" Arabella tolong kamu harus jadi tumbal untuk menebus hutang Daddy kepada Ketua Mafia".. Kata Pradana
Membuat Arabella menjadi kaget dan tidak percaya jika Daddynya menjadikan Arabella tumbal..
Arabella Alesya Orlin dia gadis yang sangat cantik, ramah dan baik hati.. dia hidup dikeluarga yang sangat kaya dan penuh kasih sayang..
Namun, suatu kejadian dimana Daddynya selingkuh membuat Mommynya pergi untuk selama-lamanya..
Kehidupan Arabella menjadi berubah saat Mommynya pergi, Daddynya menikah kembali dan memiliki hutang kepada Ketua Mafia yang sangat kejam didunia..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NisfiDA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 11-TIDAK TERIMA!
Dimana Kara yang masih tetap berdiri didepan Sean dan Arabella dia merasa sangat tidak terima.. Bagaimana bisa Sean menolaknya begitu saja tanpa mempertimbangkan dirinya??..
" Sekarang kau pergi dari Mansionku!!".. Teriak Sean membuat Arabella terkejut
" Apa bedanya aku dan Ara?? Bukankah lebih cantik aku dibanding Ara!".. Ucap Kara dengan percaya dirinya
Elen yang mendengar itu merasa sangat jijik, Bagi Elen masih menang Arabella tidak ada siapa yang bisa mengalahkan kecantikkan Arabella..
" Ku akui kamu memang cantik".. Sahut Sean membuat Kara tersenyum malu"..Namun, cantikmu hanya karena polesan bukan Asli".. Sambung Sean membuat Elen menahan ketawanya
" Aku tidak peduli, intinya aku ingin Arabella membatalkannya".. Bentak Kara
Karena merasa cukup sabar Sean menghadapi Kara, kini Sean memanggil pengawalnya..
" Pengawal!".. Teriak Sean membuat seluruh ruangan itu bergema suara Sean
Tak lama beberapa detik kemudian tibalah dua pengawal Sean..
" Bawa wanita ini keluar dari Mansionku!".. Perintah Sean dengan teriaknya
" Baik Tuan".. Sahut Dua pengawal itu dan mulai mengarah ke Kara
" Tidak! Jangan bawa aku, Sean tolong aku!".. Teriak Kara saat dia dibawa oleh dua pengawal itu
Arabella dan Elen melihat Kara yang begitu memaksakan diri untuk mengambil hati Tuan Sean namun siapa sangka dia malah mempermalukan dirinya..
Tibanya diluar Mansion, dua pengawal itu meleparkan Kara sehingga membuat dia jatuh ketanah.
Buggkk!!!...
" Aaahhhhh".. Meringis Kara merasakan kesakitan".. Apa kalian tidak bisa lembut sedikit terhadap wanita".. Sambung Kara dan bangun
" Kau tidak pantas dapat perilaku yang lembut!".. Sahut Pengawal itu dan pergi
Kara merasa sangat kesal dan tidak terima dia dipermalukan didepan Arabella..
" Aarrghhh tunggu saja kau Arabella".. Gumam Kara dalam hatinya dan pergi
Kara pun pergi dengan wajahnya sangat kesal dan marah karena dia tidak terima telah dipermalukan seperti ini..
****
Selepas Kara pergi, Sean menarik Arabella membuat Arabella terkejut hal itu..
" Ikut aku".. Perintah Sean dengan lembutnya membawa Arabella bersamanya
Arabella mengikuti langkah kaki Sean, kini dia masuk kedalam lift untuk menuju kamar Sean.. Seketika Arabella baru teringat bahwa Sean memiliki lift
" Mengapa aku tadi tidak menggunakan Lift ya??".. Gumam Arabella dalam hatinya
Kini tibalah mereka dilantai 3 tepat dikamar Sean, mereka pun masuk.. Sean yang duduk disofa namun Arabella hanya berdiri..
" Mengapa tidak duduk??".. Tanya Sean
Seketika Arabella tersadarkan dan duduk disamping Sean..
" Mengapa kamu tidak melawan dia hm??".. Tanya Sean dengan nada lembutnya
" Aku tidak ingin membuat keributan makanya aku tidak melawan".. Jawab Arabella dengan nada biasanya
" Lain kali kamu harus melawannya, karena kamu sekarang Adalah Nyonya Vincent bukan??".. Ucap Sean membuat Arabella terkejut
" Jadi kamu tidak akan membatalkan pernikahan itu??".. Tanya Arabella membuat Sean menaikkan alisnya
" Mengapa aku harus membatalkannya??".. Tanya kembali Sean kepada Arabella
" Aku takutnya kamu membatalkannya dan menerima tawaran dari Kara".. Jawab Arabella membuat Sean semakin bingung
" Tidak, aku tidak akan membatalkannya hanya kau yang akan aku nikahi".. Jawab Sean membuat Arabella tersenyum".. Kau sangat cantik jika tersenyum"... Sambung Sean
Cuppp!!!..
Sean mencium Arabella, membuat Arabella terkejut dan menjadi patung.. Untuk pertama kalinya dia dicium oleh pria..
Sean yang melihat itu dia merasa sangat heran dan bertanya kepada Arabella..
" Ada apa hm??".. Tanya Sean dengan lembutnya
" I-itu kau mengambil ciuman pertamaku".. Jawab Arabella dengan nada gugupnya
Sontak Sean terkekeh mendengar perkataan Arabella, dia merasa sangat beruntung jika Arabella terlalu polos hal begitu..