh koneksi Surya Atmadja.

​Alicia terjebak di antara perang mafia, tuntutan pewaris, dan upaya penyelamatan paksa dari negaranya sendiri. Dan di tengah laut yang ganas itu, perutnya yang mual mungkin adalah awal dari penjara yang paling permanen, melalui ikatan darah dengan sang raja bawah tanah.

1
Mia Camelia
alicia kebanyakan mau nya sih🤔, maka nya dante jdi eneg🤣🤣🤣
Mia Camelia
alicia cerdik sekali🥰🥰🥰
putmelyana
aku suka cerita seperti ini, next Thor ceritanya aku akan selalu menunggu cerita ini update
~SasMaya ✧
Haiii semua, bagaimana kabarnya hari ini? Author do'a kan semoga semuanya tetap sehat yah Jiwa maupun kantongnya 🤭

Oh yah,. Jangan lupa tetap stay tune yaa, besok author bakal update 3 BAB sekaligus 🔥✨

Buat yang udah setia nemenin cerita ini sampai sini, makasih banyak yaa~
Dan jangan lupa tinggalkan jejak di setiap bab 🫶
Entah itu like, vote, ataupun komentar.

Segala bentuk dukungan dari kalian semua, sangat berarti banget untuk author khusus-nya.

Itu semua bikin author makin semangat untuk update bab selanjutnya. ✨🫰🏻
Mia Camelia
dante gak mati kan🤣🤣🤣
Aquarius97 🕊️: Halo sahabat pembaca ✨ Aku baru saja merilis cerita baru berjudul CINTAKU TUAN MAFIA ❤️‍🔥 Mampir yuk siapa tahu kamu tertarik nantinya 🤗 Dukung dengan Like dan komentar yah, karena setiap dukunganmu berarti buatku. Terimakasih.
total 1 replies
putri
ceritanya seru banget alurnya berasa hidup kaya ikut bener" ada di dalam cerita ..... di bikin ketawa di bikin tegang .. tetep semangat Thor 🔥
~SasMaya ✧: Terimakasih 🥰
total 1 replies
putri
ikut tegang bacanya mudah"n Dante ga kenapa" yah Thor /Grimace/
Amila FM,IG:amilaeditslife
sumpah ini keren banget, alurnya nggak ngebosenin,kocak, actionnya dapet
~SasMaya ✧: Terimakasih 🥰
total 1 replies
Mia Camelia
alicia kocak banget, inget mangga muda teruuuss🤣🤣🤣
Mia Camelia
suster jahat, jangan sampai lolos tuh.😔
Mita Paramita
lanjut Thor 💪💪💪
Mia Camelia
lanjut thor👍👍👍
Mia Camelia
ehmm, mendingan pilih dante aja ah😂🥰🤣
Mita Paramita
ini pasti sih Bambang 🤣🤣🤣
Mia Camelia
seruuu banget thor🥰🥰🥰
alicia terjepit situasi absurd🤣🤣🤣🤣
Mia Camelia
cerita nya mantap👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!