NovelToon NovelToon
Takdir Cinta Nona Arrogant

Takdir Cinta Nona Arrogant

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:7.8k
Nilai: 5
Nama Author: khitara

Namanya Esterlita Hanggara Suparapto, putri bungsu pengusaha transportasi terkenal Anthony Hanggara Suprapto dan Hagia Selvia Suprapto.
Ester adalah gadis cantik berusia 20 tahun, karena statusnya yang merupakan putri bungsu ia mendapatkan kasih sayang berlebih dari kedua orang tuanya dan kedua kakak perempuannya.

Namun ternyata perlakuan itu menjadikan Esterlita menjadi sosok nona muda dengan segudang sifat dan sikapnya yang menyebalkan. Estelerlita menjadi sosok yang sangat arrogant dan suka merendahkan orang lain.

Pergaulannya kian liar,

Keributan demi keributan seringkali ia ciptakan, Titik kesabaran tuan Anthony mencapai batas ketika ia bertemu dengan sang putri di loby hotel bersama seorang pria yang sangat tidak ia suka.

Tuan Anthony marah bukan main,

keputusan di buat,
Jika Ester tak ingin kehilangan haknya atas semua fasilitas dari sang ayah maka ia harus mau menikah dengan Yoga Setyawan.

Supir pribadi sang ayah,

brugh....
Ester pingsan....

apa yang akan terjadi.....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon khitara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 11 membantah

Ester melanjutkan langkahnya keluar dari ruangan di mana saat ini kedua orang tuanya tengah berada dengan bibir yang nampak bergumam kecil.

Bagaimana ia tidak akan menemui Pietter,

Beberapa minggu ini Pietter yang memang beberapa tingkat di atasnya sedang di sibukkan dengan persiapan skripsinya membuat mereka tak memiliki banyak waktu untuk bertemu.

Di tambah lagi ia yang tak bisa kemana mana karena ia yang tak boleh membawa mobil.

Alhasil,

Karena tak ingin terlalu ribet dan lama kepanasan di dalam angkot maka Ester tak mau kemana mana lagi selain berangkat dan pulang kuliah saja.

Mobil Ester baru saja keluar dari gerbang pagar ketika netranya menatap seseorang yang ia kenal berada di sisi kiri depan rumahnya.

Bibir Ester mencebik melihatnya,

Yoga nampak berdiri di sisi sebuah sepeda motor yang di atasnya seorang gadis berhijab terlihat sedang duduk.

Keduanya nampak tengah asyik berbincang dan seringkali terlihat tertawa bersama.

Di mata Ester kedua orang itu yang tak lain adalah Yoga dan Zahra terlihat sangat akrab dan....

Romantis,

Sekali lagi Ester mencebik sembari tertawa sinis.

" cih....

gayanya aja sok alim, padahal mah sama saja......

dasar kampungan,

munafik......

Ih...najis....." rutuknya di dalam hati.

Ester semakin memajukan mobilnya dan bersiap untuk masuk ke dalam jalan di hadapannya.

Tapi kondisi jalan masih sangat ramai sehingga ia tidak bisa langsung pergi dari sana.

Ia berhenti tepat di sisi Zahra dan Yoga, netranya nampak sibuk memperhatikan kondisi jalan di depannnya.

Di sisi lain,

Yoga diam diam mencuri pandang pada Ester.

( jadi juga perginya, kok boleh sama papanya....) cicit Yoga di dalam hati.

Netranya semakin menelisik kepada Ester yang tubuhnya hanya terlihat setengahnya saja dari luar.

( pakai baju apa dia mau menemui pacarnya itu, baju seperti tadikah ?! ) cicitnya lagi tiba tiba kepo.

Membayangkan pakaian Ester tadi tiba tiba ia merasa panas dingin.

Ia sampai pura pura sedikit mendongak melihat entah kemana agar bisa melihat pakaian Ester.

Tapi tetap ia tak bisa melihat apapun selain atasan Ester yang berwarna putih.

Sampai mobil Ester akhirnya melewatinya ia tetap tk bisa melihat dan tahu pakaian apa yang di pakai gadis itu.

" kenapa bang ?! kayak gelisah begitu ?! "

tanya Zahra sambil menoleh kebelakang mengikuti arah pandangan Yoga yang sebenarnya mengikuti arah perginya mobil Ester tadi.

" tidak ada,

Cuma lihat jalan saja " jawab Yoga berbohong.

" jadi kemana kita sekarang ?! " tanya Yoga kemudian

" katanya mau ajak jalan jalan ?! " jawab Zahra dengan nada sedikit manja.

