NovelToon NovelToon
KEBANGKITAN VAMPIR TERKUAT DARI TIDUR PANJANG

KEBANGKITAN VAMPIR TERKUAT DARI TIDUR PANJANG

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Romansa Fantasi
Popularitas:222
Nilai: 5
Nama Author: Arafi Arif Dwi Firmansyah

Kurza adalah vampir terkuat dimasa lalu, entah apa yang ada dipikiranya sehingga dia memutuskan untuk beristirhat/tidur di dalam sebuah goa . sebelum Putri Kerajaan Alabas tanpa sengaja membangunkan Kurza dari tidurnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arafi Arif Dwi Firmansyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 11. Kembali ke Istana

Kurza kemudian menoleh ke arah tenda besar yang telah disiapkan di garis belakang. "Ayo ke tenda. Kau telah mengeluarkan banyak energi untuk menghabisi bos iblis tadi. Stamina dan sihirmu harus segera dipulihkan." ‎Begitu mereka masuk ke dalam tenda yang tertutup rapat, suasana medan perang yang bising mendadak senyap. Kurza duduk di tepi ranjang kayu kecil dan mulai melonggarkan kerah baju zirahnya, menyingkap lehernya yang kuat.

‎"Kemarilah, Miy," panggil Kurza lembut.

‎Miyuki mendekat dengan ragu, namun rasa haus yang mulai membakar tenggorokannya setelah pertempuran hebat tadi tak bisa dibohongi. Rasa lapar langsung datang saat melihat aliran darah di balik kulit Kurza. "Tuan... apakah Anda yakin? saya takut tidak bisa menahan diri setelah mencicipi darah Anda," bisik Miyuki sambil berlutut di hadapan Kurza.

Kurza tersenyum tipis, menarik kepala Miyuki agar mendekat ke lehernya. "Kau adalah ciptaanku, Miy. Darahku adalah darahmu juga. Ambillah sebanyak yang kau butuhkan untuk kembali bugar." ‎Miyuki akhirnya membiarkan taringnya memanjang. Dengan sangat perlahan dan penuh hormat, ia membenamkan taringnya ke leher Kurza. Kurza mendesah pelan, bukan karena sakit, melainkan karena ikatan batin yang semakin kuat saat darahnya mengalir masuk ke tubuh Miyuki. Ia bisa merasakan kekuatan dan stamina Miyuki kembali pulih dalam sekejap, sementara tangan Miyuki mencengkeram memeluk Kurza dengan erat, menikmati setiap tetes kehidupan yang diberikan tuannya.

‎Miyuki mengabaikan pendengarannya, suara langkah kaki berat dan teriakan Jenderal Kel dari balik kain tenda, Miyuki masih asik menghisap darah tuannya. setelah dirasa cukup, Miyuki dengan lembut melepaskan taringnya dari leher Kurza. Ia segera menyeka sudut bibirnya yang masih menyisakan setitik warna merah, lalu kembali berdiri di belakang Kurza dengan sikap pelayan yang sempurna, seolah tidak terjadi apa-apa. Kurza merapikan kerah bajunya untuk menutupi bekas gigitan itu sebelum menutup kembali.

"Masuklah, Jenderal!" Seru Kurza. ‎Kel melangkah masuk dengan kepala menunduk hormat, tidak berani menatap langsung ke arah Miyuki setelah melihat pembantaian di medan perang tadi. "Tuan Kurza, garis pertahanan selatan sudah stabil. Pasukanku akan mengambil alih pembersihan dan penjagaan di sini. Anda telah melakukan lebih dari cukup." ‎Jenderal itu melirik sekilas ke arah Miyuki, lalu kembali menatap Kurza dengan raut wajah serius. "Mari kita kembali ke istana. Raja pasti sudah tidak sabar mendengar laporan kemenangan ini. Keberadaan vampir... maksud saya, Nona Miyuki, pasti akan mengubah pandangan seluruh dewan kerajaan." Seru Kel sambil salah tingkah.

‎Kurza berdiri, merasakan staminanya sedikit berkurang namun puas melihat wajah Miyuki yang kini kembali segar dan bercahaya. "Baiklah, Kel. Biarkan prajuritmu belajar dari sisa-sisa pertempuran ini agar mereka tidak manja. Kita berangkat saat malam." Seru Kurza kepada jendral Kel. Kel beranjak keluar dari tenda. Kurza kembali duduk di ranjang kayu sederhana.

Kurza melepas jubahnya dan memberikanya ke Miyuki, Miyuki menerimanya dan menaruh jubah itu ketempatnya. Miyuki kemudian melepas jubahnya dan berganti dengan baju santai, sekarang Miyuki sudah tidak canggung dengan Kurza karena kejadian di kastel kemarin malam. Setelah selesai berganti baju, tanpa perintah dari Kurza, Miyuki mendekat dan bersandar di dada Kurza.