" tapi aku nggak tahu banyak dengan jalan jalan di sini ya Ra...."

" tenang.....

aku tahu...."

" ok kalau begitu tunggu apalagi ?!

ayo....."

Yoga mengambil alih menyetir motor dan Zahra mundur kebelakang.

Tapi sebelum itu, Zahra dengan begitu perhatian dan telatennya memasangkan helm di kepala Yoga.

Setelahnya keduanya tertawa bersamaan sebelum akhirnya Yoga melajukan motor itu meninggalkan tempat itu dengan arah yang berlawanan dengan arah yang tadi di tuju oleh Ester.

Motor yang di bawa Yoga benar benar berlalu dan meninggalkan tempat itu,

Sementara itu di sana, tepatnya di lantai tiga yang merupakan rooftop rumah besar tuan Anthony.

Pria baya itu nampak termangu, begitu juga nyonya Hagia yang berdiri di sisinya.

Kedua orang itu baru saja melihat pemandangan yang cukup membuat mereka syok.

Tuan Anthony dan nyonya Hagia memang bergegas naik ke rooftop setelah kepergian Ester tadi hanya untuk melihat interaksi antara Ester dan Yoga di depan sana.

Tetapi mereka tak melihat hal yang sekiranya spesial di antara Ester dan Yoga tapi malah mereka melihat sesuatu yang spesial di antara Yoga dengan seseorang yang kata Yoga adalah sepupunya itu.

" setelah melihat semuanya barusan, papa yakin mereka hanya sepupuan ?! " cicit nyonya Hagia dengan wajah sendu.

Ia sangat berharap lebih pada Yoga.

" entahlah ma....

tapi jika yang kita lihat adalah kenyataannya, kita bisa apa ?! " jawab tuan Anthony tak kalah sendu.

" ckk....

Ester sangat cantikkan pa....?! Semua orang bilang begitukan.....

Tapi sepertinya belum apa apa dia sudah kalah duluan...." lagi lagi nyonya Hagia berucap pelan.

Kali ini tuan Anthony tak bisa menjawab apa apa,

melihat kebersamaan Yoga dengan gadis itu ia sudah syok.

" kenapa malah kita yang kayak patah hati begini sih pa....

ih...sebel mama...." omel nyonya Hagia,

Kemudian ia bangkit dari duduknya dan melangkah menuju tangga untuk turun ke lantai dasar.

" mau kemana ma ?! " panggil tuan Anthony.

" kebawah....

mama butuh menenangkan diri...." jawab nyonya Hagia sambil terus melangkah.

Tuan Anthony menghela nafas sebelum akhirnya ia pun mengikuti keputusan sang istri.

Yakni turun dari rooftop ke lantai dasar.

Di tempat lain,

Matahari mulai tinggi ketika sepasang muda mudi nampak sedang asyik duduk berhadapan di sebuah kafe.

" kenapa pakai pakaian yang begituan sih yang....

keliatan udik tahu nggak sih " omel seorang pemuda berparas bule kepada perempuan cantik di hadapannya itu.

" cuma pakaian kayak begini yang bisa aku pakai kalau aku ingin bisa keluar rumah tahu...

papa nggak bolehin aku buat pakai pakaian mini kayak yang kamu suka " jawab Ester yang tak lain adalah pasangan pemuda bule itu dengan ketus.

Ester tahu,

Penampilannya yang seperti saat ini pasti bakalan di protes sang pacar,

Pietter lebih suka perempuan dengan penampilan yang terbuka.

" ckk...

pelit banget papa kamu yang, udah kamunya juga pelit amat.

Kita pacaran udah hampir satu tahun lo...tapi aku nggak pernah kamu bolehin pegang pegang kamu.

Sekarang mau lihat tubuh kamu juga nggak di bolehin " omel Pietter kesal.

Memang selama satu tahun pacaran sama Ester ia tak pernah sekalipun melakukan lebih selain berpegangan tangan.

Ia bahkan selalu mati matian menahan hasratnya pada gadis itu hanya agar tetap bisa menjadi pacarnya.

" ya sabar yang....

nanti kalau kita udah nikah juga kamu bakalan bebas lihat semuanya " jawab Ester sambil mengaduk aduk minumannya.

" ckk...

kelamaan, nggak asik kamu yang.....kenapa nggak sekalian kamu makek baju kayak dia tuh tuh tuh....lihat " ucap Pietter lagi sambil menunjuk ke satu arah dengan dagunya.

Ester menegakkan tubuhnya dan menoleh ke arah yang di tunjuk Pietter dengan dagunya.

Seorang gadis cantik berwajah lembut yang memakai dress lebar dan panjang lengkap dengan hijabnya.

Namun,

bukan gadis itu yang membuat Ester terkejut,

Tapi seseorang yang berdiri di sisi gadis itu yang membuat mata Ester seketika terbelalak.

Sama seperti Ester,

Seseorang yang tak lain adalah Yoga itu ikut terkejut ketika ia melihat Ester berada di tempat yang sama dengannya saat ini.

Setelah puas berputar putar tidak jelas, Zahra mengajaknya ke tempat yang katanya biasanya menjadi tempat tongkrongan anak muda di kota ini.

Baru saja melangkah masuk ke dalam tempat itu,

Yoga sudah di kejutkan dengan kehadiran Ester juga di sana.

1
Mardia Emailvivo
cepet up nya author kami.... Bu kin penasaran kalau bisa dobel dongg😄😄🙏
Tuti Tyastuti
𝘦𝘪𝘢 𝘺𝘰𝘨𝘢 𝘦𝘴𝘵𝘦𝘳 𝘮𝘢𝘳𝘢𝘩 𝘥𝘢𝘯 𝘤𝘦𝘮𝘣𝘶𝘳𝘶 𝘴𝘮 𝘻𝘢𝘩𝘳𝘢
shinta
nahh lho, plot twist apa lagi ini..... aku kirain hubungan mereka bakal cemburu, marah dan mais kemudian... tapi ini, sepertinya ga akan mudah. duh Yoga sabar yah




makasih udah up di hari Minggu ya Kak Thara, aku beneran ga nyangka, love sekebon deh😍😍😍😍
shinta: sama-sama, Kak Thara... semangat terus yah!!
total 2 replies
partini
good story
Tuti Tyastuti
𝘤𝘪𝘦𝘦𝘦 𝘢𝘥𝘢 𝘺𝘨 𝘤𝘦𝘮𝘣𝘶𝘳𝘶🤭😂😂
shinta
Kamu cemburu dan marah ga dilakuin calon istri ya Esther....
ngakuuuuuuuuuu udah mulai tersepona dan teryoga yoga🤣🤣🤣
shinta
deeuuuhhhh udah nyaman ya Neng...... bentar lagi jatuh cinta deh ke Yoga!
Tuti Tyastuti
𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵 𝘬𝘢💪
Tuti Tyastuti
𝘦𝘴𝘵𝘦𝘳🤣🤣🤣
Tuti Tyastuti
𝘦𝘴𝘵𝘦𝘳 𝘥𝘢𝘩 𝘮𝘶𝘭𝘢𝘪 𝘮𝘢𝘭𝘶" 𝘵𝘢𝘱𝘪 𝘨𝘦𝘯𝘨𝘴𝘪😂
Mega Maharani
ceritanya menarik
shinta
nah lho ... mulai ada titik...titik nihh 😍😍😍
Anto D Cotto
menarik
Anto D Cotto
lanjut crazy up Thor
Mardia Emailvivo
deh penasaran binggit deh kek mana kelanjutan nya,semoga nona muda ini sadar lelaki yg harus dia percaya,,😄😄😄
shinta
waaahhhh harus nunggu besok iniiii, padahal penasaran banget!
Tuti Tyastuti
𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵 𝘬𝘢💪
Tuti Tyastuti
𝘯𝘢𝘩 𝘣𝘢𝘳𝘶 𝘬𝘢𝘶 𝘱𝘦𝘳𝘤𝘢𝘺𝘢 𝘦𝘴𝘵𝘦𝘳 𝘴𝘦𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘭𝘪𝘩𝘢𝘵 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘬𝘦𝘭𝘢𝘬𝘶𝘢𝘯 𝘴𝘪 𝘱𝘪𝘦𝘵
Tuti Tyastuti
𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘣𝘦𝘭𝘶𝘮 𝘬𝘦𝘯𝘢 𝘮𝘢𝘴𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘴𝘪 𝘦𝘴𝘵𝘦𝘳
shinta
padahal biarin aja tuh Esther makan dulu yoga, biar dia tahu kelicikan Pieter!!
Tuti Tyastuti: 𝘦𝘪𝘢 𝘣𝘪𝘺𝘢𝘳 𝘬𝘢𝘱𝘰𝘬 𝘴𝘪 𝘦𝘴𝘵𝘦𝘳
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!