Suasana yang tadinya penuh teriakan komando, kini berubah menjadi hening yang hangat dan intim. "Kau tahu, Miyuki... saat kau berdiri di depan Malphas tadi, ada satu detik di mana aku merasa jantungku berhenti. Bukan karena aku ragu padamu, tapi karena aku takut kehilanganmu. Ucap Kurza yang sekarang berbaring di atas ranjang dengan Miyuki yang menempel di atasnya.

Miyuki menoleh perlahan, menatap mata Kurza yang biasanya keras namun kini tampak rapuh. "Kau selalu berbicara kalau saya menjadi pasukan terkuat di hadapan Raja, Tuan. Saya pikir kau hanya peduli pada hasil pertempuran. Seru Miyuki dengan sedikit wajah merona karena tau tuanya takut kehilangan dirinya.

Kurza Tersenyum tipis, tangannya perlahan meraih dan menggenggam jemari Miyuki yang terasa dingin "Kekuatanmu adalah kebanggaanku, tapi keberadaanmu di sisiku adalah segalanya. Menang tanpa dirimu hanya akan menjadi kemenangan yang hampa." Seru Kurza sambil menambah erat gegaman tanganya.

Miyuki merasakan kehangatan dari tangan Kurza merayap ke seluruh tubuhnya, mencairkan sisa-sisa suhu dingin dari sihirnya. Ia menyandarkan kepalanya di dada Kurza, membiarkan waktu seolah berhenti sejenak. Di tengah kehancuran perang yang baru saja mereka lalui, mereka menemukan ruang kecil untuk saling memiliki.

"Siang ini, jangan pikirkan tentang pedang atau iblis. Biarkan aku yang menjagamu kali ini." Seru Kurza sambil mengecup kening Miyuki dengan lembut, sebuah janji tanpa kata bahwa di balik sosok pemimpin yang tegas ada hati yang sepenuhnya milik gadis elf itu.

Ta terasa siang berganti Malam, cahaya bulan perak mulai menyinari ke arah dalam tenda melalui celah yang sempit. Setelah momen istirahat yang hangat dan intim itu, Kurza berdiri lebih dulu, lalu mengulurkan tangannya untuk membantu Miyuki bangkit. "Waktunya pulang," ucap Kurza singkat namun lembut. Ia membantu Miyuki memakai jubah hitamnya.

Di kejauhan, sisa-sisa pasukan sudah berkumpul dalam barisan yang rapi. Obor-obor mulai dinyalakan, membentuk barisan api yang memanjang seperti naga di tengah kegelapan malam. Kini Miyuki yang berganti membantu Kurza memakai jubahnya. Dengan usil Kurza mencium bibir Miyuki yang sedang berada di hadapannya untuk memakaikan jubah. Miyuki hanya terispu malu dan membalas ciuman itu.

Mereka berdua keluar dari tenda dan segera menaiki kuda masing - masing. Kurza memanggil jendral Kel. "Jendral.." Kel pun menghampiri Kurza yang sudah duduk di atas kuda. "Pastikan pasukan di bagi dua, jaga dan rawat yang masih terluka. Pastikan mereka pulih sebelum kembali ke Ibu Kota. "Baik tuan Kurza" jawab Kel dan bergeser ke arah grombolan pasukan yang sudah berbaris.

Kurza kembali ke sosok pemimpinnya yang tegas. Ia memeriksa kesiapan pasukan dan perlengkapan untuk pasukan yang di tinggal karena masih terluka. "Pastikan semua logistik aman. Kita berangkat dalam sepuluh menit!" serunya kepada para pasukan yang tidak ikut kembali ke Ibu Kota.

Perjalanan Pulang Miyuki dan Kurza berkuda berdampingan di barisan paling depan. Meski lelah, ada rasa lega yang terpancar dari wajah mereka. Sepanjang jalan menuju Ibu Kota, mereka tidak banyak bicara, namun sesekali tangan mereka bersentuhan di atas pelana sebuah komunikasi diam yang menandakan bahwa ikatan mereka semakin kuat setelah melewati maut bersama.

Dari kejauhan, menara-menara Istana sudah terlihat megah di bawah sinar rembulan. Rakyat dan penjaga gerbang sudah bersiap menyambut kembalinya sang pahlawan yang telah menumbangkan Malphas."Miyuki," panggil Kurza pelan saat gerbang istana mulai terbuka di hadapan mereka. "Besok, seluruh kerajaan akan memuja namamu. Tapi bagiku, kau tetaplah Miyuki-ku yang pemberani."Miyuki tersenyum, menatap gerbang istana yang terbuka lebar. Kemenangan ini bukan hanya akhir dari Malphas, tapi awal dari posisi baru Miyuki di dalam istana tersebut.

Bersambung. . .

1
T28J
hadiir kakak 🙏
Arafi Arif Dwi Firmansyah: Terima kasih bosku.
total 1 replies
putri kurnia
lanjutannya dooong, penasaran bgt ini 😍
putri kurnia
bikin penasaran kelanjutannya
Arafi Arif Dwi Firmansyah: sabar ya. malam ini bab 4 selesai.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!